SMKKelas XFase ESemester 2

Modul Ajar & RPP Projek IPAS Kelas X
Keruangan dan Konektivitas

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Keruangan dan konektivitas adalah dua konsep penting yang menjelaskan bagaimana objek fisik dan non-fisik tersebar serta berinteraksi di permukaan bumi. Pola keruangan dipengaruhi oleh faktor fisik, sosial, dan ekonomi, yang kemudian memengaruhi konektivitas antarwilayah. Pemahaman ini krusial untuk menganalisis dampak pembangunan dan merancang solusi berkelanjutan bagi permasalahan tata ruang yang kompleks di lingkungan sekitar kita.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Keruangan dan Konektivitas
Projek IPAS · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Keruangan dan Konektivitas
Projek IPAS · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranProjek IPAS
Fase / KelasE / X
Materi PokokKeruangan dan Konektivitas
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik Lapangan
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memahami konsep dasar lokasi, jarak, dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas tentang beragam bentuk keruangan dan konektivitas yang nyata di lingkungan sekitar kita, seperti tata guna lahan, jaringan transportasi, dan pusat-pusat kegiatan ekonomi.
KonseptualKonsep intinya adalah memahami bahwa ruang tidak hanya fisik, tetapi juga dinamis dan saling terhubung melalui berbagai interaksi dan pergerakan, membentuk sistem keruangan yang kompleks.
ProseduralPeserta didik akan belajar menganalisis data spasial, membuat peta sederhana, serta merancang solusi untuk masalah keruangan dan konektivitas di wilayahnya.
MetakognitifKesadaran yang ditumbuhkan adalah kemampuan untuk menilai efektivitas strategi dalam menganalisis masalah keruangan dan konektivitas, serta bagaimana pengetahuan ini relevan untuk pengembangan diri dan masyarakat.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi konsep dasar keruangan dan konektivitas serta contohnya dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pola keruangan dan konektivitas di suatu wilayah.
  3. Mengevaluasi dampak positif dan negatif dari keruangan dan konektivitas terhadap aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.
  4. Merancang solusi kreatif untuk permasalahan keruangan dan konektivitas di lingkungan sekitar.
  5. Mempresentasikan hasil proyek analisis keruangan dan konektivitas dengan data yang relevan.
  6. Menyusun laporan akhir proyek yang sistematis dan informatif.
Halaman 2 · Keruangan dan Konektivitas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami keruangan dan konektivitas membantu kita melihat dunia sebagai sistem yang saling terkait, di mana setiap lokasi memiliki peran dan hubungan dengan lokasi lain, memengaruhi pembangunan dan keberlanjutan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana tata letak sebuah kota atau desa dapat memengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakatnya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + Praktik Lapangan
Lintas Disiplin IlmuGeografi: Konsep tata ruang, peta, dan analisis spasial sangat relevan dalam materi ini.
Ekonomi: Pengaruh keruangan dan konektivitas terhadap distribusi barang/jasa, pertumbuhan ekonomi, dan potensi usaha.
Sosiologi: Dampak keruangan terhadap interaksi sosial, komunitas, dan mobilitas penduduk.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang tata ruang di lingkungan tempat tinggal mereka, atau komunitas lokal (misalnya RT/RW, karang taruna) dapat menjadi narasumber untuk isu keruangan di wilayah mereka.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata untuk diskusi kelompok, dilengkapi akses ke perpustakaan sekolah atau pusat data lokal untuk riset, serta lingkungan sekitar sekolah sebagai objek observasi langsung.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi pemetaan digital (misalnya Google Maps, ArcGIS Online) untuk analisis spasial sederhana, platform kolaborasi daring (misalnya Google Docs, Padlet) untuk kerja kelompok, dan sumber daya online untuk data dan informasi.
Halaman 3 · Keruangan dan Konektivitas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi konsep dasar keruangan dan konektivitas serta contohnya dalam kehidupan sehari-hari.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, melakukan apersepsi dengan bertanya tentang lokasi rumah peserta didik dan jalur menuju sekolah, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran untuk memahami konsep dasar keruangan dan konektivitas.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik mengamati berbagai gambar atau video tentang tata kota, desa, dan jaringan transportasi, lalu berdiskusi dalam kelompok kecil untuk mengidentifikasi elemen-elemen keruangan dan konektivitas yang mereka temukan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok membuat mind map tentang konsep keruangan dan konektivitas berdasarkan hasil pengamatan dan diskusi, kemudian menyajikan contoh nyata dari lingkungan sekitar mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan mind map mereka, diikuti sesi tanya jawab dan umpan balik dari kelompok lain. Guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan miskonsepsi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan konsep dasar keruangan dan konektivitas. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya, diakhiri doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Keruangan dan Konektivitas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pola keruangan dan konektivitas di suatu wilayah.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, mengulas singkat materi sebelumnya, dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pola keruangan dan konektivitas.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik diberikan studi kasus tentang permasalahan tata ruang di suatu kota atau desa (misalnya kemacetan, kesenjangan akses), lalu berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya dari aspek fisik, sosial, dan ekonomi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok menganalisis data sederhana (misalnya peta kepadatan penduduk, jalur transportasi) untuk menemukan korelasi antara faktor-faktor tersebut dengan pola keruangan dan konektivitas yang ada dalam studi kasus.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitKelompok mempresentasikan hasil analisis mereka, menjelaskan faktor-faktor dominan yang memengaruhi pola keruangan. Guru memberikan umpan balik dan memfasilitasi diskusi lintas kelompok.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitBersama-sama, peserta didik dan guru merangkum faktor-faktor utama yang membentuk keruangan dan konektivitas. Guru memotivasi peserta didik untuk berpikir kritis dan memberikan pengantar untuk proyek akhir, diakhiri doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Keruangan dan Konektivitas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis pola keruangan dan konektivitas di lingkungan sekitar sekolah serta mengidentifikasi faktor penyebabnya.

