tuntas.orgUnduh Modul Ini →
BerandaModul Ajar SMPMatematika › Kesebangunan
SMP · Kelas VII · Fase D

Modul Ajar Matematika Kelas VII
Kesebangunan

Modul ajar Matematika SMP kelas VII materi Kesebangunan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Matematika kelas VII materi Kesebangunan — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Kesebangunan adalah kondisi di mana dua bangun datar memiliki bentuk yang sama tetapi ukurannya bisa berbeda. Syarat dua bangun sebangun adalah perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian senilai dan sudut-sudut yang bersesuaian sama besar. Konsep ini sangat berguna untuk menghitung panjang sisi yang tidak diketahui dan menyelesaikan berbagai masalah kontekstual dalam kehidupan nyata, seperti membuat model, peta, atau mengukur tinggi objek secara tidak langsung.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kesebangunan
Matematika · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kesebangunan
Matematika · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasD / VII
Materi PokokKesebangunan
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep perbandingan, bangun datar, dan sifat-sifat dasar transformasi geometri seperti dilatasi.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainGeometri
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menganalisis sifat-sifat bangun datar dan bangun ruang, serta menggunakan konsep kesebangunan dan kekongruenan untuk menyelesaikan masalah dalam berbagai konteks.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKesebangunan dapat ditemukan dalam berbagai objek di sekitar kita, seperti miniatur menara Eiffel yang merupakan replika dari menara aslinya dengan skala tertentu.
KonseptualDua bangun datar dikatakan sebangun jika memiliki bentuk yang sama tetapi ukurannya bisa berbeda, dengan perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian senilai dan sudut-sudut yang bersesuaian sama besar.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi pasangan sisi dan sudut yang bersesuaian, menghitung perbandingan panjang sisi, dan menentukan apakah dua bangun datar sebangun.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami konsep kesebangunan untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari dan mengembangkan pemikiran logis.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi bangun-bangun datar yang sebangun berdasarkan ciri-cirinya.
  2. Menentukan pasangan sisi-sisi dan sudut-sudut yang bersesuaian pada dua bangun datar sebangun.
  3. Menghitung panjang sisi yang belum diketahui pada dua bangun datar yang sebangun.
  4. Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan konsep kesebangunan.
  5. Merancang dan membuat model sederhana yang menerapkan prinsip kesebangunan.
  6. Mempresentasikan hasil proyek kesebangunan dengan percaya diri dan jelas.
Halaman 2 · Kesebangunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Kesebangunan membantu kita memahami bagaimana skala dan proporsi memengaruhi bentuk suatu objek, memungkinkan kita untuk membuat model, peta, atau bahkan memprediksi ukuran objek yang sulit diukur secara langsung.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian melihat foto yang diperbesar atau diperkecil? Apakah bentuknya berubah?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Memahami proporsi dan skala dalam menggambar atau membuat patung miniatur.
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Menganalisis skala mikroskop atau teleskop serta perbandingan ukuran objek mikroskopis/makroskopis.
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK): Menggunakan fitur perbesar/perkecil pada perangkat lunak pengolah gambar atau dokumen.
Kemitraan PembelajaranOrang tua/wali dapat diajak untuk mendiskusikan contoh-contoh kesebangunan di rumah atau lingkungan sekitar, seperti denah rumah atau miniatur kendaraan.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dapat dilakukan di dalam kelas dengan fasilitas proyektor dan papan tulis, serta di luar kelas untuk mengamati objek nyata yang akan dijadikan proyek miniatur.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat menggunakan aplikasi Geogebra atau perangkat lunak desain sederhana untuk mensimulasikan perubahan skala atau mencari referensi gambar objek sebangun di internet.
Halaman 3 · Kesebangunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi bangun-bangun datar yang sebangun berdasarkan ciri-cirinya.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitGuru menyapa peserta didik dengan hangat, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menunjukkan gambar-gambar objek sebangun di sekitar. Guru kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi bangun sebangun dan pertanyaan pemantik: 'Apa ciri-ciri dua bangun yang sebangun?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara berkelompok mengamati berbagai pasang bangun datar (misalnya, dua persegi panjang dengan ukuran berbeda, dua segitiga siku-siku, dsb.) yang telah disiapkan guru, lalu mendiskusikan persamaan dan perbedaannya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menitSetiap kelompok menggunakan penggaris dan busur derajat untuk mengukur sisi dan sudut dari bangun datar tersebut, kemudian mencatat hasil pengamatan mereka pada LKPD untuk menemukan ciri-ciri bangun sebangun.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil penemuan mereka tentang ciri-ciri bangun sebangun. Guru memberikan umpan balik, menguatkan konsep, dan meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan ciri-ciri bangun sebangun. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan materi untuk pertemuan selanjutnya, dan menutup dengan doa serta salam penutup yang ceria.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kesebangunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menentukan pasangan sisi-sisi dan sudut-sudut yang bersesuaian pada dua bangun datar sebangun.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, berdoa, presensi, dan mengulas singkat materi sebelumnya. Guru menyajikan sebuah permasalahan: 'Dua buah foto dengan ukuran berbeda diletakkan berdampingan. Bagaimana kita tahu bagian mana dari foto yang lebih kecil bersesuaian dengan bagian di foto yang lebih besar?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik menganalisis masalah yang diberikan guru, kemudian berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi informasi yang relevan dan merumuskan strategi untuk menemukan sisi dan sudut yang bersesuaian.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok bekerja dengan LKPD yang berisi gambar-gambar bangun sebangun, melabeli sisi dan sudut, serta menentukan pasangan yang bersesuaian dengan alasan yang logis.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitKelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya konsistensi dalam menentukan pasangan sisi dan sudut yang bersesuaian, serta memberikan contoh kasus yang lebih kompleks.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan cara menentukan sisi dan sudut bersesuaian. Guru memberikan apresiasi, motivasi untuk terus belajar, dan menutup pertemuan dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kesebangunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranDirect Instruction & Guided Practice
Tujuan Pertemuan 3Menghitung panjang sisi yang belum diketahui pada dua bangun datar yang sebangun.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitGuru menyapa, berdoa, presensi, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Jika ada dua bangun sebangun, bagaimana perbandingan panjang sisi-sisinya?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitGuru menjelaskan konsep perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian pada bangun sebangun dan bagaimana menggunakan perbandingan tersebut untuk menghitung panjang sisi yang tidak diketahui, disertai contoh langkah demi langkah.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menitPeserta didik mengerjakan latihan soal secara mandiri maupun berpasangan di LKPD, dengan bimbingan langsung dari guru. Guru berkeliling untuk memantau dan memberikan bantuan individual.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik secara acak diminta untuk menjelaskan cara mereka menyelesaikan soal. Guru mengoreksi dan memperkuat pemahaman, serta memberikan tips untuk menghindari kesalahan umum.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menitPeserta didik bersama guru merangkum langkah-langkah menghitung panjang sisi. Guru memberikan apresiasi atas usaha mereka, memberikan tugas rumah, dan menutup dengan doa dan salam yang hangat.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Kesebangunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Membimbing peserta didik menemukan ciri-ciri bangun sebangun dan menyelesaikan masalah terkait.

