Modul Ajar & RPP Fikih Kelas IX
TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Fikih |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memahami konsep dasar halal dan haram dalam Islam serta pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab |
| Elemen / Domain | Fikih |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menganalisis dan mempraktikkan ketentuan fikih muamalah serta ibadah khusus dan umum, termasuk tata cara penyembelihan binatang, dengan pemahaman yang mendalam tentang hikmah dan relevansinya dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banyak masyarakat masih melakukan penyembelihan binatang secara tradisional yang belum tentu sesuai syariat. |
| Konseptual | Penyembelihan binatang dalam Islam memiliki syarat dan rukun yang harus dipenuhi agar dagingnya halal dikonsumsi. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari dan mempraktikkan langkah-langkah penyembelihan binatang sesuai syariat Islam. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami dan menerapkan syariat dalam kehidupan sehari-hari untuk keberkahan dan kesehatan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menerapkan tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam sebagai wujud ketaatan dan kasih sayang terhadap perintah Allah dan Rasul-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Bersemangat menggali ilmu fikih tentang penyembelihan binatang, memahami detail syarat dan rukunnya untuk konsumsi yang halal dan berkah. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga kebersihan dan sanitasi tempat serta alat penyembelihan, serta memastikan tidak ada limbah yang mencemari lingkungan sekitar. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Memperlakukan binatang dengan kasih sayang dan tidak menyiksa saat proses penyembelihan, serta memastikan daging yang dikonsumsi aman dan sehat bagi diri sendiri dan sesama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Memahami dan melestarikan tradisi penyembelihan yang sesuai syariat sebagai bagian dari identitas budaya dan keagamaan bangsa Indonesia. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi syarat-syarat penyembelihan binatang secara syar'i dengan benar.
- Menjelaskan rukun-rukun penyembelihan binatang dalam Islam dengan tepat.
- Menganalisis jenis-jenis binatang yang halal dan haram untuk disembelih dan dikonsumsi.
- Mempraktikkan tata cara penyembelihan binatang sesuai syariat Islam dengan mandiri dan bertanggung jawab.
- Menunjukkan sikap peduli dan bertanggung jawab dalam proses penyembelihan binatang.
Pemahaman bermakna: Memahami tata cara penyembelihan binatang sesuai syariat Islam bukan hanya tentang kehalalan, tetapi juga tentang etika, kesehatan, dan kasih sayang terhadap makhluk ciptaan Allah SWT.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita tidak boleh sembarangan dalam menyembelih binatang yang akan kita makan?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Mempelajari anatomi hewan yang relevan dengan titik sembelih dan aspek higienitas daging. Pendidikan Pancasila: Diskusi tentang nilai-nilai kemanusiaan dan kasih sayang terhadap hewan dalam konteks penyembelihan. Bahasa Indonesia: Keterampilan presentasi, diskusi, dan penulisan laporan hasil observasi/praktik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/wali dapat diajak berdiskusi tentang praktik penyembelihan di lingkungan sekitar dan mengawasi apabila ada kesempatan praktik di rumah/masyarakat. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta disiapkan area khusus (misalnya halaman sekolah atau ruang praktek) yang bersih dan aman untuk simulasi/praktik penyembelihan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial penyembelihan dari sumber terpercaya, e-book fikih, atau aplikasi interaktif untuk identifikasi syarat dan rukun penyembelihan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi syarat-syarat penyembelihan binatang secara syar'i dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik melihat penyembelihan, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, dan mengajukan pertanyaan pemantik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati video atau gambar proses penyembelihan binatang, kemudian berdiskusi kelompok untuk mengidentifikasi apa saja yang menurut mereka menjadi syarat sahnya penyembelihan dalam Islam. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya mengenai syarat penyembelihan, kemudian mencatat poin-poin penting dari penjelasan guru dan kelompok lain di lembar kerja. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Guru memberikan penguatan terhadap konsep syarat penyembelihan, mengoreksi miskonsepsi, dan memberikan umpan balik positif atas partisipasi aktif peserta didik. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi, guru memberikan apresiasi, mengingatkan untuk membaca materi berikutnya, dan menutup dengan doa serta salam penutup yang hangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan rukun-rukun penyembelihan binatang dalam Islam dengan tepat dan menganalisis jenis-jenis binatang yang halal dan haram untuk disembelih dan dikonsumsi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, mengulas singkat materi sebelumnya, dan menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini tentang rukun dan jenis binatang halal/haram. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diberi studi kasus tentang penyembelihan yang tidak sesuai syariat atau konsumsi binatang yang diragukan kehalalannya, lalu secara berkelompok menganalisis masalah tersebut dan mencari solusinya berdasarkan rukun penyembelihan serta jenis binatang yang halal/haram. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan solusi mereka, menjelaskan rukun-rukun penyembelihan serta mengklasifikasikan binatang halal/haram, kemudian kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Guru memberikan klarifikasi dan penguatan atas pemahaman rukun penyembelihan dan jenis binatang halal/haram, serta memberikan penghargaan atas kinerja kelompok. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting, memberikan apresiasi, menugaskan persiapan untuk praktik penyembelihan (misal: alat), dan menutup dengan doa serta motivasi. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi dan menganalisis syarat serta rukun penyembelihan binatang.
Alat & bahan: Kertas, pulpen, buku sumber fikih, akses internet (opsional)
Langkah kerja:
- Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
- Diskusikan dalam kelompok mengenai syarat-syarat dan rukun-rukun penyembelihan binatang berdasarkan sumber yang tersedia.
- Identifikasi perbedaan antara syarat dan rukun penyembelihan.
- Tuliskan hasil diskusi kalian dalam tabel yang disediakan.
- Siapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang penyembelihan hewan kurban?
- Menurutmu, mengapa ada aturan khusus dalam menyembelih binatang?
- Sebutkan satu hal yang harus dilakukan sebelum menyembelih binatang!
- Binatang apa saja yang menurutmu halal untuk dimakan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik simulasi, serta penilaian lembar kerja kelompok.
Sumatif (akhir): Penilaian unjuk kerja praktik penyembelihan dan tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi syarat-syarat penyembelihan binatang secara syar'i dengan benar. | Syarat-syarat penyembelihan | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan rukun-rukun penyembelihan binatang dalam Islam dengan tepat. | Rukun-rukun penyembelihan | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Menganalisis jenis-jenis binatang yang halal dan haram untuk disembelih dan dikonsumsi. | Binatang halal dan haram | 2 JP | penalaran kritis |
| 4 | Mempraktikkan tata cara penyembelihan binatang sesuai syariat Islam dengan mandiri dan bertanggung jawab. | Praktik penyembelihan | 2 JP | kolaborasi |
Penyembelihan binatang merupakan salah satu aspek penting dalam syariat Islam yang berkaitan langsung dengan kehalalan makanan yang kita konsumsi. Islam mengatur tata cara penyembelihan dengan sangat detail, tidak hanya untuk memastikan kehalalan daging, tetapi juga untuk menjaga kebersihan, kesehatan, dan etika terhadap makhluk hidup. Mempelajari materi ini akan membekali kita dengan pengetahuan dan keterampilan yang benar sesuai tuntunan agama.
1. Pengertian dan Hukum Penyembelihan
Penyembelihan (ذبح, dzabh) adalah memutus saluran pernapasan, saluran makanan, dan dua urat leher pada binatang yang halal dimakan, dengan niat karena Allah SWT. Hukum penyembelihan adalah wajib agar daging binatang tersebut halal untuk dikonsumsi. Jika tidak disembelih sesuai syariat, dagingnya haram dimakan, kecuali ikan dan belalang. Tujuan utama penyembelihan adalah mengeluarkan darah kotor dari tubuh binatang secara sempurna sehingga daging menjadi bersih dan sehat.
