Modul Ajar SMK

Modul Ajar Projek IPAS Kelas X SMK

13 modul ajar Projek IPAS kelas X SMK (Fase E) siap unduh — 1. Pengertian ekosistem, Komponen Ekosistem, Tingkat organisasi kehidupan., Bumi dan Antariksa…

13 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 8 materi kelas X & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Makhluk Hidup dan Lingkungan, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Makhluk Hidup dan Lingkungan selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Projek IPAS Kelas X SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Makhluk Hidup dan Lingkungan
Projek IPAS · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Makhluk Hidup dan Lingkungan
Projek IPAS · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranProjek IPAS
Fase / KelasE / X
Materi PokokMakhluk Hidup dan Lingkungan
Alokasi Waktu2 Pertemuan (6 JP: 3 JP × 45 menit = 135 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis makhluk hidup dan habitatnya di sekitar mereka.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Peserta didik menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan mengevaluasi dampak aktivitas manusia terhadap keseimbangan lingkungan.
  2. Kolaborasi — elemen: Kerja Sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan, melaksanakan, dan menyajikan proyek identifikasi makhluk hidup dan lingkungannya.
  3. Kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
    Peserta didik menghasilkan ide-ide inovatif untuk solusi masalah lingkungan lokal atau desain poster edukasi lingkungan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Sains
Rumusan CP FasePeserta didik mengidentifikasi dan menganalisis interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya, serta memahami pentingnya keseimbangan ekosistem dan dampak aktivitas manusia terhadap kelestarian alam.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualEkosistem sungai di pinggiran kota memiliki berbagai jenis ikan, serangga air, dan tumbuhan air yang berinteraksi satu sama lain.
KonseptualKonsep dasar ekosistem meliputi komponen biotik dan abiotik, serta interaksi yang membentuk jaring-jaring makanan dan daur biogeokimia.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah observasi lapangan, identifikasi spesies, dan analisis data untuk memahami struktur ekosistem.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana pengamatan sistematis dan pemecahan masalah kolaboratif membantu mereka memahami kompleksitas lingkungan hidup.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kegiatan observasi lingkungan sekitar, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis data pengamatan, peserta didik dapat menjelaskan konsep interaksi antarkomponen ekosistem (rantai makanan, simbiosis) secara runtut.
  3. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat merancang dan membuat poster edukasi tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan dengan kreatif.
  4. Melalui presentasi hasil proyek, peserta didik dapat mengomunikasikan dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan dan mengusulkan solusi sederhana secara jelas.
Halaman 2 · Makhluk Hidup dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami bahwa setiap makhluk hidup memiliki peran dalam ekosistem dan bahwa keseimbangan lingkungan sangat penting bagi keberlangsungan hidup semua organisme, termasuk manusia.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana interaksi sederhana antara seekor belalang dan rumput bisa memengaruhi seluruh kehidupan di bumi?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan keterampilan menulis teks persuasif dan presentasi lisan untuk poster edukasi lingkungan.
Seni Budaya: Penerapan prinsip desain grafis dan estetika dalam pembuatan poster edukasi lingkungan yang menarik.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Diskusi tentang tanggung jawab warga negara dalam menjaga kelestarian lingkungan dan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pengelolaan sumber daya alam.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendukung dengan mengajak peserta didik mengamati ekosistem di sekitar rumah atau komunitas lokal, serta mendiskusikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di dalam kelas untuk diskusi dan perencanaan, serta di luar kelas (taman sekolah, area hijau sekitar) untuk observasi langsung ekosistem.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi identifikasi spesies (misal: iNaturalist), platform presentasi digital (misal: Canva untuk poster), dan sumber belajar daring (video edukasi, artikel ilmiah) untuk mendukung proyek.
Halaman 3 · Makhluk Hidup dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kegiatan observasi lingkungan sekitar, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Kata Ekosistem: Guru menyebutkan ciri-ciri makhluk hidup atau benda tak hidup, peserta didik menebak komponen ekosistemnya. Contoh: 'Dia hijau, bisa berfotosintesis...' (tumbuhan).
  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana interaksi sederhana antara seekor belalang dan rumput bisa memengaruhi seluruh kehidupan di bumi?' untuk memancing rasa ingin tahu peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik serta interaksi dalam ekosistem, serta menjelaskan garis besar kegiatan proyek yang akan dilakukan dalam dua pertemuan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan gambar-gambar berbagai ekosistem (hutan, sawah, kolam) dan meminta peserta didik untuk mengamati serta mengajukan pertanyaan tentang apa saja yang ada di dalamnya dan bagaimana mereka saling berhubungan.
