Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas XI
Ekonomi Islam
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Ekonomi Islam |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memahami konsep dasar ekonomi konvensional dan memiliki pengetahuan dasar tentang prinsip-prinsip syariah dalam Islam. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banyak bank syariah, lembaga keuangan mikro syariah, dan produk halal yang beroperasi di Indonesia menunjukkan penerapan Ekonomi Islam dalam kehidupan nyata. |
| Konseptual | Ekonomi Islam adalah sistem ekonomi yang berlandaskan syariat Islam, dengan prinsip keadilan, keseimbangan, kemaslahatan, dan larangan riba. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam menganalisis suatu transaksi ekonomi dari perspektif syariah dan merancang solusi ekonomi berbasis Islam. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana nilai-nilai Islam membentuk cara pandang dan pengambilan keputusan ekonomi yang lebih etis dan berkelanjutan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menjelaskan konsep dasar dan prinsip-prinsip Ekonomi Islam dengan benar.
- Menganalisis perbedaan antara Ekonomi Islam dan ekonomi konvensional secara komprehensif.
- Mengidentifikasi bentuk-bentuk transaksi syariah (misalnya, murabahah, mudharabah, musyarakah) dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
- Menganalisis dampak penerapan Ekonomi Islam terhadap kesejahteraan masyarakat dan keadilan sosial.
- Merancang proyek sederhana tentang solusi ekonomi berbasis syariah untuk permasalahan sosial-ekonomi di lingkungan sekitar.
- Mempresentasikan hasil proyek solusi ekonomi berbasis syariah dengan argumentasi yang kuat.
Pemahaman bermakna: Peserta didik akan memahami bahwa Ekonomi Islam bukan hanya tentang transaksi finansial, tetapi juga sebuah sistem kehidupan yang menjunjung tinggi keadilan sosial dan kesejahteraan bersama berdasarkan nilai-nilai ilahiah. Ini akan membentuk kesadaran mereka tentang pentingnya praktik ekonomi yang halal, tayyib, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana ajaran Islam dapat memberikan solusi terhadap permasalahan ekonomi modern seperti ketimpangan pendapatan dan krisis finansial?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Sosiologi: Menganalisis dampak sosial dan keadilan dalam sistem Ekonomi Islam. Matematika: Menghitung bagi hasil (mudharabah) atau margin keuntungan (murabahah) dalam transaksi syariah. Sejarah: Mempelajari sejarah perkembangan Ekonomi Islam dari masa Nabi Muhammad SAW hingga saat ini. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang penerapan prinsip ekonomi syariah dalam pengelolaan keuangan keluarga, atau sekolah dapat mengundang praktisi ekonomi syariah sebagai narasumber. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke perpustakaan atau area diskusi outdoor yang mendukung eksplorasi ide-ide proyek. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan internet untuk riset data dan informasi tentang Ekonomi Islam, menggunakan aplikasi presentasi (misalnya Canva, PowerPoint) untuk membuat materi proyek, serta platform diskusi online untuk kolaborasi kelompok. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan konsep dasar dan prinsip-prinsip Ekonomi Islam dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam dan memimpin doa, memeriksa kehadiran peserta didik. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Apa yang kalian ketahui tentang ekonomi?', lalu mengaitkannya dengan nilai-nilai agama. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami konsep dan prinsip Ekonomi Islam, serta menjelaskan alur kegiatan yang akan dilakukan untuk memantik kesadaran belajar. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil untuk mengeksplorasi materi tentang pengertian, dasar hukum (misalnya, QS. Al-Baqarah: 275: وَأَحَلَّ ٱللَّهُ ٱلْبَيْعَ وَحَرَّمَ ٱلرِّبَوٰا۟ - Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba), dan prinsip-prinsip Ekonomi Islam dari berbagai sumber (buku teks, artikel online, video). Mereka diminta mengidentifikasi poin-poin penting dan contoh penerapannya dalam kehidupan nyata. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat peta konsep atau infografis sederhana yang merangkum konsep dasar dan prinsip-prinsip Ekonomi Islam. Mereka juga diminta mencari satu contoh praktik ekonomi di sekitar mereka yang sesuai atau bertentangan dengan prinsip-prinsip tersebut dan menjelaskan alasannya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan, meluruskan miskonsepsi, serta menekankan relevansi prinsip-prinsip Ekonomi Islam dalam membangun keadilan dan kesejahteraan. Peserta didik diajak merefleksi pemahaman awal mereka dan pengetahuan baru yang didapat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi pertemuan ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, memotivasi untuk terus mendalami Ekonomi Islam, dan memberikan pengantar singkat untuk materi pertemuan berikutnya. Pertemuan diakhiri dengan doa dan salam penutup yang hangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis perbedaan antara Ekonomi Islam dan ekonomi konvensional secara komprehensif dan mengidentifikasi bentuk-bentuk transaksi syariah (misalnya, murabahah, mudharabah, musyarakah) dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa dan memimpin doa, mengecek kehadiran. Guru mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan topik hari ini: 'Setelah memahami prinsipnya, mari kita lihat bagaimana Ekonomi Islam berbeda dari yang konvensional dan apa saja bentuk transaksinya.' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan skenario masalah yang akan dipecahkan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik diberikan studi kasus mengenai permasalahan ekonomi (misalnya, pinjaman dengan bunga tinggi, spekulasi pasar) dan diminta untuk menganalisisnya dari perspektif ekonomi konvensional dan Ekonomi Islam. Mereka juga mengeksplorasi berbagai jenis transaksi syariah seperti murabahah (بيع المرابحة - jual beli dengan keuntungan yang disepakati), mudharabah (مضاربة - bagi hasil), musyarakah (مشاركة - kemitraan), dan ijarah (إجارة - sewa) dari sumber belajar yang disediakan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan studi kasus, mengidentifikasi perbedaan prinsip dan praktik antara kedua sistem ekonomi, serta mengusulkan solusi syariah untuk masalah tersebut. Mereka juga membuat daftar contoh aplikasi transaksi syariah yang bisa ditemukan di lingkungan mereka (misalnya, pembiayaan KPR syariah, tabungan haji). |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan analisis studi kasus dan usulan solusi syariahnya. Guru memfasilitasi diskusi kritis, memberikan klarifikasi tentang perbedaan mendasar antara riba dan bagi hasil, serta menguatkan pemahaman tentang keunggulan transaksi syariah. Peserta didik diajak untuk membandingkan solusi yang ditawarkan dengan dampak nyata di masyarakat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang perbedaan Ekonomi Islam dan konvensional serta ragam transaksi syariah. Guru memberikan apresiasi, menginformasikan tentang proyek yang akan dimulai pada pertemuan berikutnya, dan memotivasi untuk mencari ide-ide inovatif. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis studi kasus permasalahan ekonomi dan mengusulkan solusi berbasis Ekonomi Islam.
Alat & bahan: Kertas folio, spidol warna, studi kasus tercetak, akses internet
Langkah kerja:
- Baca studi kasus yang diberikan dengan seksama.
- Identifikasi permasalahan ekonomi yang muncul dalam studi kasus.
- Diskusikan dalam kelompok, bagaimana ekonomi konvensional akan menangani masalah tersebut.
- Diskusikan dalam kelompok, bagaimana prinsip dan transaksi Ekonomi Islam (misalnya, tanpa riba, bagi hasil, keadilan) dapat memberikan solusi yang lebih baik.
- Tuliskan analisis dan usulan solusi syariah kelompok Anda pada lembar kerja yang disediakan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang 'riba'?
- Menurut Anda, apakah ada perbedaan antara pinjaman bank konvensional dan pembiayaan bank syariah?
- Sebutkan satu contoh kegiatan ekonomi yang Anda anggap Islami!
- Apa harapan Anda dari pembelajaran Ekonomi Islam?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kualitas peta konsep/infografis, dan analisis studi kasus (formatif).
Sumatif (akhir): Penilaian proyek solusi ekonomi berbasis syariah dan presentasinya (sumatif).
