tuntas.orgUnduh Modul Ini →
BerandaModul Ajar SMPMatematika › bilangan rasional
SMP · Kelas VII · Fase D

Modul Ajar Matematika Kelas VII
bilangan rasional

Modul ajar Matematika SMP kelas VII materi bilangan rasional lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Matematika kelas VII materi bilangan rasional — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk a/b, di mana a dan b bilangan bulat dengan b ≠ 0. Semua bilangan bulat, pecahan, desimal terbatas, dan desimal berulang termasuk bilangan rasional. Kita dapat mengubah bentuk bilangan rasional (pecahan, desimal, persen), membandingkan, mengurutkan, serta melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Pemahaman ini sangat penting untuk memecahkan berbagai masalah matematika dan masalah kontekstual dalam kehidupan sehari-hari.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
bilangan rasional
Matematika · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
bilangan rasional
Matematika · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasD / VII
Materi Pokokbilangan rasional
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL) + Praktik

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep bilangan bulat dan pecahan serta operasi dasar pada bilangan tersebut.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kolaborasi, komunikasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainBilangan
Rumusan CP FasePeserta didik dapat memahami dan mengidentifikasi berbagai jenis bilangan, termasuk bilangan rasional, serta melakukan operasi hitung pada bilangan rasional dengan tepat dalam berbagai bentuk representasi.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBilangan rasional sering dijumpai dalam pengukuran, perbandingan, atau pembagian dalam kehidupan sehari-hari.
KonseptualBilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk a/b, di mana a dan b adalah bilangan bulat dan b tidak sama dengan nol.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari cara mengubah bentuk bilangan, membandingkan, dan melakukan operasi hitung (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian) pada bilangan rasional.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami berbagai bentuk bilangan dan operasi hitungnya untuk memecahkan masalah matematika dan kehidupan sehari-hari secara efektif.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi pengertian dan karakteristik bilangan rasional dengan tepat.
  2. Mengubah berbagai bentuk bilangan rasional (pecahan, desimal, persen) ke bentuk lain dengan benar.
  3. Membandingkan dan mengurutkan bilangan rasional dengan menggunakan tanda perbandingan yang tepat.
  4. Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan rasional dengan benar.
  5. Melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan rasional dengan benar.
  6. Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan bilangan rasional dalam kehidupan sehari-hari.
Halaman 2 · bilangan rasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami bilangan rasional dan operasinya membantu peserta didik dalam memecahkan masalah nyata yang melibatkan pengukuran, proporsi, dan pembagian, serta menjadi dasar untuk konsep matematika yang lebih kompleks.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian membagi kue menjadi beberapa bagian yang tidak selalu sama persis dengan bilangan bulat? Bagaimana cara kita menyatakan bagian-bagian itu secara matematis?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem-Based Learning (PBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Alam: Menghitung perbandingan massa jenis, konsentrasi larutan, atau skala pada mikroskop.
Ilmu Pengetahuan Sosial: Menganalisis data statistik penduduk, persentase pertumbuhan ekonomi, atau perbandingan luas wilayah.
Seni Budaya: Memahami proporsi dalam menggambar atau komposisi nada dalam musik yang melibatkan pecahan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendiskusikan penggunaan bilangan rasional dalam anggaran rumah tangga atau resep masakan di rumah.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang fleksibel, dengan akses ke papan tulis atau media presentasi untuk setiap kelompok.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat menggunakan aplikasi kalkulator ilmiah atau platform daring untuk mengecek hasil perhitungan mereka dan mencari contoh bilangan rasional dalam data infografis.