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengaitkan pertanyaan-pertanyaan peserta didik dengan materi 'Pengertian Ekosistem', 'Komponen Biotik', dan 'Komponen Abiotik' dari bahan ajar.
  3. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil (3-4 orang) untuk persiapan kegiatan observasi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Guru membagikan LKPD 'Ekosistem Mini Sekitarku!' dan menjelaskan langkah-langkah observasi di lingkungan sekitar sekolah.
  2. Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan area observasi yang akan dipilih (taman, selokan, kebun) dan merencanakan pembagian tugas untuk mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik.
  3. Peserta didik melakukan observasi di area yang telah dipilih selama 20 menit, mencatat semua komponen biotik dan abiotik yang ditemukan, serta mengidentifikasi interaksi sederhana yang terjadi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Peserta didik kembali ke kelas dan dalam kelompok, mulai menyusun data hasil observasi pada LKPD, termasuk membuat sketsa atau menyiapkan foto ekosistem mini yang diamati.
  2. Guru berkeliling untuk memantau kemajuan kerja kelompok, memberikan bimbingan jika ada kesulitan, dan memastikan semua anggota kelompok berpartisipasi aktif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik untuk memahami struktur ekosistem.
  2. Guru memberikan apresiasi atas antusiasme peserta didik dalam melakukan observasi dan mengingatkan untuk mempersiapkan data observasi dengan baik untuk pertemuan berikutnya.
  3. Guru menyampaikan rencana kegiatan untuk pertemuan selanjutnya yaitu menganalisis interaksi dan merancang poster edukasi, lalu menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Makhluk Hidup dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menganalisis data pengamatan, peserta didik dapat menjelaskan konsep interaksi antarkomponen ekosistem (rantai makanan, simbiosis) secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Sambung Kata Ekosistem: Guru memulai dengan satu kata (misalnya, 'rumput'), peserta didik secara bergantian menyebutkan kata lain yang berhubungan dengan ekosistem dan kata sebelumnya (misalnya, 'rumput' -> 'belalang' -> 'katak' -> 'ular').
  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kembali hasil observasi pertemuan sebelumnya dan menstimulasi peserta didik untuk berpikir lebih dalam tentang hubungan antar komponen yang telah ditemukan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu menganalisis interaksi antarkomponen ekosistem dan merancang poster edukasi sebagai proyek akhir.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Peserta didik dalam kelompok melanjutkan analisis data observasi dari LKPD 'Ekosistem Mini Sekitarku!', fokus pada identifikasi interaksi antarkomponen (rantai makanan, simbiosis) menggunakan bahan ajar 'Interaksi Antarkomponen Ekosistem'.
  2. Guru membimbing peserta didik untuk memformulasikan penjelasan konsep interaksi berdasarkan temuan mereka, mengaitkannya dengan materi 'Keseimbangan Ekosistem'.
  3. Guru memfasilitasi diskusi singkat tentang 'Dampak Aktivitas Manusia terhadap Lingkungan' dan 'Upaya Pelestarian Lingkungan' sebagai dasar pembuatan poster.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik berdiskusi dan merancang konsep poster edukasi tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan, termasuk pesan utama, desain, dan informasi yang akan disampaikan.
  2. Peserta didik mulai membuat poster edukasi secara kreatif menggunakan alat dan bahan yang telah disiapkan (kertas besar, spidol warna, pensil warna, dll.).
  3. Guru berkeliling, memberikan umpan balik konstruktif pada desain dan isi poster, serta memastikan pesan yang disampaikan relevan dan mudah dipahami.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok mempresentasikan poster edukasi mereka di depan kelas, menjelaskan konsep interaksi ekosistem yang ditemukan dan pesan pelestarian lingkungan yang ingin disampaikan.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau masukan terhadap presentasi dan poster yang ditampilkan, kemudian Guru memberikan penguatan konsep dan apresiasi terhadap karya peserta didik.
  3. Mengevaluasi pengalaman: Guru memandu refleksi kelas tentang proses pengerjaan proyek, tantangan yang dihadapi, dan pembelajaran yang didapatkan dari proyek pembuatan poster ini.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan peran manusia dalam pelestariannya.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas kerja keras dan kreativitas mereka dalam menyelesaikan proyek, serta melakukan penilaian akhir terhadap poster dan presentasi.
  3. Guru memberikan motivasi untuk terus peduli terhadap lingkungan sekitar dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Makhluk Hidup dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEkosistem Mini Sekitarku!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik serta interaksi yang terjadi di lingkungan sekitar sekolah.

