Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas XI
Dibalik genre teks berita
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Dibalik genre teks berita |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang struktur dan ciri kebahasaan teks berita yang sering mereka temui sehari-hari. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengevaluasi dan menciptakan berbagai teks (termasuk berita) dengan kritis, memahami konteks, tujuan, dan dampaknya, serta mempresentasikan gagasan secara efektif dan bertanggung jawab. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Teks berita adalah laporan peristiwa atau informasi terkini yang disajikan melalui berbagai media. |
| Konseptual | Genre teks berita memiliki karakteristik, struktur, dan kaidah kebahasaan spesifik yang membedakannya dari genre teks lain, serta dipengaruhi oleh etika jurnalistik. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah menganalisis, mengevaluasi, dan menulis teks berita yang akurat dan berimbang. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kritis dalam mencerna informasi berita dan bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi karakteristik dan struktur teks berita dengan cermat.
- Menganalisis kaidah kebahasaan teks berita dan fungsinya dalam membangun objektivitas.
- Mengevaluasi kredibilitas dan objektivitas sebuah teks berita berdasarkan fakta dan opini.
- Membandingkan penyajian berita dari berbagai sumber dan mengidentifikasi bias yang mungkin ada.
- Menulis teks berita sederhana yang memenuhi kaidah jurnalistik dan etika pelaporan.
- Mempresentasikan hasil analisis dan berita yang ditulis dengan percaya diri dan jelas.
Pemahaman bermakna: Memahami genre teks berita bukan hanya tentang mengenali strukturnya, tetapi juga tentang mengembangkan sikap kritis terhadap informasi yang diterima dan mampu menyajikan informasi secara objektif dan bertanggung jawab.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa yakin bahwa berita yang kita baca atau tonton adalah informasi yang benar, berimbang, dan tidak menyesatkan?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Mengidentifikasi nilai-nilai kebangsaan dan etika dalam pelaporan berita, serta pentingnya persatuan di tengah perbedaan pandangan. Sosiologi: Menganalisis dampak berita terhadap masyarakat, pembentukan opini publik, dan peran media dalam dinamika sosial. Informatika: Memanfaatkan teknologi digital untuk mencari, memverifikasi, dan menyajikan informasi berita secara efektif dan bertanggung jawab. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi mengenai berita yang mereka baca di rumah dan mengidentifikasi sumber yang kredibel, atau mengundang jurnalis lokal untuk berbagi pengalaman. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang fleksibel dan akses ke sumber berita cetak/digital; perpustakaan sekolah menyediakan koran dan majalah. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan mesin pencari, situs berita daring, dan platform kolaborasi digital (misalnya Google Docs) untuk riset, penulisan, dan berbagi draf berita. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi karakteristik dan struktur teks berita dengan cermat serta menganalisis kaidah kebahasaan teks berita dan fungsinya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan menanyakan kabar. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali berita yang paling menarik perhatian mereka minggu ini. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran untuk mengidentifikasi struktur dan kaidah kebahasaan teks berita serta menjelaskan tahapan kegiatan. Guru melontarkan pertanyaan pemantik: 'Apa yang membuat sebuah berita itu menarik dan bisa dipercaya?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan mencari dan membaca beberapa contoh teks berita dari media cetak atau daring yang berbeda. Mereka mengidentifikasi bagian-bagian teks berita (judul, teras, tubuh, ekor) dan menandai ciri-ciri kebahasaan yang menonjol (kata kerja mental, konjungsi temporal, kalimat langsung/tidak langsung). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan temuan mereka, membandingkan struktur dan kaidah kebahasaan antarberita yang mereka temukan. Mereka mengisi lembar kerja yang meminta mereka untuk membedakan fakta dan opini dalam teks berita, serta mengidentifikasi unsur 5W+1H. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas, menjelaskan perbedaan dan persamaan struktur serta kaidah kebahasaan yang ditemukan. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan menguatkan pemahaman tentang pentingnya objektivitas dan akurasi dalam berita. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan ciri-ciri utama teks berita. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memberikan tugas rumah untuk mencari contoh berita yang menurut mereka 'bias' atau 'tidak objektif'. Guru menutup pembelajaran dengan pesan motivasi dan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mengevaluasi kredibilitas dan objektivitas sebuah teks berita berdasarkan fakta dan opini serta membandingkan penyajian berita dari berbagai sumber. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru meminta beberapa peserta didik untuk membagikan contoh berita 'bias' yang mereka temukan sebagai tugas rumah. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini untuk menganalisis kredibilitas berita dan membandingkan berbagai sumber, serta menjelaskan alur kegiatan. Guru mengajukan pertanyaan: 'Bagaimana kita bisa menentukan apakah sebuah berita itu kredibel dan objektif?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok. Setiap kelompok menerima dua hingga tiga teks berita tentang topik yang sama dari sumber media yang berbeda (misalnya, satu dari media mainstream, satu dari blog berita, satu dari media sosial). Mereka menganalisis setiap berita untuk mengidentifikasi fakta, opini, sumber informasi, dan potensi bias yang terkandung di dalamnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dengan menggunakan panduan analisis yang diberikan, peserta didik membandingkan penyajian berita dari berbagai sumber tersebut. Mereka mencari perbedaan dalam pemilihan kata, sudut pandang, penekanan informasi, dan kelengkapan data. Mereka juga mengevaluasi kredibilitas sumber berita dan dampaknya terhadap objektivitas laporan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan perbandingan analisis mereka, menjelaskan mengapa satu berita mungkin lebih kredibel atau objektif daripada yang lain, dan bagaimana bias dapat memengaruhi persepsi pembaca. Guru memfasilitasi diskusi kritis dan memberikan penguatan tentang pentingnya literasi media. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merangkum strategi untuk mengevaluasi kredibilitas berita. Guru memberikan apresiasi atas kemampuan analisis kritis peserta didik. Guru memberikan pengantar untuk proyek penulisan berita di pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis struktur, kaidah kebahasaan, dan kredibilitas teks berita dari berbagai sumber.
Alat & bahan: Kertas, pulpen, gunting, lem, koran/majalah/hasil cetak berita daring, akses internet (opsional)
Langkah kerja:
- Pilihlah dua berita dengan topik serupa dari sumber yang berbeda (misalnya, satu dari media nasional dan satu dari media lokal/online).
- Baca kedua berita tersebut dengan saksama dan identifikasi unsur 5W+1H pada masing-masing berita.
- Analisis struktur teks berita (judul, teras, tubuh, ekor) dan kaidah kebahasaan yang digunakan (kata kerja mental, konjungsi, kalimat langsung/tidak langsung).
- Bandingkan penyajian fakta dan opini pada kedua berita. Tentukan mana yang lebih objektif dan berikan alasannya.
- Susun hasil analisis Anda dalam tabel perbandingan dan presentasikan di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja unsur-unsur penting yang harus ada dalam sebuah berita?
- Menurutmu, apa bedanya fakta dan opini dalam sebuah berita?
- Pernahkah kamu menemukan berita yang menurutmu tidak jujur atau menyesatkan? Mengapa?
- Dari mana biasanya kamu mendapatkan informasi berita?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan analisis, dan kontribusi dalam penyusunan draf berita.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek penulisan teks berita (struktur, kebahasaan, objektivitas) dan presentasi (kejelasan, kepercayaan diri, kemampuan menjawab pertanyaan).
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi karakteristik dan struktur teks berita dengan cermat. | Struktur dan karakteristik teks berita (5W+1H) | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis kaidah kebahasaan teks berita dan fungsinya. | Kaidah kebahasaan teks berita (kata kerja mental, konjungsi, kalimat langsung/tidak langsung) | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Mengevaluasi kredibilitas dan objektivitas sebuah teks berita serta membandingkan penyajian berita dari berbagai sumber. | Fakta, opini, bias, dan kredibilitas sumber berita | 2 JP | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| 4 | Menulis teks berita sederhana yang memenuhi kaidah jurnalistik dan etika pelaporan serta mempresentasikannya. | Penulisan berita yang objektif, etika jurnalistik, dan presentasi | 2 JP | Komunikasi, Kolaborasi |
Teks berita adalah salah satu genre tulisan yang paling sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui media cetak, elektronik, maupun daring. Namun, di balik kemudahan akses informasi, penting bagi kita untuk memahami bagaimana sebuah berita disusun, bagaimana cara kerjanya, dan bagaimana kita dapat menyaring informasi yang benar dan bertanggung jawab. Modul ini akan membimbing Anda untuk menjadi pembaca dan penulis berita yang cerdas.
