Modul Ajar SMA

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas XI SMA

7 modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas XI SMA (Fase F) siap unduh — Beberapa cabang keilmuan (syuabul iman), Berpikir Kritis dalam Al-Qur'an, dan Bersyukur…

7 modul siap pakaiFase FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 10 materi kelas XI & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas XI ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pendidikan Agama Islam Kelas XI SMA
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek
Pendidikan Agama Islam · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek
Pendidikan Agama Islam · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasF / XI
Materi PokokMembiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya ilmu pengetahuan dalam Islam dan mampu membaca Al-Qur'an dengan tajwid yang benar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 020 Tahun 2026
Elemen / DomainAl-Qur'an dan Hadis
Rumusan CP FasePeserta didik menganalisis dan mengevaluasi dalil-dalil Al-Qur'an dan Hadis tentang berpikir kritis dan semangat mencintai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari untuk kemaslahatan umat.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMembaca dan menelaah Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 dan Q.S. ar-Rahmān/55: 33 serta hadis-hadis terkait.
KonseptualKonsep berpikir kritis dalam Islam, urgensi mencintai iptek, dan relevansinya dengan kehidupan modern.
ProseduralLangkah-langkah menganalisis ayat Al-Qur'an dan hadis, serta merumuskan implementasi dalam konteks iptek.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa kemampuan berpikir kritis dan semangat mencintai iptek merupakan bagian dari ibadah dan pengembangan diri sebagai muslim yang bermanfaat.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan keimanan dengan merenungi keagungan ciptaan Allah SWT sebagai bukti kebesaran-Nya, serta berupaya memahami ayat-ayat-Nya dengan akal yang kritis.
2. Cinta IlmuMendorong semangat belajar dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi modern sebagai bentuk ketaatan terhadap perintah Allah dan Rasul-Nya untuk kemajuan umat.
3. Cinta LingkunganMenggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi secara bijak untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan, serta mencari solusi inovatif untuk masalah lingkungan hidup.
4. Cinta Diri dan SesamaMenerapkan berpikir kritis dalam berinteraksi sosial, menghindari berita bohong, dan menggunakan iptek untuk mempererat silaturahmi serta menyebarkan kebaikan kepada sesama manusia.
5. Cinta Tanah AirMengembangkan iptek yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara, serta menjunjung tinggi etika dalam berinovasi demi kemaslahatan seluruh rakyat Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kajian kelompok terhadap Q.S. Ali Imrān/3: 190-191, peserta didik dapat mengidentifikasi makna dan pesan pokok ayat tersebut dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi, peserta didik dapat menganalisis relevansi Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 dengan fenomena alam dan sosial secara kritis.
  3. Melalui penelaahan Q.S. ar-Rahmān/55: 33, peserta didik dapat menjelaskan kandungan ayat tentang pentingnya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi secara runtut.
  4. Setelah menyimak penjelasan guru, peserta didik dapat merumuskan hikmah dan implementasi semangat mencintai iptek dalam konteks kehidupan sehari-hari dengan minimal tiga contoh.
Halaman 2 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Berpikir kritis dan semangat mencintai iptek adalah perintah Allah SWT yang akan membawa kemajuan peradaban Islam dan kemaslahatan umat manusia, serta menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan zaman.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana Islam mendorong kita untuk berpikir mendalam dan terus belajar ilmu pengetahuan modern?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuFisika: Mempelajari fenomena alam dan hukum-hukumnya sebagai bukti kebesaran Allah SWT yang mendorong berpikir kritis.
Sosiologi: Menganalisis dampak positif dan negatif iptek terhadap masyarakat serta bagaimana Islam memberikan panduan etika dalam penggunaannya.
Sejarah: Menelusuri kontribusi ilmuwan muslim di masa lalu dalam pengembangan iptek sebagai inspirasi.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk mendukung peserta didik dalam memanfaatkan teknologi secara positif di rumah dan berdiskusi tentang isu-isu iptek terkini dari perspektif Islam.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata agar memungkinkan diskusi kelompok yang fleksibel dan akses mudah ke sumber belajar digital, serta perpustakaan sekolah menyediakan buku-buku referensi iptek.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform belajar daring untuk mengakses artikel, video edukasi, dan jurnal ilmiah terkait iptek, serta penggunaan aplikasi tafsir digital untuk mendalami ayat Al-Qur'an.
