BerandaModul Ajar SMKperpajakan › PERPAJAKAN
SMK · Kelas XI · Fase F

Modul Ajar & RPP perpajakan Kelas XI
PERPAJAKAN

Modul ajar (RPP) perpajakan SMK kelas XI materi PERPAJAKAN lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Sampul modul ajar perpajakan kelas XI materi PERPAJAKAN — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Perpajakan adalah kontribusi wajib kepada negara yang bersifat memaksa, digunakan untuk membiayai pengeluaran umum dan mencapai tujuan ekonomi negara. Pajak memiliki fungsi anggaran, regulasi, stabilitas, dan redistribusi. Jenis pajak bervariasi berdasarkan pemungut, sifat, dan objeknya. Pemahaman akan konsep dasar, asas, dan cara perhitungan pajak seperti PPh Orang Pribadi sangat penting bagi setiap warga negara untuk memenuhi kewajiban dan berkontribusi pada pembangunan.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Bukan PERPAJAKAN yang Anda cari? Materi perpajakan Kelas XI lainnya:

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
PERPAJAKAN
perpajakan · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
PERPAJAKAN
perpajakan · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata Pelajaranperpajakan
Fase / KelasF / XI
Materi PokokPERPAJAKAN
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep uang, transaksi ekonomi, dan peran pemerintah dalam perekonomian.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kolaborasi, kewargaan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainEkonomi dan Bisnis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami konsep dasar perpajakan, mengidentifikasi jenis-jenis pajak, menghitung kewajiban perpajakan sederhana, serta mengaplikasikannya dalam konteks bisnis dan kehidupan sehari-hari secara bertanggung jawab.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPajak penghasilan (PPh) dan pajak pertambahan nilai (PPN) adalah dua jenis pajak yang paling sering ditemui dalam transaksi sehari-hari, seperti saat membeli makanan di restoran atau membayar gaji.
KonseptualPerpajakan adalah sistem pungutan wajib yang dikenakan oleh negara kepada individu atau badan untuk membiayai pengeluaran umum, tanpa imbalan langsung yang dapat ditunjuk.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam menghitung PPh orang pribadi dan PPN, serta prosedur pelaporan pajak sederhana.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami perpajakan tidak hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai bagian integral dari pembangunan negara dan pengelolaan keuangan pribadi.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Menjelaskan pengertian dan fungsi pajak dengan tepat.
  2. Mengidentifikasi jenis-jenis pajak berdasarkan klasifikasi yang berlaku.
  3. Menghitung PPh Orang Pribadi sederhana sesuai ketentuan yang berlaku.
  4. Menghitung PPN dan PPnBM sederhana sesuai ketentuan yang berlaku.
  5. Menganalisis peran pajak dalam pembangunan ekonomi negara.
  6. Menyusun simulasi pelaporan pajak sederhana dengan benar.
Halaman 2 · PERPAJAKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami perpajakan memungkinkan kita menjadi warga negara yang bertanggung jawab, mampu mengelola keuangan pribadi atau bisnis secara efektif, dan berkontribusi pada pembangunan nasional.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus membayar pajak, dan apa manfaatnya bagi kita sebagai warga negara?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Penerapan konsep persentase, operasi hitung, dan logika dalam perhitungan pajak.
Ekonomi Bisnis: Pemahaman tentang peran pajak dalam kebijakan fiskal, pendapatan negara, dan dampaknya terhadap pelaku usaha.
Informatika: Penggunaan aplikasi spreadsheet atau software akuntansi sederhana untuk simulasi perhitungan dan pelaporan pajak.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota keluarga dapat diajak berdiskusi tentang pengalaman mereka dalam membayar pajak atau mengisi SPT tahunan, memberikan perspektif praktis kepada peserta didik.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar kondusif untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses mudah ke papan tulis atau proyektor, serta ketersediaan stop kontak untuk perangkat digital.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan aplikasi kalkulator pajak online atau spreadsheet sederhana untuk membantu perhitungan, serta mengakses sumber informasi perpajakan dari situs web resmi Ditjen Pajak.
Halaman 3 · PERPAJAKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Menjelaskan pengertian dan fungsi pajak dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyambut peserta didik dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, kemudian melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman mereka terkait harga barang yang sudah termasuk pajak. Guru memaparkan tujuan pembelajaran dan menstimulasi dengan pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita harus membayar pajak, dan apa manfaatnya bagi kita sebagai warga negara?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik secara berkelompok mengeksplorasi berbagai sumber (buku, artikel online) untuk menemukan pengertian, fungsi, dan asas-asas perpajakan, serta mengaitkannya dengan fenomena ekonomi di sekitar mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok membuat peta konsep atau infografis sederhana yang menjelaskan konsep dasar perpajakan dan mengidentifikasi contoh nyata penerapan fungsi pajak dalam kehidupan sehari-hari.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan umpan balik, menguatkan pemahaman, dan memastikan semua peserta didik memahami konsep dasar perpajakan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan materi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. Pertemuan diakhiri dengan refleksi singkat tentang manfaat belajar perpajakan dan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · PERPAJAKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Mengidentifikasi jenis-jenis pajak berdasarkan klasifikasi yang berlaku.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru memulai dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, lalu mengulas singkat materi sebelumnya. Guru menyajikan kasus-kasus atau contoh transaksi yang melibatkan berbagai jenis pajak dan menanyakan kepada peserta didik apakah mereka dapat mengidentifikasi jenis pajak yang terlibat.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik dalam kelompok menganalisis kasus-kasus perpajakan yang diberikan, mengidentifikasi jenis-jenis pajak (pusat/daerah, langsung/tidak langsung, objektif/subjektif) yang relevan, dan mendiskusikan karakteristik masing-masing jenis pajak.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok diberi tugas untuk membuat tabel perbandingan jenis-jenis pajak, dilengkapi dengan contoh konkret dari masing-masing jenis, dan menjelaskan perbedaan serta persamaan antar jenis pajak tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitKelompok mempresentasikan hasil analisis dan tabel perbandingan mereka. Guru memfasilitasi diskusi, memberikan klarifikasi, dan memastikan pemahaman yang komprehensif tentang klasifikasi dan jenis-jenis pajak.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru memberikan penguatan, mengapresiasi kerja keras kelompok, dan memberikan tugas singkat untuk mengidentifikasi pajak yang mereka temui dalam seminggu ke depan. Pertemuan ditutup dengan doa dan motivasi.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · PERPAJAKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Tujuan Pertemuan 3Menghitung PPh Orang Pribadi sederhana sesuai ketentuan yang berlaku.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyambut peserta didik, doa, presensi, dan mengulas kembali jenis-jenis pajak. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan 'menjadi' konsultan pajak mini dengan menghitung PPh Orang Pribadi, serta menjelaskan tujuan dan langkah-langkah proyek.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik menerima skenario kasus PPh Orang Pribadi dengan data penghasilan dan pengeluaran. Mereka secara mandiri atau berkelompok kecil mempelajari panduan perhitungan PPh Orang Pribadi, termasuk PTKP dan tarif pajak.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik melakukan simulasi perhitungan PPh Orang Pribadi berdasarkan skenario yang diberikan, menggunakan kalkulator atau aplikasi sederhana. Hasil perhitungan didokumentasikan dalam format laporan sederhana.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil perhitungan PPh Orang Pribadi dan menjelaskan langkah-langkah yang mereka lakukan. Guru memberikan umpan balik konstruktif, mengoreksi kesalahan, dan memberikan apresiasi atas ketelitian dan kerja sama.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru menyimpulkan pembelajaran tentang perhitungan PPh, memberikan refleksi akhir tentang pentingnya akurasi dalam perpajakan, dan memberikan motivasi untuk terus belajar. Pertemuan diakhiri dengan doa dan harapan agar ilmu yang didapat bermanfaat.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · PERPAJAKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menghitung jenis-jenis pajak yang relevan dalam kasus sederhana.

