Modul Ajar & RPP PJOK Kelas II
Variasi Gerak Non-lokomotor
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | PJOK |
| Fase / Kelas | A / II |
| Materi Pokok | Variasi Gerak Non-lokomotor |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik sudah mampu melakukan gerakan dasar seperti berdiri tegak, duduk, dan membungkuk. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Keterampilan Gerak |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan variasi dan kombinasi pola gerak dasar serta mampu menerapkan prosedur keselamatan diri dan orang lain dalam aktivitas jasmani. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Gerak non-lokomotor adalah gerakan yang dilakukan di tempat tanpa berpindah posisi, seperti menekuk, mengayun, dan memutar. |
| Konseptual | Konsep utama gerak non-lokomotor adalah kemampuan tubuh untuk bergerak dan berinteraksi dengan lingkungan tanpa berpindah tempat, melatih keseimbangan dan koordinasi. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar urutan langkah-langkah melakukan berbagai variasi gerak non-lokomotor dengan benar dan aman, seperti menekuk lutut, mengayun lengan, dan memutar badan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana memahami dan menguasai gerak non-lokomotor dapat membantu mereka dalam aktivitas sehari-hari dan menjaga tubuh tetap sehat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi berbagai contoh gerak non-lokomotor dengan benar.
- Melakukan variasi gerak menekuk dan mengayun dengan koordinasi yang baik.
- Mempraktikkan variasi gerak memutar dan meliuk dengan keseimbangan yang tepat.
- Merangkai beberapa gerak non-lokomotor menjadi urutan sederhana secara kreatif.
- Menunjukkan sikap kerja sama dan tanggung jawab saat melakukan aktivitas fisik.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai variasi gerak non-lokomotor membantu kita menjaga tubuh tetap kuat dan lentur, serta dapat digunakan dalam berbagai permainan dan aktivitas fisik lainnya.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian menggerakkan tangan atau kaki tanpa berpindah tempat? Gerakan apa saja yang bisa kalian lakukan?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Mengembangkan kreativitas dalam merangkai gerak non-lokomotor menjadi tarian atau koreografi sederhana. Bahasa Indonesia: Menggunakan kosakata yang tepat untuk mendeskripsikan gerakan yang dilakukan (misalnya: meliuk, mengayun, memutar). Matematika: Menghitung jumlah pengulangan gerakan atau durasi gerakan dalam satu rangkaian. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendampingi anak mempraktikkan gerakan non-lokomotor sederhana di rumah, seperti senam pagi bersama atau meniru gerakan hewan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di lapangan sekolah atau aula yang luas dan aman, dengan lantai yang tidak licin untuk menghindari cedera saat bergerak. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial gerakan non-lokomotor sederhana dari YouTube atau aplikasi kebugaran anak sebagai referensi dan inspirasi bagi peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi berbagai contoh gerak non-lokomotor dengan benar dan melakukan variasi gerak menekuk dan mengayun dengan koordinasi yang baik. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyambut peserta didik dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, lalu mengajak peserta didik melakukan peregangan ringan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal gerak non-lokomotor dan berlatih menekuk serta mengayun, lalu memantik dengan pertanyaan: 'Coba gerakkan tanganmu tanpa berpindah tempat, bisa apa saja ya?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati gambar atau video berbagai aktivitas yang melibatkan gerak non-lokomotor (misalnya: senam, menari, pemanasan). Mereka berdiskusi tentang gerakan-gerakan yang tidak berpindah tempat dan mencatat contoh-contohnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Setiap kelompok mempraktikkan gerakan menekuk lutut, menekuk siku, mengayun lengan ke depan-belakang, dan mengayun kaki. Guru memberikan bimbingan dan koreksi agar gerakan dilakukan dengan benar dan aman, fokus pada koordinasi tubuh. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi dan demonstrasi gerakannya. Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan konsep gerak non-lokomotor. Peserta didik diajak untuk merasakan perbedaan gerakan yang mereka lakukan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan jenis-jenis gerak non-lokomotor yang sudah dipelajari. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan kerja sama. Peserta didik diajak melakukan pendinginan dan berdoa bersama sebelum pulang. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mempraktikkan variasi gerak memutar dan meliuk dengan keseimbangan yang tepat serta menunjukkan sikap kerja sama dan tanggung jawab saat melakukan aktivitas fisik. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa dan mengecek kesiapan peserta didik, mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu berlatih gerak memutar dan meliuk, serta bekerja sama dalam kelompok. Guru memantik dengan pertanyaan: 'Bagaimana cara kita memutar badan atau meliukkan tubuh tanpa terjatuh?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik diberikan 'masalah' berupa tantangan: 'Bagaimana cara membuat gerakan memutar dan meliuk yang aman dan seimbang?' Mereka berdiskusi dalam kelompok untuk mencari solusi dan mencoba berbagai variasi gerakan memutar pinggang, memutar bahu, meliuk ke samping, dan meliuk ke depan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Setiap kelompok merancang dan mempraktikkan rangkaian gerak memutar dan meliuk yang mereka temukan. Mereka saling membantu dan mengoreksi untuk menjaga keseimbangan dan keamanan. Guru berkeliling memberikan arahan dan memastikan semua anggota kelompok berpartisipasi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mendemonstrasikan rangkaian gerak memutar dan meliuk di depan kelas. Guru dan kelompok lain memberikan masukan konstruktif. Guru menekankan pentingnya keseimbangan, kelenturan, dan kerja sama dalam setiap gerakan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru bersama peserta didik merangkum pembelajaran tentang gerak memutar dan meliuk. Guru memberikan pujian atas usaha dan kreativitas peserta didik. Peserta didik diajak melakukan pendinginan dan berdoa bersama, diakhiri dengan yel-yel penyemangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Melatih peserta didik mengidentifikasi dan mempraktikkan variasi gerak non-lokomotor secara mandiri dan berkelompok.
