Modul ajar Informatika SMK kelas XII materi Jaringan dan Internet lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Informatika |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Jaringan dan Internet |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memahami konsep dasar perangkat keras komputer dan sistem operasi.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kolaborasi, kreativitas.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Jaringan Komputer dan Internet |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase F, peserta didik mampu mengelola, menganalisis, dan memecahkan masalah terkait jaringan komputer dan internet, serta merancang dan mengimplementasikan solusi jaringan untuk kebutuhan spesifik. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Jaringan internet memungkinkan komunikasi global dan akses informasi melalui World Wide Web, seperti saat kita mengakses media sosial atau melakukan video conference. |
| Konseptual | Jaringan dan internet adalah sistem terhubung yang memungkinkan pertukaran data antarperangkat melalui protokol komunikasi. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengkonfigurasi perangkat jaringan, menguji konektivitas, dan mengamankan jaringan dari ancaman siber. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya pemahaman mendalam tentang arsitektur jaringan untuk beradaptasi dengan teknologi baru dan memecahkan masalah kompleks di dunia kerja. |
Tujuan Pembelajaran:
Pemahaman bermakna: Memahami arsitektur dan prinsip kerja jaringan dan internet sangat penting untuk membangun, mengelola, dan mengamankan sistem informasi yang relevan dengan kebutuhan industri 4.0.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah pesan yang kita kirim dari ponsel bisa sampai ke teman kita yang berada di benua lain dalam hitungan detik?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Penyusunan laporan teknis dan presentasi hasil proyek dengan bahasa yang lugas dan efektif. Matematika: Penerapan konsep perhitungan biner dan desimal dalam subnetting dan pengalamatan IP. Kewirausahaan: Merancang solusi jaringan yang efisien dan sesuai kebutuhan klien sebagai bagian dari layanan TIK. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendukung dengan menyediakan akses internet di rumah dan mendorong diskusi tentang etika berinternet; komunitas atau alumni SMK yang bekerja di bidang IT dapat diundang sebagai narasumber atau mentor. |
| Lingkungan Pembelajaran | Laboratorium komputer dengan koneksi internet stabil, perangkat jaringan (router, switch), dan software simulasi jaringan (Cisco Packet Tracer) yang terinstal di setiap komputer. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform pembelajaran daring (LMS) untuk berbagi materi, forum diskusi, dan pengumpulan tugas, serta penggunaan aplikasi simulasi jaringan untuk praktik konfigurasi. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi berbagai jenis topologi jaringan dan perangkat keras yang digunakan dalam membangun jaringan komputer. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi topologi dan perangkat jaringan, dan memantik diskusi dengan pertanyaan 'Apa saja yang kalian tahu tentang jaringan komputer di sekolah kita?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi materi tentang jenis-jenis topologi jaringan (Bus, Star, Ring, Mesh) dan perangkat keras jaringan (router, switch, hub, kabel UTP) melalui bahan ajar dan video, mengaitkannya dengan contoh nyata di lingkungan sekitar mereka. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat mind map atau diagram sederhana yang menggambarkan perbedaan topologi dan fungsi perangkat jaringan, kemudian menempelkannya di papan tulis. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil mind map mereka, kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan miskonsepsi, serta memberikan umpan balik konstruktif. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan materi berikutnya tentang protokol jaringan, dan menutup dengan doa serta salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis protokol komunikasi TCP/IP serta model referensi OSI dalam konteks jaringan internet. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, presensi, mengulas singkat materi sebelumnya, dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis protokol TCP/IP dan model OSI. Guru memberikan skenario masalah: 'Mengapa kadang-kadang saat kita membuka website, ada bagian yang tampil, ada yang tidak? Apa yang terjadi di balik layar?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dalam kelompok menganalisis skenario masalah tersebut dan mencari tahu bagaimana data ditransfer melalui jaringan menggunakan bahan ajar dan sumber online, fokus pada fungsi setiap layer dalam model OSI dan TCP/IP. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat diagram alir atau infografis yang menjelaskan proses pengiriman data dari aplikasi pengirim hingga aplikasi penerima dengan mengacu pada model OSI dan TCP/IP, lengkap dengan contoh protokol di setiap layer. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Kelompok mempresentasikan hasil analisis dan diagram mereka. Diskusi interaktif dilakukan untuk membandingkan model OSI dan TCP/IP, serta mengidentifikasi keuntungan dan kerugian masing-masing. Guru memberikan klarifikasi dan penguatan konsep. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik dan guru merangkum poin-poin penting tentang protokol jaringan. Guru memberikan apresiasi, motivasi untuk terus belajar, dan informasi tentang materi konfigurasi IP address untuk pertemuan berikutnya. Doa dan salam penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Direct Instruction + Praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Mengkonfigurasi alamat IP statis dan dinamis pada perangkat jaringan serta menguji konektivitasnya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, presensi, menanyakan 'Apa pentingnya alamat IP bagi sebuah perangkat?', menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu mengkonfigurasi IP address dan menguji konektivitas. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Guru menjelaskan secara langsung tentang konsep alamat IP (IPv4 dan IPv6), subnet mask, gateway, serta DNS. Kemudian, guru mendemonstrasikan langkah-langkah konfigurasi IP statis dan dinamis pada sistem operasi Windows/Linux. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan melakukan praktik konfigurasi IP statis dan dinamis pada komputer virtual atau fisik di laboratorium, kemudian menguji konektivitas antar komputer menggunakan perintah ping dan ipconfig. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik melaporkan hasil konfigurasi dan pengujian mereka. Guru memberikan umpan balik langsung, membantu peserta didik yang mengalami kesulitan, dan mengidentifikasi kesalahan umum dalam konfigurasi IP. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan langkah-langkah konfigurasi IP. Guru memberikan apresiasi atas ketekunan praktik, mengingatkan untuk mempelajari subnetting di rumah, dan menutup dengan doa serta salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik mampu merancang skema subnetting dan mengalokasikan alamat IP secara efisien untuk kebutuhan jaringan yang diberikan.
Alat & bahan: Kertas, pulpen/pensil, kalkulator (opsional), modul ajar.
Langkah kerja:
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok, praktik konfigurasi jaringan, dan presentasi proyek, serta penilaian terhadap LKPD dan catatan lapangan.
Sumatif (akhir): Penilaian laporan teknis proyek jaringan dan presentasi akhir proyek secara komprehensif.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi berbagai jenis topologi jaringan dan perangkat keras yang digunakan dalam membangun jaringan komputer. | Topologi Jaringan dan Perangkat Keras Jaringan | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis protokol komunikasi TCP/IP serta model referensi OSI dalam konteks jaringan internet. | Model Referensi OSI dan TCP/IP | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Mengkonfigurasi alamat IP statis dan dinamis pada perangkat jaringan serta menguji konektivitasnya. | Konfigurasi IP Address dan Pengujian Konektivitas | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 4 | Menerapkan konsep subnetting untuk efisiensi alokasi alamat IP dalam suatu jaringan. | Konsep dan Perhitungan Subnetting | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 5 | Merancang dan mengimplementasikan jaringan lokal (LAN) sederhana menggunakan perangkat keras dan lunak simulasi. | Perancangan dan Implementasi LAN | 4 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi, Kreativitas |
| 6 | Menganalisis potensi ancaman keamanan jaringan dan menerapkan langkah-langkah dasar pengamanannya. | Keamanan Jaringan Dasar | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 7 | Membuat laporan teknis tentang hasil implementasi dan pengujian jaringan yang telah dirancang. | Laporan Teknis Proyek Jaringan | 2 JP | Penalaran Kritis, Komunikasi |
Jaringan dan Internet adalah tulang punggung dunia digital modern. Memahami cara kerjanya bukan hanya penting bagi para ahli IT, tetapi juga bagi setiap individu yang ingin beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Modul ini akan membimbing Anda dari konsep dasar hingga praktik implementasi jaringan sederhana, membekali Anda dengan pengetahuan dan keterampilan esensial di era konektivitas tanpa batas.
1. Dasar-dasar Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah kumpulan perangkat keras dan lunak yang terhubung untuk berbagi sumber daya dan informasi. Komponen utamanya meliputi server, workstation, perangkat jaringan (router, switch), dan media transmisi (kabel, wireless). Topologi jaringan menggambarkan susunan fisik atau logis dari perangkat dalam jaringan, seperti topologi Bus, Star, Ring, dan Mesh, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya dalam hal biaya, keandalan, dan skalabilitas. Pemilihan topologi yang tepat sangat krusial untuk efisiensi dan performa jaringan.
