Modul Ajar & RPP TEKNIK SEPEDA MOTOR Kelas X
GAMBAR TEKNIK
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | TEKNIK SEPEDA MOTOR |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | GAMBAR TEKNIK |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang bentuk-bentuk geometri dan kemampuan menggunakan alat tulis sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Gambar teknik adalah bahasa universal yang digunakan oleh teknisi untuk berkomunikasi dalam merancang dan membuat komponen sepeda motor. |
| Konseptual | Konsep inti dalam gambar teknik meliputi standar proyeksi, etiket gambar, garis, dan dimensi yang harus dipatuhi untuk menghasilkan gambar yang informatif dan akurat. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari prosedur menggambar berbagai komponen sepeda motor menggunakan standar gambar teknik, mulai dari sketsa hingga gambar detail dengan dimensi. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian, kesabaran, dan pemahaman standar dalam menghasilkan gambar teknik yang dapat dipahami oleh semua pihak yang terlibat dalam industri otomotif. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi jenis-jenis garis dan penggunaannya sesuai standar ISO pada gambar teknik.
- Menerapkan etiket gambar dan daftar komponen sesuai standar pada gambar teknik.
- Menganalisis prinsip-prinsip proyeksi ortogonal (Amerika dan Eropa) pada gambar teknik.
- Menggambar pandangan ortogonal dari objek tiga dimensi komponen sepeda motor dengan tepat.
- Menentukan ukuran dan toleransi komponen sepeda motor sesuai standar dimensi.
- Membuat gambar detail komponen sepeda motor menggunakan kaidah gambar teknik.
Pemahaman bermakna: Memahami dan mampu mengaplikasikan prinsip dasar gambar teknik sangat penting untuk berkomunikasi secara efektif dalam merancang, memproduksi, dan memperbaiki komponen sepeda motor, sehingga meminimalkan kesalahan dan meningkatkan efisiensi kerja.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa sebuah komponen sepeda motor yang sama bisa diproduksi di berbagai negara tanpa ada perbedaan bentuk dan fungsi?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Penggunaan skala, pengukuran sudut, dan perhitungan toleransi dalam penggambaran dimensi. Fisika: Pemahaman tentang gaya dan tegangan yang mempengaruhi desain komponen, serta pemilihan material berdasarkan sifat fisika. Bahasa Indonesia: Kemampuan menyusun deskripsi teknis dan membaca instruksi pada gambar teknik dengan jelas dan akurat. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mengamati dan memberikan apresiasi terhadap gambar teknik yang dihasilkan peserta didik, atau jika memungkinkan, mengunjungi bengkel terdekat untuk melihat aplikasi gambar teknik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar nyaman untuk aktivitas menggambar, dengan meja yang cukup luas dan pencahayaan yang baik, serta akses ke papan tulis interaktif atau proyektor untuk menampilkan contoh-contoh gambar teknik digital. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan aplikasi CAD sederhana (misalnya AutoCAD Web App, Tinkercad) untuk melihat contoh gambar 3D dan 2D, serta mencari referensi standar gambar teknik melalui internet. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis garis dan penggunaannya sesuai standar ISO pada gambar teknik. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menunjukkan beberapa gambar teknik sederhana. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi jenis garis dalam gambar teknik dan menanyakan, 'Mengapa jenis garis berbeda-beda dalam gambar teknik?' untuk memantik kesadaran belajar. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik mengamati berbagai contoh gambar teknik komponen sepeda motor yang disajikan guru, lalu berdiskusi dalam kelompok kecil untuk mengidentifikasi perbedaan jenis-jenis garis yang digunakan dan mencoba menduga fungsinya berdasarkan konteks gambar. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengerjakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi tugas untuk mengkategorikan jenis-jenis garis (garis tebal, tipis, putus-putus) dan menuliskan fungsi masing-masing garis berdasarkan pengamatan dan referensi singkat yang disediakan guru. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, kemudian guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang jenis-jenis garis standar ISO dan penggunaannya, serta menjawab pertanyaan peserta didik. Guru memotivasi peserta didik bahwa pemahaman ini adalah dasar penting dalam dunia teknik. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi tentang jenis-jenis garis. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tugas pengamatan contoh gambar teknik di internet. Pertemuan ditutup dengan doa bersama dan pesan semangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menerapkan etiket gambar dan daftar komponen sesuai standar pada gambar teknik. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulas singkat materi sebelumnya. Guru menampilkan gambar teknik tanpa etiket dan menanyakan, 'Apa yang kurang dari gambar ini agar bisa dipahami semua orang?' untuk menghubungkan dengan materi etiket gambar dan menyadarkan pentingnya standar. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik diberikan studi kasus berupa gambar komponen motor yang perlu dilengkapi dengan etiket dan daftar komponen. Mereka menganalisis informasi apa saja yang harus ada di etiket dan daftar komponen, serta standar penempatannya berdasarkan referensi yang diberikan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik merancang dan mengisi etiket gambar serta daftar komponen untuk studi kasus yang diberikan. Mereka berdiskusi tentang informasi penting yang harus dicantumkan (nama gambar, skala, nama pembuat, tanggal, material, jumlah) dan menyusunnya sesuai kaidah yang benar. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil rancangan etiket dan daftar komponen mereka. Guru memberikan umpan balik konstruktif, mengoreksi jika ada kesalahan, dan menegaskan pentingnya konsistensi dalam penerapan standar etiket gambar dan daftar komponen untuk komunikasi teknis yang efektif. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang etiket gambar dan daftar komponen. Guru memberikan motivasi bahwa ketelitian dalam detail kecil seperti etiket sangat dihargai di dunia kerja. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh etiket gambar di berbagai industri dan ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menerapkan jenis-jenis garis serta etiket gambar standar pada gambar teknik.
Alat & bahan: kertas gambar A4, pensil mekanik (0.5mm, 0.3mm), penghapus, penggaris, busur derajat, jangka, contoh gambar teknik
Langkah kerja:
- Amati contoh gambar teknik yang disediakan, fokus pada penggunaan jenis-jenis garis yang berbeda.
- Identifikasi minimal 5 jenis garis yang berbeda dan tuliskan nama serta fungsinya pada tabel yang disediakan.
- Buatlah sketsa etiket gambar sesuai standar yang telah dipelajari pada kertas gambar Anda.
- Isi etiket gambar dengan informasi yang relevan untuk gambar komponen rem cakram sepeda motor.
- Diskusikan hasil identifikasi dan pengisian etiket dengan kelompok Anda dan bersiap untuk presentasi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Bisakah Anda menyebutkan beberapa fungsi gambar dalam kehidupan sehari-hari?
- Apakah Anda pernah melihat gambar yang digunakan untuk membuat suatu benda?
- Menurut Anda, mengapa gambar harus dibuat dengan aturan tertentu?
- Alat apa saja yang biasa digunakan untuk menggambar?
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat diskusi dan praktik menggambar, serta penilaian LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan penilaian proyek gambar detail komponen sepeda motor.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis garis dan penggunaannya sesuai standar ISO pada gambar teknik. | Jenis-jenis garis dan fungsinya. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menerapkan etiket gambar dan daftar komponen sesuai standar pada gambar teknik. | Etiket gambar dan daftar komponen. | 2 JP | Kemandirian |
| 3 | Menganalisis prinsip-prinsip proyeksi ortogonal (Amerika dan Eropa) pada gambar teknik dan menggambar pandangan ortogonal dari objek tiga dimensi komponen sepeda motor dengan tepat. | Prinsip proyeksi ortogonal dan praktik menggambar. | 2 JP | Kreativitas |
| 4 | Menentukan ukuran dan toleransi komponen sepeda motor sesuai standar dimensi dan membuat gambar detail komponen sepeda motor menggunakan kaidah gambar teknik. | Dimensi, toleransi, dan gambar detail. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kemandirian, Kreativitas |
Gambar teknik adalah bahasa universal bagi para insinyur dan teknisi. Kemampuan membaca dan membuat gambar teknik yang baik sangat krusial dalam industri otomotif, khususnya teknik sepeda motor. Modul ini akan membimbing Anda memahami dasar-dasar gambar teknik, mulai dari jenis garis hingga proyeksi dan penentuan dimensi, agar Anda siap menghadapi tantangan di dunia kerja.
