Modul Ajar SMA

Modul Ajar Bahasa Indonesia SMA

34 modul ajar Bahasa Indonesia SMA untuk kelas X, XI, dan XII — mulai Hikayat, Mengungkap Fakta Alam secara Objektif, dan Teks Anekdot. Word + PDF ber-kop.

34 modul siap pakaiFase E, FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 24 materi Bahasa Indonesia SMA & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Mengungkap Fakta Alam secara Objektif, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Mengungkap Fakta Alam secara Objektif selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Bahasa Indonesia SMA ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Indonesia SMA
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Mengungkap Fakta Alam secara Objektif
Bahasa Indonesia · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Mengungkap Fakta Alam secara Objektif
Bahasa Indonesia · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasE / X
Materi PokokMengungkap Fakta Alam secara Objektif
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang cara mengamati objek dan menyusun kalimat sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  3. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menulis berbagai jenis teks untuk menyampaikan gagasan, pikiran, dan perasaannya secara logis, kritis, dan kreatif, serta mampu menyajikan informasi faktual secara objektif dalam bentuk laporan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualContoh nyata materi ini adalah teks laporan hasil observasi tentang ekosistem hutan mangrove di pesisir pantai.
KonseptualKonsep intinya adalah laporan hasil observasi merupakan teks yang menyajikan informasi secara objektif berdasarkan pengamatan sistematis.
ProseduralCara yang dipelajari meliputi langkah-langkah mengidentifikasi, menganalisis, dan menulis teks laporan hasil observasi yang runtut.
MetakognitifKesadaran belajar yang ditumbuhkan adalah pentingnya objektivitas dan akurasi data dalam menyajikan informasi faktual tentang alam.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kegiatan membaca teks laporan hasil observasi, peserta didik dapat mengidentifikasi informasi faktual dan opini dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis kaidah kebahasaan, peserta didik dapat menjelaskan ciri-ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi secara runtut.
  3. Setelah melakukan observasi sederhana, peserta didik dapat merumuskan kerangka laporan hasil observasi dengan lengkap.
  4. Melalui penulisan draf, peserta didik dapat menulis teks laporan hasil observasi yang objektif dan sesuai struktur dengan mandiri.
  5. Dengan menyajikan laporan dalam bentuk buku tempel, peserta didik dapat mempresentasikan hasil observasi dengan percaya diri dan komunikatif.
Halaman 2 · Mengungkap Fakta Alam secara Objektif — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Mengungkap fakta alam secara objektif membantu peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan mengomunikasikan informasi yang akurat, penting untuk pengambilan keputusan yang berbasis data dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa memastikan informasi yang kita sampaikan tentang alam itu benar-benar objektif dan tidak dipengaruhi oleh pandangan pribadi?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBiologi: Mengamati dan mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup atau ekosistem secara objektif.
Geografi: Menggambarkan kondisi geografis suatu wilayah berdasarkan data observasi lapangan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendorong peserta didik untuk melakukan observasi sederhana di lingkungan rumah dan mendiskusikan hasil pengamatan mereka.
Lingkungan PembelajaranLingkungan sekolah seperti taman atau kebun dapat menjadi objek observasi langsung, serta perpustakaan sekolah sebagai sumber referensi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat menggunakan aplikasi catatan digital untuk merekam observasi, serta mesin pencari untuk memverifikasi data faktual dan mencari referensi tambahan.
Halaman 3 · Mengungkap Fakta Alam secara Objektif — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui kegiatan membaca teks laporan hasil observasi, peserta didik dapat mengidentifikasi informasi faktual dan opini dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru menayangkan gambar atau video singkat tentang fenomena alam (misalnya, letusan gunung berapi atau siklus air) dan bertanya 'Apa yang kalian amati dari gambar/video ini? Bagaimana cara kita melaporkan apa yang kita lihat agar tidak ada salah tafsir?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi informasi faktual dan opini dalam teks laporan hasil observasi serta menjelaskan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa memastikan informasi yang kita sampaikan tentang alam itu benar-benar objektif dan tidak dipengaruhi oleh pandangan pribadi?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah teks laporan hasil observasi singkat tentang 'Peran Lebah dalam Ekosistem' dan sebuah teks opini tentang 'Keseruan Berwisata di Hutan'. Guru bertanya, 'Apa perbedaan mendasar dari kedua teks ini? Bagaimana kita bisa tahu mana yang fakta dan mana yang sekadar pendapat?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan LKPD untuk menganalisis kedua teks tersebut, fokus pada ciri-ciri informasi faktual dan opini.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mencari kalimat-kalimat yang mengandung fakta dan opini, serta mengidentifikasi perbedaan karakteristiknya. Guru berkeliling membimbing diskusi dan memberikan klarifikasi jika ada kesulitan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan hasil identifikasi mereka untuk dipresentasikan di depan kelas, menunjukkan contoh kalimat faktual dan opini dari teks yang diberikan.
