Modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam MTs kelas IX materi Perkembangan Islam di Indonesia (Peran Walisongo) lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami masuknya Islam ke Nusantara melalui jalur perdagangan dan peran para pedagang muslim.
Pemahaman bermakna: Walisongo menyebarkan Islam di Nusantara dengan cara damai, bijaksana, dan berakulturasi dengan budaya lokal tanpa kekerasan; keteladanan ini menumbuhkan cinta tanah air dan kesadaran bahwa dakwah yang santun menjaga kerukunan bangsa.
Pertanyaan pemantik: Mengapa strategi dakwah Walisongo yang berakulturasi dengan budaya lokal seperti wayang dan tembang dapat diterima luas oleh masyarakat Nusantara?
Tujuan:
Kegiatan awal: Guru membuka dengan salam dan doa, mengecek kesiapan, melakukan apersepsi tentang masuknya Islam ke Nusantara, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan mengajukan pertanyaan pemantik.
Memahami: Peserta didik mengeksplorasi kronologi dan tokoh sembilan wali (Sunan Gresik, Ampel, Bonang, Drajat, Giri, Kudus, Muria, Kalijaga, Gunung Jati) beserta wilayah dan metode dakwahnya melalui bahan bacaan dan sumber sejarah.
Mengaplikasi: Secara berkelompok peserta didik memetakan persebaran dakwah Walisongo pada peta dan membuat galeri profil wali yang memuat strategi dakwah dan media akulturasi budaya sesuai LKPD, lalu menganalisis nilai keteladanannya.
Merefleksi: Kelompok mempresentasikan peta dan galeri profil wali, kelompok lain menanggapi, kemudian guru memberi penguatan dan mengaitkan dengan menjaga kerukunan bangsa.
Penutup: Peserta didik menyimpulkan pembelajaran, guru menguatkan nilai Panca Cinta terutama Cinta Tanah Air, memberi umpan balik, dan menutup dengan doa.
Proses (formatif): Observasi kerja sama, sikap menghargai budaya dan perbedaan, serta keaktifan saat proyek, dilengkapi exit ticket berisi satu strategi dakwah Walisongo yang dipelajari.
Akhir (sumatif): Asesmen sumatif berupa tes tulis uraian tentang strategi dakwah Walisongo dan produk poster atau peta galeri Walisongo beserta nilai keteladanannya.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Menganalisis masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara | Jalur perdagangan, perkawinan, pendidikan, dan tasawuf | 2 x 40 menit | muwathanah (cinta tanah air) |
| Mengidentifikasi tokoh dan wilayah dakwah Walisongo | Sembilan wali dan pusat dakwahnya di Nusantara | 2 x 40 menit | qudwah (keteladanan) |
| Menyimpulkan strategi dakwah damai dan akulturatif Walisongo | Pendekatan budaya, seni, dan pendidikan dalam dakwah | 2 x 40 menit | tasamuh (toleransi) |
Tujuan: Menganalisis strategi dakwah Walisongo dan menemukan nilai keteladanan dakwah damai serta toleran.
Alat & bahan: Bahan bacaan/buku teks SKI, kartu tokoh Walisongo, peta Pulau Jawa, gambar media dakwah (wayang, tembang, masjid), kertas plano, dan spidol.
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sejarah Kebudayaan Islam kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.