Alat & bahan: Alat tulis, lembar observasi, kamera ponsel, alat ukur suhu/pH air (jika ada)

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    123456Mendatar1. Organisme pengurai sisa-sisamakhluk hidup mati.3. Komponen tak hidup dalamekosistem, seperti air, tanah,dan udara.5. Hubungan erat antara duaorganisme yang berbeda jenis.6. Organisme yang memperolehmakanan dari organisme lain.Menurun2. Organisme yang dapatmenghasilkan makanannyasendiri, contohnya tumbuhan.4. Komponen hidup dalamekosistem, seperti tumbuhandan hewan.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati gambar di bawah ini, lalu diskusikan dengan kelompokmu apa saja komponen yang ada di dalamnya.
  3. Pilihlah satu area di sekitar sekolah (taman, selokan, kebun) dan lakukan observasi selama 20 menit.
  4. Catat semua komponen biotik (makhluk hidup) dan abiotik (benda tak hidup) yang kalian temukan di area tersebut.
  5. Identifikasi interaksi yang terjadi antara komponen-komponen tersebut (misal: siapa makan siapa, hubungan saling menguntungkan/merugikan).
  6. Buatlah sketsa sederhana atau ambil foto dari ekosistem mini yang kalian amati.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Makhluk Hidup dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang makhluk hidup?
  2. Sebutkan beberapa contoh lingkungan di sekitar tempat tinggalmu!
  3. Menurutmu, apakah manusia termasuk bagian dari lingkungan?
  4. Bagaimana makhluk hidup dan benda tak hidup saling berhubungan?

Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi kelompok dalam diskusi, kelengkapan data observasi, dan progres penyusunan poster edukasi.

Sumatif (akhir): Asesmen sumatif dilakukan melalui penilaian poster edukasi dan presentasi kelompok yang mencakup pemahaman konsep dan kemampuan komunikasi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Makhluk Hidup dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam ekosistemKomponen ekosistem (biotik & abiotik)2 JPPenalaran Kritis
2Menjelaskan konsep interaksi antarkomponen ekosistemInteraksi dalam ekosistem (rantai makanan, simbiosis)2 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
3Merancang dan membuat poster edukasi tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkunganKeseimbangan ekosistem dan dampak aktivitas manusia2 JPKreativitas, Kolaborasi, Komunikasi
Halaman 8 · Makhluk Hidup dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Makhluk hidup dan lingkungannya adalah dua hal yang tak terpisahkan. Setiap organisme berinteraksi dengan lingkungan fisik dan makhluk hidup lainnya, membentuk suatu sistem kompleks yang disebut ekosistem. Memahami interaksi ini sangat penting untuk menyadari betapa rapuhnya keseimbangan alam dan peran kita dalam menjaganya. Modul ini akan membimbing Anda menjelajahi dunia ekosistem di sekitar kita.

