Modul Ajar SMA

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA

13 modul ajar Bahasa Indonesia kelas XI SMA (Fase F) siap unduh — Argumentasi, Berita, dan Dibalik genre teks berita. RPM deep learning, Word + PDF ber-kop.

13 modul siap pakaiFase FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 13 materi kelas XI & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas XI ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Indonesia Kelas XI SMA
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia
Bahasa Indonesia · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia
Bahasa Indonesia · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasF / XI
Materi PokokMengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia
Alokasi Waktu2 Pertemuan (8 JP: 4 JP × 45 menit = 180 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang produk pangan lokal Indonesia dan mampu mengidentifikasi informasi dari teks sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran
Elemen / DomainMenulis dan Mempresentasikan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menulis teks argumentasi dan teks persuasi berupa poster untuk menyampaikan gagasan terkait produk pangan lokal Indonesia dengan struktur yang logis dan bahasa yang efektif, serta mempresentasikannya secara komunikatif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualAda berbagai jenis produk pangan lokal Indonesia seperti tempe, keripik singkong, dan rendang yang memiliki keunikan rasa dan nilai gizi.
KonseptualTeks argumentasi bertujuan meyakinkan pembaca dengan bukti dan alasan, sedangkan poster persuasi bertujuan mengajak melalui kombinasi teks dan visual.
ProseduralPeserta didik akan belajar menyusun argumen yang kuat dan merancang poster persuasif dengan tahapan yang sistematis.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya kemampuan berpikir kritis dan persuasif dalam mempromosikan kearifan lokal melalui produk pangan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kegiatan membaca kritis, peserta didik dapat mengidentifikasi ide pokok dan ide-ide pendukung dalam teks argumentasi tentang produk pangan lokal dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis contoh teks, peserta didik dapat membedakan kalimat fakta dan kalimat opini dalam teks argumentasi tentang produk pangan lokal secara akurat.
  3. Melalui bimbingan guru dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menulis teks argumentasi singkat tentang keunggulan produk pangan lokal dengan struktur yang runtut.
  4. Dengan mengamati berbagai contoh poster, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri poster persuasi yang efektif untuk promosi produk pangan lokal.
  5. Melalui perencanaan dan kerja kelompok, peserta didik dapat merancang poster persuasi digital tentang produk pangan lokal dengan desain yang menarik dan pesan yang jelas.
  6. Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat mempresentasikan poster persuasi digital mereka tentang produk pangan lokal secara komunikatif dan percaya diri di depan kelas.
Halaman 2 · Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Mengenalkan produk pangan lokal Indonesia bukan hanya tentang memperkenalkan makanan, tetapi juga tentang melestarikan budaya, mendukung ekonomi lokal, dan membangun ketahanan pangan melalui komunikasi yang efektif.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa meyakinkan orang lain untuk lebih mencintai dan mengonsumsi produk pangan lokal Indonesia yang kaya dan beragam?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuEkonomi: Mempelajari nilai ekonomis dan potensi pasar produk pangan lokal.
Seni Budaya: Mengembangkan kreativitas dalam desain visual dan estetika poster promosi.
Ilmu Pengetahuan Alam (Biologi/Kimia): Memahami kandungan gizi dan proses pengolahan produk pangan lokal.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berpartisipasi dengan menceritakan produk pangan lokal favorit keluarga atau membantu peserta didik mencari informasi terkait.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses internet yang stabil untuk mendukung penggunaan aplikasi desain digital.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan platform desain grafis online seperti Canva atau aplikasi serupa untuk merancang poster persuasi digital mereka.
Halaman 3 · Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui kegiatan membaca kritis, peserta didik dapat mengidentifikasi ide pokok dan ide-ide pendukung dalam teks argumentasi tentang produk pangan lokal dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan video singkat tentang keanekaragaman produk pangan lokal Indonesia, lalu bertanya: 'Apa saja produk pangan lokal yang kalian kenal? Mengapa penting bagi kita untuk mengenalnya?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ide pokok dan pendukung dalam teks argumentasi, serta memperkenalkan proyek membuat poster persuasi digital tentang produk pangan lokal yang akan dikerjakan dalam dua pertemuan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru mengajukan pertanyaan 'Bagaimana kita bisa membuat orang tertarik pada produk pangan lokal melalui sebuah poster?' dan memfasilitasi diskusi singkat untuk memancing ide.
