Modul Ajar & RPP Kompetensi keahlian Bisnis Digital Kelas XII
DIGITAL BRANDING
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Kompetensi keahlian Bisnis Digital |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | DIGITAL BRANDING |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep pemasaran dan penggunaan media sosial. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Pemasaran dan Penjualan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis berbagai strategi pemasaran digital, mengembangkan rencana branding digital yang komprehensif, serta mengimplementasikan dan mengevaluasi kampanye pemasaran digital untuk mencapai tujuan bisnis. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Digital branding terlihat dari logo, warna, dan gaya komunikasi sebuah merek yang konsisten di berbagai platform online seperti Instagram, TikTok, dan website. |
| Konseptual | Digital branding adalah strategi membangun dan mempertahankan citra merek yang kuat dan positif di ranah digital untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. |
| Prosedural | Materi ini akan mengajarkan langkah-langkah mulai dari riset target audiens, penetapan identitas merek, pemilihan platform, hingga pembuatan konten dan evaluasi performa branding digital. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya adaptasi strategi branding digital sesuai perubahan tren dan perilaku konsumen online untuk kesuksesan jangka panjang. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi konsep dasar dan pentingnya digital branding dalam bisnis modern.
- Menganalisis elemen-elemen kunci pembentuk identitas merek digital.
- Merancang strategi konten yang relevan dan menarik untuk berbagai platform digital.
- Mengimplementasikan kampanye digital branding menggunakan tools dan platform yang tepat.
- Mengevaluasi efektivitas kampanye digital branding berdasarkan metrik yang relevan.
- Menyusun prototipe strategi digital branding yang komprehensif untuk produk atau jasa tertentu.
Pemahaman bermakna: Digital branding bukan hanya sekadar membuat logo atau akun media sosial, melainkan upaya strategis dan terpadu untuk membangun persepsi positif yang kuat di benak konsumen secara online, yang pada akhirnya memengaruhi keputusan pembelian dan loyalitas mereka.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa beberapa merek bisa langsung dikenali dan dipercaya hanya dari melihat postingan di media sosial, sementara yang lain tidak?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Desain Komunikasi Visual: Pemahaman prinsip desain, komposisi warna, tipografi, dan estetika visual untuk menciptakan konten digital yang menarik dan profesional. Bahasa Indonesia: Keterampilan menulis copywriting yang persuasif, efektif, dan sesuai dengan target audiens untuk caption media sosial, blog post, atau skrip video. Informatika: Penggunaan aplikasi dan perangkat lunak digital secara efisien, pemahaman dasar algoritma media sosial, serta keamanan data dalam pengelolaan akun bisnis. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas dapat berperan sebagai 'klien' fiktif untuk proyek digital branding, memberikan studi kasus atau umpan balik dari perspektif praktisi. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang fleksibel dengan akses internet stabil, proyektor, dan area diskusi kelompok, serta platform kolaborasi online (misalnya Google Classroom, Microsoft Teams) untuk berbagi materi dan tugas. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi desain grafis (Canva, Figma), editor video (CapCut, InShot), platform media sosial (Instagram, TikTok, YouTube), dan tools analitik sederhana (Insight Instagram, YouTube Analytics) untuk praktik langsung. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi konsep dasar dan pentingnya digital branding dalam bisnis modern. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan merek-merek yang dikenal peserta didik dari media sosial, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan mengajukan pertanyaan pemantik 'Mengapa beberapa merek bisa langsung dikenali dan dipercaya hanya dari melihat postingan di media sosial, sementara yang lain tidak?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi berbagai contoh digital branding dari merek lokal dan internasional melalui studi kasus video pendek, mengidentifikasi ciri khas dan dampaknya terhadap persepsi mereka. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit | Setiap kelompok menganalisis satu studi kasus, kemudian mempresentasikan temuan mereka tentang definisi dan pentingnya digital branding dari perspektif konsumen, dengan bimbingan guru. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Peserta didik membandingkan temuan antar kelompok, guru memberikan penguatan tentang konsep dan urgensi digital branding, serta mengaitkannya dengan peluang karir di industri kreatif. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit | Peserta didik bersama-sama menyimpulkan pentingnya digital branding, melakukan refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis elemen-elemen kunci pembentuk identitas merek digital. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengulas singkat materi sebelumnya, dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Peserta didik disajikan studi kasus sebuah merek yang gagal membangun identitas digital yang kuat, kemudian secara kelompok menganalisis apa saja elemen yang kurang atau salah dalam branding merek tersebut (logo, warna, tone of voice, dll.). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit | Setiap kelompok berdiskusi dan merumuskan elemen-elemen kunci yang seharusnya ada untuk membangun identitas merek digital yang kuat, kemudian membuat mind map visual dari elemen-elemen tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan mind map mereka, kelompok lain memberikan umpan balik, dan guru mengklarifikasi serta menguatkan pemahaman tentang pentingnya konsistensi elemen identitas merek. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit | Peserta didik bersama-sama merangkum elemen-elemen identitas merek digital, melakukan refleksi, guru memberikan apresiasi, dan memberikan tugas untuk mencari contoh merek dengan identitas digital yang kuat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 55 menit
Tujuan: Menganalisis studi kasus digital branding dan merumuskan elemen identitas merek digital.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Digital branding adalah fondasi penting bagi setiap bisnis di era digital. Lebih dari sekadar logo atau website, ini adalah tentang bagaimana merek Anda dipersepsikan secara online.