1. Pengenalan Gambar Teknik
Gambar teknik adalah media komunikasi yang menggunakan simbol, garis, dan angka untuk menyampaikan informasi teknis suatu objek secara jelas dan presisi. Dalam konteks sepeda motor, gambar teknik digunakan untuk merancang komponen mesin, sasis, hingga sistem kelistrikan. Tujuannya adalah memastikan semua pihak yang terlibat dalam produksi, perakitan, dan perbaikan memiliki pemahaman yang sama tentang produk yang dibuat. Misalnya, gambar teknik poros engkol akan menunjukkan secara detail bentuk, ukuran, dan material yang digunakan, yang memungkinkan poros tersebut diproduksi secara massal dengan kualitas seragam.
2. Standar Garis dalam Gambar Teknik
Dalam gambar teknik, berbagai jenis garis digunakan untuk menyampaikan informasi yang berbeda. Garis tebal kontinu digunakan untuk garis tepi objek dan garis nyata. Garis tipis kontinu untuk garis ukuran, garis proyeksi, dan garis arsir. Garis putus-putus tipis untuk garis benda tersembunyi. Garis sumbu (strip-titik-strip) untuk menunjukkan sumbu simetri. Penggunaan standar garis ini, seperti yang diatur dalam ISO (International Organization for Standardization), memastikan bahwa setiap gambar dapat dibaca dan diinterpretasikan secara konsisten di seluruh dunia. Contohnya, saat melihat gambar blok mesin, garis putus-putus akan menunjukkan lubang atau saluran oli yang tidak terlihat dari pandangan luar.
3. Etiket Gambar dan Daftar Komponen
Etiket gambar, atau kepala gambar, adalah bagian penting yang berisi informasi administrasi dan teknis suatu gambar, seperti nama perusahaan, judul gambar, nomor gambar, skala, tanggal pembuatan, nama perancang, pemeriksa, dan standar yang digunakan. Sementara itu, daftar komponen (bill of material) mencantumkan semua bagian yang membentuk suatu rakitan, lengkap dengan jumlah, material, dan nomor bagian. Kedua elemen ini berfungsi sebagai identitas dan kelengkapan informasi agar gambar dapat dipertanggungjawabkan dan dipahami secara menyeluruh oleh siapa pun yang menggunakannya. Misalnya, etiket pada gambar rangka motor akan mencantumkan informasi siapa yang merancang dan kapan, serta bahan apa yang digunakan.
4. Prinsip Proyeksi Ortogonal
Proyeksi ortogonal adalah metode penggambaran objek tiga dimensi ke dalam dua dimensi dengan beberapa pandangan (depan, atas, samping) yang saling tegak lurus. Ada dua sistem proyeksi utama: Proyeksi Amerika (kuadran III) dan Proyeksi Eropa (kuadran I). Pada Proyeksi Amerika, pandangan atas diletakkan di atas pandangan depan, dan pandangan samping kanan diletakkan di kanan pandangan depan. Sebaliknya, pada Proyeksi Eropa, pandangan atas diletakkan di bawah pandangan depan, dan pandangan samping kanan diletakkan di kiri pandangan depan. Pemahaman kedua sistem ini krusial untuk membaca dan membuat gambar komponen motor yang akurat. Misalnya, untuk menggambarkan kampas rem, kita memerlukan pandangan depan, atas, dan samping agar bentuk 3D-nya tergambar jelas di kertas.
5. Dimensi dan Toleransi
Dimensi adalah angka yang menunjukkan ukuran suatu objek pada gambar, seperti panjang, lebar, tinggi, diameter, dan radius. Penulisan dimensi harus mengikuti standar tertentu, seperti penempatan angka di atas garis dimensi dan penggunaan anak panah. Toleransi adalah rentang ukuran yang diizinkan untuk suatu dimensi, karena tidak mungkin membuat komponen dengan ukuran yang benar-benar persis. Misalnya, sebuah poros dengan diameter 20 mm mungkin memiliki toleransi ±0.02 mm, artinya diameter yang diterima bisa antara 19.98 mm hingga 20.02 mm. Toleransi ini sangat penting untuk memastikan komponen dapat dirakit dengan baik dan berfungsi sesuai harapan, misalnya pada fitting bearing di poros roda.
