Modul Ajar SMA

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam SMA

18 modul ajar Pendidikan Agama Islam SMA untuk kelas X, XI, dan XII — mulai Kompetisi dalam Kebaikan, Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di…

18 modul siap pakaiFase E, FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 30 materi Pendidikan Agama Islam SMA & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Pendidikan Agama Islam SMA ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pendidikan Agama Islam SMA
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja
Pendidikan Agama Islam · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja
Pendidikan Agama Islam · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasE / X
Materi PokokMeraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja
Alokasi Waktu2 Pertemuan (6 JP: 3 JP × 45 menit = 135 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya berbuat baik dan bekerja keras dalam ajaran Islam.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainAl-Qur'an dan Hadis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis dan menyajikan keterkaitan antara Al-Qur'an dan Hadis dengan fenomena kehidupan, serta memahami prinsip-prinsip Islam dalam membangun masyarakat yang beradab dan berakhlak mulia.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMelihat teladan para sahabat Nabi Muhammad SAW dalam berlomba-lomba berbuat kebaikan dan gigih dalam berdakwah.
KonseptualMemahami konsep fastabiqul khairat (kompetisi dalam kebaikan) dan etos kerja sebagai bagian integral dari ajaran Islam.
ProseduralMenerapkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja dalam kehidupan sehari-hari.
MetakognitifMenyadari bagaimana pemahaman tentang kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja memengaruhi cara peserta didik meraih tujuan hidup dan berkontribusi pada masyarakat.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui pemahaman dan pengamalan ayat Al-Qur'an serta Hadis tentang fastabiqul khairat dan etos kerja.
2. Cinta IlmuMengembangkan semangat belajar dan mencari ilmu untuk menjadi pribadi yang kompeten dan profesional dalam setiap bidang pekerjaan.
3. Cinta LingkunganBerpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai wujud nyata fastabiqul khairat dan etos kerja.
4. Cinta Diri dan SesamaMembangun kepedulian sosial dan kolaborasi dengan sesama untuk mencapai tujuan bersama, serta menghargai setiap usaha dan kontribusi individu.
5. Cinta Tanah AirMenunjukkan etos kerja yang tinggi dalam berkarya dan berinovasi untuk kemajuan bangsa dan negara, serta senantiasa menjaga nama baik agama.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan fenomena sosial, peserta didik dapat mengidentifikasi urgensi kompetisi dalam kebaikan (fastabiqul khairat) dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis ayat Al-Qur'an dan Hadis, peserta didik dapat menjelaskan makna fastabiqul khairat dan etos kerja sesuai syariat Islam secara runtut.
  3. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat merumuskan strategi peningkatan etos kerja dan kompetisi dalam kebaikan dalam konteks kehidupan modern dengan minimal tiga contoh.
  4. Melalui simulasi kasus, peserta didik dapat menunjukkan perilaku fastabiqul khairat dan etos kerja yang tinggi dalam berbagai situasi dengan penuh tanggung jawab.
Halaman 2 · Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja bukan hanya tuntutan agama, tetapi juga kunci untuk mencapai kesuksesan dunia dan akhirat serta membentuk pribadi yang berintegritas dan bermanfaat bagi sesama.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa dalam Islam, kita dianjurkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, bukan hanya sekadar berbuat baik?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuEkonomi: Memahami pentingnya etos kerja dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sosiologi: Menganalisis dampak kompetisi dalam kebaikan terhadap kohesi sosial dan pembangunan komunitas.
Pendidikan Kewarganegaraan: Mengaitkan fastabiqul khairat dengan semangat gotong royong dan kontribusi positif bagi bangsa.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang bagaimana menanamkan etos kerja dan semangat fastabiqul khairat di rumah, serta memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas diatur agar mendukung diskusi kelompok dan presentasi, dengan tersedianya papan tulis, spidol, dan akses internet untuk mencari informasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform presentasi online seperti Google Slides atau Canva untuk menyusun materi presentasi, serta penggunaan video inspiratif dari YouTube sebagai stimulus awal.
Halaman 3 · Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan fenomena sosial, peserta didik dapat mengidentifikasi urgensi kompetisi dalam kebaikan (fastabiqul khairat) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa bersama, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan sebuah video singkat tentang kisah sukses seorang tokoh muslim yang berprestasi sekaligus dermawan, lalu bertanya, 'Apa yang membuat tokoh ini sukses dan dihormati?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan memantik diskusi dengan pertanyaan, 'Menurut kalian, apakah berbuat baik saja sudah cukup, atau kita perlu berlomba-lomba dalam kebaikan? Mengapa?' agar peserta didik memahami arah belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menyajikan studi kasus tentang permasalahan sosial di lingkungan sekitar (misalnya, kurangnya kepedulian sosial atau rendahnya semangat kerja) melalui artikel berita cetak.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan menerima lembar kerja yang berisi panduan analisis studi kasus.
  3. Peserta didik dalam kelompok mengidentifikasi akar masalah dan dampak dari fenomena tersebut, serta merumuskan pertanyaan-pertanyaan terkait solusi yang relevan dengan konsep fastabiqul khairat dan etos kerja.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok mencari informasi dari berbagai sumber (buku teks, internet, atau wawancara singkat dengan guru PAI) untuk memahami konsep fastabiqul khairat dan etos kerja dalam Islam.
  2. Kelompok menganalisis data dan informasi yang terkumpul, mengaitkannya dengan studi kasus yang diberikan, dan mulai merumuskan solusi awal.
  3. Peserta didik berkolaborasi untuk menyusun argumen dan bukti yang mendukung pentingnya fastabiqul khairat dan etos kerja dalam mengatasi masalah yang diidentifikasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan rumusan solusi mereka di depan kelas dengan menggunakan media presentasi yang menarik.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi, termasuk pertanyaan dan saran perbaikan.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep-konsep kunci dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang urgensi fastabiqul khairat dan etos kerja dalam kehidupan.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi singkat mengenai pembelajaran hari ini dan mengapresiasi semangat belajar mereka untuk menumbuhkan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan pengantar untuk materi pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat merumuskan strategi peningkatan etos kerja dan kompetisi dalam kebaikan dalam konteks kehidupan modern dengan minimal tiga contoh.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan kembali pemahaman peserta didik tentang fastabiqul khairat dan etos kerja yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran untuk pertemuan ini, yaitu merumuskan strategi konkret, agar peserta didik sadar proses belajar yang akan dilalui.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar atau infografis tentang berbagai bentuk kompetisi positif dan negatif di era digital, kemudian meminta peserta didik mengidentifikasi perbedaannya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing dan menerima LKPD yang berisi tantangan untuk merancang strategi peningkatan etos kerja dan fastabiqul khairat.
  3. Peserta didik mengkaji kembali ayat Al-Qur'an dan Hadis yang relevan (misalnya Q.S. Al-Baqarah/2:148 dan Q.S. At-Taubah/9:105) untuk memperdalam pemahaman mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok berdiskusi untuk merumuskan minimal tiga strategi konkret yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan etos kerja.
  2. Kelompok juga merumuskan minimal tiga strategi untuk meningkatkan kompetisi dalam kebaikan di lingkungan sekolah atau masyarakat, dengan mempertimbangkan tantangan modern.
  3. Peserta didik menyiapkan presentasi yang menarik, bisa berupa poster digital, mind map, atau role-play singkat, untuk menyajikan strategi mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan strategi yang telah dirumuskan dan mendemonstrasikan contoh aplikasinya melalui simulasi kasus.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan, serta menilai keefektifan dan kreativitas strategi yang disajikan.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menganalisis kelebihan dan kekurangan dari setiap strategi, serta memberikan penguatan terhadap konsep implementasi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan strategi-strategi terbaik yang telah dirumuskan dan potensi dampaknya dalam kehidupan.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas kerja keras dan ide-ide inovatif mereka, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas mandiri berupa refleksi pribadi dan mengajak peserta didik untuk mengamalkan nilai-nilai yang telah dipelajari, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAyo Berkompetisi dalam Kebaikan!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis studi kasus dan merumuskan strategi peningkatan etos kerja serta fastabiqul khairat.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, artikel berita, akses internet