1. Pengertian dan Fungsi Teks Berita
Teks berita adalah laporan atau informasi tentang suatu kejadian atau peristiwa yang bersifat faktual dan terkini. Fungsi utamanya adalah memberikan informasi kepada publik secara objektif, mendidik, dan kadang kala juga menghibur. Berita berperan penting dalam membentuk opini publik dan mengawasi jalannya pemerintahan serta kehidupan sosial. Oleh karena itu, akurasi dan objektivitas menjadi kunci utama dalam penyampaian berita.
2. Struktur Teks Berita
Teks berita umumnya memiliki struktur piramida terbalik, di mana informasi paling penting diletakkan di bagian awal. Struktur ini terdiri dari: 1) Judul, sebagai representasi singkat isi berita. 2) Teras berita (lead), paragraf pertama yang merangkum inti 5W+1H (Who, What, Where, When, Why, How). 3) Tubuh berita, berisi pengembangan detail dari teras berita. 4) Ekor berita, berisi informasi pendukung atau latar belakang yang kurang penting.
3. Ciri Kebahasaan Teks Berita
Kaidah kebahasaan dalam teks berita bertujuan untuk mendukung objektivitas dan kejelasan. Ciri-ciri tersebut meliputi: 1) Penggunaan kata kerja mental (misalnya, 'mengatakan', 'merasa', 'berpikir'). 2) Penggunaan konjungsi temporal (misalnya, 'kemudian', 'sejak', 'akhirnya'). 3) Penggunaan kalimat langsung dan tidak langsung untuk mengutip pernyataan narasumber. 4) Penggunaan bahasa baku dan lugas agar mudah dipahami semua kalangan.
4. Unsur 5W+1H dalam Berita
Setiap berita yang baik harus menjawab enam pertanyaan dasar yang dikenal sebagai 5W+1H: What (apa yang terjadi?), Who (siapa yang terlibat?), Where (di mana kejadiannya?), When (kapan kejadiannya?), Why (mengapa itu terjadi?), dan How (bagaimana peristiwa itu terjadi?). Kelengkapan unsur ini menjamin informasi yang disajikan utuh dan komprehensif, sehingga pembaca mendapatkan gambaran yang jelas tentang peristiwa tersebut.
5. Fakta dan Opini dalam Berita
Penting untuk membedakan fakta dan opini dalam berita. Fakta adalah pernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya dan bersifat objektif (contoh: 'Jumlah korban mencapai 10 orang'). Opini adalah pandangan atau penilaian pribadi yang bersifat subjektif (contoh: 'Situasi ini sangat memprihatinkan'). Berita yang baik harus didominasi fakta, meskipun opini narasumber dapat disajikan dalam bentuk kutipan langsung atau tidak langsung.
6. Kredibilitas dan Objektivitas Sumber Berita
Kredibilitas mengacu pada tingkat kepercayaan terhadap sumber berita, sedangkan objektivitas adalah penyajian informasi tanpa bias atau keberpihakan. Pembaca yang kritis perlu menilai kredibilitas sumber (apakah media tersebut terdaftar, memiliki rekam jejak yang baik?) dan objektivitas berita (apakah semua sisi cerita disajikan? Apakah ada agenda tersembunyi?). Membandingkan berita dari berbagai sumber dapat membantu mengidentifikasi bias.
