Modul Ajar & RPP Desain Grafis Percetakan Kelas X
Desain Grafis PErcetakan
Modul ajar (RPP) Desain Grafis Percetakan SMK kelas X materi Desain Grafis PErcetakan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran XI: Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Desain Komunikasi Visual. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Desain Grafis PErcetakan yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Desain Grafis Percetakan |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Desain Grafis PErcetakan |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang komputer dan mampu mengoperasikan perangkat lunak pengolah gambar atau teks secara sederhana.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran XI: Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Desain Komunikasi Visual |
| Elemen / Domain | Desain Grafis Percetakan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami prinsip dasar desain grafis percetakan, mengidentifikasi elemen-elemen desain, serta menerapkan perangkat lunak desain grafis untuk menghasilkan produk cetak sederhana dengan memperhatikan aspek estetika dan fungsional. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Desain grafis percetakan terlihat dalam poster, brosur, majalah, dan kemasan produk di sekitar kita. |
| Konseptual | Materi ini mempelajari prinsip-prinsip desain, elemen visual, dan alur kerja dalam menciptakan desain yang siap cetak. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar menggunakan perangkat lunak desain grafis, menyusun layout, dan mempersiapkan file untuk proses pencetakan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya perencanaan desain dan dampak visualnya terhadap pesan yang ingin disampaikan kepada audiens. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi prinsip dasar desain grafis percetakan dengan benar.
- Menjelaskan elemen-elemen desain grafis percetakan (garis, bentuk, warna, tekstur, ruang) secara tepat.
- Menganalisis jenis-jenis tipografi dan fungsinya dalam desain grafis percetakan.
- Menerapkan perangkat lunak desain grafis untuk membuat layout sederhana.
- Mempersiapkan file desain untuk proses pencetakan sesuai standar.
- Menghasilkan desain poster atau brosur sederhana yang siap cetak.
Pemahaman bermakna: Memahami desain grafis percetakan membantu peserta didik menciptakan komunikasi visual yang efektif dan menarik, serta membuka peluang karir di industri kreatif.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian melihat desain poster atau kemasan produk yang sangat menarik? Apa yang membuat desain tersebut berhasil menarik perhatian kalian?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis teks persuasif atau informatif untuk konten desain poster/brosur. Seni Budaya: Pemahaman tentang komposisi, estetika, dan teori warna dalam konteks seni rupa yang diterapkan pada desain grafis. Informatika: Penggunaan dan optimalisasi perangkat lunak desain grafis serta pengelolaan file digital secara efisien. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendorong peserta didik mengamati desain produk cetak di rumah atau lingkungan sekitar dan mendiskusikannya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dilengkapi dengan komputer yang terinstal perangkat lunak desain grafis, proyektor, serta contoh-contoh produk cetak untuk inspirasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi desain grafis (Adobe Illustrator/CorelDRAW), platform berbagi inspirasi desain (Pinterest/Behance), dan tutorial daring untuk eksplorasi lebih lanjut. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi prinsip dasar desain grafis percetakan dengan benar dan menjelaskan elemen-elemen desain grafis percetakan (garis, bentuk, warna, tekstur, ruang) secara tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menunjukkan beberapa contoh produk cetak, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan memantik diskusi dengan pertanyaan tentang elemen yang menarik dari contoh tersebut. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati berbagai contoh produk cetak (poster, brosur, majalah) yang disediakan, lalu mengidentifikasi elemen-elemen visual (garis, bentuk, warna, tekstur, ruang) dan prinsip desain (keseimbangan, kontras, kesatuan) yang mereka temukan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengisi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang meminta mereka untuk mendeskripsikan elemen dan prinsip desain yang ditemukan pada contoh produk cetak, serta mempresentasikan hasil pengamatan mereka di depan kelas. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dan guru melakukan diskusi interaktif untuk menyamakan persepsi tentang prinsip dan elemen desain, memberikan umpan balik atas presentasi kelompok, dan memperkuat pemahaman konsep melalui penjelasan guru. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi hari ini, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan materi untuk pertemuan selanjutnya, dan menutup dengan doa serta salam penutup yang memotivasi. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis jenis-jenis tipografi dan fungsinya dalam desain grafis percetakan serta menerapkan perangkat lunak desain grafis untuk membuat layout sederhana. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru memulai dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, mengulas singkat materi sebelumnya, dan menyajikan sebuah studi kasus desain yang kurang efektif karena pemilihan tipografi yang salah untuk memicu diskusi tentang pentingnya tipografi. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan mencari informasi tentang jenis-jenis tipografi (serif, sans-serif, script, display) dan fungsinya dalam berbagai konteks desain melalui sumber digital atau buku, kemudian menganalisis contoh-contoh penggunaan tipografi yang efektif dan tidak efektif. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dengan menggunakan perangkat lunak desain grafis (misalnya Adobe Illustrator/CorelDRAW), peserta didik membuat dua versi layout sederhana (misalnya desain kartu nama atau flyer mini) dengan tema yang sama namun menggunakan jenis tipografi yang berbeda untuk melihat dampaknya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mempresentasikan hasil layout mereka, menjelaskan pilihan tipografi dan alasannya, kemudian menerima umpan balik dari teman dan guru mengenai efektivitas komunikasi visual yang dihasilkan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru dan peserta didik merangkum poin-poin penting tentang tipografi dan penerapannya, guru memberikan apresiasi atas kreativitas peserta didik, memberikan tugas pengayaan untuk eksplorasi font lebih lanjut, dan menutup pelajaran dengan semangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Mempersiapkan file desain untuk proses pencetakan sesuai standar dan menghasilkan desain poster atau brosur sederhana yang siap cetak. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengingatkan kembali pentingnya persiapan file cetak, dan menyampaikan proyek akhir berupa pembuatan desain poster/brosur siap cetak. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Guru menjelaskan tahapan proyek pembuatan desain poster/brosur, termasuk standar persiapan file cetak (resolusi, mode warna CMYK, bleed, margin), dan memberikan contoh alur kerja dari desain hingga siap cetak. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan merancang dan membuat desain poster atau brosur sederhana menggunakan perangkat lunak desain grafis yang telah dipelajari, kemudian melakukan persiapan file sesuai standar cetak yang telah dijelaskan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik memamerkan hasil desain mereka (dalam bentuk digital), menjelaskan konsep dan persiapan file cetaknya, serta menerima penilaian dan umpan balik konstruktif dari guru dan teman-teman untuk penyempurnaan di masa depan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan apresiasi tinggi atas semua karya dan usaha peserta didik, menyimpulkan seluruh materi Desain Grafis Percetakan, mendorong peserta didik untuk terus berkreasi, dan menutup pembelajaran dengan semangat dan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis elemen dan prinsip desain pada produk cetak.
Alat & bahan: Contoh poster/brosur/majalah, alat tulis, LKPD
Langkah kerja:
- Amati dengan seksama setiap contoh produk cetak yang diberikan.
- Identifikasi elemen-elemen desain (garis, bentuk, warna, tekstur, ruang) yang menonjol pada setiap contoh.
- Identifikasi prinsip-prinsip desain (keseimbangan, kontras, kesatuan, irama) yang diterapkan.
- Catat hasil pengamatan Anda pada tabel yang disediakan.
- Diskusikan temuan Anda dengan kelompok dan bersiap untuk presentasi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kalian ketahui tentang desain grafis?
- Pernahkah kalian menggunakan software desain grafis? Sebutkan!
- Menurut kalian, apa fungsi sebuah poster atau brosur?
- Sebutkan beberapa warna dasar yang kalian ketahui!
Formatif (proses): Observasi aktivitas kelompok saat identifikasi elemen desain dan saat praktik penggunaan software desain.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek desain poster/brosur siap cetak dan presentasi konsep.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi prinsip dasar dan elemen desain grafis percetakan. | Prinsip dasar desain, elemen desain (garis, bentuk, warna, tekstur, ruang). | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis jenis tipografi dan menerapkan perangkat lunak desain. | Tipografi, fungsi tipografi, pengenalan software desain grafis. | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Mempersiapkan file cetak dan menghasilkan desain siap cetak. | Standar persiapan file cetak (CMYK, resolusi, bleed), praktik desain poster/brosur. | 2 JP | Kolaborasi, Kreativitas |
Desain grafis percetakan adalah seni dan proses komunikasi visual yang menggunakan elemen tipografi, fotografi, dan ilustrasi untuk menyampaikan pesan kepada audiens melalui media cetak. Materi ini akan membekali Anda dengan pemahaman fundamental tentang prinsip, elemen, dan alur kerja dalam menciptakan desain yang tidak hanya estetis tetapi juga fungsional dan siap untuk diproduksi.
1. Pengenalan Desain Grafis Percetakan
Desain grafis percetakan adalah cabang desain grafis yang fokus pada media yang akan dicetak, seperti poster, brosur, majalah, buku, dan kemasan. Tujuan utamanya adalah menyampaikan informasi atau pesan secara visual melalui kombinasi teks dan gambar. Desainer grafis percetakan harus memahami tidak hanya aspek estetika, tetapi juga teknis percetakan agar hasil akhir sesuai harapan dan efektif dalam berkomunikasi. Prosesnya melibatkan konsep, layout, pemilihan material, hingga persiapan file cetak.