Alat & bahan: Peta lingkungan sekolah (cetak/digital), alat tulis, kamera ponsel (opsional), lembar observasi

Langkah kerja:

  1. Lengkapi letak geografis Indonesia pada tabel berikut, lalu jelaskan keuntungannya.
    Letak geografis IndonesiaArahBatasSelatanBaratTimurUtara
    Gambar 1. Tabel
  2. Amati peta lingkungan sekitar sekolah Anda, identifikasi bangunan, jalan, dan area terbuka.
  3. Lakukan observasi langsung di area yang telah ditentukan, catat jenis aktivitas dan interaksi yang terjadi.
  4. Wawancarai 2-3 orang warga sekitar (misalnya pedagang, petugas keamanan) tentang pendapat mereka mengenai tata ruang dan aksesibilitas di area tersebut.
  5. Identifikasi minimal 3 faktor (fisik, sosial, ekonomi) yang menurut Anda paling memengaruhi pola keruangan dan konektivitas di area tersebut.
  6. Buatlah sketsa sederhana yang menggambarkan pola keruangan dan konektivitas beserta faktor-faktor pengaruhnya.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Keruangan dan Konektivitas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Menurut Anda, apa itu 'ruang' dalam konteks kehidupan sehari-hari?
  2. Apa yang Anda pahami tentang 'konektivitas'?
  3. Berikan contoh interaksi antarwilayah yang pernah Anda amati!
  4. Mengapa tata letak suatu kota itu penting?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok dalam diskusi, pengumpulan data, dan perancangan solusi proyek, serta penilaian lembar kerja peserta didik.

