Modul ajar Bahasa Indonesia SD kelas I materi Bab.6 Temanku Berbeda lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik sudah mengenal beberapa nama teman dan dapat berkomunikasi sederhana.
Pemahaman bermakna: Menghargai perbedaan adalah kunci untuk membangun persahabatan yang kuat dan lingkungan belajar yang harmonis, karena setiap teman memiliki keistimewaan masing-masing.
Pertanyaan pemantik: Mengapa teman kita ada yang suka warna merah, ada yang suka warna biru?
Tujuan: Mengidentifikasi perbedaan ciri fisik teman di kelas dengan tepat dan menyebutkan perbedaan kesukaan teman di kelas dengan benar.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan bahwa hari ini mereka akan belajar tentang perbedaan teman. Guru bertanya, “Coba lihat teman di sebelahmu, apa yang berbeda dari dia dan kamu?”
Memahami: Peserta didik diajak mengamati teman-teman di kelas, melihat perbedaan warna kulit, rambut, tinggi badan, dan kesukaan makanan atau permainan melalui diskusi kelompok kecil.
Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat daftar sederhana tentang perbedaan ciri fisik (misalnya: rambut lurus, rambut keriting) dan kesukaan (misalnya: suka makan bakso, suka makan sate) dari 3-4 teman dalam kelompoknya.
Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pengamatan mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan bahwa perbedaan itu indah. Peserta didik diajak menyanyikan lagu 'Dua Mata Saya' dengan lirik yang dimodifikasi tentang perbedaan teman.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa teman-teman itu berbeda tapi tetap bisa bermain bersama. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan mengingatkan untuk selalu menghargai teman. Pertemuan diakhiri dengan doa.
Tujuan: Menjelaskan pentingnya sikap saling menghargai perbedaan dengan percaya diri dan berinteraksi serta bermain bersama teman yang berbeda dengan sikap toleransi.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, dan mengulang kembali pembelajaran sebelumnya tentang perbedaan teman. Guru memantik diskusi dengan pertanyaan, “Apa yang terjadi jika kita tidak mau berteman dengan teman yang berbeda?”
Memahami: Peserta didik disajikan skenario atau cerita pendek tentang anak-anak yang kesulitan berteman karena perbedaan. Mereka diajak berdiskusi tentang perasaan tokoh dan solusi agar semua bisa berteman dengan baik.
Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik bermain peran (role play) situasi di mana ada teman yang berbeda dan mereka harus menunjukkan sikap saling menghargai, misalnya berbagi bekal yang berbeda atau bermain permainan kesukaan teman.
Merefleksi: Setiap kelompok menampilkan hasil bermain perannya. Guru dan teman-teman memberikan apresiasi dan masukan. Guru menguatkan konsep bahwa menghargai perbedaan membuat persahabatan semakin erat dan menyenangkan.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya menghargai perbedaan. Guru memberikan apresiasi atas ide-ide kreatif dan semangat kolaborasi. Guru meminta peserta didik untuk mulai mempraktikkan sikap menghargai perbedaan di rumah dan sekolah. Doa penutup.
Tujuan: Membuat karya sederhana yang menunjukkan keragaman teman di kelas.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, dan mengingatkan kembali pentingnya menghargai perbedaan. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan membuat proyek seru tentang teman-teman mereka.
Memahami: Peserta didik diajak melihat contoh-contoh karya sederhana tentang keragaman (misalnya kolase foto teman, gambar teman dengan ciri khasnya). Guru menjelaskan langkah-langkah membuat 'Pohon Persahabatan' atau 'Galeri Temanku'.
Mengaplikasi: Setiap peserta didik menggambar dirinya sendiri atau teman dengan ciri khas yang paling disukai, lalu menempelkannya di 'Pohon Persahabatan' atau 'Galeri Temanku' yang sudah disiapkan guru. Mereka juga bisa menuliskan satu kata tentang kebaikan teman.
Merefleksi: Semua peserta didik berdiri di depan 'Pohon Persahabatan' atau 'Galeri Temanku'. Guru mengajak mereka melihat hasil karya bersama dan menyebutkan contoh perbedaan yang ada. Guru memberikan penguatan tentang keindahan perbedaan dan keunikan setiap individu.
Penutup: Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan akhir tentang Bab 'Temanku Berbeda' dan mengapresiasi semua karya yang telah dibuat. Guru memberikan pujian atas kerja keras dan semangat kebersamaan. Guru mengingatkan untuk terus menjaga persahabatan dan menghargai semua teman. Doa penutup.
Proses (formatif): Observasi guru terhadap partisipasi dan sikap peserta didik saat berdiskusi, bermain peran, dan membuat proyek kelompok.