Halaman 3 · bilangan rasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi pengertian dan karakteristik bilangan rasional dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitGuru menyapa dan mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, kemudian mengajak peserta didik mengingat kembali bilangan bulat dan pecahan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita perlu belajar bilangan rasional?', agar peserta didik sadar akan pentingnya materi ini.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik mengamati beberapa contoh bilangan (bulat, pecahan, desimal) dan mendiskusikan persamaan serta perbedaan karakteristiknya dalam kelompok kecil, kemudian menyimpulkan definisi bilangan rasional.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menitSetiap kelompok menerima kartu berisi berbagai jenis bilangan, lalu mengelompokkannya menjadi bilangan rasional dan bukan rasional, disertai alasan. Mereka juga mencoba mencari contoh bilangan rasional dalam kehidupan sehari-hari.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep bilangan rasional, memastikan semua peserta didik memahami karakteristiknya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menitGuru dan peserta didik menyimpulkan materi hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan motivasi untuk pertemuan selanjutnya, diakhiri dengan doa penutup dan salam yang ramah.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · bilangan rasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDirect Instruction + Latihan
Tujuan Pertemuan 2Mengubah berbagai bentuk bilangan rasional (pecahan, desimal, persen) ke bentuk lain dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengingatkan kembali definisi bilangan rasional dan menanyakan manfaatnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Kita akan belajar mengubah bentuk bilangan rasional. Mengapa ini penting?', agar peserta didik tahu arah belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitGuru menjelaskan secara langsung langkah-langkah mengubah pecahan ke desimal, desimal ke pecahan, pecahan ke persen, dan sebaliknya, disertai contoh-contoh nyata seperti diskon atau komposisi bahan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik mengerjakan LKPD yang berisi soal-soal latihan mengubah berbagai bentuk bilangan rasional. Mereka dapat bekerja secara mandiri atau berpasangan, dengan bimbingan guru jika diperlukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitBeberapa peserta didik diminta untuk menuliskan jawaban mereka di papan tulis dan menjelaskan langkah-langkahnya. Guru memberikan koreksi dan penguatan, memastikan pemahaman yang benar.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru mengajak peserta didik menyimpulkan cara mengubah bentuk bilangan rasional. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras mereka dan memberikan teka-teki singkat terkait bilangan rasional sebagai penutup yang menyenangkan.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · bilangan rasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Membandingkan dan mengurutkan bilangan rasional dengan menggunakan tanda perbandingan yang tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitGuru menyapa, berdoa, presensi. Guru menampilkan gambar grafik penjualan atau data perbandingan yang melibatkan pecahan/desimal, dan bertanya: 'Bagaimana kita tahu mana yang lebih besar atau lebih kecil?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, agar peserta didik siap menghadapi tantangan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik disajikan masalah kontekstual yang mengharuskan mereka membandingkan atau mengurutkan beberapa bilangan rasional (misalnya, perbandingan hasil panen, persentase diskon dari toko berbeda). Mereka berdiskusi dalam kelompok untuk menemukan strategi membandingkan bilangan rasional.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menitSetiap kelompok mencoba berbagai strategi (menyamakan penyebut, mengubah ke desimal, menggunakan garis bilangan) untuk menyelesaikan masalah yang diberikan, kemudian menyajikan hasilnya. Guru membimbing diskusi dan membantu merumuskan metode yang paling efektif.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitSetiap kelompok mempresentasikan cara mereka membandingkan dan mengurutkan bilangan rasional. Guru mengulas berbagai metode yang digunakan dan memperkuat pemahaman tentang penggunaan tanda perbandingan yang tepat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menitGuru mengajak peserta didik merefleksikan pentingnya membandingkan bilangan rasional dalam pengambilan keputusan. Guru memberikan pujian atas semangat belajar dan menutup pelajaran dengan permainan 'Siapa Lebih Besar?' yang interaktif.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · bilangan rasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Memfasilitasi peserta didik untuk berlatih mengubah, membandingkan, dan mengurutkan bilangan rasional.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, kalkulator (opsional)

Langkah kerja:

  1. Bacalah petunjuk pada setiap bagian dengan saksama.
  2. Kerjakan soal-soal secara mandiri atau berpasangan sesuai instruksi guru.
  3. Tunjukkan langkah-langkah penyelesaian untuk setiap soal.
  4. Periksa kembali jawaban Anda sebelum diserahkan.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · bilangan rasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang dimaksud dengan bilangan bulat?
  2. Berikan contoh bilangan pecahan!
  3. Bagaimana cara menjumlahkan dua pecahan yang berbeda penyebut?
  4. Apa perbedaan antara bilangan bulat dan pecahan?