  2. Guru membagikan teks argumentasi berjudul 'Potensi Tempe sebagai Superfood Indonesia' kepada setiap peserta didik.
  3. Guru membimbing peserta didik untuk membaca teks secara kritis, menandai kalimat-kalimat yang dianggap penting.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil yang beranggotakan 4-5 orang.
  2. Setiap kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi ide pokok dan ide-ide pendukung dari teks argumentasi 'Potensi Tempe sebagai Superfood Indonesia' yang telah dibaca.
  3. Peserta didik diminta mencatat hasil diskusi mereka pada LKPD dengan tabel identifikasi ide pokok dan pendukung.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ide pokok dan ide pendukung mereka di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan terhadap presentasi yang ditampilkan.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep ide pokok dan ide pendukung serta memberikan contoh penulisan yang efektif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama tentang pentingnya ide pokok dan ide pendukung dalam teks argumentasi.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik menulis satu hal baru yang mereka pelajari hari ini dan satu hal yang membuat mereka bersemangat untuk proyek poster nanti. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik.
  3. Tindak lanjut: Guru menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya yaitu membedakan fakta dan opini serta mulai merancang poster. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan mengamati berbagai contoh poster, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri poster persuasi yang efektif untuk promosi produk pangan lokal.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menampilkan beberapa gambar poster promosi produk pangan lokal dan bertanya: 'Menurut kalian, apa yang membuat poster ini menarik? Pesan apa yang ingin disampaikan?'
  3. Guru mengingatkan kembali tujuan proyek membuat poster persuasi digital dan tujuan pembelajaran hari ini yaitu merancang dan mempresentasikan poster.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Guru memfasilitasi diskusi kelompok untuk menyusun rencana kerja proyek poster persuasi digital, termasuk penentuan tema produk pangan lokal yang akan dipromosikan, target audiens, pesan kunci, dan elemen visual yang akan digunakan.
  2. Guru memberikan contoh-contoh poster persuasi digital yang efektif dan tidak efektif, kemudian peserta didik secara berkelompok mengidentifikasi ciri-ciri poster yang baik (desain, bahasa, pesan).
  3. Guru menjelaskan aplikasi atau perangkat lunak desain grafis sederhana yang dapat digunakan untuk membuat poster digital (misalnya Canva atau aplikasi serupa).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Menyusun jadwal: Setiap kelompok membuat jadwal pengerjaan proyek poster mereka, termasuk pembagian tugas dan tenggat waktu untuk setiap tahapan.
  2. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai merancang poster persuasi digital mereka secara berkelompok, memanfaatkan aplikasi desain yang telah ditentukan.
  3. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memberikan umpan balik, dan memastikan proyek berjalan sesuai rencana. Guru juga mendorong peserta didik untuk berkreasi dan memanfaatkan sumber daya digital secara optimal.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok mempresentasikan poster persuasi digital yang telah mereka buat di depan kelas, menjelaskan konsep, pesan, dan desain yang digunakan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik dan guru secara bersama-sama memberikan umpan balik konstruktif terhadap poster yang dipresentasikan, berfokus pada efektivitas persuasi dan aspek komunikasi visual.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya presentasi yang menarik dan meyakinkan dalam mempromosikan produk.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama tentang pentingnya pesan yang jelas dan desain yang menarik dalam poster persuasi untuk mengenalkan produk pangan lokal.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik menuliskan pelajaran berharga yang mereka dapatkan dari proses pembuatan dan presentasi poster. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan kerja keras semua kelompok.
  3. Tindak lanjut: Guru mendorong peserta didik untuk terus mempromosikan produk pangan lokal dalam kehidupan sehari-hari. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ide pokok dan ide-ide pendukung dalam teks argumentasi serta merancang elemen poster persuasi.