Alat & bahan: Kertas, alat tulis, kalkulator, modul ajar, kasus perpajakan

Langkah kerja:

  1. Baca dan pahami kasus perpajakan yang diberikan dengan saksama.
  2. Identifikasi jenis-jenis pajak (PPh, PPN, dll.) yang relevan dalam kasus tersebut.
  3. Hitung besaran pajak yang harus dibayar atau dipungut berdasarkan data yang tersedia dan ketentuan yang berlaku.
  4. Sajikan hasil perhitungan Anda dalam format yang jelas dan sistematis.
  5. Diskusikan hasil Anda dengan kelompok dan bersiap untuk presentasi.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · PERPAJAKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang pajak?
  2. Menurut Anda, mengapa pemerintah mengumpulkan pajak?
  3. Berikan satu contoh pajak yang Anda ketahui!
  4. Pernahkah Anda mendengar istilah PPh atau PPN?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, ketepatan identifikasi jenis pajak, dan kelengkapan hasil kerja kelompok.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan perhitungan pajak.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · PERPAJAKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan pengertian dan fungsi pajakKonsep dasar perpajakan2 JPpenalaran kritis, kewargaan
2Mengidentifikasi jenis-jenis pajakKlasifikasi dan jenis pajak2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Menghitung PPh Orang Pribadi sederhanaPerhitungan PPh Orang Pribadi2 JPpenalaran kritis, kemandirian
Halaman 9 · PERPAJAKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pajak adalah salah satu pilar utama dalam pembangunan suatu negara. Setiap warga negara yang memenuhi syarat memiliki kewajiban untuk berkontribusi melalui pembayaran pajak. Pemahaman yang baik tentang perpajakan tidak hanya penting untuk memenuhi kewajiban, tetapi juga untuk mengelola keuangan pribadi atau bisnis secara efektif dan bertanggung jawab. Modul ini akan membimbing Anda memahami dasar-dasar perpajakan di Indonesia.