Sumatif (akhir): Penilaian laporan akhir proyek dan presentasi hasil analisis keruangan dan konektivitas.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Keruangan dan Konektivitas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi konsep dasar keruangan dan konektivitas serta contohnya.Konsep dasar keruangan dan konektivitas2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pola keruangan dan konektivitas.Faktor fisik, sosial, ekonomi dalam keruangan2 JPpenalaran kritis
3Mengevaluasi dampak positif dan negatif dari keruangan dan konektivitas.Dampak keruangan dan konektivitas4 JPpenalaran kritis, kolaborasi
4Merancang solusi kreatif dan mempresentasikan proyek analisis keruangan dan konektivitas.Rancangan solusi dan presentasi proyek4 JPkreativitas, kolaborasi, komunikasi
Halaman 8 · Keruangan dan Konektivitas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Keruangan dan konektivitas adalah dua konsep fundamental dalam memahami bagaimana dunia kita bekerja. Ini bukan hanya tentang peta atau lokasi, melainkan juga tentang bagaimana manusia berinteraksi dengan lingkungannya dan menciptakan hubungan yang kompleks. Memahami kedua konsep ini akan membuka wawasan kita tentang pembangunan wilayah, tata kota, hingga dampak perubahan lingkungan pada kehidupan sehari-hari.

1. Pengertian Keruangan
Keruangan merujuk pada aspek lokasi, distribusi, dan pola persebaran fenomena di permukaan bumi. Ini mencakup bagaimana objek fisik (misalnya gunung, sungai, bangunan) dan non-fisik (misalnya budaya, ekonomi) tersebar dan tersusun dalam suatu area. Contohnya, pola permukiman di pedesaan cenderung memanjang mengikuti jalan atau sungai, sedangkan di perkotaan lebih padat dan membentuk grid. Pemahaman keruangan membantu kita menganalisis mengapa suatu wilayah berkembang seperti itu.

2. Konsep Konektivitas
Konektivitas adalah hubungan atau interaksi antarwilayah atau antarruang. Ini bisa berupa pergerakan orang, barang, informasi, atau energi. Jaringan jalan, jalur kereta api, bandara, pelabuhan, hingga internet adalah wujud konektivitas yang menghubungkan berbagai ruang. Semakin tinggi konektivitas suatu wilayah, semakin mudah interaksi terjadi, yang berdampak pada aspek ekonomi, sosial, dan budaya. Contohnya, pembangunan jalan tol mempercepat konektivitas antar kota.

3. Faktor Pembentuk Pola Keruangan
Pola keruangan tidak terbentuk begitu saja, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor fisik meliputi topografi (dataran rendah/tinggi), ketersediaan air, dan sumber daya alam. Faktor sosial mencakup kepadatan penduduk, budaya, dan sejarah. Sementara itu, faktor ekonomi seperti pusat perdagangan, industri, dan aksesibilitas transportasi juga sangat berperan. Misalnya, kota-kota besar seringkali tumbuh di sekitar pelabuhan atau persimpangan jalur perdagangan.

4. Dampak Keruangan dan Konektivitas
Keruangan dan konektivitas memiliki dampak yang signifikan. Dampak positifnya antara lain meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui perdagangan dan pariwisata, mempercepat penyebaran informasi dan inovasi, serta mempermudah akses layanan publik. Namun, ada pula dampak negatif seperti kemacetan lalu lintas, kesenjangan pembangunan antarwilayah, urbanisasi berlebihan, hingga kerusakan lingkungan akibat pembangunan infrastruktur yang tidak berkelanjutan.

5. Analisis Spasial Sederhana
Analisis spasial adalah proses memeriksa lokasi, atribut, dan hubungan spasial dari suatu fitur geografis. Dalam konteks sederhana, kita bisa melakukannya dengan mengamati peta dan mengidentifikasi pola. Misalnya, melihat peta kepadatan penduduk dan membandingkannya dengan peta fasilitas umum untuk mengetahui apakah ada kesenjangan akses. Teknik ini sangat berguna dalam perencanaan wilayah dan pengambilan keputusan terkait tata ruang.

