Modul Ajar & RPP Ekonomi Kelas X
Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Ekonomi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) + Praktik Diskusi |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang keinginan dan kebutuhan pribadi dalam kehidupan sehari-hari. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Memahami Konsep Dasar Ilmu Ekonomi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep dasar ilmu ekonomi, termasuk kelangkaan, kebutuhan, dan masalah ekonomi, serta menganalisis implikasinya dalam pengambilan keputusan ekonomi sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Contoh nyata kelangkaan adalah kelangkaan air bersih di daerah tertentu atau kelangkaan minyak goreng yang pernah terjadi di Indonesia. |
| Konseptual | Kelangkaan adalah kondisi di mana sumber daya yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan dan keinginan manusia yang tidak terbatas. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi jenis-jenis kebutuhan, faktor-faktor penyebab kelangkaan, dan cara mengatasi kelangkaan melalui skala prioritas. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bahwa pemahaman tentang kelangkaan dan kebutuhan sangat penting untuk membuat keputusan ekonomi yang rasional dan bertanggung jawab dalam kehidupan mereka. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi pengertian dan jenis-jenis kebutuhan manusia secara tepat.
- Menganalisis faktor-faktor penyebab kelangkaan sumber daya ekonomi.
- Menjelaskan hubungan antara kebutuhan manusia dan kelangkaan sumber daya.
- Merumuskan solusi alternatif untuk mengatasi masalah kelangkaan sumber daya.
- Menerapkan konsep skala prioritas dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa kebutuhan manusia tidak terbatas sementara sumber daya terbatas menyebabkan kelangkaan, sehingga penting untuk membuat pilihan dan skala prioritas dalam memenuhi kebutuhan.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita tidak bisa memiliki semua barang dan jasa yang kita inginkan?"
| Praktik Pedagogis | Problem-Based Learning (PBL) + Praktik Diskusi |
| Lintas Disiplin Ilmu | Sosiologi: Dampak kelangkaan terhadap stratifikasi sosial dan konflik masyarakat. Geografi: Persebaran sumber daya alam dan hubungannya dengan kelangkaan di berbagai wilayah. Pendidikan Pancasila: Nilai-nilai gotong royong dan keadilan dalam mengatasi kelangkaan di masyarakat. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/wali dapat diajak berdiskusi tentang bagaimana keluarga membuat skala prioritas dalam pengeluaran bulanan atau perencanaan liburan, untuk memberikan konteks nyata. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke sumber daya seperti papan tulis, proyektor, dan area untuk menempelkan hasil kerja kelompok. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek tentang masalah kelangkaan global atau lokal dari YouTube, artikel berita online tentang harga kebutuhan pokok, atau aplikasi sederhana untuk membuat daftar prioritas. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi pengertian dan jenis-jenis kebutuhan manusia secara tepat serta menganalisis faktor-faktor penyebab kelangkaan sumber daya ekonomi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Apa saja yang kalian butuhkan hari ini?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu peserta didik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dibagi kelompok untuk mengamati berbagai gambar atau video tentang situasi di mana orang menghadapi keterbatasan barang/jasa, kemudian mendiskusikan apa itu kebutuhan, jenisnya, serta mengapa ada barang/jasa yang sulit didapatkan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menganalisis studi kasus sederhana tentang kelangkaan (misalnya, kelangkaan bahan bakar di suatu daerah) dan mengidentifikasi kebutuhan yang muncul serta faktor penyebab kelangkaan tersebut. Mereka mencatat hasil diskusi dan temuan awal. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang pengertian kebutuhan manusia, jenis-jenisnya, serta faktor-faktor penyebab kelangkaan sumber daya. Peserta didik mencatat poin-poin penting. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa serta salam penutup yang memotivasi. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan hubungan antara kebutuhan manusia dan kelangkaan sumber daya serta merumuskan solusi alternatif untuk mengatasi masalah kelangkaan sumber daya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulang sedikit materi pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengaitkannya dengan masalah kelangkaan yang akan dipecahkan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus yang lebih kompleks tentang kelangkaan (misalnya, kelangkaan air bersih di perkotaan) dan mengidentifikasi bagaimana kebutuhan yang tak terbatas berhadapan dengan sumber daya yang terbatas. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok merumuskan beberapa alternatif solusi kreatif untuk mengatasi masalah kelangkaan yang ada dalam studi kasus, dengan mempertimbangkan berbagai aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Mereka membuat poster atau infografis sederhana berisi solusi tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Kelompok mempresentasikan poster/infografis solusi mereka. Guru dan kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan. Guru mengklarifikasi dan menguatkan pemahaman tentang hubungan kebutuhan dan kelangkaan serta pentingnya solusi berkelanjutan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru merefleksikan proses pembelajaran dan menyimpulkan pentingnya mencari solusi atas kelangkaan. Guru memberikan apresiasi atas ide-ide kreatif, memberikan motivasi, dan menutup dengan doa serta salam penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis studi kasus kelangkaan dan merumuskan solusi prioritas.
