Modul Ajar SMA

Modul Ajar Sejarah Kelas X SMA

3 modul ajar Sejarah kelas X SMA (Fase E) siap unduh — Konsep Berpikir Sejarah, Konsep Dasar Ilmu Sejarah, dan Manusia Praaksara. Word + PDF ber-kop.

3 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 4 materi kelas X & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Manusia Praaksara, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Manusia Praaksara selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Sejarah Kelas X SMA
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Manusia Praaksara
Sejarah · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Manusia Praaksara
Sejarah · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSejarah
Fase / KelasE / X
Materi PokokManusia Praaksara
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar mengenai garis waktu sejarah dan konsep perubahan sosial.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Konsep Sejarah
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis secara kritis perkembangan kehidupan manusia dan masyarakat pada masa praaksara di wilayah Indonesia serta mengaitkannya dengan kondisi sosial-budaya dan lingkungan yang membentuknya.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualManusia purba seperti Pithecanthropus Erectus dan Meganthropus Paleojavanicus pernah hidup di wilayah Indonesia.
KonseptualMasa praaksara adalah periode sebelum manusia mengenal tulisan, ditandai dengan perkembangan fisik, alat, dan budaya awal manusia.
ProseduralMenganalisis artefak dan fosil sebagai sumber utama untuk merekonstruksi kehidupan manusia praaksara.
MetakognitifMenyadari bahwa pemahaman tentang masa praaksara membantu memahami akar peradaban dan evolusi manusia hingga saat ini.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati gambar fosil dan artefak, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri kehidupan manusia praaksara di Indonesia dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan kebudayaan manusia praaksara di Indonesia secara runtut.
  3. Dengan menganalisis sumber sejarah berupa gambar alat-alat purba, peserta didik dapat mengelompokkan jenis-jenis alat praaksara berdasarkan fungsinya secara akurat.
  4. Melalui simulasi sederhana, peserta didik dapat menunjukkan contoh adaptasi manusia praaksara terhadap lingkungan alam dengan kreatif.
  5. Setelah mempresentasikan hasil diskusi, peserta didik dapat mengevaluasi relevansi temuan arkeologi praaksara dengan kehidupan masyarakat modern Indonesia dengan argumentasi yang logis.
Halaman 2 · Manusia Praaksara — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami kehidupan manusia praaksara tidak hanya tentang masa lalu, tetapi juga memberikan wawasan tentang evolusi manusia, adaptasi terhadap lingkungan, dan fondasi awal peradaban yang membentuk masyarakat modern.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa mengetahui kehidupan manusia jutaan tahun lalu tanpa ada catatan tertulis?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuGeografi: Memahami kondisi geografis Indonesia yang memengaruhi persebaran situs praaksara dan adaptasi manusia purba.
Biologi: Mempelajari evolusi manusia dan klasifikasi jenis-jenis manusia purba berdasarkan ciri-ciri fisik.
Antropologi: Menganalisis kebudayaan awal manusia praaksara, sistem kepercayaan, dan pola sosial yang terbentuk.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi mengenai sejarah lokal atau cerita rakyat yang berkaitan dengan asal-usul manusia dan lingkungan untuk memperkaya perspektif peserta didik.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di kelas dengan penataan meja berkelompok, serta memungkinkan akses ke perpustakaan sekolah atau area outdoor untuk observasi lingkungan sekitar yang dapat dikaitkan dengan adaptasi manusia.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video dokumenter tentang situs arkeologi, simulasi interaktif penemuan fosil, dan platform kolaborasi online untuk diskusi kelompok dan pembuatan infografis.
Halaman 3 · Manusia Praaksara — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati gambar fosil dan artefak, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri kehidupan manusia praaksara di Indonesia dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan video singkat tentang penemuan fosil manusia purba di Sangiran dan bertanya, 'Apa yang membuat penemuan ini penting bagi kita?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ciri-ciri kehidupan manusia praaksara dan pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa mengetahui kehidupan manusia jutaan tahun lalu tanpa ada catatan tertulis?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar-gambar fosil manusia purba (Pithecanthropus Erectus, Meganthropus Paleojavanicus) dan artefak (kapak perimbas, alat serpih) yang ditemukan di Indonesia, lalu meminta peserta didik mengidentifikasi apa yang mereka lihat.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan LKPD untuk mencatat pengamatan awal mereka terhadap gambar-gambar tersebut.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru membagikan teks singkat mengenai karakteristik fisik dan pola hidup manusia praaksara di Indonesia, serta meminta setiap kelompok untuk mencari informasi tambahan dari buku paket atau sumber digital yang relevan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok berdiskusi untuk mengisi tabel perbandingan ciri-ciri manusia praaksara berdasarkan temuan fosil dan artefak, termasuk pola hunian, jenis makanan, dan teknologi sederhana yang digunakan.
