tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SMPPJOK › Permainan Bola Kecil (Kasti, Bulu Tangkis, Tenis Meja)
SMP · Kelas VII · Fase D

Modul Ajar PJOK Kelas VII
Permainan Bola Kecil (Kasti, Bulu Tangkis, Tenis Meja)

Modul ajar PJOK SMP kelas VII materi Permainan Bola Kecil (Kasti, Bulu Tangkis, Tenis Meja) lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar PJOK kelas VII materi Permainan Bola Kecil (Kasti, Bulu Tangkis, Tenis Meja)
Ringkasan: Permainan bola kecil seperti kasti, bulu tangkis, dan tenis meja menawarkan banyak manfaat fisik dan mental. Menguasai teknik dasar seperti melempar, memukul, menangkap, servis, forehand, backhand, drive, dan chop adalah kunci untuk dapat bermain dengan efektif. Selain itu, pemahaman strategi, footwork, dan kerja sama tim juga sangat penting untuk mencapai keberhasilan dalam setiap permainan. Terus berlatih akan meningkatkan keterampilan dan sportivitas.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + PraktikDimensi: Kesehatan, Kolaborasi, Penalaran KritisWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISPJOK · Permainan Bola Kecil (Kasti, Bulu Tangkis, Tenis Meja) · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan keterampilan gerak spesifik berbagai aktivitas jasmani, serta mampu mengidentifikasi dan menerapkan strategi sederhana dalam permainan bola kecil untuk mencapai tujuan.

Acuan: Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Kompetensi awal: Peserta didik diharapkan memiliki pemahaman dasar tentang konsep gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif serta pernah melihat atau mencoba beberapa jenis permainan bola kecil.

Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai teknik dasar serta strategi dalam permainan bola kecil tidak hanya meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga melatih koordinasi, konsentrasi, dan kemampuan bekerja sama dalam tim atau berhadapan dengan lawan.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana cara kita bisa bermain kasti, bulu tangkis, atau tenis meja dengan baik dan aman agar tetap menyenangkan?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (4 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi dan menjelaskan teknik dasar permainan kasti (melempar, memukul, menangkap) dengan benar serta mempraktikkannya dalam situasi sederhana.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan melakukan pemanasan ringan. Guru mengaitkan materi dengan pengalaman bermain bola kecil di lingkungan sekitar, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang permainan kasti, dan melontarkan pertanyaan pemantik: 'Apa saja teknik dasar yang kalian tahu dalam permainan kasti?'

Memahami: Peserta didik mengamati video singkat atau demonstrasi guru tentang teknik dasar melempar, memukul, dan menangkap bola kasti. Mereka secara berkelompok mendiskusikan prinsip-prinsip gerak yang terlibat dalam setiap teknik.

Mengaplikasi: Setiap kelompok mencoba mempraktikkan teknik dasar melempar, memukul, dan menangkap bola kasti secara bergantian dengan bimbingan guru, fokus pada koordinasi dan akurasi. Mereka melakukan drill sederhana untuk mengasah keterampilan.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil praktik dan identifikasi mereka. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan menguatkan pemahaman tentang pentingnya penguasaan teknik dasar untuk permainan kasti yang efektif dan aman.

Penutup: Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan tentang teknik dasar kasti, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya. Ditutup dengan pendinginan dan doa.

Pertemuan 2 — Direct Instruction + Praktik Terbimbing

Tujuan: Mengidentifikasi dan menjelaskan teknik dasar permainan bulu tangkis (servis, pukulan forehand, pukulan backhand) dengan benar serta mempraktikkannya dengan koordinasi yang baik.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan melakukan pemanasan. Guru mengingatkan kembali materi kasti, kemudian memperkenalkan materi bulu tangkis, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, dan bertanya: 'Siapa yang pernah bermain bulu tangkis? Teknik apa saja yang kalian gunakan?'

Memahami: Guru menjelaskan dan mendemonstrasikan teknik dasar servis (pendek dan tinggi), pukulan forehand, dan pukulan backhand dalam bulu tangkis, menjelaskan posisi tubuh, pegangan raket, dan gerakan ayunan. Peserta didik memperhatikan dan mengajukan pertanyaan.

Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan atau berkelompok mempraktikkan teknik dasar servis, pukulan forehand, dan backhand dengan shuttlecock di lapangan, diawali tanpa net kemudian dengan net. Guru memberikan bimbingan dan koreksi langsung di lapangan.

