Modul Ajar & RPP IPA Kelas IX
Sistem Reproduksi
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Sistem Reproduksi |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengetahui fungsi dasar organ tubuh dan pentingnya menjaga kesehatan diri. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Sistem reproduksi manusia memungkinkan pembentukan individu baru melalui proses fertilisasi dan perkembangan embrio. |
| Konseptual | Reproduksi adalah proses biologis untuk menghasilkan individu baru dari organisme induk yang melibatkan organ dan hormon spesifik. |
| Prosedural | Menganalisis struktur dan fungsi organ reproduksi, mengidentifikasi gangguan, serta merancang kampanye kesehatan reproduksi. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya memahami sistem reproduksi untuk menjaga kesehatan diri dan membuat keputusan yang bertanggung jawab terkait masa depan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi struktur dan fungsi organ reproduksi laki-laki dan perempuan.
- Menjelaskan proses pembentukan gamet (spermatogenesis dan oogenesis).
- Menganalisis siklus menstruasi dan fertilisasi pada manusia.
- Menganalisis berbagai gangguan pada sistem reproduksi serta upaya pencegahannya.
- Merancang dan menyajikan kampanye sederhana tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.
- Menunjukkan sikap bertanggung jawab dan menjaga etika dalam membahas isu-isu reproduksi.
Pemahaman bermakna: Memahami sistem reproduksi manusia membantu peserta didik menghargai kompleksitas tubuh, menjaga kesehatan reproduksi, dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri serta lingkungan sosial.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa tubuh kita dirancang untuk dapat menghasilkan keturunan, dan bagaimana kita dapat menjaga kesehatan sistem yang sangat penting ini?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Menghargai keberagaman individu dan menjaga etika dalam interaksi sosial terkait isu reproduksi. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan komunikasi efektif dalam menyusun pesan kampanye kesehatan reproduksi. Seni Budaya: Mendesain visual yang menarik dan kreatif untuk media kampanye (poster, infografis). |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung diskusi terbuka di rumah tentang kesehatan reproduksi, serta memantau penggunaan media digital yang relevan dengan pembelajaran. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan akses proyektor dan papan tulis. Poster kesehatan reproduksi dapat ditempel di mading sekolah. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi (misalnya Canva, Google Slides) untuk membuat materi kampanye, platform video (misalnya YouTube) untuk referensi edukasi, dan situs web kesehatan terpercaya untuk mencari informasi. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi struktur dan fungsi organ reproduksi laki-laki dan perempuan serta menjelaskan proses pembentukan gamet. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Apa yang kalian ketahui tentang perbedaan fisik laki-laki dan perempuan saat pubertas?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik untuk memotivasi peserta didik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati gambar atau model anatomi sistem reproduksi laki-laki dan perempuan. Mereka secara mandiri mencari informasi dari buku paket atau sumber digital tentang nama-nama organ dan fungsinya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mengisi lembar kerja untuk melabeli gambar organ reproduksi dan menuliskan fungsi masing-masing. Mereka juga mendiskusikan perbedaan antara spermatogenesis dan oogenesis. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep, lalu menyimpulkan bersama tentang struktur dan fungsi organ reproduksi serta proses pembentukan gamet. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan gambaran materi pertemuan berikutnya, lalu menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis siklus menstruasi dan fertilisasi pada manusia serta berbagai gangguan pada sistem reproduksi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru menghubungkan materi sebelumnya dengan pertanyaan 'Bagaimana sel telur yang terbentuk bisa bertemu dengan sperma, dan apa yang terjadi jika tidak ada pertemuan itu?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik disajikan kasus atau skenario tentang siklus menstruasi yang tidak teratur atau kasus infeksi menular seksual (IMS). Mereka secara mandiri atau berkelompok mengidentifikasi masalah dan mencari informasi terkait siklus menstruasi, fertilisasi, kehamilan, serta jenis-jenis gangguan reproduksi dan penyebabnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik menganalisis kasus yang diberikan. Mereka berdiskusi untuk mencari solusi atau upaya pencegahan gangguan reproduksi, termasuk pentingnya menjaga kebersihan dan perilaku sehat. Mereka membuat peta konsep tentang siklus menstruasi dan proses fertilisasi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan analisis kasus dan solusi yang ditemukan. Guru memfasilitasi diskusi kelas, memberikan klarifikasi, dan penguatan tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Peserta didik diajak untuk bertanya dan berbagi pandangan secara etis. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru meminta peserta didik menuliskan komitmen pribadi untuk menjaga kesehatan reproduksi. Guru memberikan apresiasi atas diskusi yang berkualitas dan memberikan pengantar untuk tugas proyek kampanye kesehatan reproduksi, lalu menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis struktur dan fungsi organ reproduksi serta mengidentifikasi proses pembentukan gamet.