Akhir (sumatif): Penilaian proyek 'Pohon Persahabatan' atau 'Galeri Temanku' dan hasil pengamatan sikap toleransi saat berinteraksi.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi perbedaan ciri fisik dan kesukaan teman | Perbedaan ciri fisik dan kesukaan | 2 JP | Kolaborasi, Komunikasi |
| Menjelaskan pentingnya menghargai perbedaan dan berinteraksi dengan toleransi | Sikap menghargai dan toleransi | 2 JP | Kewargaan, Komunikasi |
| Membuat karya sederhana tentang keragaman teman | Keragaman teman dan ekspresi diri | 2 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
Halo, teman-teman hebat! Di kelas kita ada banyak teman, bukan? Coba lihat sekelilingmu. Apakah semua temanmu sama persis denganmu? Tentu tidak! Ada yang tinggi, ada yang mungil. Ada yang suka makan bakso, ada yang suka makan mi ayam. Semua itu membuat kita unik dan istimewa. Yuk, kita belajar menghargai semua perbedaan agar kita bisa berteman dengan rukun dan bahagia!
Setiap teman kita punya ciri fisik yang berbeda-beda. Ada yang rambutnya lurus, ada yang keriting. Ada yang kulitnya sawo matang, ada yang lebih terang. Ada yang matanya sipit, ada yang belo. Ada yang tinggi, ada yang pendek. Semua itu adalah keunikan yang Allah berikan. Kita harus mensyukuri perbedaan ini dan tidak boleh mengejek teman karena ciri fisiknya. Justru, perbedaan membuat kita lebih menarik!
Selain ciri fisik, teman-teman kita juga punya kesukaan yang berbeda-beda. Ada yang suka bermain bola, ada yang suka bermain boneka. Ada yang suka warna merah, ada yang suka warna biru. Ada yang suka makan buah apel, ada yang suka makan pisang. Tidak apa-apa jika kesukaan kita berbeda. Kita bisa mencoba bermain atau melakukan hal yang disukai teman, dan teman juga bisa mencoba kesukaan kita. Dengan begitu, kita bisa belajar banyak hal baru!
Menghargai perbedaan artinya kita menerima dan menghormati teman apa adanya, meskipun mereka tidak sama dengan kita. Jika kita menghargai perbedaan, kita tidak akan mengejek, tidak akan bertengkar, dan tidak akan merasa lebih baik dari orang lain. Dengan menghargai perbedaan, kita bisa memiliki banyak teman dan membuat kelas kita menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar dan bermain.
Kita tidak boleh memilih-milih teman hanya karena mereka berbeda dengan kita. Semua teman berhak mendapatkan kasih sayang dan perhatian. Mari kita ajak semua teman untuk bermain bersama, belajar bersama, dan tertawa bersama. Dengan berteman dengan semua orang, kita akan belajar banyak hal baru dan memiliki pengalaman yang lebih kaya. Ingat, 'Bhinneka Tunggal Ika' artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.
Menghargai perbedaan punya banyak manfaat, lho! Pertama, kita akan punya banyak teman. Kedua, kita bisa belajar hal baru dari teman yang berbeda. Ketiga, kita jadi lebih sabar dan pengertian. Keempat, suasana di sekolah jadi rukun dan damai. Kelima, kita menjadi anak yang baik dan disukai banyak orang. Jadi, ayo kita mulai dari sekarang untuk selalu menghargai setiap teman kita!
Bagaimana cara kita menunjukkan sikap menghargai? Mudah sekali! Pertama, dengarkan saat teman berbicara, meskipun pendapatnya berbeda. Kedua, jangan mengejek atau menertawakan teman. Ketiga, ajak teman bermain bersama tanpa membedakan. Keempat, tolong teman yang kesulitan, apapun latar belakangnya. Kelima, berbicara dengan sopan dan ramah kepada semua teman. Dengan begitu, kita menjadi teladan bagi teman-teman lain.
Rangkuman: Setiap teman kita itu istimewa karena punya ciri fisik dan kesukaan yang berbeda-beda. Perbedaan ini membuat kita unik dan menarik. Penting sekali bagi kita untuk saling menghargai dan menerima semua teman apa adanya. Dengan menghargai perbedaan, kita bisa memiliki banyak teman, belajar hal baru, dan membuat suasana di sekolah jadi rukun dan menyenangkan. Mari kita tunjukkan sikap baik kepada semua teman!
Tujuan: Mengidentifikasi dan menuliskan ciri fisik serta kesukaan teman di kelompok.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil, pensil warna
| Perbedaan | Hal yang tidak sama antara satu dengan yang lain. |
| Menghargai | Menerima dan menghormati sesuatu atau seseorang. |
| Unik | Satu-satunya, istimewa, tidak ada duanya. |
| Toleransi | Sikap menghormati dan menerima perbedaan orang lain. |
| Rukun | Hidup damai tanpa pertengkaran. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.