Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas IX
Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) + Praktik Diskusi |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memahami Pancasila sebagai dasar negara dan UUD 1945 sebagai konstitusi serta keragaman di Indonesia. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis hubungan antara Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta prinsip Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Melihat bagaimana Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika terwujud dalam kebijakan pemerintah dan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. |
| Konseptual | Memahami konsep dasar hubungan hierarkis antara Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum, UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat persatuan dalam keberagaman. |
| Prosedural | Menganalisis kasus-kasus pelanggaran atau pengamalan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika serta mengidentifikasi langkah-langkah penyelesaiannya. |
| Metakognitif | Menyadari pentingnya memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan berpikir dan bertindak dalam menjaga keutuhan NKRI. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menganalisis kedudukan dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa.
- Menjelaskan hubungan antara Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
- Mengidentifikasi makna dan pentingnya Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks keberagaman Indonesia.
- Menganalisis keterkaitan antara Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai satu kesatuan utuh.
- Merumuskan solusi untuk menjaga keutuhan NKRI berdasarkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah tiga pilar utama yang saling terkait dan tidak terpisahkan dalam membentuk identitas serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika selalu hidup dan diterapkan dalam setiap aspek kehidupan kita sehari-hari?"
| Praktik Pedagogis | Problem-Based Learning (PBL) + Praktik Diskusi |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis teks proklamasi atau pidato kebangsaan yang mengandung nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Sejarah: Mempelajari sejarah perumusan Pancasila dan UUD 1945 serta peristiwa-peristiwa penting yang mengukuhkan Bhinneka Tunggal Ika. Seni Budaya: Membuat karya seni (poster, puisi, lagu) yang merefleksikan nilai-nilai persatuan dalam keberagaman. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika diterapkan dalam keluarga dan lingkungan sekitar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang dilengkapi dengan poster atau infografis tentang pilar negara, serta akses ke perpustakaan atau sudut baca yang menyediakan buku-buku relevan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform belajar daring seperti Google Classroom untuk berbagi materi, tautan video edukasi, dan mengunggah tugas proyek kampanye digital. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menganalisis kedudukan dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa serta menjelaskan hubungan antara Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa dan mengajak peserta didik berdoa, melakukan presensi, kemudian memberikan pertanyaan pemantik: 'Mengapa Pancasila disebut sebagai dasar negara dan UUD 1945 sebagai konstitusi kita? Adakah hubungannya?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktivitas yang akan dilakukan pada pertemuan ini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mencari informasi dari berbagai sumber (buku teks, internet) tentang kedudukan dan fungsi Pancasila serta hubungan hierarkisnya dengan UUD 1945, mengidentifikasi poin-poin penting. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat peta konsep atau infografis yang menggambarkan hubungan antara Pancasila dan UUD 1945, kemudian mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan poin-poin penting dari presentasi kelompok, memberikan umpan balik konstruktif, dan guru memberikan penguatan tentang pentingnya pemahaman dasar ini. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mengidentifikasi makna dan pentingnya Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks keberagaman Indonesia serta menganalisis keterkaitan antara Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai satu kesatuan utuh. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, lalu mengulas sedikit materi pertemuan sebelumnya. Guru memantik diskusi dengan pertanyaan: 'Bagaimana Bhinneka Tunggal Ika berperan dalam menjaga keutuhan bangsa kita yang beragam ini?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan skenario masalah yang akan dipecahkan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diberikan studi kasus atau artikel berita tentang konflik sosial yang disebabkan oleh perbedaan, kemudian secara individu mengidentifikasi masalah utama dan mencari informasi tentang makna serta pentingnya Bhinneka Tunggal Ika dalam mengatasi masalah tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik menganalisis studi kasus tersebut dengan mengaitkan pada nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, dan prinsip Bhinneka Tunggal Ika, kemudian merumuskan alternatif solusi untuk menjaga persatuan dalam keberagaman. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan solusi mereka, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi kelas untuk memperdalam pemahaman. Guru memberikan penguatan dan klarifikasi terhadap konsep-konsep kunci. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru mengajak peserta didik menyimpulkan pembelajaran, memberikan apresiasi atas kerja keras kelompok, dan menugaskan peserta didik untuk mencari contoh nyata penerapan Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan sekitar sebagai persiapan pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis kasus nyata yang berkaitan dengan pengamalan atau pelanggaran nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, artikel berita/studi kasus.
Langkah kerja:
- Bacalah dengan seksama artikel berita atau studi kasus yang diberikan.
- Identifikasi masalah utama yang muncul dalam kasus tersebut.
- Analisis masalah tersebut dengan mengaitkannya pada nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.
- Diskusikan dalam kelompok untuk merumuskan setidaknya dua alternatif solusi yang relevan.
- Presentasikan hasil analisis dan solusi kelompok Anda di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang Pancasila sebagai dasar negara?
- Menurutmu, mengapa Indonesia memiliki Undang-Undang Dasar?
- Apa makna dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika?
- Bagaimana keterkaitan antara Pancasila dan UUD 1945?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil kerja kelompok (peta konsep/infografis, analisis studi kasus, rancangan kampanye).