Alat & bahan: Teks argumentasi 'Potensi Tempe sebagai Superfood Indonesia', alat tulis, kertas HVS

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 tentang produk pangan lokal Indonesia yang disajikan oleh guru.
  2. Baca teks argumentasi 'Potensi Tempe sebagai Superfood Indonesia' dengan saksama.
  3. Identifikasi ide pokok dan minimal 3 ide pendukung dari teks tersebut, lalu tuliskan pada tabel di bawah.
  4. Diskusikan dalam kelompok, tentukan satu produk pangan lokal yang ingin kalian promosikan, dan tuliskan 3 alasan mengapa produk tersebut layak dipromosikan.
  5. Rancang sketsa awal poster persuasi kalian pada bagian kosong di bawah, termasuk judul, gambar utama, dan kalimat ajakan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan 3 produk pangan lokal yang kamu ketahui!
  2. Menurutmu, apa manfaat mengonsumsi produk pangan lokal?
  3. Apakah kamu pernah melihat poster promosi makanan? Apa saja yang ada di dalamnya?
  4. Apa bedanya pendapat dan fakta?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan progres pengerjaan proyek poster.

Sumatif (akhir): Penilaian poster persuasi digital dan presentasi kelompok berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ide pokok dan ide-ide pendukung dalam teks argumentasi.Membaca kritis teks argumentasi tentang produk pangan lokal.4 JPPenalaran Kritis
2Membedakan kalimat fakta dan opini dalam teks argumentasi.Menganalisis teks untuk menemukan fakta dan opini.4 JPPenalaran Kritis
3Menulis teks argumentasi singkat dan merancang poster persuasi digital.Menyusun argumen dan mendesain poster promosi.8 JPKreativitas, Komunikasi
4Mempresentasikan poster persuasi digital secara komunikatif.Presentasi proyek poster di depan kelas.4 JPKomunikasi
Halaman 8 · Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Indonesia kaya akan produk pangan lokal yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai gizi tinggi dan potensi ekonomi besar. Namun, seringkali produk-produk ini kurang dikenal atau kalah bersaing dengan produk impor. Modul ini akan membimbing Anda untuk belajar mengenalkan dan mempromosikan produk pangan lokal melalui teks argumentasi dan poster persuasi yang efektif.

1. Membaca Kritis Teks Argumentasi
Membaca kritis adalah kemampuan untuk menganalisis dan mengevaluasi informasi dalam sebuah teks, bukan hanya sekadar memahami isinya. Dalam konteks teks argumentasi, membaca kritis berarti mampu mengidentifikasi klaim penulis, bukti yang disajikan, dan penalaran yang digunakan untuk mendukung argumennya. Hal ini penting agar kita tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak berdasar dan dapat membentuk pandangan yang objektif terhadap suatu isu, termasuk tentang produk pangan lokal.

2. Ide Pokok dan Ide Pendukung
Ide pokok adalah gagasan utama atau inti pembahasan dalam sebuah paragraf atau teks. Sementara itu, ide-ide pendukung adalah kalimat-kalimat atau gagasan-gagasan yang menjelaskan, memperkuat, atau mengembangkan ide pokok tersebut. Dalam teks argumentasi, ide pokok biasanya berisi klaim atau pernyataan utama yang ingin disampaikan, sedangkan ide pendukung berupa data, fakta, contoh, atau penjelasan yang mendukung klaim tersebut. Kemampuan mengidentifikasi keduanya sangat penting untuk memahami struktur dan kekuatan argumen.

3. Kalimat Fakta dan Kalimat Opini
Kalimat fakta adalah pernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya berdasarkan data, bukti, atau kejadian nyata, dan bersifat objektif. Contoh: 'Tempe mengandung protein nabati yang tinggi.' Sebaliknya, kalimat opini adalah pernyataan yang berisi pandangan, perasaan, atau penilaian pribadi seseorang, dan bersifat subjektif. Contoh: 'Tempe adalah makanan paling enak di dunia.' Dalam teks argumentasi, fakta digunakan untuk memperkuat argumen, sedangkan opini bisa menjadi bagian dari argumen yang perlu didukung fakta.