Halaman 3 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui kajian kelompok terhadap Q.S. Ali Imrān/3: 190-191, peserta didik dapat mengidentifikasi makna dan pesan pokok ayat tersebut dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru menayangkan sebuah video pendek tentang keajaiban penciptaan alam semesta dan bertanya 'Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari video ini?' untuk mengaitkan dengan materi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis dalil Al-Qur'an tentang berpikir kritis dan memantik diskusi dengan pertanyaan 'Mengapa kita perlu berpikir kritis dalam menghadapi informasi yang berlimpah saat ini?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar alam semesta (galaksi, gunung, lautan) dan meminta peserta didik untuk mengamati serta menuliskan hal-hal menakjubkan yang mereka lihat.
  2. Guru membagikan potongan ayat Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 kepada setiap kelompok dan meminta mereka membaca serta mencari terjemahannya.
  3. Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi kata kunci dan makna umum dari ayat tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru meminta setiap kelompok untuk menyusun mind map yang menghubungkan pesan ayat dengan konsep berpikir kritis dan fenomena alam yang telah mereka amati.
  2. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling membimbing kelompok dalam menggali tafsir singkat dari berbagai sumber (buku atau aplikasi tafsir) untuk memperdalam pemahaman tentang ayat tersebut.
  3. Peserta didik mencatat poin-poin penting hasil diskusi kelompok mengenai hubungan antara penciptaan alam semesta dan urgensi berpikir kritis.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan mind map dan hasil diskusinya di depan kelas, menjelaskan makna ayat dan relevansinya dengan berpikir kritis.
  2. Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok, menanyakan hal-hal yang kurang jelas atau memberikan tambahan informasi.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang pentingnya tadabbur alam dan berpikir kritis sebagai implementasi dari ayat Q.S. Ali Imrān/3: 190-191.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan poin-poin penting pembelajaran hari ini tentang berpikir kritis dalam perspektif Q.S. Ali Imrān/3: 190-191.
  2. Guru mengapresiasi partisipasi aktif seluruh peserta didik dan memberikan motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya tentang semangat mencintai iptek dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui penelaahan Q.S. ar-Rahmān/55: 33, peserta didik dapat menjelaskan kandungan ayat tentang pentingnya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Bagaimana teknologi telah mengubah cara kita belajar dan berinteraksi sehari-hari?' untuk mengaitkan dengan semangat mencintai iptek.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menelaah dalil tentang mencintai iptek dan menanyakan 'Apa hubungan antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan kemajuan peradaban Islam?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang perkembangan teknologi modern (misalnya AI, robotika) dan meminta peserta didik untuk mengidentifikasi manfaat serta tantangan yang muncul.
  2. Guru membagikan potongan ayat Q.S. ar-Rahmān/55: 33 dan meminta peserta didik membaca serta mencari terjemahannya secara mandiri.
  3. Peserta didik secara individu mengidentifikasi kata kunci dan makna inti dari ayat tersebut yang berkaitan dengan iptek.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil dan meminta mereka berdiskusi tentang relevansi Q.S. ar-Rahmān/55: 33 dengan perkembangan iptek.
  2. Membimbing penyelidikan: Guru meminta setiap kelompok untuk mencari minimal dua contoh nyata aplikasi iptek yang mencerminkan semangat ayat tersebut dalam kehidupan muslim.
  3. Peserta didik dalam kelompok merumuskan hikmah dan implementasi semangat mencintai iptek berdasarkan ayat dan contoh yang ditemukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyajikan hasil diskusi mereka dalam bentuk presentasi singkat, menjelaskan kandungan ayat dan contoh implementasi iptek.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, serta memberikan apresiasi terhadap ide-ide inovatif yang muncul dari kelompok.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menguasai iptek sebagai fardhu kifayah dan alat untuk kemaslahatan umat, serta menegaskan bahwa iptek harus sejalan dengan nilai-nilai Islam.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa semangat mencintai iptek adalah bagian integral dari ajaran Islam untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan ide-ide cemerlang peserta didik, serta mendorong mereka untuk terus belajar dan berkarya di bidang iptek.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari hadis lain yang relevan dengan berpikir kritis dan iptek, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKTelaah Ayat: Kritis dan Berilmu!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis makna ayat Al-Qur'an tentang berpikir kritis dan iptek serta merumuskan contoh implementasinya.