Alat & bahan: penggaris, busur derajat, gunting, kertas HVS, gambar bangun datar

Langkah kerja:

  1. Amati pasang-pasangan bangun datar yang diberikan.
  2. Ukur panjang setiap sisi dan besar setiap sudut pada masing-masing bangun datar.
  3. Catat hasil pengukuran pada tabel yang disediakan.
  4. Bandingkan hasil pengukuran dan identifikasi ciri-ciri bangun yang sebangun.
  5. Selesaikan soal-soal aplikasi kesebangunan pada lembar kerja.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Kesebangunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang perbandingan?
  2. Sebutkan dua contoh bangun datar yang bentuknya sama tapi ukurannya berbeda!
  3. Bagaimana cara mengukur besar sudut suatu bangun datar?
  4. Apa itu skala dalam peta atau model?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat berdiskusi dan menyelesaikan LKPD, serta penilaian partisipasi aktif dalam presentasi.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek miniatur dan presentasi, serta tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Kesebangunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi bangun-bangun datar yang sebangun berdasarkan ciri-cirinya.Pengertian dan ciri-ciri kesebangunan.3 JPpenalaran kritis
2Menentukan pasangan sisi-sisi dan sudut-sudut yang bersesuaian pada dua bangun datar sebangun.Sisi dan sudut bersesuaian pada bangun sebangun.2 JPpenalaran kritis
3Menghitung panjang sisi yang belum diketahui pada dua bangun datar yang sebangun.Perbandingan sisi pada bangun sebangun.3 JPpenalaran kritis
4Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan konsep kesebangunan.Aplikasi kesebangunan dalam kehidupan nyata.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
Halaman 9 · Kesebangunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kesebangunan adalah salah satu konsep penting dalam geometri yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari miniatur bangunan, peta, hingga desain grafis, semuanya melibatkan prinsip kesebangunan. Memahami kesebangunan akan membantu kita menganalisis dan memecahkan berbagai masalah yang berkaitan dengan ukuran dan proporsi.

1. Pengertian Kesebangunan
Dua bangun datar dikatakan sebangun jika memiliki bentuk yang sama, meskipun ukurannya bisa berbeda. Misalnya, sebuah foto asli dan hasil cetaknya yang diperkecil tetap sebangun karena bentuknya tidak berubah, hanya ukurannya saja. Konsep ini sangat fundamental dalam geometri dan memiliki banyak aplikasi praktis. Kesebangunan tidak hanya berlaku untuk bangun datar sederhana seperti persegi atau segitiga, tetapi juga untuk bangun datar yang lebih kompleks.

2. Ciri-ciri Dua Bangun Datar Sebangun
Untuk menentukan apakah dua bangun datar sebangun, ada dua syarat utama yang harus dipenuhi. Pertama, panjang sisi-sisi yang bersesuaian memiliki perbandingan yang senilai. Artinya, jika kita membandingkan panjang sisi A pada bangun pertama dengan sisi A' pada bangun kedua, dan sisi B pada bangun pertama dengan sisi B' pada bangun kedua, maka hasil perbandingannya harus sama. Kedua, besar sudut-sudut yang bersesuaian harus sama besar. Jika salah satu dari syarat ini tidak terpenuhi, maka kedua bangun tersebut tidak sebangun. Contohnya, dua persegi panjang dengan perbandingan sisi yang berbeda tidak akan sebangun meskipun semua sudutnya 90 derajat.