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok, penilaian presentasi, dan pemeriksaan hasil LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis yang mencakup identifikasi, konversi, perbandingan, dan operasi hitung bilangan rasional serta penyelesaian masalah kontekstual.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · bilangan rasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi pengertian dan karakteristik bilangan rasionalPengertian, karakteristik, dan jenis bilangan rasional3 JPPenalaran Kritis
2Mengubah berbagai bentuk bilangan rasional (pecahan, desimal, persen) ke bentuk lainKonversi bentuk bilangan rasional2 JPPenalaran Kritis
3Membandingkan dan mengurutkan bilangan rasionalPerbandingan dan pengurutan bilangan rasional3 JPPenalaran Kritis, Komunikasi
4Melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan rasional serta menyelesaikan masalah kontekstualOperasi hitung dan aplikasi bilangan rasional7 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi, Komunikasi
Halaman 9 · bilangan rasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Bilangan rasional adalah salah satu konsep fundamental dalam matematika yang memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Dari menghitung resep masakan, mengukur jarak pada peta, hingga memahami data statistik, bilangan rasional membantu kita merepresentasikan bagian dari keseluruhan atau perbandingan. Modul ini akan membimbing Anda untuk memahami secara mendalam apa itu bilangan rasional, bagaimana mengubah bentuknya, membandingkannya, dan melakukan operasi hitung pada bilangan tersebut.

1. 1. Pengertian Bilangan Rasional
Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk pecahan a/b, di mana a adalah bilangan bulat (pembilang), b adalah bilangan bulat bukan nol (penyebut), dan a serta b saling prima. Contoh bilangan rasional meliputi 1/2, 3/4, -5/7, 0.5 (yang bisa ditulis 1/2), 0.333... (yang bisa ditulis 1/3), dan 2 (yang bisa ditulis 2/1). Jadi, semua bilangan bulat, pecahan, dan desimal berulang atau terbatas adalah bilangan rasional. Bilangan rasional ini merupakan bagian dari sistem bilangan real.

2. 2. Mengidentifikasi Bilangan Rasional dan Bukan Rasional
Untuk mengidentifikasi apakah suatu bilangan adalah rasional, kita perlu memastikan apakah bilangan tersebut dapat diubah ke bentuk a/b. Bilangan bulat (seperti 5, -3) adalah rasional karena dapat ditulis 5/1, -3/1. Pecahan (seperti 2/3, 7/4) jelas rasional. Desimal terbatas (seperti 0.25) adalah rasional karena 0.25 = 1/4. Desimal berulang (seperti 0.333...) juga rasional karena 0.333... = 1/3. Bilangan yang bukan rasional disebut bilangan irasional, contohnya adalah pi (π) atau akar kuadrat dari 2 (√2) karena tidak dapat dinyatakan dalam bentuk a/b.

3. 3. Mengubah Bentuk Bilangan Rasional
Bilangan rasional dapat diubah ke berbagai bentuk. Pecahan ke desimal dilakukan dengan membagi pembilang dengan penyebut (misal: 3/4 = 0.75). Desimal ke pecahan dilakukan dengan menulis desimal sebagai pecahan dengan penyebut pangkat 10, lalu menyederhanakannya (misal: 0.2 = 2/10 = 1/5). Pecahan ke persen dilakukan dengan mengalikan pecahan dengan 100% (misal: 1/2 = 0.5 x 100% = 50%). Persen ke pecahan dilakukan dengan membagi angka persen dengan 100, lalu menyederhanakannya (misal: 25% = 25/100 = 1/4). Kemampuan ini sangat penting dalam berbagai perhitungan praktis.