  2. Peserta didik secara individu mengisi tabel perbandingan yang ada di LKPD, mencatat temuan dari diskusi kelompok dan presentasi.
  3. Guru memberikan sebuah teks laporan hasil observasi baru (misalnya tentang 'Manfaat Pohon Mangrove') dan meminta peserta didik secara individu menandai kalimat-kalimat yang merupakan fakta.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka tentang fakta dan opini. Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil identifikasi peserta didik, mengoreksi jika ada miskonsepsi.
  3. Guru menegaskan kembali perbedaan antara fakta dan opini serta pentingnya objektivitas dalam laporan hasil observasi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi pembelajaran hari ini tentang identifikasi fakta dan opini dalam teks laporan hasil observasi.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menanyakan 'Apa hal baru yang kalian pelajari hari ini dan bagaimana ini bisa membantu kalian dalam kehidupan sehari-hari?'.
  3. Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Mengungkap Fakta Alam secara Objektif — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah melakukan observasi sederhana, peserta didik dapat merumuskan kerangka laporan hasil observasi dengan lengkap.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang fakta dan opini, kemudian menanyakan 'Mengapa penting bagi kita untuk menyampaikan fakta secara objektif dalam sebuah laporan?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu merumuskan kerangka laporan hasil observasi dan menjelaskan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa memastikan informasi yang kita sampaikan tentang alam itu benar-benar objektif dan tidak dipengaruhi oleh pandangan pribadi?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa contoh kerangka laporan hasil observasi dari berbagai topik (misalnya, tentang hewan peliharaan, tumbuhan di sekolah, atau kondisi lingkungan sekitar). Guru bertanya, 'Apa saja komponen yang selalu ada dalam kerangka laporan ini? Mengapa urutan komponen itu penting?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi kembali ke dalam kelompok kecil yang sama dan diberikan LKPD yang berisi panduan observasi sederhana di lingkungan sekolah (misalnya, mengamati jenis-jenis tumbuhan atau aktivitas serangga di taman sekolah).
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok melakukan observasi singkat (sekitar 15 menit) terhadap objek yang telah ditentukan di lingkungan sekolah. Peserta didik mencatat semua fakta yang mereka amati secara detail.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setelah observasi, peserta didik kembali ke kelompok masing-masing untuk menyusun kerangka laporan hasil observasi berdasarkan data yang telah mereka kumpulkan. Kerangka harus mencakup bagian definisi umum, deskripsi bagian, dan deskripsi manfaat.
  2. Peserta didik berdiskusi untuk menentukan poin-poin penting yang akan dimasukkan ke dalam setiap bagian kerangka laporan.
  3. Setiap kelompok menuliskan kerangka laporan mereka di kertas plano atau papan tulis.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan kerangka laporan hasil observasi mereka. Kelompok lain memberikan masukan atau pertanyaan tentang kelengkapan dan objektivitas kerangka.
  2. Guru memberikan umpan balik terhadap kerangka laporan yang telah dibuat, memastikan semua komponen penting telah tercakup dan data yang dicantumkan relevan dengan observasi.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya kerangka yang sistematis sebagai dasar penulisan laporan yang baik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan langkah-langkah penyusunan kerangka laporan hasil observasi dan pentingnya observasi yang cermat.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja sama dan hasil observasi peserta didik, lalu menanyakan 'Bagaimana pengalaman menyusun kerangka laporan ini membantu kalian memahami proses penulisan laporan yang objektif?'.
  3. Guru memberikan tugas untuk mengembangkan kerangka menjadi laporan lengkap di rumah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Mengungkap Fakta Alam secara Objektif — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAnalisis Fakta dan OpiniNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi informasi faktual dan opini dalam teks laporan hasil observasi.

