tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDPJOK › Gerak Lokomotor
SD · Kelas I · Fase A

Modul Ajar PJOK Kelas I
Gerak Lokomotor

Modul ajar PJOK SD kelas I materi Gerak Lokomotor lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar PJOK kelas I materi Gerak Lokomotor
Ringkasan: Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Setiap gerakan memiliki cara dan manfaatnya sendiri. Dengan rajin melakukan gerak lokomotor, tubuh kita akan menjadi sehat, kuat, dan lincah. Mari kita biasakan bergerak agar tubuh selalu bugar!
Model: Discovery Learning + Praktik LangsungDimensi: kesehatan, kolaborasi, kreativitasWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISPJOK · Gerak Lokomotor · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik mampu berjalan dan berlari dalam aktivitas sehari-hari.

Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai berbagai gerak lokomotor membantu kita bergerak dengan lincah, menjaga keseimbangan, dan meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana cara kita berpindah tempat dari satu kursi ke kursi lain di kelas?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi berbagai jenis gerak lokomotor (berjalan, berlari, melompat, meloncat) dengan benar.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan mengajak peserta didik melakukan pemanasan ringan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal berbagai gerak lokomotor dan bertanya, 'Siapa yang tahu bagaimana cara kita berpindah tempat?'

Memahami: Peserta didik diajak mengamati teman-teman yang bergerak di sekitar kelas atau melihat gambar/video singkat tentang anak-anak yang sedang berjalan, berlari, melompat, dan meloncat, kemudian mendiskusikan apa saja gerakan yang mereka lihat.

Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok mencoba menirukan berbagai gerakan yang sudah diamati (berjalan, berlari, melompat, meloncat) di area terbatas, lalu mengidentifikasi mana yang termasuk gerak lokomotor.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi gerak lokomotor. Guru memberikan umpan balik, menguatkan pemahaman tentang perbedaan gerak lokomotor, dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif.

Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan jenis-jenis gerak lokomotor. Guru memberikan pujian atas semangat belajar hari ini dan mengingatkan pentingnya bergerak. Diakhiri dengan pendinginan dan doa.

Pertemuan 2 — Praktik Langsung dengan Permainan

Tujuan: Melakukan gerak berjalan dan berlari sesuai prosedur dengan koordinasi yang baik.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan mengajak peserta didik melakukan pemanasan dinamis. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu melatih gerak berjalan dan berlari dengan baik.

Memahami: Peserta didik mengamati demonstrasi guru tentang teknik berjalan lurus, berjalan zig-zag, dan berlari pelan, kemudian berlari cepat, serta mendiskusikan pentingnya koordinasi tangan dan kaki.

Mengaplikasi: Peserta didik secara individu dan berpasangan melakukan latihan gerak berjalan dan berlari melalui permainan 'Ikuti Jejak' (berjalan lurus, zig-zag) dan 'Kejar Bola' (berlari pelan dan cepat) di lapangan atau area terbuka. Guru membimbing dan memberikan contoh.

Merefleksi: Peserta didik saling memberikan umpan balik positif tentang gerakan teman. Guru memberikan penguatan tentang teknik berjalan dan berlari yang benar, serta memotivasi untuk terus berlatih. Apresiasi diberikan kepada semua yang sudah berusaha.

Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan manfaat gerak berjalan dan berlari untuk aktivitas sehari-hari. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras hari ini dan berpesan untuk menjaga keselamatan saat bergerak. Diakhiri dengan pendinginan dan doa.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning (Proyek Gerak)

Tujuan: Melakukan gerak melompat dan meloncat dengan teknik yang aman dan terkontrol. Menunjukkan sikap kerja sama dan disiplin saat melakukan aktivitas gerak lokomotor.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan mengajak peserta didik melakukan pemanasan yang berfokus pada kaki. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu melatih gerak melompat dan meloncat serta menunjukkan kerja sama dalam proyek gerak.

Memahami: Peserta didik mengamati demonstrasi guru tentang perbedaan melompat (dengan dua kaki) dan meloncat (dengan satu kaki), serta teknik mendarat yang aman. Mereka mendiskusikan kapan kita menggunakan melompat dan kapan meloncat.

Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok merancang dan mempraktikkan 'Proyek Lintasan Gerak Lokomotor Sederhana' menggunakan rintangan dari kardus atau tali. Mereka harus melompati rintangan rendah dan meloncat melewati garis, sambil menunjukkan kerja sama dan disiplin.

Merefleksi: Setiap kelompok menampilkan 'Proyek Lintasan Gerak' mereka. Guru dan teman-teman memberikan umpan balik tentang teknik gerak, kerja sama, dan kerapian lintasan. Guru memberikan penguatan dan apresiasi atas kreativitas dan usaha setiap kelompok.

Penutup: Peserta didik bersama guru merangkum semua gerak lokomotor yang telah dipelajari dan manfaatnya. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi, kerja sama, dan semangatnya. Diakhiri dengan pendinginan dan doa penutup.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi guru selama praktik gerak lokomotor, mencatat partisipasi, koordinasi, dan kerja sama peserta didik.