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar infografis tentang dampak positif dan negatif kompetisi di era digital berikut, lalu diskusikan dalam kelompok: Apa perbedaan mendasar antara kompetisi yang positif dan negatif?
    KompetisiPositifNegatifEra DigitalDampak
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Baca studi kasus yang diberikan oleh guru tentang permasalahan sosial di lingkungan sekitar Anda. Identifikasi akar masalah dan dampak yang ditimbulkan.
  3. Diskusikan dalam kelompok, bagaimana konsep fastabiqul khairat dan etos kerja dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan dalam studi kasus tersebut.
  4. Rumuskan minimal 3 strategi konkret untuk meningkatkan etos kerja dan 3 strategi untuk meningkatkan fastabiqul khairat di lingkungan sekolah atau masyarakat.
  5. Siapkan presentasi kelompok Anda dengan kreatif dan menarik.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian pahami tentang 'berlomba-lomba dalam kebaikan'?
  2. Menurut kalian, mengapa orang perlu bekerja keras?
  3. Sebutkan satu contoh perilaku 'etos kerja' yang kalian ketahui!
  4. Bagaimana keterkaitan antara berbuat baik dan kesuksesan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan isi LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi strategi kelompok dan tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi urgensi fastabiqul khairatKonsep fastabiqul khairat dalam Islam3 JPkeimanan dan ketakwaan
2Menjelaskan makna fastabiqul khairat dan etos kerjaDalil Al-Qur'an dan Hadis tentang fastabiqul khairat dan etos kerja3 JPkeimanan dan ketakwaan
3Merumuskan strategi peningkatan etos kerja dan fastabiqul khairatPenerapan fastabiqul khairat dan etos kerja dalam kehidupan modern3 JPkolaborasi
Halaman 8 · Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Modul ini akan membimbing Anda memahami pentingnya kompetisi dalam kebaikan (fastabiqul khairat) dan etos kerja yang tinggi dalam Islam. Kedua konsep ini tidak hanya mengantarkan pada kesuksesan duniawi, tetapi juga kebahagiaan abadi di akhirat. Mari kita selami bagaimana ajaran Islam mendorong kita untuk menjadi pribadi yang produktif, berprestasi, dan senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan.

