tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar MISKI › Khalifah Abu Bakar as-Siddiq
MI · Kelas VI · Fase C

Modul Ajar SKI Kelas VI
Khalifah Abu Bakar as-Siddiq

Modul ajar SKI MI kelas VI materi Khalifah Abu Bakar as-Siddiq lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar SKI kelas VI materi Khalifah Abu Bakar as-Siddiq
Ringkasan: Khalifah Abu Bakar as-Siddiq adalah khalifah pertama umat Islam yang memimpin setelah wafatnya Nabi Muhammad saw. Beliau menghadapi berbagai tantangan besar seperti gerakan kaum murtad, namun berhasil menjaga keutuhan dan kemurnian Islam. Jasa terbesarnya antara lain memerangi nabi palsu dan mengumpulkan Al-Qur'an. Keteguhan iman, keberanian, dan kebijaksanaannya patut kita teladani.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + PraktikDimensi: keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis, kolaborasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISSKI · Khalifah Abu Bakar as-Siddiq · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami sejarah Nabi Muhammad saw. dan beberapa sahabat utama.

Pemahaman bermakna: Memahami kepemimpinan Khalifah Abu Bakar as-Siddiq akan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keteguhan iman, keberanian dalam kebenaran, dan persatuan umat Islam.

Pertanyaan pemantik: Mengapa Khalifah Abu Bakar as-Siddiq disebut 'penjaga keutuhan umat' setelah wafatnya Rasulullah?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Peserta didik dapat menjelaskan biografi singkat Khalifah Abu Bakar as-Siddiq dengan benar dan mengidentifikasi peristiwa penting pada masa kepemimpinannya dengan tepat.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa bersama, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Siapa yang tahu sahabat terdekat Nabi Muhammad saw. yang pertama kali memeluk Islam?', menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang biografi dan peristiwa penting Khalifah Abu Bakar, serta mengajukan pertanyaan pemantik.

Memahami: Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi informasi dari berbagai sumber (buku teks, video pendek) tentang biografi Abu Bakar as-Siddiq dan peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di awal kekhalifahannya, seperti pengangkatan sebagai khalifah dan tantangan awal yang dihadapi.

Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat peta pikiran atau garis waktu sederhana yang merangkum biografi dan 3-4 peristiwa kunci pada masa awal kepemimpinan Abu Bakar, kemudian membandingkan temuan mereka dengan kelompok lain.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan peta pikiran mereka, guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya kepemimpinan Abu Bakar dalam menjaga stabilitas umat, serta mengoreksi miskonsepsi yang mungkin muncul.

Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan materi hari ini, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, memberikan tugas pengayaan untuk mencari lebih banyak informasi tentang kebijakan Abu Bakar, dan menutup dengan doa.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning (PBL)

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis peran Khalifah Abu Bakar as-Siddiq dalam menjaga keutuhan umat Islam setelah wafatnya Nabi Muhammad saw. dan menyimpulkan keteladanan sifat-sifat mulianya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi, mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya, menghubungkan dengan tantangan yang dihadapi Abu Bakar setelah wafatnya Nabi, dan menyampaikan tujuan pembelajaran untuk menganalisis peran dan keteladanan Abu Bakar.

Memahami: Peserta didik disajikan studi kasus atau narasi singkat tentang 'tantangan besar' yang dihadapi Abu Bakar (misalnya, gerakan kaum murtad, nabi palsu, atau keengganan membayar zakat). Mereka menganalisis bagaimana Abu Bakar menghadapi tantangan tersebut berdasarkan informasi yang telah mereka kumpulkan dan diskusikan.

Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik berdiskusi untuk mengidentifikasi solusi dan strategi yang diterapkan Abu Bakar, serta mengaitkannya dengan sifat-sifat mulia seperti keberanian, ketegasan, dan kebijaksanaan. Mereka kemudian menuliskan 2-3 keteladanan yang bisa diterapkan dalam kehidupan mereka.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan daftar keteladanan. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membandingkan dan menyatukan pemahaman tentang peran krusial Abu Bakar dan nilai-nilai luhur yang dapat dicontoh dari kepemimpinannya.

Penutup: Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menjaga persatuan dan keteguhan iman, memberikan apresiasi atas kerja keras peserta didik, memberikan pengantar untuk proyek pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning (PjBL)

Tujuan: Peserta didik dapat membuat infografis tentang salah satu kebijakan Khalifah Abu Bakar as-Siddiq secara kreatif dan informatif.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, berdoa, presensi, mengingatkan kembali peran penting Abu Bakar, dan menyampaikan tujuan pembelajaran untuk membuat proyek infografis sebagai wujud pemahaman mendalam tentang kebijakan beliau.