2. Syarat-syarat Penyembelihan
Syarat penyembelihan dibagi menjadi syarat bagi penyembelih, alat, dan binatang. Penyembelih harus muslim atau ahli kitab, berakal, baligh, dan berniat menyembelih karena Allah. Alat sembelih harus tajam, bukan tulang atau kuku. Binatang yang disembelih harus halal, masih hidup saat disembelih, dan mati karena sembelihan tersebut, bukan sebab lain. Memenuhi syarat ini krusial untuk kehalalan daging.
3. Rukun-rukun Penyembelihan
Rukun penyembelihan adalah hal-hal pokok yang harus ada dan dilakukan saat menyembelih. Rukun tersebut meliputi adanya penyembelih, binatang yang disembelih, alat penyembelih, dan proses penyembelihan itu sendiri. Dalam proses penyembelihan, harus memutus tenggorokan (saluran napas), kerongkongan (saluran makanan), dan dua urat nadi di leher. Membaca basmalah (بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ) saat menyembelih juga termasuk rukun yang tidak boleh ditinggalkan.
4. Adab dan Etika dalam Penyembelihan
Selain syarat dan rukun, Islam juga mengajarkan adab dan etika dalam penyembelihan. Ini termasuk memperlakukan binatang dengan baik sebelum disembelih, tidak menyiksa, menggunakan pisau yang sangat tajam agar binatang cepat mati dan tidak tersiksa, menghadapkan binatang ke kiblat, serta tidak menampakkan pisau di hadapan binatang lain. Adab ini menunjukkan kasih sayang Islam terhadap makhluk hidup dan pentingnya ihsan (berbuat baik) dalam segala hal.
5. Binatang Halal dan Haram
Binatang yang halal untuk disembelih adalah semua binatang yang baik (thayyibat) dan tidak dilarang oleh syariat, seperti sapi, kambing, ayam. Binatang haram meliputi babi, anjing, binatang buas bertaring (singa, harimau), burung bercakar tajam (elang), binatang yang hidup di dua alam (buaya), dan binatang yang dilarang dibunuh (semut, lebah). Memahami kategori ini penting agar tidak mengonsumsi yang haram.
Rangkuman: Penyembelihan binatang dalam Islam adalah proses memutus saluran pernapasan, makanan, dan urat leher dengan niat karena Allah, agar dagingnya halal. Proses ini memiliki syarat (penyembelih, alat, binatang) dan rukun (adanya penyembelih, binatang, alat, dan proses memutus saluran) yang harus dipenuhi. Selain itu, adab dan etika penyembelihan juga ditekankan untuk menunjukkan kasih sayang. Penting juga untuk memahami jenis binatang yang halal dan haram dikonsumsi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Dzabh (ذبح) | Penyembelihan |
| Halal | Diperbolehkan menurut syariat Islam |
| Haram | Dilarang menurut syariat Islam |
| Thayyibat | Baik dan suci |
| Ihsan | Berbuat baik |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG" mata pelajaran Fikih Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Fikih Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 5 siap unduh
Jual Beli dan KhiyarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopRiba dan Bunga BankBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPinjam-Meminjam dan Utang-PiutangBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisGadai dan JaminanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisUpah dan Sewa-MenyewaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Pengurusan JenazahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisWarisBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisJual Beli, Khiyar, dan RibaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisUpah (Ijarah) dan Titipan (Wadi'ah)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Fikih lain yang sudah tersedia
Haji dan UmrahFikih Kelas IX MTsToharoFikih Kelas IX MTsBab 6 sampai Bab 9Fikih Kelas VII MTsBersuci dari Najis dan HadisFikih Kelas VII MTsLihat semua Modul Ajar Fikih Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Fikih kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG pada Fikih MTs, Fase D, elemen Fikih.
Modul TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG untuk Fikih kelas IX.
Apakah modul ajar Fikih materi TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG ini gratis?
Ya. Modul TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Fikih kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Fikih kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG dapat Anda sesuaikan dengan murid Fikih kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Fikih kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG untuk Fikih kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Fikih kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Fikih kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Fikih ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi TATA CARA PENYEMBELIHAN BINATANG yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.