Alat & bahan: Teks laporan hasil observasi, teks opini, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1233Mendatar3. Berdasarkan keadaan yangsebenarnya, tanpa dipengaruhipandangan pribadi.Menurun1. Berdasarkan fakta ataukenyataan yang dapatdibuktikan.2. Pandangan atau pendapatpribadi yang belum tentubenar.3. Pengamatan sistematis terhadapsuatu objek atau fenomena.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Baca dengan cermat Teks 1 (Laporan Hasil Observasi) dan Teks 2 (Opini).
  3. Identifikasi kalimat-kalimat yang mengandung informasi faktual pada Teks 1 dan tuliskan di kolom 'Fakta' pada Tabel 1.
  4. Identifikasi kalimat-kalimat yang mengandung opini pada Teks 2 dan tuliskan di kolom 'Opini' pada Tabel 1.
  5. Diskusikan perbedaan karakteristik antara kalimat fakta dan opini dengan teman kelompok.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Mengungkap Fakta Alam secara Objektif — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang dimaksud dengan fakta?
  2. Apa yang dimaksud dengan opini?
  3. Berikan satu contoh kalimat fakta!
  4. Berikan satu contoh kalimat opini!

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat diskusi dan penyusunan kerangka laporan.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil penulisan laporan hasil observasi berdasarkan rubrik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Mengungkap Fakta Alam secara Objektif — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi informasi faktual dan opini dalam teks laporan hasil observasi.Membandingkan informasi yang akurat dalam laporan hasil observasi.2 JPPenalaran Kritis
2Menjelaskan kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi.Menggunakan kaidah kebahasaan dalam laporan hasil observasi.2 JPKomunikasi
3Merumuskan kerangka laporan hasil observasi.Menulis laporan hasil observasi yang objektif.2 JPKreativitas
4Menyajikan laporan hasil observasi dalam bentuk buku tempel dan mempresentasikannya.Menulis dan mempresentasikan laporan hasil observasi.2 JPKomunikasi, Kreativitas
Halaman 8 · Mengungkap Fakta Alam secara Objektif — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Teks laporan hasil observasi adalah jenis teks yang berisi informasi umum tentang suatu objek, peristiwa, atau fenomena alam atau sosial, berdasarkan hasil pengamatan secara objektif. Teks ini bertujuan memberikan informasi yang akurat dan faktual kepada pembaca, jauh dari opini atau pandangan subjektif penulis. Kemampuan menulis laporan observasi sangat penting untuk mengembangkan objektivitas dan penalaran kritis.

1. Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi
Teks laporan hasil observasi (LHO) adalah teks yang berfungsi untuk memberikan informasi tentang suatu objek atau fenomena alam berdasarkan pengamatan sistematis. LHO bersifat faktual, objektif, dan informatif. Objek yang diamati bisa berupa benda, tumbuhan, hewan, lingkungan, atau peristiwa. Teks ini tidak memuat opini atau pandangan pribadi penulis, melainkan data dan fakta yang dapat diverifikasi. Struktur LHO umumnya terdiri dari definisi umum, deskripsi bagian, dan deskripsi manfaat.

2. Membedakan Fakta dan Opini
Dalam menyusun LHO, penting untuk membedakan fakta dan opini. Fakta adalah pernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya, didukung data atau bukti konkret, dan bersifat objektif (contoh: 'Kucing memiliki empat kaki'). Opini adalah pandangan, pendapat, atau penilaian pribadi yang belum tentu benar dan bersifat subjektif (contoh: 'Kucing adalah hewan peliharaan terbaik'). LHO harus didominasi oleh fakta untuk menjaga objektivitasnya. Menganalisis sumber informasi dengan kritis adalah kunci untuk memisahkan fakta dari opini.