4. Teks Argumentasi dan Poster Persuasi
Teks argumentasi adalah jenis teks yang bertujuan untuk meyakinkan pembaca agar menerima suatu pandangan atau pendapat dengan menyajikan alasan, bukti, dan data yang kuat. Struktur umumnya meliputi isu, argumen, dan kesimpulan. Sementara itu, poster persuasi adalah media visual yang menggabungkan teks dan gambar untuk mengajak atau mempengaruhi pembaca agar melakukan sesuatu, seperti membeli produk atau mengubah perilaku. Poster persuasi harus menarik, ringkas, dan memiliki pesan yang jelas.

5. Merancang Poster Promosi Pangan Lokal
Dalam merancang poster promosi produk pangan lokal, ada beberapa elemen penting yang perlu diperhatikan. Pertama, judul yang menarik dan mudah diingat. Kedua, gambar atau ilustrasi produk yang menggugah selera dan berkualitas tinggi. Ketiga, kalimat ajakan atau slogan yang singkat, padat, dan persuasif. Keempat, informasi penting seperti manfaat produk atau cara mendapatkannya. Desain keseluruhan harus harmonis, menggunakan warna yang sesuai, dan tata letak yang mudah dibaca agar pesan tersampaikan secara efektif kepada target audiens.

Rangkuman: Mengenalkan produk pangan lokal Indonesia memerlukan pemahaman tentang teks argumentasi untuk menyajikan fakta dan opini secara meyakinkan, serta kemampuan merancang poster persuasi dengan desain dan pesan yang kuat. Ide pokok dan pendukung membentuk struktur argumen, sementara fakta dan opini adalah elemen penting dalam teks. Dengan kemampuan ini, kita dapat mempromosikan kekayaan pangan lokal secara efektif kepada masyarakat luas.

Halaman 9 · Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
ArgumentasiProses penalaran untuk meyakinkan orang lain.
PersuasiUpaya mempengaruhi orang lain agar percaya atau melakukan sesuatu.
Ide PokokGagasan utama dalam sebuah paragraf atau teks.
FaktaPernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Bahasa Indonesia Kelas XI SMA — Fase F

Kelas XI — ditulis juga kelas 11 — di SMA berada di Fase F, dan 13 materi Bahasa Indonesia setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Bahasa Indonesia juga dipanggil bindo dan b indonesia — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Indonesia kelas XI (kelas 11) SMA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XI (kelas 11) SMA mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Indonesia kelas XI (kelas 11) SMA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa Indonesia bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIPeta Konsep
Mengenalkan Produk Pangan Lokal IndonesiaMembaca Kritis Teks ArgumentasiIde Pokok dan Ide PendukungKalimat Fakta dan Kalimat OpiniTeks Argumentasi dan Poster PersuasiMerancang Poster Promosi Pangan Lokal
Dari sub-bab Mengenalkan Produk Pangan Lokal IndonesiaLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia1Menyajikan Berita Inovasi yang Menghibur1Menggali Nilai Sejarah Bangsa melalui Cerita Pendek1Menulis Puisi Bertema Kesempatan untuk Semua1Mengenal Indonesia melalui Pertunjukan Drama…+8 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDMengenalkan Produk Pangan Lokal IndonesiaMenyajikan Berita Inovasi yang MenghiburMenggali Nilai Sejarah Bangsa melalui Cerita PendekMenulis Puisi Bertema Kesempatan untuk Semua
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas XI (kelas 11) SMA masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase F. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Bahasa Indonesia kelas XI SMA?

13 materi, urut mengajar dari Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia hingga Mengapresiasi Drama. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Indonesia?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Bahasa Indonesia sering disebut apa lagi?

Nama resminya Bahasa Indonesia, tetapi di sekolah ia juga dipanggil bindo, b indonesia. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.