6. Menggambar Detail Komponen Sepeda Motor
Menggambar detail komponen sepeda motor melibatkan pengaplikasian semua prinsip yang telah dipelajari. Ini dimulai dari penentuan pandangan yang paling informatif, penggunaan jenis garis yang tepat, penulisan dimensi dan toleransi yang akurat, hingga melengkapi etiket gambar dan daftar komponen. Proses ini membutuhkan ketelitian tinggi dan pemahaman mendalam tentang fungsi komponen tersebut. Contohnya, saat menggambar detail piston, Anda harus menunjukkan diameter, tinggi, alur ring piston, lubang pin piston, serta material dan toleransi yang diizinkan untuk setiap bagian, memastikan piston dapat bergerak dengan baik di dalam silinder.
Rangkuman: Gambar teknik adalah bahasa teknis standar untuk merancang dan memproduksi komponen sepeda motor. Pemahaman tentang jenis garis, etiket, proyeksi ortogonal, serta dimensi dan toleransi sangat penting untuk membuat gambar yang jelas dan akurat. Keterampilan ini memungkinkan komunikasi efektif antar teknisi, mengurangi kesalahan, dan memastikan kualitas produk, menjadikannya kompetensi dasar bagi teknisi sepeda motor profesional.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Ortogonal | Proyeksi yang pandangannya tegak lurus terhadap bidang proyeksi. |
| Etiket Gambar | Kotak informasi standar pada gambar teknik yang berisi data proyek. |
| Toleransi | Rentang ukuran yang diizinkan untuk sebuah dimensi. |
| ISO | Organisasi Internasional untuk Standardisasi. |
| Dimensi | Ukuran suatu objek yang dituliskan pada gambar. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "GAMBAR TEKNIK" mata pelajaran TEKNIK SEPEDA MOTOR Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan GAMBAR TEKNIK yang Anda cari? Materi TEKNIK SEPEDA MOTOR Kelas X lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitMateri TEKNIK SEPEDA MOTOR Terkait
1. Pengenalan kunci dan alat ukurTeknik sepeda motor Kelas X SMKTeknik Sepeda MotorTeknik Sepeda Motor Kelas XI SMK1. Perawatan dan Perbaikan Engine Sepeda MotorTeknik sepeda motor Kelas XI SMK1. Perawatan Dan Perbaikan Engne Sepeda Motor.Teknik Sepeda Motor Kelas XI SMKPERAWATAN CVT SEPEDA MOTORTeknik Sepeda Motor Kelas XI SMKPerawatan dan Perbaikan Sistem Kelistrikan Sepeda MotorTeknik Sepeda Motor Kelas XI SMKPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar TEKNIK SEPEDA MOTOR kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi GAMBAR TEKNIK pada TEKNIK SEPEDA MOTOR SMK, Fase E.
Modul GAMBAR TEKNIK ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul GAMBAR TEKNIK untuk TEKNIK SEPEDA MOTOR kelas X.
Apakah modul ajar TEKNIK SEPEDA MOTOR materi GAMBAR TEKNIK ini gratis?
Ya. Modul GAMBAR TEKNIK untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar GAMBAR TEKNIK ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas TEKNIK SEPEDA MOTOR kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul TEKNIK SEPEDA MOTOR kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul GAMBAR TEKNIK ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan GAMBAR TEKNIK dapat Anda sesuaikan dengan murid TEKNIK SEPEDA MOTOR kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar TEKNIK SEPEDA MOTOR kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul GAMBAR TEKNIK ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi GAMBAR TEKNIK tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas GAMBAR TEKNIK untuk TEKNIK SEPEDA MOTOR kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul GAMBAR TEKNIK ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh TEKNIK SEPEDA MOTOR kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar GAMBAR TEKNIK beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap TEKNIK SEPEDA MOTOR kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul TEKNIK SEPEDA MOTOR ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi GAMBAR TEKNIK disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.