  2. Guru berkeliling membimbing kelompok dalam mengolah data dan memastikan semua anggota berpartisipasi aktif dalam analisis.
  3. Setiap kelompok membuat poster sederhana atau mind map yang merangkum hasil identifikasi ciri-ciri kehidupan manusia praaksara.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan dari setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri-ciri kehidupan manusia praaksara di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan terkait presentasi, sementara guru memfasilitasi diskusi dan mengklarifikasi konsep yang masih belum jelas.
  3. Guru memberikan penguatan materi mengenai keberagaman jenis manusia praaksara dan perkembangan awal kebudayaan di Indonesia.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan ciri-ciri utama kehidupan manusia praaksara di Indonesia.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan kerja keras peserta didik, menciptakan suasana menggembirakan di akhir pembelajaran.
  3. Guru memberikan tugas membaca untuk materi pertemuan berikutnya tentang faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan kebudayaan praaksara dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Manusia Praaksara — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan kebudayaan manusia praaksara di Indonesia secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan bertanya, 'Selain ciri fisik, apa lagi yang membedakan manusia purba satu sama lain? Apa yang memengaruhi perubahan cara hidup mereka?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran kedua yaitu menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan kebudayaan manusia praaksara dan mengelompokkan alat-alatnya, serta mengingatkan pertanyaan pemantik untuk menumbuhkan kesadaran belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar peta persebaran situs arkeologi praaksara di Indonesia dan meminta peserta didik mengamati pola persebarannya, lalu bertanya, 'Mengapa situs-situs ini ditemukan di lokasi tertentu?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing dan diberikan studi kasus singkat tentang penemuan alat-alat batu di berbagai lokasi dengan kondisi geografis yang berbeda.
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta untuk menganalisis studi kasus dan mengidentifikasi faktor-faktor (geografis, iklim, ketersediaan sumber daya) yang mungkin memengaruhi perkembangan teknologi dan kebudayaan manusia praaksara.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik berdiskusi untuk mengisi tabel klasifikasi alat-alat praaksara (misalnya, alat serpih, kapak genggam, mata panah) berdasarkan bahan, bentuk, dan fungsinya, serta mengaitkannya dengan tingkat adaptasi manusia terhadap lingkungan.
  2. Guru membimbing kelompok dalam merumuskan kesimpulan tentang hubungan antara lingkungan alam dan perkembangan kebudayaan praaksara.
  3. Setiap kelompok membuat infografis sederhana yang menjelaskan faktor-faktor pendorong perkembangan kebudayaan praaksara dan contoh alat yang dihasilkan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan infografis dan menjelaskan analisis mereka tentang faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan kebudayaan praaksara.
  2. Sesi tanya jawab dan umpan balik antar kelompok dilakukan, guru mengarahkan diskusi untuk memastikan pemahaman yang komprehensif.
  3. Guru memberikan penguatan tentang konsep adaptasi dan inovasi manusia praaksara sebagai respons terhadap tantangan lingkungan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat rangkuman tentang faktor-faktor penting yang membentuk kebudayaan manusia praaksara dan ragam alat yang digunakan.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas partisipasi aktif dan hasil kerja yang baik, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan kuis singkat sebagai asesmen formatif dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Manusia Praaksara — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKJejak Manusia Purba di NusantaraNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Mengidentifikasi ciri-ciri manusia praaksara dan mengelompokkan alat-alat kebudayaannya.