1. Urgensi Fastabiqul Khairat
Fastabiqul khairat, yang berarti berlomba-lomba dalam kebaikan, adalah perintah Allah SWT dalam Al-Qur'an. Konsep ini mengajarkan bahwa umat Islam tidak cukup hanya berbuat baik, tetapi juga harus berupaya menjadi yang terdepan dalam setiap amal kebajikan. Ini menciptakan lingkungan yang kompetitif secara positif, mendorong setiap individu untuk mengeluarkan potensi terbaiknya demi kemaslahatan bersama. Urgensi ini terletak pada percepatan terwujudnya masyarakat yang saleh dan berdaya guna, serta sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah.

2. Makna Etos Kerja dalam Islam
Etos kerja dalam Islam bukan sekadar mencari nafkah, melainkan ibadah yang bernilai pahala. Ia mencakup semangat, motivasi, dan perilaku kerja yang didasari nilai-nilai keislaman, seperti kejujuran, keuletan, tanggung jawab, dan profesionalisme. Muslim diajarkan untuk bekerja keras, tidak bermalas-malasan, dan senantiasa meningkatkan kualitas diri. Firman Allah SWT dalam Q.S. At-Taubah/9:105, 'Dan katakanlah: 'Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu...'' menekankan pentingnya etos kerja ini.

3. Dalil Al-Qur'an dan Hadis
Allah SWT berfirman dalam Q.S. Al-Baqarah/2:148, '…Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan…' (فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ). Ayat ini secara eksplisit memerintahkan umat Islam untuk saling mendahului dalam melakukan kebaikan. Rasulullah SAW juga bersabda, 'Sesungguhnya Allah menyukai apabila salah seorang di antara kalian melakukan suatu pekerjaan, ia melakukannya dengan itqan (profesional/sempurna).' Hadis ini menjadi landasan kuat bagi umat Islam untuk senantiasa berusaha maksimal dan profesional dalam setiap pekerjaan yang dilakukan, baik ibadah maupun urusan duniawi.

4. Penerapan dalam Kehidupan Modern
Penerapan fastabiqul khairat dan etos kerja di era modern sangat relevan. Dalam dunia yang kompetitif, seorang muslim harus mampu bersaing secara sehat dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, dan sosial, namun tetap berlandaskan nilai-nilai Islam. Contohnya adalah menjadi ilmuwan yang jujur, pengusaha yang adil, atau aktivis sosial yang ikhlas. Etos kerja yang tinggi memungkinkan muslim untuk berkontribusi secara signifikan dalam pembangunan peradaban, sementara kompetisi dalam kebaikan memastikan kontribusi tersebut selalu berorientasi pada kemaslahatan umat.

Rangkuman: Fastabiqul khairat dan etos kerja adalah dua pilar penting dalam ajaran Islam untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat. Berlomba-lomba dalam kebaikan mendorong kita untuk selalu berbuat yang terbaik, sementara etos kerja menuntut kita untuk bekerja dengan penuh dedikasi, kejujuran, dan profesionalisme. Dengan mengamalkan kedua prinsip ini, seorang muslim dapat menjadi pribadi yang produktif, bermanfaat bagi sesama, dan mencapai rida Allah SWT.

Halaman 9 · Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Fastabiqul KhairatBerlomba-lomba dalam kebaikan.
Etos KerjaSemangat dan perilaku kerja yang didasari nilai-nilai moral dan agama.
ItqanMelakukan pekerjaan dengan sempurna, profesional, dan teliti.
Akhlak MuliaPerilaku terpuji yang sesuai dengan ajaran Islam.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Kelas X Fase E2 dari 10 siap unduh

10 materi Pendidikan Agama Islam kelas X SMA, urut mengajar dari Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja hingga Peran Tokoh Ulama dalam Penyebaran Islam di Indonesia · semester 1: 5, semester 2: 5.