Merefleksi: Peserta didik saling memberikan umpan balik antar teman mengenai teknik yang dipraktikkan. Guru mengulas kembali teknik yang benar, menyoroti kesalahan umum, dan memberikan tips untuk meningkatkan koordinasi dan kekuatan pukulan.

Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan poin-poin penting dari teknik dasar bulu tangkis. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar, mengingatkan untuk menjaga kebersihan alat, dan menutup dengan pendinginan serta doa.

Pertemuan 3 — Problem-Based Learning (PBL) + Praktik Mandiri

Tujuan: Mengidentifikasi dan menjelaskan teknik dasar permainan tenis meja (servis, pukulan drive, pukulan chop) dengan benar serta mempraktikkannya dalam bentuk drill.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan melakukan pemanasan yang berfokus pada pergelangan tangan dan lengan. Guru mengaitkan materi dengan permainan raket sebelumnya, menyampaikan tujuan pembelajaran tentang tenis meja, dan bertanya: 'Menurut kalian, apa bedanya memukul bola kasti, shuttlecock bulu tangkis, dan bola tenis meja?'

Memahami: Peserta didik dibagi dalam kelompok untuk mencari informasi dari berbagai sumber (buku, internet, video) tentang teknik dasar servis, pukulan drive, dan pukulan chop dalam tenis meja. Mereka menganalisis perbedaan teknik dan strategi yang digunakan.

Mengaplikasi: Setiap kelompok mempraktikkan teknik dasar servis, pukulan drive, dan pukulan chop secara berpasangan di meja tenis. Mereka mencoba berbagai variasi pukulan dan posisi, melakukan drill berulang untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan temuan dan pengalaman praktik mereka, mengidentifikasi tantangan dan solusi yang ditemukan. Guru memberikan penguatan, menjelaskan strategi bertahan dan menyerang, serta memberikan motivasi untuk terus berlatih.

Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum teknik dasar tenis meja, memberikan apresiasi atas kerja keras dan kolaborasi, serta mempersiapkan untuk praktik kombinasi di pertemuan berikutnya. Ditutup dengan pendinginan dan doa.

Pertemuan 4 — Project-Based Learning (PjBL) - Proyek Mini Pertandingan

Tujuan: Mempraktikkan kombinasi teknik dasar dari salah satu permainan bola kecil (kasti, bulu tangkis, atau tenis meja) dalam sebuah simulasi pertandingan mini dan menunjukkan sikap sportif.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan melakukan pemanasan dinamis. Guru mengingatkan kembali semua materi permainan bola kecil yang sudah dipelajari, menyampaikan tujuan pembelajaran untuk membuat 'proyek mini pertandingan', dan bertanya: 'Bagaimana cara kita bisa bermain secara sportif dan tetap bersenang-senang?'

Memahami: Peserta didik secara berkelompok merencanakan sebuah 'proyek mini pertandingan' dari salah satu permainan bola kecil (kasti, bulu tangkis, atau tenis meja) yang telah mereka pelajari. Mereka menentukan aturan sederhana, pembagian peran, dan strategi yang akan digunakan.

Mengaplikasi: Setiap kelompok melaksanakan 'proyek mini pertandingan' mereka, mempraktikkan kombinasi teknik dasar yang telah dipelajari dalam skenario permainan yang lebih kompleks. Guru mengamati, memberikan bimbingan, dan menilai keterampilan serta sikap sportif peserta didik.

Merefleksi: Setelah pertandingan mini, setiap kelompok melakukan refleksi bersama tentang keberhasilan, tantangan, dan strategi yang digunakan. Guru memimpin diskusi tentang pentingnya sportivitas, kerjasama, dan penghargaan terhadap lawan, serta memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas partisipasi dan peningkatan keterampilan mereka.

Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan seluruh pembelajaran permainan bola kecil, menekankan manfaat fisik dan sosial. Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat dan kemajuan peserta didik, memberikan motivasi untuk terus berolahraga, dan menutup dengan pendinginan serta doa dalam suasana yang menggembirakan.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi guru selama praktik untuk menilai keterampilan gerak, partisipasi, dan kolaborasi peserta didik.

