Modul Ajar & RPP SKI Kelas VI
Syekh Maulana Malik Ibrahim
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | SKI |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Syekh Maulana Malik Ibrahim |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik Membuat Peta Konsep Dakwah |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memahami bahwa penyebaran Islam di Indonesia dilakukan oleh para ulama atau wali. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Syekh Maulana Malik Ibrahim adalah salah satu Wali Songo yang pertama kali menyebarkan agama Islam di Jawa, khususnya di Gresik. |
| Konseptual | Dakwah adalah upaya mengajak atau menyeru orang lain kepada kebaikan dan kebenaran ajaran Islam dengan cara yang bijaksana dan penuh kasih sayang. |
| Prosedural | Menganalisis metode dakwah Syekh Maulana Malik Ibrahim dan mengaplikasikannya dalam menyusun strategi dakwah sederhana melalui peta konsep. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bagaimana strategi dakwah yang efektif dapat mempengaruhi perubahan sosial dan spiritual dalam masyarakat. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengenal perjuangan Syekh Maulana Malik Ibrahim menumbuhkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya, serta para penyebar agama-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Mempelajari sejarah dan strategi dakwah beliau memupuk semangat untuk terus menuntut ilmu agar dapat berdakwah dengan bijaksana. |
| 3. Cinta Lingkungan | Memahami cara beliau memanfaatkan potensi alam seperti pertanian untuk kesejahteraan umat, mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Meneladani sikap toleransi, kepedulian, dan keadilan Syekh Maulana Malik Ibrahim dalam berinteraksi dengan sesama manusia. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengapresiasi jasa Syekh Maulana Malik Ibrahim sebagai pahlawan bangsa yang telah membawa cahaya Islam ke tanah air Indonesia. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menjelaskan biografi Syekh Maulana Malik Ibrahim dengan benar setelah membaca teks
- Menganalisis strategi dakwah Syekh Maulana Malik Ibrahim dengan tepat setelah diskusi kelompok
- Mengidentifikasi nilai-nilai keteladanan Syekh Maulana Malik Ibrahim dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat
- Membuat peta konsep strategi dakwah yang relevan dengan konteks kekinian secara kreatif
Pemahaman bermakna: Peserta didik akan memahami peran penting Syekh Maulana Malik Ibrahim sebagai pelopor dakwah Islam di Jawa dan meneladani nilai-nilai perjuangannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara seorang ulama di masa lalu bisa menyebarkan ajaran Islam ke seluruh pelosok Nusantara tanpa teknologi modern?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik Membuat Peta Konsep Dakwah |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis teks narasi biografi dan menyusun ringkasan informasi secara sistematis. Seni Budaya dan Keterampilan: Mendesain peta konsep dakwah secara kreatif dan menarik. Ilmu Pengetahuan Sosial: Memahami kondisi geografis dan sosial masyarakat Jawa pada masa awal penyebaran Islam. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berpartisipasi dengan menceritakan kisah-kisah teladan para ulama atau tokoh Islam lainnya di lingkungan sekitar kepada anak-anak di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata dengan nyaman, dilengkapi poster atau gambar ilustrasi tentang Wali Songo, serta akses ke perpustakaan atau sudut baca yang menyediakan buku-buku sejarah Islam. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek biografi Syekh Maulana Malik Ibrahim dari YouTube atau platform edukasi lainnya, serta penggunaan aplikasi mind mapping sederhana untuk membuat peta konsep. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan biografi Syekh Maulana Malik Ibrahim dengan benar setelah membaca teks |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, melakukan presensi, dan mengaitkan materi sebelumnya dengan pertanyaan: 'Siapa yang pernah mendengar tentang Wali Songo?' Kemudian, guru menyampaikan tujuan pembelajaran 'Hari ini kita akan mengenal sosok Syekh Maulana Malik Ibrahim' dan memantik diskusi dengan pertanyaan 'Bagaimana seorang ulama bisa datang dari jauh dan menyebarkan Islam di sini?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik membaca teks biografi Syekh Maulana Malik Ibrahim dari buku ajar atau lembar kerja, kemudian mengidentifikasi informasi penting mengenai asal-usul, kedatangan, dan awal perjuangan dakwah beliau di Gresik. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik membuat daftar pertanyaan tentang biografi Syekh Maulana Malik Ibrahim dan mencoba menjawabnya berdasarkan teks yang telah dibaca, lalu membandingkan hasilnya dengan kelompok lain. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan ringkasan biografi Syekh Maulana Malik Ibrahim. Guru memberikan umpan balik, mengklarifikasi miskonsepsi, dan memberikan penguatan tentang pentingnya mengenal tokoh penyebar Islam. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru membimbing peserta didik menyimpulkan biografi Syekh Maulana Malik Ibrahim, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan memberikan tugas singkat untuk mencari tahu lebih lanjut tentang metode dakwah beliau. Pembelajaran diakhiri dengan doa penutup dan senyuman. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis strategi dakwah Syekh Maulana Malik Ibrahim dengan tepat setelah diskusi kelompok dan Mengidentifikasi nilai-nilai keteladanan Syekh Maulana Malik Ibrahim dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas singkat materi sebelumnya tentang biografi Syekh Maulana Malik Ibrahim dan bertanya: 'Setelah mengenal beliau, bagaimana kira-kira cara beliau berdakwah?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yakni 'Kita akan menganalisis bagaimana Syekh Maulana Malik Ibrahim berdakwah dan meneladani kebaikan beliau.' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik disajikan studi kasus atau cerita pendek tentang situasi masyarakat sebelum kedatangan Syekh Maulana Malik Ibrahim dan tantangan dakwah beliau, kemudian menganalisis metode-metode yang digunakan seperti perdagangan, pertanian, dan pengobatan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik berdiskusi untuk menganalisis strategi dakwah Syekh Maulana Malik Ibrahim, mengidentifikasi nilai-nilai keteladanan seperti kesabaran, kearifan, dan kepedulian sosial, serta menghubungkannya dengan contoh perilaku sehari-hari. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil analisis strategi dakwah dan nilai keteladanan Syekh Maulana Malik Ibrahim. Guru memberikan penguatan tentang relevansi nilai-nilai tersebut di era modern dan memberikan kesempatan peserta didik untuk saling bertanya dan memberi masukan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik membuat rangkuman tentang strategi dakwah dan nilai keteladanan Syekh Maulana Malik Ibrahim. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar peserta didik dan memberikan motivasi untuk menerapkan nilai-nilai tersebut. Pembelajaran ditutup dengan doa dan pengantar untuk proyek pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis biografi dan strategi dakwah Syekh Maulana Malik Ibrahim serta mengidentifikasi nilai-nilai keteladanannya.
Alat & bahan: Buku ajar SKI, alat tulis, kertas HVS atau buku gambar, pensil warna/spidol
Langkah kerja:
- Bacalah kembali teks biografi Syekh Maulana Malik Ibrahim dengan seksama.
- Identifikasi informasi penting mengenai asal-usul, kedatangan, dan strategi dakwah beliau.
- Catatlah nilai-nilai keteladanan yang dapat diambil dari kisah perjuangan Syekh Maulana Malik Ibrahim.
- Buatlah peta konsep sederhana yang berisi poin-poin penting tersebut.
- Presentasikan hasil kerjamu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa yang pernah mendengar nama Wali Songo?
- Apa yang kamu ketahui tentang penyebaran agama Islam di Indonesia?
- Menurutmu, bagaimana cara terbaik untuk menyampaikan ajaran kebaikan kepada orang lain?
- Di mana makam Syekh Maulana Malik Ibrahim berada?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil kerja kelompok (LKPD).
Sumatif (akhir): Penilaian peta konsep strategi dakwah yang dibuat peserta didik dan tes tertulis akhir berupa pilihan ganda dan esai.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan biografi Syekh Maulana Malik Ibrahim dengan benar | Biografi Syekh Maulana Malik Ibrahim | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis strategi dakwah Syekh Maulana Malik Ibrahim dan mengidentifikasi nilai keteladanan | Strategi Dakwah dan Keteladanan Syekh Maulana Malik Ibrahim | 2 JP | penalaran kritis, keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Membuat peta konsep strategi dakwah yang relevan dengan konteks kekinian secara kreatif | Peta Konsep Dakwah | 2 JP | kreativitas, kolaborasi |
Syekh Maulana Malik Ibrahim adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah penyebaran Islam di Indonesia, terutama di tanah Jawa. Beliau dikenal sebagai 'Wali Songo' yang pertama kali datang dan meletakkan dasar-dasar dakwah Islam dengan cara yang bijaksana dan penuh kasih sayang, sehingga Islam dapat diterima dengan baik oleh masyarakat kala itu.
1. Asal-usul dan Kedatangan Syekh Maulana Malik Ibrahim
Syekh Maulana Malik Ibrahim, juga dikenal dengan nama Sunan Gresik, diperkirakan lahir di Samarkand, Asia Tengah, pada awal abad ke-14. Beliau adalah keturunan Nabi Muhammad ﷺ dari jalur Husain bin Ali. Kedatangan beliau ke Nusantara, khususnya ke Jawa, diperkirakan pada tahun 1404 M. Beliau tiba di daerah Gresik, Jawa Timur, dengan membawa misi dakwah Islam yang damai dan toleran.
2. Metode Dakwah Melalui Perdagangan
Salah satu strategi dakwah utama Syekh Maulana Malik Ibrahim adalah melalui jalur perdagangan. Beliau dikenal sebagai pedagang yang jujur dan adil. Melalui interaksi dagang ini, beliau menjalin hubungan baik dengan masyarakat setempat dari berbagai kalangan, termasuk para bangsawan dan rakyat biasa. Sikap beliau yang ramah dan berakhlak mulia menjadi daya tarik tersendiri bagi penduduk lokal untuk mengenal Islam.