1. Pengertian Ekosistem
Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup (biotik) dengan lingkungan tak hidup (abiotik). Contoh sederhana adalah ekosistem sawah yang terdiri dari padi, tikus, ular, burung, air, tanah, dan udara. Setiap komponen memiliki peran dan saling memengaruhi satu sama lain dalam menjaga keseimbangan sistem tersebut. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh A.G. Tansley pada tahun 1935.

2. Komponen Biotik
Komponen biotik meliputi semua makhluk hidup dalam suatu ekosistem. Berdasarkan perannya, komponen biotik dibagi menjadi: 1. Produsen: Organisme yang dapat menghasilkan makanannya sendiri melalui fotosintesis, seperti tumbuhan hijau dan alga. 2. Konsumen: Organisme yang memperoleh makanan dari organisme lain, dibagi lagi menjadi herbivora (pemakan tumbuhan), karnivora (pemakan daging), dan omnivora (pemakan segala). 3. Dekomposer (pengurai): Organisme yang menguraikan sisa-sisa makhluk hidup mati, seperti bakteri dan jamur, mengembalikan nutrisi ke tanah.

3. Komponen Abiotik
Komponen abiotik adalah faktor fisik dan kimia yang tidak hidup dalam suatu ekosistem. Faktor-faktor ini sangat memengaruhi keberadaan dan kelangsungan hidup komponen biotik. Contoh komponen abiotik meliputi: 1. Cahaya matahari: Sumber energi utama untuk fotosintesis. 2. Air: Penting untuk semua proses kehidupan. 3. Tanah: Media tumbuh bagi tumbuhan dan habitat bagi banyak organisme. 4. Udara: Mengandung gas-gas penting seperti oksigen dan karbon dioksida. 5. Suhu: Mempengaruhi laju metabolisme organisme. 6. Kelembaban: Tingkat uap air di udara.

4. Interaksi Antarkomponen Ekosistem
Interaksi dalam ekosistem sangat kompleks dan beragam. Beberapa bentuk interaksi utama meliputi: 1. Rantai Makanan: Perpindahan energi makanan dari produsen ke konsumen melalui serangkaian proses makan dan dimakan. 2. Jaring-jaring Makanan: Gabungan dari beberapa rantai makanan yang saling berhubungan dalam suatu ekosistem. 3. Simbiosis: Hubungan erat antara dua organisme yang berbeda jenis. Terdiri dari mutualisme (saling menguntungkan), komensalisme (satu untung, satu tidak rugi), dan parasitisme (satu untung, satu rugi). 4. Kompetisi: Interaksi negatif antara organisme yang memperebutkan sumber daya terbatas.

5. Keseimbangan Ekosistem
Keseimbangan ekosistem adalah kondisi di mana semua komponen ekosistem (biotik dan abiotik) berada dalam kondisi stabil dan dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Keseimbangan ini dapat terganggu oleh faktor alam (misalnya bencana alam) maupun aktivitas manusia (deforestasi, polusi, perburuan liar). Terganggunya keseimbangan dapat menyebabkan kepunahan spesies, perubahan iklim, dan kerusakan lingkungan yang lebih luas.

6. Dampak Aktivitas Manusia terhadap Lingkungan
Aktivitas manusia seringkali menjadi penyebab utama kerusakan lingkungan. Contohnya adalah: 1. Deforestasi: Penebangan hutan yang mengurangi habitat dan keanekaragaman hayati. 2. Polusi: Pencemaran udara, air, dan tanah oleh limbah industri atau rumah tangga. 3. Perburuan liar: Mengancam populasi hewan dan menyebabkan kepunahan. 4. Penggunaan pestisida berlebihan: Merusak ekosistem tanah dan air, serta membahayakan organisme non-target. Dampak-dampak ini memerlukan kesadaran dan tindakan kolektif untuk mitigasi dan pemulihan.