1. Pengertian dan Fungsi Pajak
Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Fungsi pajak meliputi fungsi anggaran (budgetair) sebagai sumber pendapatan negara, fungsi regulasi (mengatur) untuk mencapai tujuan tertentu seperti mengendalikan inflasi, fungsi stabilitas untuk menstabilkan kondisi ekonomi, dan fungsi redistribusi pendapatan untuk pemerataan kesejahteraan. Contoh nyata fungsi anggaran adalah pembangunan infrastruktur seperti jalan tol atau rumah sakit yang dibiayai dari pajak.

2. Asas-asas Perpajakan
Dalam sistem perpajakan terdapat beberapa asas penting. Asas keadilan menekankan bahwa pajak harus adil dan sesuai dengan kemampuan wajib pajak. Asas kepastian hukum berarti peraturan pajak harus jelas dan tidak multitafsir. Asas kenyamanan pembayaran memastikan bahwa cara pembayaran pajak tidak menyulitkan wajib pajak. Asas ekonomi berarti pajak tidak boleh menghambat kegiatan ekonomi masyarakat. Asas lokasi menjelaskan bahwa pajak dikenakan berdasarkan tempat tinggal atau lokasi sumber penghasilan. Pemahaman asas ini penting agar sistem pajak berjalan efektif dan diterima masyarakat.

3. Jenis-jenis Pajak
Pajak dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa kriteria. Berdasarkan lembaga pemungutnya, ada Pajak Pusat (misalnya PPh, PPN) dan Pajak Daerah (misalnya Pajak Bumi dan Bangunan PBB, Pajak Kendaraan Bermotor). Berdasarkan sifatnya, ada Pajak Langsung (ditanggung sendiri oleh wajib pajak, contoh PPh) dan Pajak Tidak Langsung (dapat dilimpahkan kepada pihak lain, contoh PPN). Berdasarkan objeknya, ada Pajak Subjektif (memperhatikan kondisi wajib pajak, contoh PPh) dan Pajak Objektif (tidak memperhatikan kondisi wajib pajak, contoh PBB). Memahami jenis ini membantu kita mengidentifikasi kewajiban pajak yang berbeda.

4. Perhitungan PPh Orang Pribadi Sederhana
Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi dikenakan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh wajib pajak dalam satu tahun pajak. Langkah-langkah perhitungannya meliputi penentuan Penghasilan Bruto, pengurangan biaya-biaya yang diizinkan (seperti biaya jabatan), pengurangan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang besarnya bervariasi sesuai status keluarga, sehingga diperoleh Penghasilan Kena Pajak (PKP). PKP kemudian dikalikan dengan tarif PPh progresif yang berlaku. Contoh sederhana: seorang karyawan dengan gaji Rp 8 juta per bulan dan status belum menikah tanpa tanggungan akan memiliki PTKP tertentu yang mengurangi dasar perhitungan pajaknya.

Rangkuman: Perpajakan adalah kontribusi wajib kepada negara yang bersifat memaksa, digunakan untuk membiayai pengeluaran umum dan mencapai tujuan ekonomi negara. Pajak memiliki fungsi anggaran, regulasi, stabilitas, dan redistribusi. Jenis pajak bervariasi berdasarkan pemungut, sifat, dan objeknya. Pemahaman akan konsep dasar, asas, dan cara perhitungan pajak seperti PPh Orang Pribadi sangat penting bagi setiap warga negara untuk memenuhi kewajiban dan berkontribusi pada pembangunan.

Halaman 10 · PERPAJAKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PajakKontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa.
PPhPajak Penghasilan, dikenakan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh wajib pajak.
PPNPajak Pertambahan Nilai, dikenakan atas konsumsi barang dan jasa di dalam daerah pabean.
PTKPPenghasilan Tidak Kena Pajak, batas penghasilan yang tidak dikenai pajak.
WPWajib Pajak, orang pribadi atau badan yang mempunyai hak dan kewajiban perpajakan.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · PERPAJAKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "PERPAJAKAN" mata pelajaran perpajakan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · PERPAJAKAN — pratinjau tuntas.org

1 Materi perpajakan Terkait

pph21perpajakan Kelas XI SMK

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar perpajakan PERPAJAKAN ini gratis?

Ya. Modul PERPAJAKAN untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul perpajakan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah modul ajar perpajakan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul PERPAJAKAN ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase F untuk kelas XI SMK.

Ini modul ajar atau RPP?

Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas PERPAJAKAN untuk perpajakan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Bisakah modul PERPAJAKAN ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan PERPAJAKAN dapat Anda sesuaikan dengan murid perpajakan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Semua Modul Ajar perpajakan SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.