3. Kaidah Kebahasaan LHO
Teks LHO memiliki ciri kebahasaan khusus. Pertama, menggunakan kata benda umum (misalnya 'hewan', 'tumbuhan') dan frasa nomina (misalnya 'mamalia laut'). Kedua, banyak menggunakan verba relasional (kata kerja penghubung seperti 'adalah', 'merupakan') dan verba aktif (kata kerja yang menunjukkan tindakan). Ketiga, menggunakan konjungsi atau kata penghubung untuk menjelaskan dan mengklasifikasikan. Keempat, menggunakan istilah teknis atau ilmiah yang berkaitan dengan objek observasi. Kelima, bersifat deskriptif dan informatif, menghindari penggunaan kata-kata yang menimbulkan ambiguitas atau interpretasi ganda.

4. Langkah Menulis LHO Objektif
Menulis LHO yang objektif memerlukan langkah-langkah sistematis. Pertama, tentukan objek observasi yang spesifik. Kedua, lakukan observasi secara cermat, catat semua data dan informasi faktual yang ditemukan. Gunakan indra dan alat bantu jika perlu. Ketiga, susun kerangka laporan yang meliputi definisi umum (gambaran umum objek), deskripsi bagian (rincian bagian-bagian objek), dan deskripsi manfaat (fungsi atau kegunaan objek). Keempat, kembangkan kerangka menjadi paragraf-paragraf yang koheren dengan bahasa yang lugas dan sesuai kaidah kebahasaan LHO. Pastikan tidak ada opini pribadi yang terselip.

5. Penyajian dan Presentasi LHO
Setelah selesai ditulis, LHO dapat disajikan dalam berbagai bentuk, salah satunya buku tempel atau poster digital. Penyajian ini bertujuan agar informasi lebih menarik dan mudah dipahami. Saat mempresentasikan LHO, sampaikan hasil observasi secara jelas, runtut, dan percaya diri. Gunakan bahasa yang baku dan lugas. Jawab pertanyaan dari audiens dengan data dan fakta yang telah dikumpulkan. Presentasi yang efektif tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga meyakinkan audiens tentang kebenaran data yang disajikan.

Rangkuman: Teks laporan hasil observasi adalah teks informatif yang menyajikan fakta objektif dari pengamatan. Penting untuk membedakan fakta dari opini agar laporan akurat. LHO memiliki kaidah kebahasaan khusus seperti penggunaan kata benda umum dan verba relasional. Proses penulisannya meliputi observasi, penyusunan kerangka, dan pengembangan menjadi teks utuh. Laporan dapat disajikan dalam bentuk menarik dan dipresentasikan secara percaya diri untuk mengomunikasikan informasi faktual.

Halaman 9 · Mengungkap Fakta Alam secara Objektif — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
ObservasiPengamatan sistematis terhadap suatu objek atau fenomena.
FaktualBerdasarkan fakta atau kenyataan yang dapat dibuktikan.
ObjektifBerdasarkan keadaan yang sebenarnya, tanpa dipengaruhi pandangan pribadi.
OpiniPandangan atau pendapat pribadi yang belum tentu benar.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Mengungkap Fakta Alam secara Objektif — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Mengungkap Fakta Alam secara Objektif" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Mengungkap Fakta Alam secara Objektif — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Kelas X Fase E1 dari 6 siap unduh

6 materi Bahasa Indonesia kelas X SMA, urut mengajar dari Mengungkap Fakta Alam secara Objektif hingga Berkarya dan Berekspresi melalui Puisi · semester 1: 3, semester 2: 3.

Lihat semuanya →Mengungkap Fakta Alam secara ObjektifModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengungkapkan Kritik Lewat HumorSem 1Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas ZamanSem 1Belajar Menjadi Negosiator UlungSem 2Memetik Keteladanan dari Biografi Tokoh InspiratifSem 2Berkarya dan Berekspresi melalui PuisiSem 2

Kelas XI Fase F1 dari 13 siap unduh

13 materi Bahasa Indonesia kelas XI SMA, urut mengajar dari Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia hingga Mengapresiasi Drama · semester 1: 7, semester 2: 6.