Akhir (sumatif): Penilaian kinerja melalui rubrik saat peserta didik melakukan rangkaian gerak lokomotor dalam 'Proyek Lintasan Gerak Lokomotor Sederhana'.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi berbagai jenis gerak lokomotor (berjalan, berlari, melompat, meloncat) dengan benar.Pengenalan konsep gerak lokomotor.3 JPPenalaran Kritis
Melakukan gerak berjalan dan berlari sesuai prosedur dengan koordinasi yang baik.Praktik gerak berjalan dan berlari.3 JPKesehatan, Kemandirian
Melakukan gerak melompat dan meloncat dengan teknik yang aman dan terkontrol. Menunjukkan sikap kerja sama dan disiplin saat melakukan aktivitas gerak lokomotor.Praktik gerak melompat dan meloncat, proyek lintasan gerak.3 JPKesehatan, Kolaborasi, Kreativitas

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Halo anak-anak hebat! Hari ini kita akan belajar tentang bagaimana tubuh kita bisa berpindah tempat. Kita akan mengenal berbagai gerakan seru yang membuat tubuh kita sehat dan kuat. Yuk, kita bergerak bersama dan mengenal lebih jauh tentang gerak lokomotor!

Apa Itu Gerak Lokomotor?

Gerak lokomotor adalah gerakan yang membuat tubuh kita berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Contohnya saat kita berjalan dari rumah ke sekolah, berlari mengejar teman, melompat melewati genangan air, atau meloncat saat bermain. Gerakan-gerakan ini sangat penting untuk kehidupan sehari-hari kita dan membuat tubuh kita menjadi lebih lincah dan kuat.

Berjalan: Gerak Lokomotor Paling Sering

Berjalan adalah gerak lokomotor yang paling sering kita lakukan. Saat berjalan, satu kaki selalu menyentuh tanah. Kita melangkahkan kaki secara bergantian, tangan mengayun seirama dengan langkah kaki. Berjalan bisa lurus, berbelok, atau zig-zag. Berjalan melatih keseimbangan dan kekuatan otot kaki kita.

Berlari: Lebih Cepat dari Berjalan

Berlari adalah gerak lokomotor yang lebih cepat dari berjalan. Saat berlari, ada saatnya kedua kaki tidak menyentuh tanah (melayang sebentar). Ayunan tangan dan langkah kaki lebih cepat dan kuat. Berlari sangat baik untuk melatih jantung dan paru-paru kita agar tetap sehat. Kita harus hati-hati saat berlari agar tidak terjatuh.

Melompat: Gerak dengan Dua Kaki

Melompat adalah gerak lokomotor di mana kita menolak tubuh ke atas menggunakan kedua kaki secara bersamaan, kemudian mendarat kembali dengan kedua kaki. Contohnya saat kita melompati tali atau melompati rintangan kecil. Saat melompat, pastikan mendarat dengan lutut sedikit ditekuk agar lebih aman dan tidak sakit.

Meloncat: Gerak dengan Satu Kaki

Meloncat mirip dengan melompat, tetapi kita menolak tubuh ke atas menggunakan satu kaki, kemudian mendarat kembali dengan kaki yang sama atau kaki yang berbeda. Contohnya saat kita bermain engklek. Meloncat juga melatih keseimbangan dan kekuatan otot kaki. Kita bisa meloncat ke depan, ke samping, atau ke belakang.

Manfaat Gerak Lokomotor

Melakukan berbagai gerak lokomotor secara teratur sangat bermanfaat untuk tubuh kita. Tubuh menjadi lebih kuat, lincah, dan tidak mudah lelah. Jantung dan paru-paru menjadi sehat. Kita juga jadi lebih mudah melakukan aktivitas sehari-hari seperti bermain, belajar, dan membantu orang tua. Jangan lupa bergerak setiap hari, ya!

Rangkuman: Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Setiap gerakan memiliki cara dan manfaatnya sendiri. Dengan rajin melakukan gerak lokomotor, tubuh kita akan menjadi sehat, kuat, dan lincah. Mari kita biasakan bergerak agar tubuh selalu bugar!

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Mengidentifikasi dan mempraktikkan gerak lokomotor dengan benar serta mengisi tabel pengamatan.

Alat & bahan: Lembar kerja, pensil warna, gambar anak sedang bergerak, rintangan kecil (kardus/tali)

  1. Amati gambar-gambar gerak lokomotor yang disediakan.
  2. Lingkari gambar yang menunjukkan gerak lokomotor.
  3. Tuliskan nama gerakannya di bawah gambar.
  4. Praktikkan setiap gerakan yang sudah diidentifikasi di area yang aman.
  5. Isi tabel pengamatan tentang bagaimana kamu melakukan gerakan tersebut.

8 Glosarium

LokomotorGerakan yang menyebabkan perpindahan tempat tubuh.
KoordinasiKesesuaian gerak antar bagian tubuh.
KeseimbanganKemampuan mempertahankan posisi tubuh agar tidak jatuh.
MelayangPosisi tubuh di udara sesaat saat bergerak.
RintanganPenghalang yang harus dilewati atau dihindari.

9 Materi PJOK Terkait

Gerak Dasar LokomotorPJOK Kelas I SD
Pelajari Gerak Dasar Lokomotor →
Gerak Non-lokomotorPJOK Kelas I SD
Pelajari Gerak Non-lokomotor →
AKTIVITAS POLA GERAK DASAR LOKOMOTORPJOK Kelas II SD
Pelajari AKTIVITAS POLA GERAK DASAR LOKOMOTOR →
Variasi Gerak LokomotorPJOK Kelas II SD
Pelajari Variasi Gerak Lokomotor →
Variasi Gerak Non-lokomotorPJOK Kelas II SD
Pelajari Variasi Gerak Non-lokomotor →
Gerak ManipulatifPJOK Kelas II SD
Pelajari Gerak Manipulatif →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar PJOK Gerak Lokomotor ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas I langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.