Alat & bahan: Gambar fosil, gambar artefak, pensil, spidol warna, kertas poster

Langkah kerja:

  1. Lengkapi urutan zaman batu masa praaksara berikut, lalu tuliskan ciri alat pada setiap zaman.
    1Mesolitikum2Neolitikum34
    Gambar 1. Alur
  2. Amati 1 fosil manusia purba dan gambar 2 artefak yang disediakan, lalu diskusikan ciri-ciri fisiknya.
  3. Identifikasi pola hidup (berburu, meramu) dan teknologi yang digunakan dari gambar-gambar tersebut.
  4. Kelompokkan artefak yang ditemukan berdasarkan bahan dan fungsinya ke dalam tabel.
  5. Buatlah mind map yang menghubungkan jenis manusia purba dengan artefak yang mereka gunakan.
  6. Sajikan hasil mind map di depan kelas dan diskusikan dengan kelompok lain.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Manusia Praaksara — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang masa sebelum manusia mengenal tulisan?
  2. Menurut Anda, bagaimana cara para ahli mengetahui kehidupan manusia purba?
  3. Sebutkan setidaknya satu contoh peninggalan manusia purba yang Anda tahu!
  4. Di mana saja situs arkeologi praaksara yang terkenal di Indonesia?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan kuis tertulis berupa pilihan ganda dan esai.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Manusia Praaksara — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri kehidupan manusia praaksara di Indonesia dengan tepat.Ciri-ciri fisik dan pola hidup manusia praaksara2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan kebudayaan manusia praaksara di Indonesia secara runtut.Faktor geografis dan lingkungan terhadap kebudayaan praaksara2 JPKewargaan
3Mengelompokkan jenis-jenis alat praaksara berdasarkan fungsinya secara akurat.Jenis dan fungsi alat-alat praaksara2 JPKreativitas
Halaman 8 · Manusia Praaksara — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Masa praaksara adalah periode paling awal dalam sejarah manusia, sebelum ditemukannya tulisan. Di Indonesia, jejak kehidupan manusia praaksara sangat kaya, memberikan gambaran bagaimana nenek moyang kita beradaptasi, berinovasi, dan membentuk dasar-dasar peradaban. Mempelajari masa ini membantu kita memahami akar-akar budaya dan lingkungan hidup di Nusantara.

1. Pengertian dan Periodisasi Praaksara
Masa praaksara, sering juga disebut prasejarah, adalah kurun waktu di mana manusia belum mengenal tulisan. Periodisasi masa praaksara di Indonesia umumnya dibagi berdasarkan arkeologi, yaitu zaman batu (Paleolitikum, Mesolitikum, Neolitikum, Megalitikum) dan zaman logam. Pembagian ini didasarkan pada teknologi pembuatan alat yang digunakan manusia pada masa itu. Pengetahuan tentang masa ini didapatkan melalui penelitian fosil dan artefak yang ditemukan di berbagai situs arkeologi.

2. Jenis-Jenis Manusia Praaksara di Indonesia
Indonesia menjadi salah satu pusat penemuan fosil manusia purba penting di dunia. Beberapa jenis manusia praaksara yang ditemukan antara lain Meganthropus Paleojavanicus (manusia raksasa dari Jawa kuno), Pithecanthropus Erectus (manusia kera berjalan tegak), dan Homo Sapiens (manusia cerdas). Setiap jenis memiliki ciri fisik dan perkiraan pola hidup yang berbeda, menunjukkan evolusi dan adaptasi terhadap lingkungan Nusantara yang kaya sumber daya alam.