Memahami: Peserta didik secara mandiri atau berpasangan memilih satu kebijakan penting Khalifah Abu Bakar (misalnya, pengumpulan mushaf Al-Qur'an, ekspansi Islam, atau penanganan nabi palsu) untuk dijadikan topik infografis. Mereka mengidentifikasi informasi kunci yang akan disajikan.

Mengaplikasi: Peserta didik merancang dan membuat infografis (bisa manual di kertas besar atau digital menggunakan aplikasi sederhana) yang berisi informasi ringkas, menarik, dan informatif tentang kebijakan yang mereka pilih, menonjolkan hikmah dan dampaknya bagi umat Islam.

Merefleksi: Setiap peserta didik/pasangan memamerkan dan mempresentasikan infografis mereka di depan kelas atau dalam 'galeri berjalan'. Peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif, dan guru memberikan penilaian serta penguatan terhadap kualitas karya dan pemahaman materi.

Penutup: Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kreativitas dan usaha peserta didik, menyimpulkan keseluruhan materi Khalifah Abu Bakar, memberikan motivasi untuk terus meneladani kebaikan para sahabat, dan menutup dengan doa kebaikan serta harapan.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian terhadap peta pikiran/garis waktu dan hasil analisis studi kasus.

Akhir (sumatif): Penilaian terhadap infografis yang dibuat peserta didik berdasarkan kelengkapan informasi, kreativitas, dan kesesuaian dengan materi.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Peserta didik dapat menjelaskan biografi singkat Khalifah Abu Bakar as-Siddiq dengan benar.Biografi Abu Bakar as-Siddiq.2 JPkeimanan dan ketakwaan
Peserta didik dapat mengidentifikasi peristiwa penting pada masa kepemimpinan Khalifah Abu Bakar as-Siddiq dengan tepat.Peristiwa penting masa kekhalifahan Abu Bakar.2 JPpenalaran kritis
Peserta didik dapat membuat infografis tentang salah satu kebijakan Khalifah Abu Bakar as-Siddiq secara kreatif dan informatif.Kebijakan dan keteladanan Abu Bakar as-Siddiq.2 JPkolaborasi, kreativitas

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Khalifah Abu Bakar as-Siddiq adalah sosok yang sangat penting dalam sejarah Islam. Beliau adalah sahabat setia Nabi Muhammad saw. dan menjadi pemimpin pertama umat Islam setelah wafatnya Rasulullah. Kepemimpinannya yang singkat namun penuh tantangan berhasil menjaga keutuhan dan stabilitas umat Islam di masa-masa awal.

Biografi Singkat Abu Bakar as-Siddiq

Nama lengkap beliau adalah Abdullah bin Abi Quhafah At-Tamimi. Beliau lahir di Mekah dua tahun setelah Tahun Gajah. Abu Bakar adalah orang dewasa pertama yang memeluk Islam dan selalu mendampingi Nabi Muhammad saw. dalam suka maupun duka, termasuk saat hijrah ke Madinah. Gelar 'as-Siddiq' (yang membenarkan) diberikan kepadanya karena keteguhan imannya dalam membenarkan peristiwa Isra' Mi'raj. Beliau juga dikenal sebagai seorang saudagar yang jujur dan dermawan.

Proses Pengangkatan sebagai Khalifah

Setelah wafatnya Nabi Muhammad saw., umat Islam bergejolak karena kehilangan pemimpin. Para sahabat berkumpul di Saqifah Bani Sa'idah untuk bermusyawarah memilih pengganti Nabi. Melalui musyawarah yang alot, dengan dukungan kuat dari Umar bin Khattab dan Abu Ubaidah bin Jarrah, Abu Bakar akhirnya terpilih sebagai khalifah pertama. Ini menunjukkan pentingnya musyawarah dalam Islam untuk mencapai kesepakatan terbaik bagi umat.

Tantangan Awal Kekhalifahan

Masa kepemimpinan Abu Bakar (632-634 M) adalah masa yang penuh ujian. Setelah wafatnya Nabi, muncul berbagai tantangan seperti gerakan kaum murtad yang kembali ke agama semula, munculnya nabi-nabi palsu, dan beberapa kabilah yang enggan membayar zakat. Tantangan ini mengancam keutuhan dan eksistensi umat Islam yang baru terbentuk. Abu Bakar harus mengambil keputusan-keputusan strategis yang sangat krusial.