Lihat semuanya →Mengenalkan Produk Pangan Lokal IndonesiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenyajikan Berita Inovasi yang MenghiburSem 1Menggali Nilai Sejarah Bangsa melalui Cerita PendekSem 1Menulis Puisi Bertema Kesempatan untuk SemuaSem 2Mengenal Indonesia melalui Pertunjukan DramaSem 2Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya IlmiahSem 2Mengembangkan Teks DeskripsiSem 1Mengapresiasi ProsaSem 1Mengonstruksi Teks EksplanasiSem 1Mengembangkan Apresiasi PuisiSem 1Mengevaluasi Teks BeritaSem 2Mengembangkan Teks ProsedurSem 2Mengapresiasi DramaSem 2

Kelas XII Fase F2 dari 5 siap unduh

5 materi Bahasa Indonesia kelas XII SMA, urut mengajar dari Mengomunikasikan Informasi Penting tentang Pendidikan dan/atau Pekerjaan hingga Mengungkapkan Kekaguman tentang Kearifan Lokal · semester 1: 3, semester 2: 2.

Lihat semuanya →Mengomunikasikan Informasi Penting tentang Pendidikan dan/atau PekerjaanSem 1Meningkatkan Produktivitas melalui Gaya Hidup Sehat, Aktif, dan SeimbangSem 1Menciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan NyamanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenerapkan Kecerdasan Artifisial dalam Kehidupan ModernModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengungkapkan Kekaguman tentang Kearifan LokalSem 2
Peta materi Bahasa Indonesia SMA — 24 materi, kelas X sampai XII, modul ajar siap unduh
Contoh sampul modul ajar Bahasa Indonesia SMA — Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

Materi lain yang tersedia30 modul

HikayatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks AnekdotModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks EksposisiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks Laporan Hasil ObservasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks Negosiasi, Elemen MenulisModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks NegosiasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTentang HikayatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopArgumentasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBeritaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDibalik genre teks beritaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDibalik penyajian Teks beritaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDramaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKarya IlmiahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopProposalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopResensiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks ArgumentasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks BeritaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks EksplanasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopVlogModul siap unduh · Word + PDF ber-kopArtikel OpiniModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBeritapModul siap unduh · Word + PDF ber-kopInfografis tokohModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKritik dan EsaiModul siap unduh · Word + PDF ber-kop“Mengevaluasi Gagasan dan Pandangan dalam Teks Editorial”Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopNovelModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPoster persuasifModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSurat Lamaran PekerjaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks Cerita SejarahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks EditorialModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks ProsedurModul siap unduh · Word + PDF ber-kop

Modul Ajar Bahasa Indonesia di SMA

Peta di halaman ini memuat 24 materi Bahasa Indonesia kelas X sampai XII di SMA, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase E, dan F, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk sekolah di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mengikuti Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan Standar Proses (Permendikdasmen 1/2026), dengan 8 Dimensi Profil Lulusan.

Di sekolah, Bahasa Indonesia juga dipanggil bindo dan b indonesia — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Indonesia SMA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Indonesia SMA mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Indonesia SMA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa Indonesia bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XPeta Konsep
Mengungkap Fakta Alam secara ObjektifMengenal Teks Laporan Hasil ObservasiMembedakan Fakta dan OpiniKaidah Kebahasaan LHOLangkah Menulis LHO ObjektifPenyajian dan Presentasi LHO
Dari sub-bab Mengungkap Fakta Alam secara ObjektifLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKomunikasiKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Mengungkap Fakta Alam secara Objektif1Mengungkapkan Kritik Lewat Humor1Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman2Belajar Menjadi Negosiator Ulung2Memetik Keteladanan dari Biografi Tokoh Inspiratif…+1 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDMengungkap Fakta Alam secara ObjektifMengungkapkan Kritik Lewat HumorMenyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Indonesia SMA

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Fase apa saja yang tercakup di Bahasa Indonesia SMA?

Fase E, dan F — kelas X sampai XII. Fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta materi halaman ini.

Apa saja materi Bahasa Indonesia SMA?

24 materi, urut mengajar dari Mengungkap Fakta Alam secara Objektif hingga Mengungkapkan Kekaguman tentang Kearifan Lokal. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Indonesia?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Bahasa Indonesia sering disebut apa lagi?

Nama resminya Bahasa Indonesia, tetapi di sekolah ia juga dipanggil bindo, b indonesia. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.