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep dasar dan prinsip-prinsip Ekonomi Islam dengan benar. | Konsep dasar dan prinsip Ekonomi Islam. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Menganalisis perbedaan Ekonomi Islam dan ekonomi konvensional; Mengidentifikasi bentuk-bentuk transaksi syariah. | Perbedaan sistem ekonomi dan jenis transaksi syariah. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menganalisis dampak penerapan Ekonomi Islam; Merancang dan mempresentasikan proyek solusi ekonomi syariah. | Dampak dan aplikasi praktis Ekonomi Islam. | 2 JP | kolaborasi, kreativitas |
Ekonomi Islam adalah sebuah sistem ekonomi yang memiliki tujuan mulia untuk mencapai kesejahteraan material dan spiritual, berdasarkan nilai-nilai ilahiah. Sistem ini menawarkan solusi atas berbagai permasalahan ekonomi kontemporer dengan menjunjung tinggi keadilan, keseimbangan, serta menghindari praktik-praktik yang merugikan seperti riba. Pemahaman mendalam tentang Ekonomi Islam akan membimbing kita pada praktik ekonomi yang berkah dan berkelanjutan.
1. Pengertian dan Dasar Hukum Ekonomi Islam
Ekonomi Islam adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Sumber utamanya adalah Al-Qur'an dan As-Sunnah, serta ijma' (konsensus ulama) dan qiyas (analogi). Contohnya, QS. Al-Baqarah: 275 yang menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba menjadi landasan utama larangan riba dalam Ekonomi Islam. Ini menunjukkan bahwa setiap aktivitas ekonomi harus selaras dengan nilai-nilai agama untuk mencapai kemaslahatan (kebaikan).
2. Prinsip-Prinsip Ekonomi Islam
Prinsip dasar Ekonomi Islam meliputi tauhid (keesaan Allah sebagai pemilik mutlak), keadilan (tidak ada eksploitasi dan ketimpangan), keseimbangan (antara hak dan kewajiban, dunia dan akhirat), kemaslahatan (mencapai kebaikan bagi individu dan masyarakat), serta larangan riba, gharar (ketidakjelasan), dan maysir (judi). Prinsip-prinsip ini menjadi panduan dalam setiap transaksi dan kebijakan ekonomi, memastikan bahwa aktivitas ekonomi tidak hanya berorientasi keuntungan tetapi juga keberkahan dan keadilan sosial.
3. Perbedaan Ekonomi Islam dan Konvensional
Perbedaan fundamental terletak pada landasan filosofis dan etika. Ekonomi konvensional berlandaskan pada rasionalitas dan maksimalisasi keuntungan individu, sementara Ekonomi Islam berlandaskan syariah dan tujuan kemaslahatan umat. Contoh konkretnya adalah perbedaan dalam konsep bunga (riba) yang diharamkan dalam Islam, digantikan dengan sistem bagi hasil (mudharabah, musyarakah) atau jual beli dengan keuntungan (murabahah) yang transparan. Selain itu, Ekonomi Islam menekankan peran zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai instrumen pemerataan kekayaan.
4. Jenis-Jenis Transaksi Syariah
Beberapa transaksi syariah yang umum adalah murabahah (jual beli barang dengan harga pokok dan margin keuntungan yang disepakati), mudharabah (akad kerja sama antara pemilik modal dan pengelola usaha dengan pembagian keuntungan berdasarkan nisbah yang disepakati), musyarakah (akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha dengan kontribusi modal dan pembagian keuntungan/kerugian sesuai kesepakatan), dan ijarah (akad sewa menyewa). Transaksi-transaksi ini dirancang untuk menghindari riba dan gharar, serta mendorong keadilan dalam bertransaksi.
5. Instrumen Keuangan Islam
Selain transaksi di atas, Ekonomi Islam juga mengenal instrumen keuangan seperti sukuk (obligasi syariah), reksa dana syariah, dan asuransi syariah (takaful). Instrumen-instrumen ini dirancang untuk memfasilitasi investasi dan pengelolaan risiko sesuai prinsip syariah, menjauhi sektor-sektor yang haram dan memastikan investasi yang etis. Sukuk, misalnya, merupakan bukti kepemilikan aset atau proyek yang menghasilkan pendapatan, bukan sekadar surat utang berbasis bunga.