Alat & bahan: Gambar anatomi sistem reproduksi, pulpen, pensil warna, buku sumber IPA
Langkah kerja:
- Lengkapi fase siklus menstruasi pada gambar, lalu jelaskan peristiwa yang terjadi pada setiap fase.
Gambar 1. Siklus - Amati anatomi sistem reproduksi laki-laki dan perempuan yang disediakan.
- Labeli setiap bagian organ dengan nama yang tepat.
- Tuliskan fungsi utama dari setiap organ yang telah dilabeli.
- Bandingkan proses spermatogenesis dan oogenesis, catat perbedaannya.
- Diskusikan hasil pengamatan dan perbandinganmu dengan teman sekelompok.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang pubertas?
- Sebutkan perbedaan fisik antara laki-laki dan perempuan dewasa!
- Menurutmu, mengapa manusia bisa memiliki keturunan?
- Apa saja yang perlu dijaga agar tubuh tetap sehat?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan ketepatan LKPD, serta kreativitas dalam membuat proyek kampanye.
Sumatif (akhir): Tes tertulis pilihan ganda dan esai, serta penilaian produk dan presentasi proyek kampanye kesehatan reproduksi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi struktur dan fungsi organ reproduksi laki-laki dan perempuan. | Struktur dan fungsi organ reproduksi laki-laki dan perempuan. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan proses pembentukan gamet (spermatogenesis dan oogenesis). | Proses spermatogenesis dan oogenesis. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menganalisis siklus menstruasi, fertilisasi, dan gangguan reproduksi. | Siklus menstruasi, fertilisasi, kehamilan, dan gangguan reproduksi. | 2 JP | kesehatan, penalaran kritis |
| 4 | Merancang dan menyajikan kampanye kesehatan reproduksi. | Pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan etika komunikasi. | 2 JP | kesehatan, komunikasi |
Sistem reproduksi adalah salah satu sistem organ yang sangat penting dalam tubuh manusia, karena bertanggung jawab untuk kelangsungan hidup spesies. Dengan memahami bagaimana sistem ini bekerja, kita dapat lebih menghargai tubuh kita, menjaga kesehatannya, dan membuat keputusan yang bertanggung jawab terkait isu-isu reproduksi. Modul ini akan membimbing Anda menjelajahi keajaiban sistem reproduksi manusia.
1. Organ Reproduksi Laki-laki
Sistem reproduksi laki-laki terdiri dari organ eksternal dan internal. Organ eksternal meliputi penis (alat kopulasi dan saluran urine) dan skrotum (kantong pelindung testis). Organ internal meliputi testis (menghasilkan sperma dan hormon testosteron), epididimis (tempat pematangan sperma), vas deferens (saluran sperma), kelenjar vesikula seminalis, kelenjar prostat, dan kelenjar cowper (menghasilkan cairan semen untuk nutrisi dan transportasi sperma).
2. Organ Reproduksi Perempuan
Sistem reproduksi perempuan juga terdiri dari organ eksternal dan internal. Organ eksternal meliputi vulva (termasuk labia mayor dan minor) dan klitoris. Organ internal meliputi ovarium (menghasilkan sel telur dan hormon estrogen serta progesteron), oviduk/tuba fallopi (saluran sel telur dan tempat fertilisasi), uterus/rahim (tempat perkembangan janin), dan vagina (saluran persalinan dan kopulasi).
3. Spermatogenesis
Spermatogenesis adalah proses pembentukan sperma yang terjadi di dalam tubulus seminiferus testis. Proses ini dimulai dari sel spermatogonium diploid, kemudian mengalami pembelahan mitosis menjadi spermatosit primer, lalu meiosis I menjadi spermatosit sekunder, dan meiosis II menjadi spermatid. Akhirnya, spermatid mengalami diferensiasi (spermiogenesis) menjadi spermatozoa atau sperma matang yang haploid.
4. Oogenesis
Oogenesis adalah proses pembentukan sel telur (ovum) yang terjadi di dalam ovarium. Proses ini dimulai dari sel oogonium diploid, kemudian berkembang menjadi oosit primer. Oosit primer akan mengalami meiosis I menghasilkan oosit sekunder dan badan polar primer. Oosit sekunder kemudian mengalami meiosis II menghasilkan ootid dan badan polar sekunder. Ootid akan berkembang menjadi ovum matang yang haploid.