7. Etika Jurnalistik dalam Penulisan Berita
Etika jurnalistik adalah pedoman moral bagi jurnalis dalam menjalankan tugasnya. Prinsip-prinsip utamanya meliputi: akurasi (menyajikan fakta yang benar), objektivitas (tidak memihak), keberimbangan (memberikan ruang bagi semua pihak terkait), tidak mencampuradukkan fakta dan opini, serta melindungi sumber berita rahasia. Memahami etika ini penting agar berita yang dihasilkan tidak menyesatkan dan bertanggung jawab.
8. Langkah-langkah Menulis Teks Berita
Menulis teks berita memerlukan beberapa tahapan: 1) Menentukan topik dan mengumpulkan data (wawancara, observasi, riset). 2) Mengidentifikasi unsur 5W+1H. 3) Menyusun kerangka berita dengan struktur piramida terbalik. 4) Menulis draf berita dengan memperhatikan kaidah kebahasaan dan objektivitas. 5) Menyunting dan memeriksa kembali akurasi fakta, ejaan, dan tata bahasa. 6) Mempublikasikan atau mempresentasikan berita.
Rangkuman: Genre teks berita adalah laporan faktual dan terkini yang memiliki struktur piramida terbalik (judul, teras, tubuh, ekor) dan kaidah kebahasaan khusus untuk mencapai objektivitas. Unsur 5W+1H menjadi inti informasi. Pembaca harus mampu membedakan fakta dan opini, serta mengevaluasi kredibilitas dan objektivitas sumber. Penulisan berita yang bertanggung jawab selalu berlandaskan etika jurnalistik untuk menyajikan informasi yang akurat dan berimbang.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Faktual | Berdasarkan fakta atau kenyataan. |
| Objektivitas | Sikap tidak memihak; menyajikan informasi apa adanya tanpa dipengaruhi perasaan atau pandangan pribadi. |
| Kredibilitas | Tingkat kepercayaan terhadap suatu sumber informasi atau berita. |
| Teras Berita (Lead) | Paragraf pertama dalam berita yang merangkum inti informasi 5W+1H. |
| Kaidah Kebahasaan | Aturan atau ciri khas penggunaan bahasa dalam jenis teks tertentu. |
| Etika Jurnalistik | Pedoman moral yang mengatur perilaku wartawan dalam menjalankan profesinya. |
| Bias | Kecenderungan untuk mendukung atau menentang sesuatu secara tidak adil atau tidak seimbang. |
| Konjungsi Temporal | Kata penghubung yang menyatakan hubungan waktu (misalnya, kemudian, setelah itu). |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Dibalik genre teks berita" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Dibalik genre teks berita yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 7 siap unduh
Mengenalkan Produk Pangan Lokal IndonesiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenyajikan Berita Inovasi yang MenghiburBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenggali Nilai Sejarah Bangsa melalui Cerita PendekBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenulis Puisi Bertema Kesempatan untuk SemuaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengenal Indonesia melalui Pertunjukan DramaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBerperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya IlmiahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengembangkan Teks DeskripsiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap6 materi · siap dibuatkan
Mengapresiasi ProsaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengonstruksi Teks EksplanasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengembangkan Apresiasi PuisiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengevaluasi Teks BeritaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengembangkan Teks ProsedurBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengapresiasi DramaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Dibalik penyajian Teks beritaBahasa Indonesia Kelas XI SMATeks BeritaBahasa Indonesia Kelas XI SMABeritaBahasa Indonesia Kelas XI SMATeks ArgumentasiBahasa Indonesia Kelas XI SMALihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Dibalik genre teks berita pada Bahasa Indonesia SMA, Fase F, elemen Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis.
Modul Dibalik genre teks berita ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Dibalik genre teks berita untuk Bahasa Indonesia kelas XI.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Dibalik genre teks berita ini gratis?
Ya. Modul Dibalik genre teks berita untuk kelas XI SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Dibalik genre teks berita ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Dibalik genre teks berita ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Dibalik genre teks berita dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Dibalik genre teks berita ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase F untuk kelas XI SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Dibalik genre teks berita tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Dibalik genre teks berita untuk Bahasa Indonesia kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Dibalik genre teks berita ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas XI SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Dibalik genre teks berita beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Dibalik genre teks berita yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.