Alat & bahan: Al-Qur'an terjemah, buku tafsir, alat tulis, kertas flipchart/papan tulis mini

Langkah kerja:

  1. Amati 1 tentang keragaman ciptaan Allah SWT dan tuliskan 5 hal yang menarik perhatianmu.
  2. Baca dan pahami Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 dan Q.S. Ar-Rahmān/55: 33 beserta terjemahannya.
  3. Diskusikan dalam kelompokmu, apa pesan utama dari kedua ayat tersebut terkait berpikir kritis dan semangat mencintai iptek.
  4. Isilah tabel di bawah ini dengan contoh nyata implementasi berpikir kritis dan semangat mencintai iptek dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang berpikir kritis?
  2. Mengapa ilmu pengetahuan dan teknologi penting bagi kehidupan kita?
  3. Sebutkan satu ayat Al-Qur'an yang mendorong manusia untuk berpikir atau belajar!

Formatif (proses): Observasi aktivitas diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian mind map atau catatan hasil diskusi.

Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis terhadap dalil serta implementasinya.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi makna dan pesan pokok Q.S. Ali Imrān/3: 190-191.Telaah Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 tentang Berpikir Kritis.2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis relevansi Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 dengan fenomena alam dan sosial.Telaah Hadis dan Penjelasan Lain tentang Berpikir Kritis.2 JPkreativitas
3Menjelaskan kandungan Q.S. ar-Rahmān/55: 33 tentang pentingnya menguasai iptek.Telaah Q.S. ar-Rahmān/55: 33 tentang Mencintai Iptek.2 JPkolaborasi
4Merumuskan hikmah dan implementasi semangat mencintai iptek dalam kehidupan sehari-hari.Telaah Hadis dan Penjelasan lain tentang Berpikir Kritis dan Iptek.2 JPpenalaran kritis
Halaman 8 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Berpikir kritis dan semangat mencintai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) adalah dua pilar penting dalam ajaran Islam yang mengantarkan umat pada kemajuan peradaban. Al-Qur'an dan Hadis memberikan landasan kuat bagi muslim untuk tidak hanya beriman, tetapi juga menggunakan akal dan potensi yang diberikan Allah SWT demi kemaslahatan di dunia dan akhirat. Mari kita telaah lebih dalam bagaimana Islam mendorong kita untuk menjadi pribadi yang cerdas dan inovatif.

1. Berpikir Kritis dalam Q.S. Ali Imrān/3: 190-191
Allah SWT berfirman dalam Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 yang artinya: 'Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): 'Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka'.' Ayat ini menegaskan bahwa alam semesta dengan segala isinya adalah objek renungan bagi ulul albab (orang-orang yang berakal). Mereka tidak hanya melihat, tetapi juga memikirkan dan mengambil pelajaran dari setiap ciptaan Allah, sehingga melahirkan kesadaran akan keesaan dan kebesaran-Nya. Berpikir kritis di sini berarti menggunakan akal untuk mengamati, menganalisis, dan menyimpulkan hikmah dari fenomena alam.

2. Hadis tentang Berpikir Kritis
Selain Al-Qur'an, banyak hadis Nabi Muhammad ﷺ yang mendorong umatnya untuk berpikir kritis. Salah satunya adalah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, 'Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.' Hadis ini, meskipun tidak secara eksplisit menyebut 'berpikir kritis', mengajarkan tentang pentingnya empati dan mempertimbangkan sudut pandang orang lain sebelum bertindak. Dalam konteks yang lebih luas, berpikir kritis juga berarti tidak mudah terprovokasi, selalu mencari kebenaran, dan bersikap objektif dalam menilai sesuatu. Hadis lain juga mendorong untuk mencari ilmu, 'Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.' (HR. Muslim). Pencarian ilmu memerlukan akal yang kritis.

3. Semangat Mencintai Iptek dalam Q.S. ar-Rahmān/55: 33
Allah SWT berfirman dalam Q.S. ar-Rahmān/55: 33 yang artinya: 'Wahai golongan jin dan manusia! Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah! Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan (ilmu pengetahuan dan teknologi).' Ayat ini secara jelas menunjukkan bahwa Allah menantang jin dan manusia untuk menjelajahi alam semesta, namun dengan syarat memiliki 'kekuatan' yang ditafsirkan sebagai ilmu pengetahuan dan teknologi. Ini adalah dorongan kuat bagi umat Islam untuk menguasai iptek agar dapat menggali potensi alam dan menggunakannya demi kemaslahatan. Semangat ini harus diiringi dengan kesadaran bahwa segala kemampuan berasal dari Allah dan harus digunakan sesuai syariat-Nya.

