Modul ajar Bahasa Indonesia SMP kelas VIII materi Teks ulasan / resensi buku/ cerpen lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik mampu mengidentifikasi informasi penting dari berbagai jenis teks.
Pemahaman bermakna: Memahami teks ulasan membantu kita menjadi pembaca yang kritis dan mampu memberikan penilaian objektif terhadap suatu karya, serta menginspirasi orang lain untuk menikmati atau menghindari karya tersebut.
Pertanyaan pemantik: Bagaimana sebuah ulasan yang baik dapat memengaruhi keputusan seseorang untuk membaca buku atau menonton film?
Tujuan: Mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur teks ulasan/resensi buku/cerpen dengan tepat.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik membaca ulasan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk menumbuhkan kesadaran belajar.
Memahami: Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi contoh-contoh teks ulasan dari berbagai sumber (buku, internet) untuk menemukan ciri-ciri dan struktur umum teks ulasan, lalu mencatat temuan mereka.
Mengaplikasi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri dan struktur teks ulasan, kemudian membandingkan dengan kelompok lain untuk menemukan kesamaan dan perbedaan. Guru memberikan klarifikasi dan penguatan konsep.
Merefleksi: Guru dan peserta didik merefleksikan pemahaman tentang ciri dan struktur teks ulasan, mengidentifikasi bagian mana yang masih perlu pendalaman, dan merencanakan langkah selanjutnya. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif.
Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan materi hari ini, memberikan kesempatan untuk bertanya, serta memberikan tugas untuk mencari contoh teks ulasan lain di rumah. Pertemuan ditutup dengan doa dan salam penutup yang membangkitkan semangat.
Tujuan: Menganalisis kelebihan dan kekurangan suatu karya (buku/cerpen) berdasarkan unsur-unsur pembangunnya dan menyusun kerangka teks ulasan/resensi buku/cerpen secara sistematis.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengaitkan materi sebelumnya dengan materi hari ini. Guru mengingatkan tujuan pembelajaran dan memotivasi peserta didik untuk berpikir kritis.
Memahami: Peserta didik membaca sebuah cerpen atau kutipan buku yang telah disiapkan. Secara individu, mereka mengidentifikasi unsur-unsur pembangun karya (tema, tokoh, alur, latar, gaya bahasa) dan mencatat kelebihan serta kekurangan berdasarkan unsur-unsur tersebut.
Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan hasil analisis mereka, saling memberikan masukan, dan secara kolaboratif menyusun kerangka teks ulasan/resensi berdasarkan cerpen/buku yang telah dianalisis. Guru berkeliling memberikan bimbingan.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan kerangka ulasan mereka, menerima umpan balik dari kelompok lain dan guru. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya analisis mendalam sebelum menyusun ulasan. Apresiasi diberikan atas kerja sama kelompok.
Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan langkah-langkah menganalisis karya dan menyusun kerangka ulasan. Guru memberikan semangat untuk pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa serta pesan positif.
Tujuan: Menulis teks ulasan/resensi buku/cerpen yang padu dan informatif dengan memperhatikan kaidah kebahasaan dan mempresentasikan teks ulasan/resensi yang telah ditulis dengan percaya diri.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulas singkat materi sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan akhir pembelajaran yaitu menghasilkan teks ulasan dan mempresentasikannya, memotivasi peserta didik untuk berkreasi.
Memahami: Peserta didik secara mandiri atau berpasangan mengembangkan kerangka ulasan yang telah dibuat menjadi teks ulasan yang utuh, memperhatikan kaidah kebahasaan (kata sifat, konjungsi, kalimat persuasif) dan struktur yang benar.
Mengaplikasi: Setelah selesai menulis, peserta didik saling bertukar ulasan dengan teman untuk mendapatkan masukan dan melakukan revisi. Kemudian, beberapa perwakilan peserta didik mempresentasikan teks ulasan mereka di depan kelas dengan percaya diri.
Merefleksi: Guru dan peserta didik memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil tulisan. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menyampaikan ulasan secara objektif dan menarik. Apresiasi diberikan atas keberanian dan hasil karya.
Penutup: Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan seluruh rangkaian pembelajaran tentang teks ulasan. Guru memberikan apresiasi tinggi atas seluruh proses dan hasil belajar, serta mendorong peserta didik untuk terus membaca dan menulis ulasan. Pertemuan ditutup dengan doa dan suasana gembira penuh motivasi.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan bimbingan saat menyusun kerangka ulasan.
Akhir (sumatif): Penilaian teks ulasan/resensi yang ditulis peserta didik dan presentasi lisan mereka.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur teks ulasan/resensi buku/cerpen. | Ciri-ciri dan struktur teks ulasan. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| Menganalisis kelebihan dan kekurangan suatu karya serta menyusun kerangka ulasan. | Analisis unsur karya dan penyusunan kerangka ulasan. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kreativitas |
| Menulis dan mempresentasikan teks ulasan/resensi buku/cerpen. | Penulisan dan presentasi teks ulasan. | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Teks ulasan, atau sering disebut resensi, adalah tulisan yang berisi penilaian terhadap suatu karya seperti buku, film, musik, atau cerpen. Ulasan bertujuan memberikan informasi kepada pembaca tentang kelebihan dan kekurangan karya tersebut, sehingga pembaca dapat memutuskan apakah akan menikmati karya tersebut atau tidak. Mari kita pelajari bagaimana menjadi pengulas yang cerdas dan objektif!