Sumatif (akhir): Penilaian proyek kampanye dan tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman komprehensif peserta didik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menganalisis kedudukan dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa. | Kedudukan dan fungsi Pancasila. | 2 JP | Kewargaan, Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan hubungan antara Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. | Hubungan Pancasila dan UUD 1945. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Mengidentifikasi makna dan pentingnya Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks keberagaman Indonesia serta menganalisis keterkaitan antara Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika. | Makna Bhinneka Tunggal Ika dan keterkaitan ketiga pilar. | 2 JP | Kolaborasi, Kewargaan |
Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945), dan Bhinneka Tunggal Ika adalah tiga pilar utama yang menjadi fondasi kokoh bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ketiganya saling terkait dan tidak dapat dipisahkan dalam menjaga keutuhan serta identitas bangsa. Memahami hubungan ketiganya adalah kunci untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa.
1. Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa
Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia yang berarti setiap aspek penyelenggaraan negara harus berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila. Sebagai pandangan hidup bangsa, Pancasila menjadi pedoman bagi seluruh rakyat Indonesia dalam bersikap dan bertingkah laku. Nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial harus terwujud dalam setiap sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila juga merupakan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia, memberikan arah dan tujuan bagi pembentukan hukum lainnya.
2. Hubungan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Hubungan antara Pancasila dan UUD 1945 bersifat hierarkis dan saling melengkapi. Pancasila adalah norma dasar fundamental negara (staatsfundamentalnorm) yang menjadi landasan filosofis dan ideologis bagi UUD 1945. UUD 1945 merupakan penjabaran normatif dari nilai-nilai Pancasila ke dalam bentuk hukum dasar tertulis. Pembukaan UUD 1945 secara tegas memuat nilai-nilai Pancasila, yang kemudian dirinci lebih lanjut dalam pasal-pasal batang tubuhnya. Oleh karena itu, setiap peraturan perundang-undangan di bawah UUD 1945 harus sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
3. Bhinneka Tunggal Ika sebagai Perekat Bangsa
Bhinneka Tunggal Ika berarti 'Berbeda-beda tetapi Tetap Satu Jua'. Semboyan ini mencerminkan realitas keberagaman Indonesia yang kaya akan suku, agama, ras, dan antargolongan. Meskipun beragam, bangsa Indonesia tetap bersatu dalam bingkai NKRI. Bhinneka Tunggal Ika berfungsi sebagai perekat bangsa, mendorong toleransi, saling menghormati, dan kerja sama antarwarga negara. Keberagaman bukan penghalang, melainkan kekayaan yang harus dijaga dan dilestarikan demi keutuhan bangsa.
4. Keterkaitan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika
Ketiga pilar ini membentuk satu kesatuan yang utuh. Pancasila sebagai dasar filosofis memberikan arah bagi UUD 1945 sebagai hukum dasar. UUD 1945 kemudian mengatur bagaimana nilai-nilai Pancasila diterapkan dalam kehidupan bernegara, termasuk pengakuan dan perlindungan terhadap keberagaman yang diwadahi oleh semangat Bhinneka Tunggal Ika. Tanpa Pancasila, UUD 1945 kehilangan rohnya. Tanpa UUD 1945, Pancasila sulit diimplementasikan secara konkret. Dan tanpa Bhinneka Tunggal Ika, keberagaman Indonesia berpotensi menjadi sumber perpecahan, bukan kekuatan.
5. Menjaga Keutuhan NKRI Melalui Tiga Pilar
Menjaga keutuhan NKRI berarti mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menaati UUD 1945, dan menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika. Setiap warga negara memiliki peran aktif dalam mewujudkan hal ini. Dengan memahami dan menginternalisasi ketiga pilar ini, kita dapat menghadapi tantangan globalisasi, radikalisme, dan perpecahan. Pendidikan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika sejak dini sangat penting untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat persatuan di kalangan generasi muda.
Rangkuman: Pancasila adalah dasar dan pandangan hidup bangsa, sumber dari segala sumber hukum. UUD 1945 adalah hukum dasar tertulis yang menjabarkan nilai Pancasila. Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan persatuan dalam keberagaman. Ketiganya saling terkait erat membentuk fondasi NKRI, menjaga identitas, persatuan, dan keutuhan bangsa. Memahami dan mengamalkan ketiga pilar ini adalah tanggung jawab setiap warga negara untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pancasila | Dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. |
| UUD 1945 | Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hukum dasar tertulis tertinggi. |
| Bhinneka Tunggal Ika | Semboyan persatuan dalam keberagaman, 'Berbeda-beda tetapi Tetap Satu Jua'. |
| Staatsfundamentalnorm | Norma dasar fundamental negara. |
| Hierarkis | Tingkatan atau urutan dari yang tertinggi ke yang terendah. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 materi · siap dibuatkan
Hubungan Pancasila dengan UUD NRI Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara KesatuanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisHak dan Kewajiban Warga NegaraBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKemerdekaan Berpendapat Warga Negara pada Era Keterbukaan InformasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat GlobalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenjaga Keutuhan Wilayah Negara Kesatuan Republik IndonesiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Hak dan kewajiban warga negarPendidikan Pancasila Kelas IX SMPPancasila sebagai Dasar NegaraPendidikan Pancasila Kelas VIII SMPbab 2 penerapan nilai-nilai pancasilaPendidikan Pancasila Kelas VII SMPFungsi dan Kedudukan UUD NRI 1945Pendidikan Pancasila Kelas VIII SMPLihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika pada Pendidikan Pancasila SMP, Fase D, elemen Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Modul Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika untuk Pendidikan Pancasila kelas IX.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika ini gratis?
Ya. Modul Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika untuk Pendidikan Pancasila kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Hunungan pancasila,undang-undang dasar 1945,bhineka tinggal ika yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.