4. Implementasi Berpikir Kritis dan Iptek
Membiasakan berpikir kritis dan semangat mencintai iptek dalam kehidupan sehari-hari memiliki banyak bentuk. Pertama, dalam menerima informasi, kita harus melakukan tabayyun (klarifikasi) dan tidak mudah percaya berita bohong (hoax). Kedua, dalam menghadapi masalah, kita harus mencari solusi berdasarkan data dan analisis yang logis, bukan emosi. Ketiga, kita harus terus belajar dan mengembangkan diri di bidang iptek, baik itu pemrograman, bioteknologi, atau bidang lainnya, untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Keempat, menggunakan iptek secara bijak, tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain, serta menjauhi penyalahgunaan teknologi untuk hal-hal yang dilarang agama.

Rangkuman: Berpikir kritis dan semangat mencintai iptek adalah inti ajaran Islam untuk mencapai kemajuan. Q.S. Ali Imrān/3: 190-191 mendorong kita merenungi ciptaan Allah untuk mengenal keesaan-Nya, sementara Q.S. ar-Rahmān/55: 33 menantang kita menguasai iptek untuk menjelajahi alam semesta. Kedua prinsip ini, didukung oleh hadis Nabi, mengarahkan muslim menjadi pribadi yang cerdas, inovatif, dan bertanggung jawab, memanfaatkan akal dan teknologi demi kemaslahatan diri dan umat manusia sesuai tuntunan syariat.

Halaman 9 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Berpikir KritisKemampuan menganalisis informasi secara objektif, mengevaluasi argumen, dan membentuk penilaian yang rasional.
IptekSingkatan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, meliputi segala bentuk pengetahuan dan aplikasi praktisnya.
Ulul AlbabOrang-orang yang berakal atau memiliki pemahaman yang mendalam.
TabayyunMencari kejelasan atau klarifikasi terhadap suatu informasi sebelum mengambil tindakan atau menyebarkannya.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas XI SMA — Fase F

Kelas XI — ditulis juga kelas 11 — di SMA berada di Fase F, dan 10 materi Pendidikan Agama Islam setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Pendidikan Agama Islam juga dipanggil PAI, PABP, dan agama islam — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pendidikan Agama Islam kelas XI (kelas 11) SMA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas XI (kelas 11) SMA mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas XI (kelas 11) SMA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pendidikan Agama Islam bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIPeta Konsep
Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai IptekBerpikir Kritis dalam Q.S. Ali Imrān/3: 190-191Hadis tentang Berpikir KritisSemangat Mencintai Iptek dalam Q.S. ar-Rahmān/55: 33Implementasi Berpikir Kritis dan Iptek
Dari sub-bab Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai IptekLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek1Bukti Beriman: Memenuhi Janji, Mensyukuri Nikmat, Memelihara Lisan, Menutupi Aib1Menghindari Perkelahian Pelajar, Minuman Keras, dan Narkoba1Menebarkan Islam dengan Santun dan Damai melalui Dakwah, Khutbah, dan Tablig1Meneladani Jejak Langkah Ulama Indonesia yang Mendunia…+5 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDMembiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai IptekBukti Beriman: Memenuhi Janji, Mensyukuri Nikmat, Memelihara Lisan, Menutupi AibMenghindari Perkelahian Pelajar, Minuman Keras, dan NarkobaMenebarkan Islam dengan Santun dan Damai melalui Dakwah, Khutbah, dan Tablig
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas XI SMA

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas XI (kelas 11) SMA masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase F. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Pendidikan Agama Islam kelas XI SMA?

10 materi, urut mengajar dari Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek hingga Peradaban Islam pada Masa Modern. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pendidikan Agama Islam?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Pendidikan Agama Islam sering disebut apa lagi?

Nama resminya Pendidikan Agama Islam, tetapi di sekolah ia juga dipanggil PAI, PABP, agama islam. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.