4. 4. Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Rasional
Untuk membandingkan dua bilangan rasional, kita bisa mengubah keduanya ke bentuk desimal atau menyamakan penyebutnya. Misalnya, untuk membandingkan 2/3 dan 3/5, kita bisa mengubahnya menjadi 0.66... dan 0.6, sehingga 2/3 > 3/5. Atau, samakan penyebutnya menjadi 15: 2/3 = 10/15 dan 3/5 = 9/15, sehingga 10/15 > 9/15. Setelah membandingkan, kita bisa mengurutkan beberapa bilangan rasional dari yang terkecil hingga terbesar atau sebaliknya. Pengurutan ini sering digunakan dalam analisis data atau peringkat.

5. 5. Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Rasional
Operasi penjumlahan dan pengurangan pada bilangan rasional mengikuti aturan yang sama seperti pecahan. Jika dalam bentuk pecahan, samakan penyebutnya terlebih dahulu sebelum menjumlahkan atau mengurangkan pembilangnya. Contoh: 1/2 + 1/3 = 3/6 + 2/6 = 5/6. Jika dalam bentuk desimal, luruskan tanda koma lalu jumlahkan atau kurangkan seperti bilangan bulat. Contoh: 0.25 + 0.5 = 0.75. Penting untuk selalu memperhatikan tanda positif dan negatif pada bilangan rasional.

6. 6. Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Rasional
Untuk perkalian bilangan rasional dalam bentuk pecahan, cukup kalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut. Contoh: (2/3) x (1/4) = 2/12 = 1/6. Untuk pembagian pecahan, ubah operasi pembagian menjadi perkalian dengan kebalikan dari pembagi. Contoh: (1/2) : (3/4) = (1/2) x (4/3) = 4/6 = 2/3. Jika dalam bentuk desimal, lakukan perkalian atau pembagian seperti bilangan bulat, lalu tentukan letak koma desimal pada hasilnya. Pemahaman ini krusial untuk aplikasi dalam skala dan proporsi.

7. 7. Menyelesaikan Masalah Kontekstual Bilangan Rasional
Bilangan rasional sering muncul dalam masalah sehari-hari. Misalnya, menghitung sisa bahan bakar setelah menempuh jarak tertentu, menentukan porsi bahan makanan untuk jumlah orang yang berbeda, atau menghitung diskon pada suatu produk. Langkah-langkah penyelesaian masalah meliputi: memahami masalah, merencanakan solusi (mengidentifikasi operasi yang diperlukan), melaksanakan rencana (melakukan perhitungan), dan memeriksa kembali hasil. Penerapan konsep bilangan rasional dalam konteks nyata akan memperkuat pemahaman dan keterampilan berpikir kritis Anda.

Rangkuman: Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk a/b, di mana a dan b bilangan bulat dengan b ≠ 0. Semua bilangan bulat, pecahan, desimal terbatas, dan desimal berulang termasuk bilangan rasional. Kita dapat mengubah bentuk bilangan rasional (pecahan, desimal, persen), membandingkan, mengurutkan, serta melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Pemahaman ini sangat penting untuk memecahkan berbagai masalah matematika dan masalah kontekstual dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman 10 · bilangan rasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Bilangan RasionalBilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk a/b, di mana a dan b adalah bilangan bulat dan b ≠ 0.
PecahanBentuk bilangan rasional yang menyatakan bagian dari keseluruhan, terdiri dari pembilang dan penyebut.
DesimalBentuk bilangan rasional yang menggunakan tanda koma untuk memisahkan bilangan bulat dan bagian pecahannya.
PersenBentuk bilangan rasional yang menyatakan per seratus, disimbolkan dengan %.
PembilangAngka di atas garis pecahan yang menunjukkan jumlah bagian yang diambil.
PenyebutAngka di bawah garis pecahan yang menunjukkan jumlah total bagian yang sama.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · bilangan rasional — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "bilangan rasional" mata pelajaran Matematika Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · bilangan rasional — pratinjau tuntas.org

1 Materi Matematika Terkait

Bilangan BulatMatematika Kelas VII SMPALJABARMatematika Kelas VII SMPAritmetika SosialMatematika Kelas VII SMPBentuk AljabarMatematika Kelas VII SMPData dan DiagramMatematika Kelas VII SMPHimpunanMatematika Kelas VII SMP

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Matematika bilangan rasional ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Materi Matematika Lainnya — GRATISPilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.