6. Dampak Ekonomi Islam terhadap Kesejahteraan dan Keadilan Sosial
Penerapan Ekonomi Islam diharapkan dapat menciptakan keadilan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih merata (zakat, wakaf), mengurangi kemiskinan (melalui pembiayaan UMKM syariah), dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan (dengan menghindari spekulasi dan riba). Ekonomi Islam bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera, baik secara material maupun spiritual, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Hasyr: 7: كَيْ لَا يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ ٱلْأَغْنِيَآءِ مِنكُمْ - agar harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu.
Rangkuman: Ekonomi Islam adalah sistem ekonomi yang berlandaskan syariat, mengutamakan keadilan, keseimbangan, dan kemaslahatan. Dengan menghindari riba, gharar, dan maysir, serta menerapkan instrumen seperti zakat, wakaf, dan transaksi syariah, Ekonomi Islam bertujuan menciptakan kesejahteraan material dan spiritual yang merata. Ini menjadi solusi etis dan berkelanjutan untuk tantangan ekonomi modern.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Riba | Penambahan nilai atau bunga atas pinjaman yang diharamkan dalam Islam. |
| Gharar | Ketidakjelasan atau ketidakpastian dalam transaksi yang dapat merugikan salah satu pihak. |
| Maysir | Judi atau spekulasi yang diharamkan dalam Islam. |
| Murabahah | Akad jual beli barang dengan harga pokok ditambah margin keuntungan yang disepakati. |
| Mudharabah | Akad kerja sama antara pemilik modal (shahibul mal) dan pengelola usaha (mudharib) dengan pembagian keuntungan sesuai nisbah yang disepakati. |
| Musyarakah | Akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha dengan kontribusi modal dan pembagian keuntungan/kerugian sesuai kesepakatan. |
| Ijarah | Akad sewa menyewa atas suatu aset atau jasa. |
| Sukuk | Obligasi syariah, yaitu sertifikat kepemilikan atas aset atau proyek yang menghasilkan pendapatan. |
| Zakat | Harta wajib yang dikeluarkan oleh umat Islam untuk diberikan kepada golongan yang berhak. |
| Wakaf | Penyerahan sebagian harta benda milik pribadi atau badan hukum untuk dimanfaatkan bagi kepentingan umum sesuai syariat Islam. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Ekonomi Islam" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Ekonomi Islam yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 5 siap unduh
Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai IptekModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBukti Beriman: Memenuhi Janji, Mensyukuri Nikmat, Memelihara Lisan, Menutupi AibBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenghindari Perkelahian Pelajar, Minuman Keras, dan NarkobaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenebarkan Islam dengan Santun dan Damai melalui Dakwah, Khutbah, dan TabligBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeneladani Jejak Langkah Ulama Indonesia yang MenduniaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan
Menguatkan Kerukunan melalui Toleransi dan Memelihara Kehidupan ManusiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenguatkan Iman dengan Menjaga Kehormatan, Ikhlas, Malu, dan ZuhudBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAdab Menggunakan Media SosialBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKetentuan Pernikahan dalam IslamBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeradaban Islam pada Masa ModernBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia
Beberapa cabang keilmuan (syuabul iman)Pendidikan Agama Islam Kelas XI SMABerpikir Kritis dalam Al-Qur'anPendidikan Agama Islam Kelas XI SMABersyukur dengan menggunakan akalPendidikan Agama Islam Kelas XI SMAIman kepada Kitab dan RasulPendidikan Agama Islam Kelas XI SMALihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Ekonomi Islam pada Pendidikan Agama Islam SMA, Fase F.
Modul Ekonomi Islam ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Agama Islam kelas XI SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Ekonomi Islam ini gratis?
Ya. Modul Ekonomi Islam untuk kelas XI SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Ekonomi Islam ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Ekonomi Islam ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Ekonomi Islam dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Ekonomi Islam ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase F untuk kelas XI SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Ekonomi Islam tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Ekonomi Islam untuk Pendidikan Agama Islam kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Ekonomi Islam ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas XI SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Ekonomi Islam beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Ekonomi Islam yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Agama Islam MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.