Alat & bahan: Laptop/komputer, akses internet, alat tulis, kertas flipchart/papan tulis
Langkah kerja:
- Bentuk kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
- Pilih satu merek lokal yang menurut kelompok Anda memiliki digital branding yang kuat atau sebaliknya.
- Lakukan riset singkat tentang merek tersebut di berbagai platform digital (website, media sosial).
- Diskusikan dalam kelompok, elemen-elemen apa saja yang membentuk identitas merek digital tersebut (logo, warna, gaya komunikasi, jenis konten).
- Identifikasi kekuatan dan kelemahan digital branding merek tersebut, lalu berikan rekomendasi perbaikan jika ada.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda pahami tentang 'merek'?
- Platform media sosial apa saja yang Anda gunakan atau kenal?
- Pernahkah Anda melihat iklan atau konten promosi yang menarik di internet? Mengapa menarik?
- Menurut Anda, apa bedanya jualan online biasa dengan membangun merek online?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kualitas rancangan kalender konten, dan progres pembuatan konten digital.
Sumatif (akhir): Penilaian presentasi prototipe strategi digital branding komprehensif dan portofolio konten digital yang dihasilkan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi konsep dasar dan pentingnya digital branding dalam bisnis modern. | Pengantar Digital Branding: Definisi, Manfaat, dan Tren. | 4 JP | Kemandirian, Komunikasi |
| 2 | Menganalisis elemen-elemen kunci pembentuk identitas merek digital. | Elemen Identitas Merek Digital: Logo, Warna, Tipografi, Tone of Voice. | 4 JP | Penalaran Kritis, Kreativitas |
| 3 | Merancang strategi konten yang relevan dan menarik untuk berbagai platform digital. | Strategi Konten Digital: Jenis, Format, Kalender Konten, dan Platform. | 8 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
| 4 | Mengimplementasikan kampanye digital branding menggunakan tools dan platform yang tepat. | Praktik Pembuatan Konten Digital dan Implementasi Kampanye. | 8 JP | Kemandirian, Kreativitas |
| 5 | Mengevaluasi efektivitas kampanye digital branding berdasarkan metrik yang relevan dan Menyusun prototipe strategi digital branding yang komprehensif. | Evaluasi Kampanye Digital Branding & Finalisasi Proyek. | 8 JP | Penalaran Kritis, Komunikasi |
Digital branding adalah fondasi penting bagi setiap bisnis di era digital. Lebih dari sekadar logo atau website, ini adalah tentang bagaimana merek Anda dipersepsikan secara online. Membangun digital branding yang kuat berarti menciptakan citra yang konsisten, mudah dikenali, dan dipercaya di berbagai platform digital. Hal ini akan membantu bisnis Anda menonjol di tengah persaingan ketat, menarik pelanggan yang tepat, dan membangun loyalitas jangka panjang.
1. Konsep Dasar Digital Branding
Digital branding adalah proses membangun dan mengelola reputasi serta citra merek di ranah digital. Ini mencakup semua aspek kehadiran online sebuah merek, mulai dari desain visual, gaya komunikasi, hingga interaksi dengan audiens. Tujuannya adalah menciptakan identitas yang kuat dan membedakan merek dari kompetitor, sehingga audiens dapat mengenali, mengingat, dan percaya pada merek tersebut. Digital branding yang efektif akan meningkatkan nilai merek dan mendorong pertumbuhan bisnis.
2. Elemen Kunci Identitas Merek Digital
Identitas merek digital terbangun dari beberapa elemen kunci. Pertama, visual branding meliputi logo, palet warna, dan tipografi yang konsisten di semua platform. Kedua, tone of voice atau gaya komunikasi yang unik dan sesuai target audiens. Ketiga, nilai-nilai merek yang diyakini dan dikomunikasikan secara transparan. Keempat, pengalaman pengguna (user experience) yang mulus di website atau aplikasi. Kelima, kualitas dan relevansi konten yang dibagikan secara berkala.