Perang Riddah (Memerangi Kaum Murtad)

Salah satu kebijakan paling penting Abu Bakar adalah memerangi kaum murtad dan nabi-nabi palsu. Beliau dengan tegas menyatakan bahwa Islam adalah agama yang utuh dan tidak akan membiarkan perpecahan. Dengan strategi militer yang matang dan semangat jihad yang tinggi, pasukan Islam di bawah pimpinan panglima seperti Khalid bin Walid berhasil menumpas gerakan riddah. Ini menjaga keutuhan aqidah dan syariat Islam.

Pengumpulan Mushaf Al-Qur'an

Pada masa Perang Yamamah melawan nabi palsu Musailamah al-Kazzab, banyak penghafal Al-Qur'an yang gugur. Umar bin Khattab khawatir Al-Qur'an akan hilang. Ia mengusulkan kepada Abu Bakar untuk mengumpulkan Al-Qur'an dalam satu mushaf. Abu Bakar awalnya ragu, namun akhirnya menyetujui. Tugas mulia ini dipercayakan kepada Zaid bin Tsabit. Ini adalah jasa besar Abu Bakar dalam menjaga kemurnian dan keotentikan Al-Qur'an hingga kini.

Ekspansi Islam

Meskipun fokus utama Abu Bakar adalah menjaga keutuhan internal, beliau juga memulai ekspansi dakwah ke luar Jazirah Arab. Pasukan Islam dikirim ke Syam (Suriah) dan Irak untuk menyebarkan ajaran Islam dan menghadapi ancaman dari Kekaisaran Romawi dan Persia. Langkah ini menjadi dasar bagi penaklukan-penaklukan besar di masa khalifah berikutnya.

Keteladanan Sifat Khalifah Abu Bakar

Dari kepemimpinan Abu Bakar, kita bisa meneladani banyak sifat mulia. Beliau adalah pemimpin yang tegas dalam kebenaran, sabar dalam menghadapi cobaan, adil dalam memutuskan perkara, zuhud (tidak mencintai dunia), dan sangat mencintai Allah dan Rasul-Nya. Ketaatannya pada syariat Islam dan keberaniannya dalam membela agama patut menjadi contoh bagi kita semua dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkuman: Khalifah Abu Bakar as-Siddiq adalah khalifah pertama umat Islam yang memimpin setelah wafatnya Nabi Muhammad saw. Beliau menghadapi berbagai tantangan besar seperti gerakan kaum murtad, namun berhasil menjaga keutuhan dan kemurnian Islam. Jasa terbesarnya antara lain memerangi nabi palsu dan mengumpulkan Al-Qur'an. Keteguhan iman, keberanian, dan kebijaksanaannya patut kita teladani.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Menganalisis kebijakan Khalifah Abu Bakar as-Siddiq dan menemukan nilai-nilai keteladanan darinya.

Alat & bahan: Buku paket SKI, alat tulis, kertas HVS, pensil warna/spidol

  1. Baca kembali materi tentang Khalifah Abu Bakar as-Siddiq.
  2. Pilih salah satu kebijakan penting pada masa kepemimpinan beliau (misal: memerangi nabi palsu, pengumpulan Al-Qur'an, dll.).
  3. Identifikasi alasan kebijakan tersebut diambil, langkah-langkah pelaksanaannya, dan dampaknya bagi umat Islam.
  4. Diskusikan dalam kelompok, nilai-nilai keteladanan apa yang bisa diambil dari kebijakan tersebut.
  5. Tuliskan hasil analisis dan keteladanan pada tabel yang disediakan.

8 Glosarium

KhalifahPemimpin umat Islam setelah Nabi Muhammad saw.
As-SiddiqGelar yang berarti 'yang membenarkan', diberikan kepada Abu Bakar.
RiddahGerakan kemurtadan atau kembali ke kekafiran setelah memeluk Islam.
MushafKumpulan lembaran Al-Qur'an yang telah dibukukan.
SaqifahTempat musyawarah para sahabat untuk memilih khalifah.

9 Materi SKI Terkait

Syekh Maulana Malik IbrahimSKI Kelas VI MI
Pelajari Syekh Maulana Malik Ibrahim →
Walisongo dan DakwahnyaSKI Kelas VI MI
Pelajari Walisongo dan Dakwahnya →
Masyarakat Arab Pra-IslamSKI Kelas III MI
Pelajari Masyarakat Arab Pra-Islam →
Nabi Muhammad Diangkat Menjadi RasulSKI Kelas IV MI
Pelajari Nabi Muhammad Diangkat Menjadi Rasul →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar SKI Khalifah Abu Bakar as-Siddiq ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul SKI kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.