3. Dakwah Melalui Pertanian dan Pengobatan
Selain berdagang, Syekh Maulana Malik Ibrahim juga memanfaatkan keahliannya di bidang pertanian dan pengobatan. Beliau mengajarkan teknik-teknik pertanian baru yang lebih efektif kepada masyarakat, sehingga hasil panen mereka meningkat. Beliau juga dikenal sebagai tabib yang mahir mengobati berbagai penyakit. Kedua cara ini membuat beliau sangat dicintai dan dihormati, membuka jalan bagi penyebaran ajaran Islam.
4. Membangun Fasilitas Umum dan Pendidikan
Syekh Maulana Malik Ibrahim tidak hanya berdakwah secara lisan, tetapi juga membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Beliau mendirikan masjid sebagai pusat ibadah dan pendidikan Islam. Selain itu, beliau juga membangun pondok pesantren pertama di Jawa yang menjadi cikal bakal lembaga pendidikan Islam di Nusantara, tempat para santri belajar agama dan ilmu pengetahuan umum.
5. Keteladanan dalam Berdakwah
Keteladanan Syekh Maulana Malik Ibrahim sangatlah banyak, antara lain kesabaran, kearifan, dan kepedulian sosial yang tinggi. Beliau tidak memaksakan ajaran Islam, melainkan mendekati masyarakat dengan cara-cara yang sesuai dengan budaya lokal. Sikap toleransi dan akomodasi terhadap adat istiadat setempat menjadikan dakwah beliau diterima dengan lapang dada tanpa menimbulkan konflik.
6. Wafat dan Peninggalan
Syekh Maulana Malik Ibrahim wafat pada tahun 1419 M dan dimakamkan di Gresik, Jawa Timur. Makam beliau hingga kini menjadi salah satu situs ziarah penting. Peninggalan beliau bukan hanya makam, tetapi juga warisan nilai-nilai dakwah yang moderat, toleran, dan mengedepankan pendekatan budaya, yang menjadi pondasi bagi penyebaran Islam di Nusantara oleh para Wali Songo lainnya.
Rangkuman: Syekh Maulana Malik Ibrahim adalah Wali Songo pertama yang menyebarkan Islam di Jawa, khususnya Gresik, pada abad ke-14. Beliau berdakwah melalui perdagangan, pertanian, pengobatan, serta membangun masjid dan pondok pesantren. Keteladanan beliau dalam kesabaran, kearifan, dan toleransi menjadi kunci keberhasilan dakwahnya, meninggalkan warisan Islam yang damai dan moderat di Nusantara.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Wali Songo | Sembilan orang penyebar agama Islam terkemuka di Pulau Jawa pada abad ke-14 hingga ke-16 Masehi. |
| Dakwah | Kegiatan mengajak, menyeru, atau memanggil orang lain untuk mengikuti ajaran agama Islam. |
| Gresik | Salah satu kabupaten di Jawa Timur yang menjadi pusat awal penyebaran Islam di Jawa oleh Syekh Maulana Malik Ibrahim. |
| Pondok Pesantren | Lembaga pendidikan Islam tradisional di Indonesia yang mendidik santri tentang ilmu agama. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Syekh Maulana Malik Ibrahim" mata pelajaran SKI Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Syekh Maulana Malik Ibrahim yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi SKI Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 5 siap unduh
Khalifah Abu Bakar as-SiddiqModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKhalifah Umar bin KhattabBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKhalifah Usman bin AffanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKhalifah Ali bin Abi ThalibBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisWalisongo dan DakwahnyaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Khalifah Abu Bakar dan Umar bin KhattabModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKhalifah Usman dan AliBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSunan-sunan WalisongoBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeran Walisongo dalam Dakwah NusantaraBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri SKI di kelas lain
Hijrah ke Habasyah dan ThaifSKI Kelas IV MIMasa Kanak-kanak Nabi MuhammadSKI Kelas III MIMasyarakat Arab Pra-IslamSKI Kelas III MILihat semua Modul Ajar SKI Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar SKI kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Syekh Maulana Malik Ibrahim pada SKI MI, Fase C.
Modul Syekh Maulana Malik Ibrahim ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Syekh Maulana Malik Ibrahim untuk SKI kelas VI.
Apakah modul ajar SKI materi Syekh Maulana Malik Ibrahim ini gratis?
Ya. Modul Syekh Maulana Malik Ibrahim untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Syekh Maulana Malik Ibrahim ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas SKI kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul SKI kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Syekh Maulana Malik Ibrahim ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Syekh Maulana Malik Ibrahim dapat Anda sesuaikan dengan murid SKI kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar SKI kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Syekh Maulana Malik Ibrahim ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase C untuk kelas VI MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Syekh Maulana Malik Ibrahim tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Syekh Maulana Malik Ibrahim untuk SKI kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Syekh Maulana Malik Ibrahim ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh SKI kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Syekh Maulana Malik Ibrahim beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap SKI kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul SKI ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Syekh Maulana Malik Ibrahim yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.