Modul Ajar & RPP Sejarah Kelas X
Konsep Dasar Ilmu Sejarah
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Sejarah |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Konsep Dasar Ilmu Sejarah |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning dan Project-Based Learning |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang peristiwa masa lalu yang terjadi di lingkungan sekitar atau melalui media massa. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III |
| Elemen / Domain | Pemahaman Konsep Sejarah |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep dasar ilmu sejarah, termasuk hakikat, ruang lingkup, periodisasi, kronologi, diakronik, sinkronik, kausalitas, dan kontinuitas perubahan dalam peristiwa sejarah, serta mengaitkannya dengan kehidupan masa kini. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 adalah sebuah fakta sejarah yang dapat dianalisis dengan konsep dasar ilmu sejarah. |
| Konseptual | Konsep dasar ilmu sejarah mencakup pengertian, ruang lingkup, cara berpikir (diakronik, sinkronik), dan unsur-unsur (manusia, ruang, waktu) yang esensial untuk memahami peristiwa masa lalu secara utuh. |
| Prosedural | Menganalisis sebuah peristiwa sejarah melibatkan langkah-langkah seperti mengidentifikasi unsur-unsur sejarah, menerapkan cara berpikir diakronik dan sinkronik, serta mencari hubungan sebab-akibat. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa pemahaman konsep dasar sejarah membantu mereka tidak hanya menghafal tanggal, tetapi juga memahami makna dan relevansi peristiwa masa lalu untuk kehidupan sekarang dan masa depan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah dengan tepat.
- Menganalisis konsep berpikir diakronik dan sinkronik dalam sejarah dengan benar.
- Menganalisis konsep kausalitas (sebab-akibat) dan kontinuitas (keberlanjutan) dalam peristiwa sejarah.
- Mengkategorikan unsur-unsur sejarah (manusia, ruang, waktu) dalam sebuah peristiwa sejarah.
Pemahaman bermakna: Memahami konsep dasar ilmu sejarah membantu peserta didik menafsirkan peristiwa masa lalu secara kritis, melihat pola perubahan dan keberlanjutan, serta menarik pelajaran berharga untuk menghadapi tantangan masa kini.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu belajar sejarah, jika yang dipelajari hanyalah masa lalu yang sudah tidak ada?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning dan Project-Based Learning |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Kemampuan menyusun narasi sejarah yang runtut dan efektif, serta penggunaan kosakata baku dalam presentasi dan penulisan. Sosiologi: Memahami konteks sosial dan dinamika masyarakat yang melatarbelakangi suatu peristiwa sejarah. Geografi: Menganalisis peran faktor geografis (ruang) dalam menentukan jalannya peristiwa sejarah. |
| Kemitraan Pembelajaran | Peserta didik didorong berdiskusi dengan orang tua atau tokoh masyarakat lokal mengenai peristiwa sejarah yang mereka ketahui untuk melengkapi data proyek. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar memungkinkan kerja kelompok dan presentasi interaktif, dengan akses ke perpustakaan sekolah atau sumber daya daring. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi (misal: Canva, Prezi), aplikasi pengolah gambar/video (misal: CapCut, PicsArt), atau platform kolaborasi daring (misal: Google Docs) untuk pembuatan infografis dan proyek digital. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa dan mengajak peserta didik berdoa, memeriksa kehadiran, kemudian melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman mereka terkait cerita masa lalu. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita perlu belajar sejarah, jika yang dipelajari hanyalah masa lalu yang sudah tidak ada?', mendorong peserta didik untuk berpikir tentang relevansi sejarah. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil untuk mencari berbagai definisi sejarah dari berbagai sumber (buku teks, internet) dan mendiskusikan apa yang membedakan sejarah dari cerita biasa, serta mengidentifikasi ruang lingkupnya. Mereka mengaitkan konsep ini dengan peristiwa-peristiwa yang pernah mereka dengar atau alami. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat peta konsep sederhana yang berisi pengertian sejarah versi kelompok mereka dan ruang lingkupnya, dengan menyertakan contoh peristiwa konkret yang masuk dalam ruang lingkup sejarah. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan umpan balik, menguatkan konsep, dan menyimpulkan bersama tentang pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru membimbing peserta didik membuat rangkuman singkat, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis konsep berpikir diakronik dan sinkronik dalam sejarah dengan benar serta menganalisis konsep kausalitas (sebab-akibat) dan kontinuitas (keberlanjutan) dalam peristiwa sejarah. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru mengulas singkat materi sebelumnya dan mengaitkannya dengan materi hari ini. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memantik diskusi dengan pertanyaan: 'Bagaimana cara sejarawan meneliti suatu peristiwa agar bisa dipahami secara mendalam, bukan hanya sepotong-sepotong?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dibentuk kelompok. Setiap kelompok diberi kasus peristiwa sejarah (misalnya, Peristiwa Rengasdengklok atau Sumpah Pemuda). Mereka diminta menganalisis peristiwa tersebut menggunakan konsep berpikir diakronik (urutan waktu) dan sinkronik (konteks sosial, ekonomi, politik pada masa itu), serta mengidentifikasi sebab-akibat dan keberlanjutan dari peristiwa tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Kelompok membuat infografis atau poster digital yang menjelaskan analisis mereka terhadap kasus peristiwa sejarah, dengan menekankan penerapan konsep diakronik, sinkronik, kausalitas, dan kontinuitas. Mereka juga menyiapkan argumen untuk presentasi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan infografisnya. Kelompok lain memberikan pertanyaan dan saran. Guru memberikan penguatan, meluruskan miskonsepsi, dan memastikan pemahaman konsep telah tercapai. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru mengajak peserta didik menyimpulkan pentingnya cara berpikir sejarah. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas mereka. Guru memberikan penugasan individu untuk membaca materi selanjutnya dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis sebuah peristiwa sejarah dengan menerapkan konsep diakronik, sinkronik, kausalitas, dan kontinuitas.