Teks ulasan adalah teks yang berisi tinjauan, penilaian, atau kritik terhadap suatu karya. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan informasi yang komprehensif kepada pembaca mengenai kualitas karya, baik dari segi isi, penyajian, maupun dampak yang ditimbulkan. Ulasan bukan sekadar ringkasan, melainkan analisis mendalam yang disertai argumen dan bukti-bukti dari karya itu sendiri. Seorang pengulas harus objektif namun tetap dapat menyampaikan sudut pandangnya secara menarik.
Teks ulasan memiliki beberapa ciri khas. Pertama, berisi informasi yang didasarkan pada pandangan atau opini penulis terhadap suatu karya. Kedua, opini tersebut didukung oleh fakta dan interpretasi dari karya yang diulas. Ketiga, strukturnya jelas meliputi identitas karya, orientasi, sinopsis, analisis, evaluasi, dan rekomendasi. Keempat, menggunakan kaidah kebahasaan tertentu seperti konjungsi penerang, kata sifat, dan kalimat persuasif. Kelima, bersifat informatif dan seringkali persuasif untuk memengaruhi pembaca.
Struktur teks ulasan umumnya terdiri dari: 1. Judul: Nama ulasan yang menarik. 2. Identitas Karya: Informasi dasar seperti judul, penulis, penerbit, tahun terbit. 3. Orientasi: Pengenalan singkat tentang karya yang diulas. 4. Sinopsis: Ringkasan singkat isi karya tanpa membocorkan akhir cerita. 5. Analisis: Bagian inti yang menguraikan unsur-unsur pembangun karya (tema, tokoh, alur, latar, gaya bahasa). 6. Evaluasi: Penilaian terhadap kelebihan dan kekurangan karya, dilengkapi argumen. 7. Rekomendasi: Saran kepada pembaca, apakah karya ini layak dibaca atau tidak.
Untuk mengulas sebuah cerpen atau buku fiksi, kita perlu memahami unsur-unsur intrinsiknya. Unsur-unsur ini meliputi: Tema (gagasan utama cerita), Tokoh dan Penokohan (karakter dan watak), Alur/Plot (urutan peristiwa), Latar/Setting (tempat, waktu, suasana), Sudut Pandang (posisi pencerita), dan Amanat (pesan moral). Analisis mendalam terhadap unsur-unsur ini akan membantu kita menemukan kelebihan dan kekurangan karya secara objektif dan sistematis, bukan sekadar opini pribadi yang tidak berdasar.
Teks ulasan menggunakan beberapa kaidah kebahasaan khusus. Antara lain: 1. Menggunakan konjungsi penerang (misalnya: bahwa, yakni, yaitu). 2. Menggunakan konjungsi temporal (misalnya: sejak, semenjak, kemudian, akhirnya). 3. Menggunakan konjungsi penyebab (misalnya: karena, sebab). 4. Menggunakan kata sifat untuk menggambarkan karya (misalnya: menarik, membosankan, inovatif). 5. Menggunakan kalimat saran atau rekomendasi (misalnya: sebaiknya, hendaknya). 6. Menggunakan ungkapan perbandingan atau pertentangan.
Menulis teks ulasan memerlukan tahapan yang sistematis. Pertama, pilih karya yang akan diulas dan pahami isinya secara menyeluruh. Kedua, catat identitas karya secara lengkap. Ketiga, analisis unsur-unsur pembangun karya untuk menemukan kelebihan dan kekurangannya. Keempat, susun kerangka ulasan sesuai struktur yang telah dipelajari. Kelima, kembangkan kerangka menjadi teks ulasan yang padu dengan memperhatikan kaidah kebahasaan. Keenam, lakukan penyuntingan dan revisi untuk memastikan tidak ada kesalahan ejaan atau tata bahasa.
Misalnya, kita mengulas cerpen 'Anak Rajin dan Pohon Pengetahuan'. Kita bisa menganalisis temanya tentang pentingnya ilmu dan kegigihan. Tokoh utamanya, Budi, digambarkan sebagai anak yang pantang menyerah. Alurnya maju, dimulai dari Budi yang penasaran hingga akhirnya menemukan jawaban. Latar tempatnya di desa dan hutan. Kelebihannya, cerpen ini memiliki pesan moral yang kuat dan mudah dipahami. Kekurangannya, mungkin alurnya terlalu sederhana dan kurang konflik yang mendalam. Analisis ini menjadi dasar untuk bagian evaluasi dalam ulasan kita.
Rangkuman: Teks ulasan adalah penilaian terhadap suatu karya, bertujuan memberi informasi komprehensif. Ciri-cirinya meliputi opini berdasar fakta dan struktur yang jelas. Strukturnya terdiri dari identitas, orientasi, sinopsis, analisis, evaluasi, dan rekomendasi. Penting untuk menganalisis unsur pembangun karya dan menggunakan kaidah kebahasaan yang tepat. Dengan langkah-langkah sistematis, kita dapat menulis ulasan yang informatif dan persuasif.
Tujuan: Menganalisis unsur-unsur pembangun cerpen dan mengidentifikasi kelebihan serta kekurangannya sebagai bahan menyusun teks ulasan.
Alat & bahan: Cerpen pendek (cetak/digital), alat tulis, buku catatan
| Resensi | Penilaian atau ulasan singkat tentang suatu karya. |
| Sinopsis | Ringkasan singkat isi suatu karya tanpa detail alur lengkap. |
| Intrinsik | Unsur-unsur yang berasal dari dalam karya sastra itu sendiri. |
| Ekstrinsik | Unsur-unsur yang berada di luar karya sastra namun memengaruhi karya tersebut. |
| Persuasif | Bersifat membujuk atau meyakinkan. |
| Objektif | Berdasarkan fakta dan tidak dipengaruhi pandangan pribadi. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.