Alat & bahan: kertas flipchart, spidol warna, gunting, lem, gambar-gambar sumber daya
Langkah kerja:
- Bacalah studi kasus 'Kelangkaan Air Bersih di Desa Makmur'.
- Identifikasi kebutuhan utama masyarakat Desa Makmur dan sumber daya yang langka.
- Diskusikan faktor-faktor penyebab kelangkaan air bersih di desa tersebut.
- Rumuskan minimal 3 alternatif solusi untuk mengatasi kelangkaan air bersih, lengkap dengan pro dan kontranya.
- Pilihlah 1 solusi terbaik menurut kelompokmu dan jelaskan mengapa solusi tersebut prioritas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang dimaksud dengan 'butuh'?
- Sebutkan 3 hal yang paling kamu inginkan saat ini!
- Menurutmu, mengapa harga suatu barang bisa menjadi sangat mahal?
- Pernahkah kamu merasa kekurangan sesuatu yang penting?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan kualitas LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi pengertian dan jenis-jenis kebutuhan manusia. | Pengertian kebutuhan, jenis-jenis kebutuhan (primer, sekunder, tersier; jasmani, rohani; individu, kolektif). | 2 JP | Penalaran Kritis, Kemandirian |
| 2 | Menganalisis faktor-faktor penyebab kelangkaan sumber daya dan hubungannya dengan kebutuhan. | Pengertian kelangkaan, faktor penyebab kelangkaan (sumber daya alam, manusia, modal, kewirausahaan), hubungan kebutuhan tak terbatas dan sumber daya terbatas. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 3 | Merumuskan solusi alternatif untuk mengatasi masalah kelangkaan dan menerapkan skala prioritas. | Cara mengatasi kelangkaan (efisiensi, substitusi, daur ulang), skala prioritas kebutuhan, biaya peluang. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kemandirian |
Manusia memiliki beragam kebutuhan untuk bertahan hidup dan mencapai kesejahteraan. Namun, alam semesta ini tidak menyediakan sumber daya tanpa batas. Keterbatasan sumber daya inilah yang menimbulkan masalah ekonomi fundamental, yaitu kelangkaan. Memahami hubungan antara kebutuhan yang tak terbatas dan sumber daya yang terbatas adalah kunci untuk membuat keputusan ekonomi yang bijak dalam kehidupan sehari-hari maupun di tingkat masyarakat.
1. Pengertian dan Jenis-jenis Kebutuhan Manusia
Kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan mencapai kesejahteraan. Kebutuhan berbeda dengan keinginan, di mana kebutuhan bersifat mendesak dan harus dipenuhi, sedangkan keinginan bisa ditunda. Kebutuhan dapat dikelompokkan berdasarkan intensitasnya (primer, sekunder, tersier), sifatnya (jasmani, rohani), dan subjeknya (individu, kolektif). Contoh kebutuhan primer adalah makanan dan pakaian, sedangkan kebutuhan rohani seperti ketenangan jiwa. Memahami jenis kebutuhan membantu kita memprioritaskan pemenuhannya.
2. Kelangkaan Sumber Daya Ekonomi
Kelangkaan (scarcity) adalah kondisi di mana jumlah barang dan jasa yang diinginkan lebih banyak daripada yang tersedia. Ini terjadi karena kebutuhan manusia tidak terbatas, sementara alat pemuas kebutuhan (sumber daya) terbatas. Sumber daya ekonomi meliputi sumber daya alam (tanah, air, mineral), sumber daya manusia (tenaga kerja), sumber daya modal (mesin, gedung), dan kewirausahaan. Misalnya, air bersih yang melimpah di pegunungan bisa menjadi langka di perkotaan akibat distribusi yang tidak merata atau pencemaran. Kelangkaan memaksa manusia untuk membuat pilihan.