7. Upaya Pelestarian Lingkungan
Untuk menjaga kelestarian lingkungan, berbagai upaya dapat dilakukan, antara lain: 1. Reboisasi dan penghijauan. 2. Pengelolaan sampah dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). 3. Penggunaan energi terbarukan. 4. Konservasi keanekaragaman hayati melalui penetapan kawasan lindung. 5. Edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. 6. Penerapan kebijakan lingkungan yang ketat. Partisipasi aktif setiap individu sangat dibutuhkan untuk mewujudkan lingkungan yang lestari.

Rangkuman: Ekosistem adalah sistem kompleks interaksi antara makhluk hidup (biotik) dan lingkungan tak hidup (abiotik). Komponen biotik meliputi produsen, konsumen, dan dekomposer, sementara komponen abiotik mencakup cahaya, air, tanah, dan suhu. Interaksi seperti rantai makanan dan simbiosis menjaga keseimbangan ekosistem. Aktivitas manusia sering mengganggu keseimbangan ini, sehingga diperlukan upaya pelestarian untuk menjaga kelangsungan hidup semua organisme dan keberlanjutan bumi.

Halaman 9 · Makhluk Hidup dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
EkosistemSistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya.
BiotikKomponen hidup dalam ekosistem, seperti tumbuhan dan hewan.
AbiotikKomponen tak hidup dalam ekosistem, seperti air, tanah, dan udara.
ProdusenOrganisme yang dapat menghasilkan makanannya sendiri, contohnya tumbuhan.
KonsumenOrganisme yang memperoleh makanan dari organisme lain.
DekomposerOrganisme pengurai sisa-sisa makhluk hidup mati.
Rantai MakananPerpindahan energi makanan dari produsen ke konsumen melalui proses makan dan dimakan.
SimbiosisHubungan erat antara dua organisme yang berbeda jenis.
Keseimbangan EkosistemKondisi stabil di mana semua komponen ekosistem berfungsi dengan baik.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Makhluk Hidup dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek IPAS · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Makhluk Hidup dan Lingkungan" mata pelajaran Projek IPAS Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Makhluk Hidup dan Lingkungan — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Projek IPAS Kelas X SMK — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di SMK berada di Fase E, dan 8 materi Projek IPAS setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Yang disusun di sini perangkat ajar Projek IPAS kelas X (kelas 10) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Projek IPAS kelas X (kelas 10) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Projek IPAS kelas X (kelas 10) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Projek IPAS bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaProjek IPAS · Kelas XPeta Konsep
Makhluk Hidup dan LingkunganPengertian EkosistemKomponen BiotikKomponen AbiotikInteraksi Antarkomponen EkosistemKeseimbangan Ekosistem
Dari sub-bab Makhluk Hidup dan LingkunganLembar tambahan
Nama sekolah AndaProjek IPAS · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaProjek IPAS · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaProjek IPAS · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaProjek IPAS · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaProjek IPAS · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran KritisKolaborasiKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Makhluk Hidup dan Lingkungan1Zat dan Perubahannya1Energi dan Perubahannya1Bumi dan Antariksa2Interaksi Sosial…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDMakhluk Hidup dan LingkunganZat dan PerubahannyaEnergi dan PerubahannyaBumi dan Antariksa
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Projek IPAS Kelas X SMK

Apakah modul ajar Projek IPAS ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas X (kelas 10) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Projek IPAS kelas X SMK?

8 materi, urut mengajar dari Makhluk Hidup dan Lingkungan hingga Mitigasi Bencana. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Projek IPAS?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.