Akhir (sumatif): Penilaian performa praktik kombinasi teknik dasar dalam proyek mini pertandingan dan rubrik penilaian sikap sportif.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi dan menjelaskan teknik dasar permainan kasti.Teknik dasar melempar, memukul, menangkap kasti.2 JPPenalaran Kritis
Mempraktikkan teknik dasar kasti, bulu tangkis, dan tenis meja.Praktik melempar, memukul, menangkap kasti; servis, forehand, backhand bulu tangkis; servis, drive, chop tenis meja.4 JPKesehatan, Kolaborasi
Mempraktikkan kombinasi teknik dasar dalam simulasi pertandingan mini.Simulasi pertandingan kasti/bulu tangkis/tenis meja.2 JPKesehatan, Kolaborasi, Penalaran Kritis

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Permainan bola kecil adalah kategori olahraga yang menggunakan bola atau benda sejenis berukuran kecil, seringkali dimainkan dengan alat bantu seperti raket atau pemukul. Olahraga ini tidak hanya melatih fisik, tetapi juga ketangkasan, koordinasi, dan strategi. Dalam modul ini, kita akan menjelajahi tiga permainan populer: kasti, bulu tangkis, dan tenis meja, serta mempelajari teknik dasar yang penting untuk menguasainya.

Pengertian dan Manfaat Permainan Bola Kecil

Permainan bola kecil adalah aktivitas fisik yang melibatkan penggunaan bola berukuran kecil dan seringkali membutuhkan alat bantu seperti raket atau pemukul. Contohnya kasti, bulu tangkis, dan tenis meja. Manfaatnya sangat beragam, mulai dari meningkatkan kebugaran kardiovaskular, melatih koordinasi mata dan tangan, meningkatkan kecepatan reaksi, hingga mengembangkan kemampuan strategis dan kerja sama tim. Selain itu, permainan ini juga efektif untuk mengurangi stres dan meningkatkan mood positif.

Permainan Kasti: Teknik Dasar

Kasti adalah permainan tradisional yang dimainkan dua regu dengan bola kasti dan pemukul. Teknik dasar kasti meliputi melempar, memukul, dan menangkap bola. Melempar bola dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti lemparan melambung, mendatar, dan menyusur tanah, masing-masing dengan tujuan yang berbeda. Memukul bola memerlukan koordinasi tangan dan mata yang baik untuk menghasilkan pukulan kuat dan akurat. Menangkap bola juga krusial, membutuhkan fokus dan posisi tangan yang tepat untuk mengamankan bola dari lawan.

Permainan Kasti: Strategi Sederhana

Dalam kasti, strategi sederhana sangat penting untuk memenangkan permainan. Strategi menyerang meliputi bagaimana pelempar melambungkan bola agar mudah dipukul oleh teman satu tim, serta bagaimana pemukul dapat mengarahkan bola ke area kosong. Strategi bertahan melibatkan penempatan pemain penjaga di area yang strategis untuk menangkap bola atau mematikan lawan. Kerjasama tim dan komunikasi yang baik antar pemain adalah kunci keberhasilan strategi ini.

Permainan Bulu Tangkis: Teknik Dasar

Bulu tangkis adalah olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (tunggal) atau dua pasangan (ganda) yang saling berhadapan. Teknik dasar bulu tangkis meliputi servis, pukulan forehand, dan pukulan backhand. Servis adalah pukulan pertama untuk memulai permainan, bisa pendek atau tinggi. Pukulan forehand dilakukan dengan sisi telapak tangan menghadap shuttlecock, sedangkan pukulan backhand dilakukan dengan sisi punggung tangan menghadap shuttlecock. Penguasaan teknik ini penting untuk mengontrol arah dan kekuatan pukulan.

Permainan Bulu Tangkis: Gerakan Kaki dan Posisi

Selain teknik pukulan, gerakan kaki (footwork) dan posisi tubuh yang benar sangat vital dalam bulu tangkis. Footwork yang efisien memungkinkan pemain untuk mencapai shuttlecock dengan cepat dan dalam posisi yang ideal untuk melakukan pukulan. Posisi siap yang baik, dengan lutut sedikit ditekuk dan berat badan seimbang, memungkinkan pemain untuk bergerak ke segala arah dengan responsif. Latihan footwork secara teratur akan meningkatkan kelincahan dan daya tahan pemain di lapangan.