3. Faktor-faktor Penyebab Kelangkaan
Beberapa faktor yang menyebabkan kelangkaan antara lain: pertumbuhan penduduk yang cepat sehingga kebutuhan meningkat drastis, keterbatasan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui, perbedaan letak geografis yang menyebabkan distribusi sumber daya tidak merata, kemampuan produksi yang terbatas, bencana alam yang merusak sumber daya, serta kurangnya kemampuan manusia dalam mengolah sumber daya. Misalnya, penebangan hutan secara liar dapat menyebabkan kelangkaan kayu dan kerusakan lingkungan, yang pada akhirnya memengaruhi ketersediaan air bersih.
4. Hubungan antara Kebutuhan dan Kelangkaan
Kebutuhan manusia yang terus berkembang dan cenderung tidak terbatas selalu berhadapan dengan sumber daya yang terbatas. Inilah inti dari masalah kelangkaan. Semakin banyak kebutuhan yang ingin dipenuhi, sementara sumber daya untuk memenuhinya tetap atau berkurang, maka tingkat kelangkaan akan semakin tinggi. Hubungan ini mendorong manusia untuk berpikir rasional dan efisien dalam mengelola sumber daya, serta membuat skala prioritas agar kebutuhan yang paling mendesak dapat terpenuhi terlebih dahulu. Tanpa manajemen yang baik, kelangkaan bisa menyebabkan masalah sosial dan ekonomi.
5. Solusi Mengatasi Kelangkaan dan Skala Prioritas
Untuk mengatasi kelangkaan, manusia perlu melakukan beberapa upaya, seperti meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, mencari sumber daya alternatif (substitusi), melakukan daur ulang, dan yang terpenting adalah membuat skala prioritas. Skala prioritas adalah daftar kebutuhan yang disusun berdasarkan tingkat kepentingannya, dari yang paling mendesak hingga yang bisa ditunda. Dengan menyusun skala prioritas, kita dapat memastikan bahwa sumber daya yang terbatas dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan yang paling vital terlebih dahulu, sehingga mencapai kepuasan maksimal dari sumber daya yang ada.
Rangkuman: Kebutuhan manusia tidak terbatas, meliputi kebutuhan primer hingga tersier, jasmani hingga rohani. Namun, alat pemuas kebutuhan atau sumber daya ekonomi (alam, manusia, modal, kewirausahaan) terbatas. Kondisi ini disebut kelangkaan, yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti pertumbuhan penduduk, keterbatasan alam, dan bencana. Kelangkaan memaksa manusia untuk membuat pilihan dan menyusun skala prioritas kebutuhan, serta mencari solusi kreatif seperti efisiensi dan substitusi, agar dapat mencapai kesejahteraan optimal.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kebutuhan | Segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk mempertahankan hidup dan mencapai kesejahteraan. |
| Kelangkaan (Scarcity) | Kondisi di mana sumber daya yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan dan keinginan manusia. |
| Skala Prioritas | Daftar kebutuhan yang disusun berdasarkan tingkat kepentingan atau urgensinya. |
| Sumber Daya Ekonomi | Segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa, meliputi alam, manusia, modal, dan kewirausahaan. |
| Biaya Peluang (Opportunity Cost) | Nilai dari alternatif terbaik yang tidak dipilih ketika membuat keputusan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya" mata pelajaran Ekonomi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Ekonomi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Materi setahun2 dari 3 siap unduh
Kajian Ilmu EkonomiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMasyarakat, Pasar, dan Terbentuknya Harga PasarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMasyarakat dan Peran Lembaga Keuangan dalam Kehidupan Sehari-hariBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Ekonomi lain yang sudah tersedia
Bank Sentral dan Sistem PembayaranEkonomi Kelas X SMAKegiatan EkonomiEkonomi Kelas X SMAKegiatan Ekonomi dan Pelaku EkonomiEkonomi Kelas X SMAKonsep Ilmu EkonomiEkonomi Kelas X SMALihat semua Modul Ajar Ekonomi Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Ekonomi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya pada Ekonomi SMA, Fase E, elemen Memahami Konsep Dasar Ilmu Ekonomi.
Modul Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya untuk Ekonomi kelas X.
Apakah modul ajar Ekonomi materi Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya ini gratis?
Ya. Modul Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Ekonomi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Ekonomi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya dapat Anda sesuaikan dengan murid Ekonomi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Ekonomi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya untuk Ekonomi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Ekonomi kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Ekonomi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Ekonomi ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Kebutuhan Manusia dan Kelangkaan Sumber Daya yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Ekonomi MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.