Lihat semuanya →Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos KerjaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMemahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dengan Syu‘abul (Cabang) ImanSem 1Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan HasadSem 1Asuransi, Bank, dan Koperasi Syariah untuk Perekonomian UmatSem 1Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di IndonesiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenjauhi Pergaulan Bebas dan Perbuatan Zina untuk Melindungi Harkat dan Martabat ManusiaSem 2Hakikat Mencintai Allah Swt., Khauf, Raja’, dan Tawakal kepada-NyaSem 2Menghindari Akhlak Madzmumah dan Membiasakan Akhlak MahmudahSem 2Menerapkan al-Kulliyatu al-Khamsah dalam Kehidupan Sehari-hariSem 2Peran Tokoh Ulama dalam Penyebaran Islam di IndonesiaSem 2

Kelas XI Fase F2 dari 10 siap unduh

10 materi Pendidikan Agama Islam kelas XI SMA, urut mengajar dari Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek hingga Peradaban Islam pada Masa Modern · semester 1: 5, semester 2: 5.

Lihat semuanya →Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai IptekModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBukti Beriman: Memenuhi Janji, Mensyukuri Nikmat, Memelihara Lisan, Menutupi AibSem 1Menghindari Perkelahian Pelajar, Minuman Keras, dan NarkobaSem 1Menebarkan Islam dengan Santun dan Damai melalui Dakwah, Khutbah, dan TabligSem 1Meneladani Jejak Langkah Ulama Indonesia yang MenduniaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenguatkan Kerukunan melalui Toleransi dan Memelihara Kehidupan ManusiaSem 2Menguatkan Iman dengan Menjaga Kehormatan, Ikhlas, Malu, dan ZuhudSem 2Adab Menggunakan Media SosialSem 2Ketentuan Pernikahan dalam IslamSem 2Peradaban Islam pada Masa ModernSem 2

Kelas XII Fase F1 dari 10 siap unduh

10 materi Pendidikan Agama Islam kelas XII SMA, urut mengajar dari Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian hingga Peran Organisasi Islam di Indonesia · semester 1: 5, semester 2: 5.

Lihat semuanya →Sabar dalam Menghadapi Musibah dan UjianModul siap unduh · Word + PDF ber-kopIndahnya Kehidupan BermaknaSem 1Munafik dan Keras Hati Tak Akan Pernah MajuSem 1Kewarisan dan Kearifan dalam IslamSem 1Perkembangan Peradaban Islam di DuniaSem 1Cinta Tanah Air dan Moderasi BeragamaSem 2Ilmu KalamSem 2Sikap Inovatif dan Etika dalam BerorganisasiSem 2IjtihadSem 2Peran Organisasi Islam di IndonesiaSem 2
Peta materi Pendidikan Agama Islam SMA — 30 materi, kelas X sampai XII, modul ajar siap unduh
Contoh sampul modul ajar Pendidikan Agama Islam SMA — Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam di SMA

Peta di halaman ini memuat 30 materi Pendidikan Agama Islam kelas X sampai XII di SMA, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase E, dan F, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk sekolah di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mengikuti Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan Standar Proses (Permendikdasmen 1/2026), dengan 8 Dimensi Profil Lulusan.

Di sekolah, Pendidikan Agama Islam juga dipanggil PAI, PABP, dan agama islam — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pendidikan Agama Islam SMA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam SMA mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pendidikan Agama Islam SMA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pendidikan Agama Islam bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XPeta Konsep
Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos KerjaUrgensi Fastabiqul KhairatMakna Etos Kerja dalam IslamDalil Al-Qur'an dan HadisPenerapan dalam Kehidupan Modern
Dari sub-bab Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos KerjaLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja1Memahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dengan Syu‘abul (Cabang) Iman1Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad1Asuransi, Bank, dan Koperasi Syariah untuk Perekonomian Umat1Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia…+5 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDMeraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos KerjaMemahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dengan Syu‘abul (Cabang) ImanMenjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan HasadAsuransi, Bank, dan Koperasi Syariah untuk Perekonomian Umat
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pendidikan Agama Islam SMA

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Fase apa saja yang tercakup di Pendidikan Agama Islam SMA?

Fase E, dan F — kelas X sampai XII. Fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta materi halaman ini.

Apa saja materi Pendidikan Agama Islam SMA?

30 materi, urut mengajar dari Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja hingga Peran Organisasi Islam di Indonesia. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pendidikan Agama Islam?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Pendidikan Agama Islam sering disebut apa lagi?

Nama resminya Pendidikan Agama Islam, tetapi di sekolah ia juga dipanggil PAI, PABP, agama islam. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.