Alat & bahan: Lembar kerja, pena/pensil, akses internet/buku sumber sejarah
Langkah kerja:
- Pilih satu peristiwa sejarah nasional atau lokal yang menarik perhatian Anda.
- Identifikasi kapan peristiwa itu terjadi (diakronik) dan apa saja yang terjadi sebelum serta sesudahnya.
- Deskripsikan kondisi sosial, ekonomi, dan politik masyarakat pada saat peristiwa itu terjadi (sinkronik).
- Analisis sebab-sebab utama peristiwa itu terjadi (kausalitas) dan dampaknya yang berkelanjutan (kontinuitas).
- Sajikan hasil analisis Anda dalam tabel yang telah disediakan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda pahami tentang sejarah?
- Apakah semua kejadian di masa lalu disebut sejarah? Mengapa?
- Menurut Anda, mengapa penting untuk mengetahui urutan waktu suatu peristiwa?
- Berikan satu contoh peristiwa sejarah yang Anda ketahui!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kualitas infografis, dan presentasi proyek.
Sumatif (akhir): Tes tertulis (pilihan ganda dan esai) untuk mengukur pemahaman konsep dasar ilmu sejarah dan kemampuan analisis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah. | Pengertian dan Ruang Lingkup Sejarah. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis konsep berpikir diakronik dan sinkronik dalam sejarah. | Konsep Diakronik dan Sinkronik. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 3 | Menganalisis konsep kausalitas dan kontinuitas dalam peristiwa sejarah. | Kausalitas dan Kontinuitas. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 4 | Mengkategorikan unsur-unsur sejarah (manusia, ruang, waktu) dalam sebuah peristiwa sejarah. | Unsur-unsur Sejarah. | 2 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
Sejarah seringkali dianggap sebagai kumpulan tanggal dan nama yang membosankan. Namun, lebih dari itu, sejarah adalah ilmu yang mempelajari masa lalu manusia untuk memahami masa kini dan merancang masa depan. Untuk menyelami kekayaan sejarah, kita perlu memahami konsep-konsep dasarnya. Modul ini akan membimbing Anda menjelajahi hakikat sejarah, cara kerjanya, dan mengapa ia begitu penting bagi kehidupan kita.
1. Hakikat dan Pengertian Ilmu Sejarah
Sejarah berasal dari bahasa Arab 'syajaratun' yang berarti pohon, menunjukkan adanya pertumbuhan dan perkembangan. Secara umum, sejarah adalah ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa masa lalu yang dialami manusia, dengan mempertimbangkan unsur ruang dan waktu. Sejarah bukan hanya catatan peristiwa, melainkan interpretasi atas peristiwa tersebut. Hakikat sejarah adalah masa lalu manusia yang memiliki makna dan relevansi. Tanpa manusia, tidak ada sejarah. Sejarah membantu kita memahami identitas dan akar budaya kita.
2. Ruang Lingkup Ilmu Sejarah
Ruang lingkup ilmu sejarah sangat luas, mencakup seluruh aspek kehidupan manusia di masa lalu. Ini termasuk sejarah politik (misal: pergantian pemerintahan), sejarah sosial (misal: perubahan struktur masyarakat), sejarah ekonomi (misal: perkembangan perdagangan), sejarah budaya (misal: perkembangan seni dan kepercayaan), hingga sejarah intelektual (misal: perkembangan pemikiran). Semua peristiwa yang melibatkan aktivitas manusia dan memiliki dampak signifikan dapat menjadi objek kajian sejarah, dari skala lokal hingga global.