Alat & bahan: Kertas, pensil warna, gambar-gambar contoh gerakan, musik pengiring (opsional)
Langkah kerja:
- Amati gambar atau video gerakan non-lokomotor yang ditunjukkan guru.
- Tuliskan nama-nama gerakan yang tidak berpindah tempat yang kalian lihat.
- Pilih 3 gerakan non-lokomotor yang paling kalian sukai, lalu praktikkan bersama teman kelompokmu.
- Buatlah satu rangkaian gerakan non-lokomotor sederhana dari 3 gerakan pilihanmu.
- Gambarkan salah satu gerakan non-lokomotor favoritmu di lembar ini.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Bisakah kamu berdiri tegak tanpa goyang?
- Coba angkat satu kakimu sebentar!
- Bisakah kamu membungkuk dan menyentuh ujung kakimu?
- Coba putar pinggangmu ke kanan dan kiri!
Formatif (proses): Observasi saat peserta didik melakukan praktik gerakan non-lokomotor secara berkelompok, fokus pada koordinasi, keseimbangan, dan kerja sama.
Sumatif (akhir): Penilaian performa saat peserta didik menampilkan rangkaian gerak non-lokomotor sederhana yang telah dibuat, dinilai berdasarkan rubrik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi berbagai contoh gerak non-lokomotor dengan benar. | Pengenalan konsep dan contoh gerak non-lokomotor. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Melakukan variasi gerak menekuk dan mengayun dengan koordinasi yang baik. | Praktik gerak menekuk dan mengayun. | 4 JP | Kesehatan, Kemandirian |
| 3 | Mempraktikkan variasi gerak memutar dan meliuk dengan keseimbangan yang tepat. | Praktik gerak memutar dan meliuk. | 3 JP | Kesehatan, Kreativitas |
| 4 | Merangkai beberapa gerak non-lokomotor menjadi urutan sederhana secara kreatif dan menunjukkan sikap kerja sama dan tanggung jawab saat melakukan aktivitas fisik. | Proyek rangkaian gerak non-lokomotor dan presentasi. | 3 JP | Kreativitas, Kolaborasi, Kesehatan |
Halo anak-anak hebat! Hari ini kita akan belajar tentang gerakan-gerakan seru yang bisa kita lakukan tanpa berpindah tempat. Gerakan ini penting sekali untuk membuat tubuh kita kuat, lentur, dan sehat. Yuk, kita kenali lebih jauh apa itu gerak non-lokomotor dan bagaimana cara melakukannya dengan benar!
1. Apa Itu Gerak Non-lokomotor?
Gerak non-lokomotor adalah semua gerakan yang kita lakukan di satu tempat tanpa menggeser posisi tubuh dari satu titik ke titik lain. Bayangkan kamu sedang berdiri di satu titik, lalu kamu menggerakkan tangan, kaki, atau badanmu. Nah, itu dia gerak non-lokomotor! Gerakan ini sangat penting untuk melatih kekuatan otot, kelenturan tubuh, dan menjaga keseimbangan. Contohnya saat kita pemanasan sebelum olahraga atau saat menari di tempat.
2. Variasi Gerak Menekuk
Gerak menekuk adalah gerakan melipat bagian tubuh, seperti menekuk lutut, menekuk siku, atau menekuk pergelangan tangan. Saat menekuk lutut, pastikan punggung tetap tegak dan pandangan ke depan. Gerakan ini melatih otot kaki dan paha. Menekuk siku juga melatih otot lengan. Kita bisa melakukan gerakan ini berulang-ulang untuk melenturkan sendi dan memperkuat otot. Contohnya saat jongkok atau saat memegang bola dengan kedua tangan.