2. Model Referensi OSI dan TCP/IP
Untuk memastikan komunikasi antarperangkat yang berbeda dapat berjalan lancar, digunakan standar protokol. Model OSI (Open Systems Interconnection) adalah kerangka konseptual 7 lapisan yang menjelaskan bagaimana data bergerak melalui jaringan, dari lapisan fisik hingga aplikasi. Sementara itu, model TCP/IP adalah standar protokol yang lebih praktis dan banyak digunakan dalam internet saat ini, terdiri dari 4 atau 5 lapisan. Memahami kedua model ini membantu dalam memecahkan masalah jaringan dan merancang arsitektur komunikasi data yang efektif dan interoperabel antar sistem yang beragam.
3. Pengalamatan IP dan Subnetting
Setiap perangkat dalam jaringan harus memiliki alamat unik agar dapat diidentifikasi dan berkomunikasi. Alamat IP (Internet Protocol) adalah identitas numerik yang digunakan. IPv4 adalah versi yang paling umum, terdiri dari 32 bit, sedangkan IPv6 adalah versi terbaru dengan 128 bit untuk mengatasi keterbatasan alamat. Subnetting adalah proses membagi sebuah jaringan besar menjadi beberapa sub-jaringan yang lebih kecil. Ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan alamat IP, mengurangi lalu lintas broadcast, dan meningkatkan keamanan jaringan dengan membatasi domain kolisi dan broadcast.
4. Konfigurasi Perangkat Jaringan
Konfigurasi perangkat jaringan meliputi pengaturan alamat IP (statis atau DHCP), subnet mask, gateway, dan server DNS pada setiap perangkat (komputer, router, switch). Alamat IP statis ditetapkan secara manual, sedangkan DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) secara otomatis memberikan alamat IP. Router berfungsi menghubungkan antar jaringan berbeda, sedangkan switch menghubungkan perangkat dalam satu jaringan lokal. Pengujian konektivitas menggunakan perintah seperti 'ping' atau 'traceroute' sangat penting untuk memverifikasi bahwa konfigurasi telah berhasil dan perangkat dapat berkomunikasi.
5. Keamanan Jaringan Dasar
Keamanan jaringan adalah upaya melindungi integritas, kerahasiaan, dan ketersediaan data serta sumber daya jaringan dari akses tidak sah, penyalahgunaan, atau kerusakan. Ancaman umum meliputi malware (virus, worm), serangan DoS (Denial of Service), phishing, dan peretasan. Langkah-langkah pengamanan dasar meliputi penggunaan firewall, pengaturan kata sandi yang kuat, enkripsi data, pembaruan perangkat lunak secara berkala, dan pelatihan kesadaran keamanan kepada pengguna. Menerapkan praktik keamanan yang baik adalah fondasi untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan dalam penggunaan jaringan.
Rangkuman: Jaringan dan Internet merupakan sistem kompleks yang memungkinkan konektivitas global. Pemahaman tentang topologi, perangkat, protokol (OSI, TCP/IP), dan pengalamatan IP (termasuk subnetting) adalah fundamental. Kemampuan mengkonfigurasi perangkat dan mengamankan jaringan dari berbagai ancaman siber menjadi keterampilan krusial. Modul ini membimbing Anda untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengelola jaringan sederhana, mempersiapkan Anda menghadapi tantangan teknologi informasi di masa depan dengan bekal yang kuat dan relevan dengan kebutuhan industri.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Topologi Jaringan | Susunan fisik atau logis dari perangkat dalam jaringan. |
| Protokol | Aturan yang mengatur komunikasi data antarperangkat. |
| IP Address | Alamat numerik unik yang mengidentifikasi perangkat di jaringan. |
| Subnetting | Proses membagi jaringan besar menjadi sub-jaringan lebih kecil. |
| Firewall | Sistem keamanan jaringan yang mengontrol lalu lintas masuk dan keluar. |
| Router | Perangkat jaringan yang meneruskan paket data antar jaringan. |
| Switch | Perangkat jaringan yang menghubungkan perangkat dalam satu jaringan lokal. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Jaringan dan Internet" mata pelajaran Informatika Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Informatika kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.