5. Siklus Menstruasi dan Fertilisasi
Siklus menstruasi adalah perubahan fisiologis periodik pada tubuh wanita yang dipengaruhi oleh hormon, bertujuan mempersiapkan rahim untuk kehamilan. Jika tidak terjadi fertilisasi (pembuahan sel telur oleh sperma), lapisan dinding rahim akan meluruh (menstruasi). Fertilisasi biasanya terjadi di oviduk, menghasilkan zigot yang akan berkembang menjadi embrio di dalam uterus.
6. Kehamilan dan Persalinan
Kehamilan adalah periode perkembangan janin di dalam rahim ibu, yang berlangsung sekitar 40 minggu. Selama kehamilan, janin mendapatkan nutrisi melalui plasenta. Persalinan adalah proses keluarnya bayi dari rahim ibu, yang melibatkan kontraksi uterus dan dipengaruhi oleh hormon oksitosin.
7. Gangguan Sistem Reproduksi
Gangguan pada sistem reproduksi dapat disebabkan oleh infeksi (misalnya IMS seperti HIV/AIDS, sifilis, gonore), kelainan hormonal (misalnya sindrom ovarium polikistik), tumor/kanker (misalnya kanker serviks, kanker testis), atau faktor gaya hidup. Pencegahan meliputi menjaga kebersihan, tidak berganti-ganti pasangan, dan pemeriksaan kesehatan rutin.
8. Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan reproduksi remaja adalah kondisi sehat fisik, mental, dan sosial yang berkaitan dengan sistem reproduksi. Penting bagi remaja untuk memiliki pengetahuan yang benar tentang seksualitas dan reproduksi, menjaga kebersihan organ intim, menghindari perilaku berisiko, dan berani mencari informasi atau bantuan dari tenaga ahli jika diperlukan. Pendidikan kesehatan reproduksi membantu remaja membuat keputusan yang bertanggung jawab.
Rangkuman: Sistem reproduksi manusia terdiri dari organ-organ yang kompleks pada laki-laki dan perempuan, berfungsi untuk menghasilkan keturunan melalui proses spermatogenesis dan oogenesis. Proses ini melibatkan siklus menstruasi, fertilisasi, kehamilan, dan persalinan. Penting untuk memahami berbagai gangguan yang dapat terjadi dan upaya pencegahannya, serta menjaga kesehatan reproduksi sebagai bagian integral dari kesehatan secara keseluruhan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Spermatogenesis | Proses pembentukan sperma. |
| Oogenesis | Proses pembentukan sel telur. |
| Fertilisasi | Peleburan sel sperma dan sel telur. |
| Zigot | Sel hasil fertilisasi. |
| Menstruasi | Peluruhan dinding rahim jika tidak terjadi fertilisasi. |
| Ovarium | Organ reproduksi perempuan penghasil sel telur. |
| Testis | Organ reproduksi laki-laki penghasil sperma. |
| Hormon | Zat kimia pengatur fungsi tubuh. |
| IMS | Infeksi Menular Seksual. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Sistem Reproduksi" mata pelajaran IPA Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Sistem Reproduksi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPA Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 3 siap unduh
Sistem Koordinasi dan Homeostasis Tubuh ManusiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopZat Aditif dan Zat AdiktifBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSistem Reproduksi ManusiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh
Pewarisan Sifat dan BioteknologiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisListrik, Magnet, dan Energi AlternatifModul siap unduh · Word + PDF ber-kopIsu-Isu LingkunganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPA lain yang sudah tersedia
Sistem koordinasiIPA Kelas IX SMPSistem Koordinasi dan HomeostasisIPA Kelas IX SMPBioteknologiIPA Kelas IX SMPEkologi dan pelestarian lingkunganIPA Kelas IX SMPLihat semua Modul Ajar IPA Kelas IX →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Sistem Reproduksi masuk ASAS IPA Kelas IX Semester 1. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal IPA Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPA kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sistem Reproduksi pada IPA SMP, Fase D.
Modul Sistem Reproduksi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPA kelas IX SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPA materi Sistem Reproduksi ini gratis?
Ya. Modul Sistem Reproduksi untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Sistem Reproduksi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Sistem Reproduksi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sistem Reproduksi dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPA kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Sistem Reproduksi ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase D untuk kelas IX SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sistem Reproduksi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sistem Reproduksi untuk IPA kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Sistem Reproduksi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sistem Reproduksi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPA ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Sistem Reproduksi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPA MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.