6. Peran Teknologi dalam Keruangan dan Konektivitas
Teknologi modern, terutama Sistem Informasi Geografis (SIG) dan citra satelit, merevolusi pemahaman kita tentang keruangan dan konektivitas. SIG memungkinkan kita mengumpulkan, menyimpan, menganalisis, dan memvisualisasikan data geografis secara efisien. Aplikasi peta digital di ponsel kita adalah contoh sederhana bagaimana teknologi ini membantu kita menavigasi ruang, menemukan lokasi, dan memahami konektivitas antar tempat secara real-time.

7. Pembangunan Berkelanjutan dan Tata Ruang
Pembangunan berkelanjutan sangat terkait dengan tata ruang yang baik. Perencanaan tata ruang yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi akan menciptakan ruang yang efisien, adil, dan lestari. Ini mencakup zonasi lahan, pengembangan transportasi publik, pengelolaan limbah, dan pelestarian area hijau. Tujuannya adalah memastikan kebutuhan generasi sekarang terpenuhi tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Rangkuman: Keruangan dan konektivitas adalah dua konsep penting yang menjelaskan bagaimana objek fisik dan non-fisik tersebar serta berinteraksi di permukaan bumi. Pola keruangan dipengaruhi oleh faktor fisik, sosial, dan ekonomi, yang kemudian memengaruhi konektivitas antarwilayah. Pemahaman ini krusial untuk menganalisis dampak pembangunan dan merancang solusi berkelanjutan bagi permasalahan tata ruang yang kompleks di lingkungan sekitar kita.

Halaman 9 · Keruangan dan Konektivitas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KeruanganAspek lokasi, distribusi, dan pola persebaran fenomena di permukaan bumi.
KonektivitasHubungan atau interaksi antarwilayah, bisa berupa pergerakan orang, barang, atau informasi.
Analisis SpasialProses memeriksa lokasi, atribut, dan hubungan spasial dari suatu fitur geografis.
Sistem Informasi Geografis (SIG)Sistem berbasis komputer untuk mengelola dan menganalisis data geografis.
UrbanisasiProses peningkatan proporsi penduduk yang tinggal di perkotaan.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Keruangan dan Konektivitas — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Keruangan dan Konektivitas" mata pelajaran Projek IPAS Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Keruangan dan Konektivitas — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Keruangan dan Konektivitas ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaProjek IPAS · Kelas XPeta Konsep
Keruangan dan KonektivitasPengertian KeruanganKonsep KonektivitasFaktor Pembentuk Pola KeruanganDampak Keruangan dan KonektivitasAnalisis Spasial Sederhana
Dari sub-bab Keruangan dan KonektivitasHalaman 12
Nama sekolah AndaProjek IPAS · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaProjek IPAS · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaProjek IPAS · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaProjek IPAS · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaProjek IPAS · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Keruangan dan Konektivitas yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Keruangan dan Konektivitas masuk ASAS Projek IPAS Kelas X Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal Projek IPAS Kelas X →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Projek IPAS kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Keruangan dan Konektivitas pada Projek IPAS SMK, Fase E.

Modul Keruangan dan Konektivitas ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Projek IPAS kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Projek IPAS materi Keruangan dan Konektivitas ini gratis?

Ya. Modul Keruangan dan Konektivitas untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Keruangan dan Konektivitas ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Projek IPAS kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Projek IPAS kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Keruangan dan Konektivitas ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Keruangan dan Konektivitas dapat Anda sesuaikan dengan murid Projek IPAS kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Projek IPAS kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Keruangan dan Konektivitas ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Keruangan dan Konektivitas tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Keruangan dan Konektivitas untuk Projek IPAS kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Keruangan dan Konektivitas ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Projek IPAS kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Keruangan dan Konektivitas beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Projek IPAS kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Projek IPAS ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Keruangan dan Konektivitas disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Projek IPAS SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.