3. Variasi Gerak Mengayun
Gerak mengayun adalah gerakan memutar atau menggerakkan bagian tubuh maju mundur atau ke samping. Contohnya mengayun lengan ke depan dan ke belakang, atau mengayun kaki. Saat mengayun lengan, pastikan bahu rileks dan gerakan dilakukan dengan lembut. Gerakan ini melatih kelenturan sendi bahu dan pinggul. Kita bisa mengayunkan tangan seperti jam dinding atau mengayunkan kaki seperti pendulum. Hati-hati jangan sampai mengenai teman di sampingmu ya!
4. Variasi Gerak Memutar dan Meliuk
Gerak memutar adalah gerakan menggerakkan bagian tubuh mengelilingi porosnya, seperti memutar kepala, memutar bahu, atau memutar pinggang. Gerak meliuk adalah gerakan membengkokkan tubuh ke samping atau ke depan-belakang. Saat memutar pinggang, pastikan kaki tetap menapak kuat di lantai. Gerakan ini melatih kelenturan tulang belakang dan otot perut. Contohnya saat kita ingin melihat ke belakang tanpa memindahkan kaki, atau saat menari dan meliukkan tubuh.
5. Manfaat Gerak Non-lokomotor
Menguasai variasi gerak non-lokomotor punya banyak manfaat lho! Tubuh kita akan menjadi lebih kuat, lentur, dan seimbang. Kita jadi tidak mudah cedera saat beraktivitas. Selain itu, gerakan ini juga melatih koordinasi tubuh dan membuat kita lebih percaya diri dalam bergerak. Dengan berlatih rutin, kita bisa melakukan berbagai gerakan dengan lebih baik, baik itu saat berolahraga maupun dalam kegiatan sehari-hari.
Rangkuman: Gerak non-lokomotor adalah gerakan yang dilakukan di tempat tanpa berpindah posisi. Variasi gerak ini meliputi menekuk, mengayun, memutar, dan meliuk. Dengan melatih gerakan-gerakan ini, tubuh kita akan menjadi lebih kuat, lentur, dan seimbang. Penting untuk selalu menjaga keamanan dan koordinasi saat melakukan setiap gerakan. Ayo terus bergerak agar tubuh kita sehat dan bugar!
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Non-lokomotor | Gerakan yang dilakukan di tempat tanpa berpindah posisi. |
| Menekuk | Gerakan melipat bagian tubuh, seperti lutut atau siku. |
| Mengayun | Gerakan menggerakkan bagian tubuh maju mundur atau ke samping. |
| Memutar | Gerakan menggerakkan bagian tubuh mengelilingi porosnya. |
| Meliuk | Gerakan membengkokkan tubuh ke samping atau ke depan-belakang. |
| Koordinasi | Kesesuaian gerak antara bagian-bagian tubuh yang berbeda. |
| Keseimbangan | Kemampuan untuk mempertahankan posisi tubuh. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Variasi Gerak Non-lokomotor" mata pelajaran PJOK Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Variasi Gerak Non-lokomotor yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi PJOK Kelas II Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 3 siap unduh
Ayo, Gerakkan Badanmu!Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopSerunya Bermain!Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSehatkan Badanmu!Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 2 siap unduh
Pilih Makanan SehatmuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBergerak dengan AmanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul PJOK lain yang sudah tersedia
Variasi Gerak LokomotorPJOK Kelas II SDAKTIVITAS POLA GERAK DASAR LOKOMOTORPJOK Kelas II SDVariasi Gerak ManipulatifPJOK Kelas II SDGerak ManipulatifPJOK Kelas II SDLihat semua Modul Ajar PJOK Kelas II →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar PJOK kelas 2 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas II dan kelas 2 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Variasi Gerak Non-lokomotor pada PJOK SD, Fase A, elemen Keterampilan Gerak.
Modul Variasi Gerak Non-lokomotor ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi PJOK kelas II SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar PJOK materi Variasi Gerak Non-lokomotor ini gratis?
Ya. Modul Variasi Gerak Non-lokomotor untuk kelas II SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Variasi Gerak Non-lokomotor ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas PJOK kelas II ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas II langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Variasi Gerak Non-lokomotor ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Variasi Gerak Non-lokomotor dapat Anda sesuaikan dengan murid PJOK kelas II di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar PJOK kelas II ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Variasi Gerak Non-lokomotor ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase A untuk kelas II SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Variasi Gerak Non-lokomotor tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Variasi Gerak Non-lokomotor untuk PJOK kelas II di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Variasi Gerak Non-lokomotor ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh PJOK kelas II SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Variasi Gerak Non-lokomotor beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap PJOK kelas II berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul PJOK ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Variasi Gerak Non-lokomotor yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman PJOK MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.