2. Elemen dan Prinsip Desain
Elemen desain adalah komponen dasar yang membentuk sebuah desain, meliputi garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang. Garis dapat menciptakan arah, bentuk memberikan identitas, warna membangkitkan emosi, tekstur menambah kedalaman, dan ruang mengatur komposisi. Prinsip desain adalah pedoman untuk menata elemen-elemen tersebut agar menghasilkan desain yang harmonis dan efektif, seperti keseimbangan (simetris/asimetris), kontras (perbedaan elemen), kesatuan (kohesi antar elemen), irama (pengulangan), dan penekanan (fokus utama).
3. Tipografi dalam Desain Percetakan
Tipografi adalah seni dan teknik menata huruf agar teks dapat terbaca dengan jelas dan menarik secara visual. Jenis-jenis tipografi meliputi Serif (memiliki kait, formal), Sans-serif (tanpa kait, modern), Script (mirip tulisan tangan, elegan), dan Display (untuk judul, dekoratif). Pemilihan tipografi sangat mempengaruhi mood dan pesan desain. Ukuran, spasi, dan penempatan huruf juga krusial untuk keterbacaan dan estetika, memastikan pesan tersampaikan dengan baik kepada target audiens.
4. Perangkat Lunak Desain Grafis
Beberapa perangkat lunak yang umum digunakan dalam desain grafis percetakan meliputi Adobe Illustrator (untuk grafis vektor), Adobe Photoshop (untuk pengolahan gambar raster), dan Adobe InDesign (untuk layout publikasi). CorelDRAW juga merupakan alternatif populer untuk desain vektor. Menguasai perangkat lunak ini memungkinkan desainer untuk menciptakan, mengedit, dan mengatur elemen visual secara profesional, mulai dari membuat logo, ilustrasi, hingga layout halaman majalah atau buku.
5. Persiapan File Cetak
Persiapan file cetak adalah tahapan krusial untuk memastikan hasil cetak sesuai dengan desain. Ini mencakup pengaturan mode warna ke CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black) yang merupakan standar percetakan, resolusi gambar yang cukup tinggi (minimal 300 dpi), penambahan bleed (area cetak yang melampaui batas potong), dan penentuan margin aman. Kesalahan dalam persiapan file cetak dapat mengakibatkan hasil cetak buram, warna tidak akurat, atau bagian desain terpotong. Oleh karena itu, ketelitian sangat diperlukan.
Rangkuman: Desain grafis percetakan adalah bidang vital dalam komunikasi visual yang melibatkan pemahaman prinsip, elemen desain, tipografi, serta penguasaan perangkat lunak. Persiapan file cetak yang matang menjadi kunci keberhasilan produk akhir. Dengan menguasai aspek-aspek ini, desainer dapat menciptakan karya yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga efektif dalam menyampaikan pesan melalui berbagai media cetak, membuka peluang di industri kreatif yang dinamis.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| CMYK | Model warna subtraktif yang digunakan dalam percetakan (Cyan, Magenta, Yellow, Black). |
| Bleed | Area di luar batas potong akhir desain yang dicetak untuk menghindari tepi putih setelah pemotongan. |
| DPI | Dots Per Inch, satuan resolusi gambar untuk media cetak. |
| Tipografi | Seni menata huruf dan teks agar mudah dibaca dan menarik secara visual. |
| Layout | Penataan elemen-elemen visual (teks, gambar) pada sebuah halaman atau bidang desain. |
| Vektor | Jenis grafis yang dibuat dari perhitungan matematis, tidak pecah saat diperbesar. |
| Raster | Jenis grafis yang dibuat dari piksel, kualitasnya dapat menurun saat diperbesar. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Desain Grafis PErcetakan" mata pelajaran Desain Grafis Percetakan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Materi Desain Grafis Percetakan Terkait
Desain BriefDesain Grafis Percetakan Kelas XI SMK2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Desain Grafis Percetakan Desain Grafis PErcetakan ini gratis?
Ya. Modul Desain Grafis PErcetakan untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Desain Grafis Percetakan kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Desain Grafis Percetakan kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Desain Grafis PErcetakan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran XI: Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Desain Komunikasi Visual, pada Fase E untuk kelas X SMK.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Desain Grafis PErcetakan untuk Desain Grafis Percetakan kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Desain Grafis PErcetakan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Desain Grafis PErcetakan dapat Anda sesuaikan dengan murid Desain Grafis Percetakan kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.