3. Menentukan Sisi dan Sudut yang Bersesuaian
Langkah awal dalam menyelesaikan masalah kesebangunan adalah dengan mengidentifikasi sisi-sisi dan sudut-sudut yang bersesuaian. Sisi yang bersesuaian adalah sisi yang menghubungkan titik-titik sudut yang bersesuaian, atau sisi yang terletak di antara sudut-sudut yang bersesuaian. Sudut yang bersesuaian adalah sudut yang memiliki posisi yang sama pada kedua bangun datar yang sebangun. Penting untuk memastikan identifikasi ini tepat agar perhitungan perbandingan sisi dapat dilakukan dengan benar. Kesalahan dalam menentukan pasangan sisi atau sudut yang bersesuaian akan menyebabkan kesalahan dalam perhitungan selanjutnya.

4. Perbandingan Sisi pada Bangun Sebangun
Setelah sisi-sisi yang bersesuaian diidentifikasi, kita dapat menuliskan perbandingannya. Jika bangun ABCD sebangun dengan bangun EFGH, maka perbandingan sisi AB/EF = BC/FG = CD/GH = DA/HE. Nilai perbandingan ini akan selalu sama untuk semua pasangan sisi yang bersesuaian. Perbandingan ini sering disebut sebagai faktor skala. Dengan mengetahui faktor skala, kita bisa mencari panjang sisi yang belum diketahui pada salah satu bangun jika panjang sisi pasangannya pada bangun sebangun lainnya diketahui. Ini adalah prinsip dasar untuk menghitung dimensi objek yang sebangun.

5. Menghitung Panjang Sisi yang Belum Diketahui
Dalam banyak soal kesebangunan, kita sering diminta untuk mencari panjang salah satu sisi yang belum diketahui. Caranya adalah dengan menggunakan prinsip perbandingan sisi yang senilai. Misalnya, jika kita memiliki dua segitiga sebangun dan kita tahu panjang tiga sisi pada segitiga pertama serta dua sisi pada segitiga kedua, kita bisa menggunakan perbandingan untuk mencari sisi ketiga pada segitiga kedua. Dengan menyusun persamaan berdasarkan perbandingan yang senilai, kita dapat menyelesaikan variabel yang tidak diketahui tersebut. Ini membutuhkan pemahaman yang baik tentang aljabar dasar.

6. Aplikasi Kesebangunan dalam Kehidupan Sehari-hari
Konsep kesebangunan memiliki banyak aplikasi praktis. Dalam arsitektur, kesebangunan digunakan untuk membuat maket atau miniatur bangunan dengan skala tertentu. Dalam fotografi, memperbesar atau memperkecil foto adalah contoh kesebangunan. Pembuatan peta juga menggunakan prinsip kesebangunan, di mana wilayah geografis yang luas diperkecil dengan skala tertentu. Bahkan dalam seni dan desain, pemahaman tentang proporsi dan skala yang merupakan bagian dari kesebangunan sangat penting untuk menciptakan karya yang harmonis dan realistis. Contoh lainnya adalah mengukur tinggi objek yang sulit dijangkau seperti pohon atau tiang bendera menggunakan bayangan dan prinsip kesebangunan.

Rangkuman: Kesebangunan adalah kondisi di mana dua bangun datar memiliki bentuk yang sama tetapi ukurannya bisa berbeda. Syarat dua bangun sebangun adalah perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian senilai dan sudut-sudut yang bersesuaian sama besar. Konsep ini sangat berguna untuk menghitung panjang sisi yang tidak diketahui dan menyelesaikan berbagai masalah kontekstual dalam kehidupan nyata, seperti membuat model, peta, atau mengukur tinggi objek secara tidak langsung.

Halaman 10 · Kesebangunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KesebangunanHubungan antara dua bangun datar yang memiliki bentuk sama tetapi ukurannya bisa berbeda.
Sisi BersesuaianPasangan sisi yang memiliki posisi relatif yang sama pada dua bangun sebangun.
Sudut BersesuaianPasangan sudut yang memiliki besar yang sama dan posisi relatif yang sama pada dua bangun sebangun.
Faktor SkalaPerbandingan panjang sisi-sisi yang bersesuaian antara dua bangun sebangun.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Kesebangunan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kesebangunan" mata pelajaran Matematika Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Kesebangunan — pratinjau tuntas.org

1 Materi Matematika Terkait

ALJABARMatematika Kelas VII SMPAritmetika SosialMatematika Kelas VII SMPBentuk AljabarMatematika Kelas VII SMPBilangan BulatMatematika Kelas VII SMPbilangan rasionalMatematika Kelas VII SMPData dan DiagramMatematika Kelas VII SMP

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Matematika Kesebangunan ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Materi Matematika Lainnya — GRATISPilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.