3. Konsep Berpikir Diakronik dan Sinkronik
Dalam sejarah, kita mengenal dua cara berpikir utama. Berpikir diakronik berarti memanjang dalam waktu dan menyempit dalam ruang, fokus pada urutan peristiwa dari awal hingga akhir untuk melihat perubahan dan perkembangan. Contohnya, mempelajari kronologi perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sementara itu, berpikir sinkronik berarti meluas dalam ruang dan menyempit dalam waktu, mengkaji suatu peristiwa pada kurun waktu tertentu secara mendalam dengan berbagai aspeknya (sosial, ekonomi, politik). Contohnya, menganalisis kondisi masyarakat Indonesia saat Proklamasi Kemerdekaan.
4. Kausalitas dan Kontinuitas dalam Sejarah
Kausalitas adalah hubungan sebab-akibat antarperistiwa sejarah. Sejarawan berusaha mencari tahu mengapa suatu peristiwa terjadi dan apa dampaknya. Tidak ada peristiwa yang berdiri sendiri; selalu ada faktor pendorong dan konsekuensi. Kontinuitas merujuk pada adanya keberlanjutan atau pola yang terus berulang dalam sejarah. Meskipun terjadi perubahan, ada elemen-elemen tertentu yang tetap bertahan atau berkembang dari masa sebelumnya. Memahami keduanya membantu kita melihat sejarah bukan sebagai serangkaian kejadian acak, melainkan sebagai proses yang saling terkait.
5. Unsur-unsur Sejarah: Manusia, Ruang, dan Waktu
Setiap peristiwa sejarah selalu melibatkan tiga unsur pokok. Pertama, Manusia sebagai pelaku atau subjek dan objek sejarah. Tanpa aktivitas manusia, tidak ada sejarah. Kedua, Ruang (dimensi spasial) adalah tempat terjadinya peristiwa. Lokasi geografis seringkali memengaruhi jalannya sejarah. Ketiga, Waktu (dimensi temporal) adalah kapan peristiwa itu terjadi. Unsur waktu sangat krusial karena setiap peristiwa bersifat unik dan tidak akan terulang persis sama. Ketiga unsur ini saling terkait erat dan tidak dapat dipisahkan dalam menganalisis sejarah.
Rangkuman: Konsep dasar ilmu sejarah meliputi hakikat, ruang lingkup, cara berpikir diakronik dan sinkronik, kausalitas, kontinuitas, serta unsur manusia, ruang, dan waktu. Memahami konsep-konsep ini memungkinkan kita untuk menganalisis peristiwa masa lalu secara kritis, melihat keterkaitan antarperistiwa, dan menarik pelajaran berharga. Sejarah bukan sekadar kumpulan fakta, melainkan interpretasi yang dinamis tentang perjalanan manusia di masa lampau.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Diakronik | Cara berpikir sejarah yang memanjang dalam waktu, fokus pada kronologi dan perkembangan. |
| Sinkronik | Cara berpikir sejarah yang meluas dalam ruang, fokus pada konteks dan aspek-aspek suatu peristiwa pada waktu tertentu. |
| Kausalitas | Hubungan sebab-akibat dalam peristiwa sejarah. |
| Kontinuitas | Adanya keberlanjutan atau pola yang tetap ada meskipun terjadi perubahan dalam sejarah. |
| Historiografi | Penulisan sejarah. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Konsep Dasar Ilmu Sejarah" mata pelajaran Sejarah Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Konsep Dasar Ilmu Sejarah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Sejarah Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 materi · siap dibuatkan
Kajian Ilmu SejarahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKekhasan Penelitian SejarahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Kehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu–BuddhaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan IslamBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Sejarah lain yang sudah tersedia
Konsep Berpikir SejarahSejarah Kelas X SMAManusia PraaksaraSejarah Kelas X SMADemokrasi Liberal dan TerpimpinSejarah Kelas XII SMADemokrasi Liberal hingga Demokrasi TerpimpinSejarah Kelas XII SMALihat semua Modul Ajar Sejarah Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Sejarah kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Konsep Dasar Ilmu Sejarah pada Sejarah SMA, Fase E, elemen Pemahaman Konsep Sejarah.
Modul Konsep Dasar Ilmu Sejarah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Konsep Dasar Ilmu Sejarah untuk Sejarah kelas X.
Apakah modul ajar Sejarah materi Konsep Dasar Ilmu Sejarah ini gratis?
Ya. Modul Konsep Dasar Ilmu Sejarah untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Konsep Dasar Ilmu Sejarah ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sejarah kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sejarah kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Konsep Dasar Ilmu Sejarah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Konsep Dasar Ilmu Sejarah dapat Anda sesuaikan dengan murid Sejarah kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Sejarah kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Konsep Dasar Ilmu Sejarah ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Konsep Dasar Ilmu Sejarah tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Konsep Dasar Ilmu Sejarah untuk Sejarah kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Konsep Dasar Ilmu Sejarah ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sejarah kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Konsep Dasar Ilmu Sejarah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sejarah kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Sejarah ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Konsep Dasar Ilmu Sejarah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Sejarah MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.