3. Strategi Konten untuk Digital Branding
Konten adalah tulang punggung digital branding. Strategi konten yang efektif melibatkan perencanaan jenis konten (misalnya blog post, video pendek, infografis, kuis), format yang sesuai dengan platform (misalnya reels Instagram, artikel LinkedIn), dan jadwal publikasi yang konsisten. Konten harus relevan dengan audiens, memberikan nilai tambah, dan mencerminkan identitas merek. Analisis tren dan performa konten sebelumnya juga penting untuk terus mengoptimalkan strategi ini.
4. Platform dan Tools Digital Branding
Berbagai platform dan tools tersedia untuk mendukung digital branding. Media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan LinkedIn adalah saluran utama untuk berinteraksi dan menyebarkan konten. Website atau blog berfungsi sebagai 'rumah' merek. Untuk pembuatan konten, tools seperti Canva atau Adobe Express mempermudah desain visual, sementara CapCut atau InShot membantu editing video. Tools analitik bawaan platform membantu memantau performa dan engagement.
5. Pengukuran dan Evaluasi Digital Branding
Efektivitas digital branding perlu diukur dan dievaluasi secara berkala. Metrik penting meliputi jangkauan (reach), impresi (impression), tingkat engagement (likes, comments, shares), pertumbuhan pengikut, lalu lintas website, dan konversi (penjualan atau lead). Analisis data ini membantu memahami apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki. Evaluasi berkelanjutan memastikan strategi branding tetap relevan dan mencapai tujuan bisnis yang telah ditetapkan.
Rangkuman: Digital branding adalah strategi menyeluruh untuk membangun citra merek yang kuat dan positif di ranah online. Ini melibatkan konsistensi visual, gaya komunikasi yang khas, dan konten yang relevan di berbagai platform digital. Dengan memahami elemen kunci, merancang strategi konten yang tepat, memanfaatkan tools yang tersedia, serta melakukan pengukuran dan evaluasi berkala, bisnis dapat menciptakan merek yang menonjol, menarik audiens, dan mencapai kesuksesan jangka panjang di pasar digital yang kompetitif.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Branding | Proses membangun citra dan reputasi suatu merek. |
| Digital Branding | Proses branding yang dilakukan secara khusus di platform dan media digital. |
| Tone of Voice | Gaya atau karakter komunikasi yang digunakan suatu merek. |
| Engagement Rate | Persentase interaksi audiens (like, komen, share) terhadap total jangkauan konten. |
| Content Marketing | Strategi pemasaran dengan membuat dan mendistribusikan konten yang relevan dan bernilai. |
| Reach | Jumlah unik pengguna yang melihat konten atau iklan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "DIGITAL BRANDING" mata pelajaran Kompetensi keahlian Bisnis Digital Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan DIGITAL BRANDING yang Anda cari? Materi Kompetensi keahlian Bisnis Digital Kelas XII lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitMateri Kompetensi keahlian Bisnis Digital Terkait
DIGITAL MARKETINGKompetensi keahlian Bisnis Digital Kelas XII SMKPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Kompetensi keahlian Bisnis Digital kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi DIGITAL BRANDING pada Kompetensi keahlian Bisnis Digital SMK, Fase F, elemen Pemasaran dan Penjualan.
Modul DIGITAL BRANDING ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul DIGITAL BRANDING untuk Kompetensi keahlian Bisnis Digital kelas XII.
Apakah modul ajar Kompetensi keahlian Bisnis Digital materi DIGITAL BRANDING ini gratis?
Ya. Modul DIGITAL BRANDING untuk kelas XII SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar DIGITAL BRANDING ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Kompetensi keahlian Bisnis Digital kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Kompetensi keahlian Bisnis Digital kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul DIGITAL BRANDING ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan DIGITAL BRANDING dapat Anda sesuaikan dengan murid Kompetensi keahlian Bisnis Digital kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Kompetensi keahlian Bisnis Digital kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul DIGITAL BRANDING ini mengikuti Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase F untuk kelas XII SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi DIGITAL BRANDING tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas DIGITAL BRANDING untuk Kompetensi keahlian Bisnis Digital kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul DIGITAL BRANDING ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Kompetensi keahlian Bisnis Digital kelas XII SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar DIGITAL BRANDING beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Kompetensi keahlian Bisnis Digital kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Kompetensi keahlian Bisnis Digital ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi DIGITAL BRANDING disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.