Permainan Tenis Meja: Teknik Dasar Servis dan Pukulan

Tenis meja, atau pingpong, adalah olahraga raket yang dimainkan di atas meja. Teknik dasar yang penting adalah servis, pukulan drive, dan pukulan chop. Servis harus dilakukan dengan benar sesuai aturan, seringkali dengan putaran bola untuk menyulitkan lawan. Pukulan drive adalah pukulan menyerang dengan gerakan cepat dan datar yang menghasilkan kecepatan tinggi. Pukulan chop adalah pukulan bertahan dengan gerakan memotong bola, menghasilkan putaran bawah yang membuat bola sulit dikembalikan.

Permainan Tenis Meja: Strategi Bermain

Strategi dalam tenis meja melibatkan kombinasi servis, pukulan, dan penempatan bola. Pemain harus mampu membaca gerakan lawan dan mengantisipasi pukulan berikutnya. Mengubah kecepatan dan putaran bola, serta menempatkan bola di sudut-sudut meja yang sulit dijangkau lawan, adalah strategi efektif. Selain itu, kesabaran dan konsentrasi tinggi dibutuhkan untuk mempertahankan reli panjang dan mencari celah untuk menyerang.

Rangkuman: Permainan bola kecil seperti kasti, bulu tangkis, dan tenis meja menawarkan banyak manfaat fisik dan mental. Menguasai teknik dasar seperti melempar, memukul, menangkap, servis, forehand, backhand, drive, dan chop adalah kunci untuk dapat bermain dengan efektif. Selain itu, pemahaman strategi, footwork, dan kerja sama tim juga sangat penting untuk mencapai keberhasilan dalam setiap permainan. Terus berlatih akan meningkatkan keterampilan dan sportivitas.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Menganalisis dan mengevaluasi teknik dasar serta strategi permainan bola kecil yang dipraktikkan.

Alat & bahan: Kertas, alat tulis, video demonstrasi, lapangan/area praktik, bola kasti, tongkat pemukul, raket bulu tangkis, shuttlecock, raket tenis meja, bola tenis meja, net.

  1. Amati video atau demonstrasi guru tentang teknik dasar permainan bola kecil yang akan dipelajari.
  2. Identifikasi gerakan kunci dan posisi tubuh yang benar untuk setiap teknik.
  3. Praktekkan teknik dasar tersebut secara berpasangan/berkelompok.
  4. Diskusikan kelebihan dan kekurangan dari setiap teknik yang dipraktikkan.
  5. Catat hasil pengamatan dan diskusi pada tabel yang disediakan.

8 Glosarium

KastiPermainan bola kecil tradisional menggunakan pemukul dan bola.
Bulu TangkisOlahraga raket yang dimainkan dengan shuttlecock.
Tenis MejaOlahraga raket yang dimainkan di atas meja dengan bola kecil.
ServisPukulan awal untuk memulai permainan.
ForehandPukulan dengan sisi telapak tangan menghadap bola/shuttlecock.
BackhandPukulan dengan sisi punggung tangan menghadap bola/shuttlecock.
DrivePukulan menyerang dalam tenis meja dengan gerakan cepat dan datar.
ChopPukulan bertahan dalam tenis meja dengan gerakan memotong bola.
ShuttlecockBola khusus yang digunakan dalam bulu tangkis.
FootworkGerakan kaki yang efisien dalam olahraga untuk mencapai posisi yang tepat.

9 Materi PJOK Terkait

Permainan Bola BesarPJOK Kelas VII SMP
Pelajari Permainan Bola Besar →
Permainan Bola Besar (Sepak Bola, Basket, Voli)PJOK Kelas VII SMP
Pelajari Permainan Bola Besar (Sepak Bola, Basket, Voli) →
Permainan Bola Besar Sepak BolaPJOK Kelas VII SMP
Pelajari Permainan Bola Besar Sepak Bola →
Aktivitas Gerak BeriramaPJOK Kelas VII SMP
Pelajari Aktivitas Gerak Berirama →
Atletik (Jalan Cepat, Lari, Lompat, Lempar)PJOK Kelas VII SMP
Pelajari Atletik (Jalan Cepat, Lari, Lompat, Lempar) →
Atletik nomor lari (lari jarak pendek, menengah dan jauh)PJOK Kelas VII SMP
Pelajari Atletik nomor lari (lari jarak pendek, menengah dan jauh) →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar PJOK Permainan Bola Kecil (Kasti, Bulu Tangkis, Tenis Meja) ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.