3. Corak Kehidupan Manusia Praaksara
Kehidupan manusia praaksara di Indonesia didominasi oleh pola berburu dan meramu (food gathering), yang kemudian berkembang menjadi bercocok tanam sederhana (food producing). Mereka hidup berpindah-pindah (nomaden) mengikuti ketersediaan makanan, lalu mulai menetap. Ketergantungan pada alam sangat tinggi, sehingga mereka mengembangkan alat-alat sederhana dari batu, tulang, dan kayu untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

4. Hasil Kebudayaan Manusia Praaksara
Berbagai hasil kebudayaan praaksara ditemukan di Indonesia, seperti kapak perimbas, kapak genggam, alat serpih, mata panah, dan gerabah. Pada zaman Megalitikum, muncul kebudayaan batu besar seperti menhir, dolmen, sarkofagus, dan punden berundak yang berkaitan dengan kepercayaan animisme dan dinamisme. Penemuan ini menunjukkan perkembangan pola pikir dan sistem kepercayaan yang semakin kompleks pada masyarakat praaksara.

5. Situs-Situs Penting di Indonesia
Beberapa situs arkeologi praaksara terkenal di Indonesia antara lain Sangiran (Jawa Tengah) yang merupakan situs penemuan fosil manusia purba terlengkap, Trinil (Jawa Timur) tempat Pithecanthropus Erectus ditemukan, Gua Leang-Leang (Sulawesi Selatan) dengan lukisan dinding purba, serta situs-situs di Pacitan dan Ngandong. Situs-situs ini menjadi bukti konkret kekayaan sejarah praaksara Indonesia dan kontribusinya bagi pemahaman sejarah dunia.

Rangkuman: Masa praaksara di Indonesia adalah periode sebelum tulisan, ditandai dengan evolusi manusia purba seperti Meganthropus dan Pithecanthropus. Corak kehidupannya berkembang dari berburu-meramu nomaden hingga bercocok tanam dan menetap. Hasil kebudayaan berupa alat batu dan logam, serta bangunan megalitikum, menunjukkan adaptasi dan perkembangan kepercayaan. Situs-situs seperti Sangiran menjadi bukti penting kekayaan sejarah praaksara Nusantara.

Halaman 9 · Manusia Praaksara — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PraaksaraMasa sebelum manusia mengenal tulisan.
FosilSisa-sisa makhluk hidup yang telah membatu.
ArtefakBenda-benda buatan manusia purba.
NomadenPola hidup berpindah-pindah tempat.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Manusia Praaksara — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Manusia Praaksara" mata pelajaran Sejarah Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Manusia Praaksara — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil2 materi · siap dibuatkan

2 materi Sejarah SMA, urut mengajar dari Kajian Ilmu Sejarah hingga Kekhasan Penelitian Sejarah.

Kajian Ilmu SejarahKekhasan Penelitian Sejarah

Semester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan

2 materi Sejarah SMA, urut mengajar dari Kehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu–Buddha hingga Kehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Islam.

Kehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu–BuddhaKehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Islam

Sejarah Kelas X SMA — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di SMA berada di Fase E, dan 4 materi Sejarah setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Yang disusun di sini perangkat ajar Sejarah kelas X (kelas 10) SMA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Sejarah kelas X (kelas 10) SMA mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Sejarah kelas X (kelas 10) SMA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Sejarah bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XPeta Konsep
Manusia PraaksaraPengertian dan Periodisasi PraaksaraJenis-Jenis Manusia Praaksara di IndonesiaCorak Kehidupan Manusia PraaksaraHasil Kebudayaan Manusia PraaksaraSitus-Situs Penting di Indonesia
Dari sub-bab Manusia PraaksaraLembar tambahan
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKewargaan
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Kajian Ilmu Sejarah1Kekhasan Penelitian Sejarah2Kehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu–Buddha2Kehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Islam
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDKajian Ilmu SejarahKekhasan Penelitian Sejarah
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Sejarah Kelas X SMA

Apakah modul ajar Sejarah ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas X (kelas 10) SMA masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Sejarah kelas X SMA?

4 materi, urut mengajar dari Kajian Ilmu Sejarah hingga Kehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Islam. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Sejarah?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.