Modul ajar Bahasa Indonesia SMPLB kelas VII materi Teks Prosedur — Tunarungu lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Teks Prosedur — Tunarungu |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memahami instruksi sederhana dalam kehidupan sehari-hari dan mampu mengungkapkan keinginan atau kebutuhan dasar.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, komunikasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menganalisis informasi dalam teks prosedur, serta dapat menyusun dan mempresentasikan teks prosedur sederhana tentang kegiatan sehari-hari dengan bantuan visual dan bahasa isyarat. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Contoh teks prosedur dapat ditemukan pada resep masakan, petunjuk penggunaan alat, atau cara membuat kerajinan tangan. |
| Konseptual | Teks prosedur adalah jenis teks yang berisi langkah-langkah untuk melakukan atau membuat sesuatu secara berurutan dan jelas. |
| Prosedural | Materi ini akan mengajarkan cara mengidentifikasi struktur, ciri kebahasaan, dan menyusun teks prosedur yang runtut dan mudah dipahami. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami dan menyusun instruksi yang jelas agar suatu kegiatan dapat berhasil dilakukan. |
Tujuan Pembelajaran:
Pemahaman bermakna: Memahami dan menyusun teks prosedur membantu kita melakukan berbagai kegiatan dengan benar, aman, dan efektif dalam kehidupan sehari-hari, serta mampu mengkomunikasikan langkah-langkah tersebut kepada orang lain.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menjelaskan langkah-langkah membuat teh manis agar teman kita bisa membuatnya dengan benar?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam: mengaplikasikan teks prosedur dalam percobaan sederhana, misalnya 'Cara Menanam Kacang Hijau'. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan: memahami teks prosedur dalam gerakan olahraga atau cara menjaga kebersihan diri, seperti 'Cara Mencuci Tangan yang Benar'. Seni Budaya: membuat teks prosedur untuk kerajinan tangan sederhana, misalnya 'Cara Membuat Origami Burung'. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/wali dapat diajak untuk mempraktikkan teks prosedur sederhana di rumah bersama peserta didik, misalnya membuat makanan atau minuman kesukaan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memiliki ruang gerak yang cukup untuk praktikum, dilengkapi papan tulis interaktif atau proyektor, serta area display hasil karya peserta didik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan tablet/komputer untuk menonton video instruksional bersubtitle, mencari gambar bahan/alat, atau menggunakan aplikasi pembuat infografis sederhana untuk teks prosedur. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik dapat mengidentifikasi tujuan dan ciri-ciri teks prosedur (misalnya, penggunaan kata kerja perintah) dengan bantuan gambar dan video. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa peserta didik dengan salam dan bahasa isyarat, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menunjukkan beberapa gambar kegiatan yang membutuhkan urutan (misalnya, cara memakai seragam). Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ciri-ciri teks prosedur dan pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita tahu urutan sebuah kegiatan?'. Peserta didik diberi kesempatan bertanya dan menyampaikan harapan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati video pendek tentang 'Cara Mencuci Tangan' atau 'Cara Membuat Mie Instan' yang dilengkapi subtitle dan bahasa isyarat. Guru menstimulasi peserta didik untuk menemukan apa saja yang ada di dalam video (alat, bahan, langkah) dan fungsinya. Guru menggunakan kartu kata dan gambar untuk memperjelas konsep. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik diberikan beberapa teks prosedur sederhana (misalnya, resep minuman atau petunjuk penggunaan alat sederhana) dalam bentuk kartu bergambar. Mereka diminta untuk mengidentifikasi tujuan teks tersebut dan menemukan kata-kata perintah yang digunakan, lalu menempelkannya di papan tulis. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas dengan bantuan guru. Guru memberikan penguatan tentang tujuan dan ciri-ciri teks prosedur, khususnya penggunaan kata kerja perintah, dan memberikan umpan balik positif. Guru juga menunjukkan contoh teks prosedur yang tidak berurutan dan meminta peserta didik mengoreksinya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan ciri-ciri teks prosedur. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, memotivasi untuk terus belajar, dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik mampu menemukan informasi penting (misalnya, alat, bahan, langkah-langkah) dalam teks prosedur sederhana yang disajikan secara visual dan dapat menyusun kerangka teks prosedur sederhana tentang kegiatan sehari-hari dengan panduan kartu gambar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengulang sedikit materi sebelumnya dan menghubungkannya dengan materi hari ini. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menemukan informasi penting dan menyusun kerangka teks prosedur. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Jika kita ingin membuat sesuatu, informasi apa saja yang harus kita ketahui agar berhasil?'. Peserta didik diajak untuk berbagi pengalaman. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik disajikan beberapa teks prosedur visual (infografis, komik instruksi, atau video tanpa suara dengan teks) tentang kegiatan sehari-hari. Guru membimbing peserta didik untuk mengidentifikasi alat, bahan, dan langkah-langkah yang diperlukan dalam setiap prosedur. Guru menggunakan media visual interaktif dan bahasa isyarat untuk memastikan pemahaman. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik diberi sebuah 'masalah' (misalnya, 'Bagaimana cara menanam kacang hijau?' atau 'Bagaimana cara membuat sandwich sederhana?'). Mereka diminta untuk merencanakan dan menyusun kerangka teks prosedur dengan bantuan kartu gambar dan kartu kata yang disediakan. Mereka harus menentukan alat, bahan, dan urutan langkah yang tepat. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan kerangka teks prosedur yang telah disusun. Guru dan teman-teman memberikan masukan dan saran untuk perbaikan. Guru menekankan pentingnya urutan langkah yang logis dan jelas. Guru memberikan penguatan mengenai cara menemukan informasi penting dan menyusun kerangka yang sistematis. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik membuat rangkuman tentang cara menemukan informasi penting dan menyusun kerangka teks prosedur. Guru memberikan apresiasi, memotivasi, dan memberikan tugas singkat untuk mengamati teks prosedur di sekitar rumah. Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Peserta didik mampu menulis teks prosedur sederhana tentang cara melakukan sesuatu (misalnya, mencuci tangan atau membuat minuman) dengan urutan yang tepat dan dapat mempresentasikan teks prosedur yang telah dibuat menggunakan bahasa isyarat dan/atau ujaran dengan bantuan visual. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengulas kembali materi sebelumnya dan menyampaikan bahwa hari ini mereka akan membuat 'proyek' teks prosedur dan mempresentasikannya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menulis dan mempresentasikan teks prosedur. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa yang akan kita buat hari ini agar orang lain bisa mengikuti langkah-langkahnya?'. Peserta didik antusias berbagi ide. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menampilkan kembali contoh-contoh teks prosedur yang baik dan mengingatkan kembali struktur serta ciri kebahasaannya. Guru juga memberikan tips untuk presentasi yang jelas menggunakan bahasa isyarat dan ekspresi. Peserta didik dapat memilih topik teks prosedur yang ingin mereka buat (misalnya, cara membuat jus buah, cara melipat baju, cara merawat tanaman sederhana). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan (dengan bantuan guru/tutor) mulai menyusun teks prosedur mereka. Mereka didorong untuk menggunakan gambar atau ilustrasi untuk setiap langkah. Guru berkeliling memberikan bimbingan, memastikan urutan langkah yang logis, dan penggunaan kosakata yang tepat. Setelah selesai, peserta didik berlatih mempresentasikan teks prosedur mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap peserta didik mempresentasikan teks prosedur yang telah dibuat di depan kelas. Guru dan teman-teman memberikan umpan balik konstruktif, berfokus pada kejelasan instruksi, kelengkapan informasi, dan cara penyampaian. Guru memberikan penguatan positif dan mengapresiasi setiap usaha peserta didik. Guru menekankan bahwa setiap orang bisa belajar dan membuat instruksi yang baik. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang teks prosedur, mulai dari identifikasi, penyusunan, hingga presentasi. Guru memberikan apresiasi yang meriah atas kerja keras dan kreativitas peserta didik. Guru mengingatkan pentingnya komunikasi yang jelas dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran ditutup dengan doa, salam, dan suasana yang membangkitkan semangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi informasi penting dan menyusun kerangka teks prosedur sederhana.
Alat & bahan: Kertas karton, spidol, gunting, lem, kartu gambar alat/bahan/langkah, teks prosedur bergambar.
Langkah kerja:
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan mengidentifikasi ciri teks prosedur, dan menyusun kerangka teks prosedur.
Sumatif (akhir): Penilaian teks prosedur yang ditulis dan presentasi teks prosedur secara visual dan bahasa isyarat.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi tujuan dan ciri-ciri teks prosedur | Tujuan dan Ciri Teks Prosedur | 2 JP | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| 2 | Menemukan informasi penting dan menyusun kerangka teks prosedur | Informasi Penting dan Kerangka Teks Prosedur | 2 JP | Penalaran Kritis, Kreativitas |
| 3 | Menulis dan mempresentasikan teks prosedur sederhana | Penulisan dan Presentasi Teks Prosedur | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Teks prosedur adalah panduan yang sangat berguna dalam kehidupan kita sehari-hari. Bayangkan jika kita ingin membuat sesuatu yang baru atau mencoba kegiatan yang belum pernah kita lakukan, kita pasti membutuhkan petunjuk, bukan? Teks prosedur hadir untuk membantu kita melakukan segala sesuatu dengan benar dan teratur, langkah demi langkah.
1. Apa itu Teks Prosedur?
Teks prosedur adalah jenis tulisan yang menjelaskan bagaimana cara melakukan atau membuat sesuatu melalui serangkaian langkah-langkah yang berurutan. Tujuannya adalah agar pembaca atau pendengar dapat mengikuti instruksi dengan mudah dan mencapai hasil yang diinginkan. Contohnya, resep makanan, petunjuk penggunaan alat elektronik, atau panduan membuat kerajinan tangan. Teks ini sangat penting untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan benar.
2. Tujuan Teks Prosedur
Tujuan utama teks prosedur adalah untuk memberikan petunjuk kepada pembaca atau pendengar tentang cara melakukan sesuatu secara tepat dan berurutan. Ini bisa berupa cara menggunakan alat, cara melakukan suatu aktivitas, atau cara membuat sesuatu. Dengan adanya teks prosedur, kita tidak akan bingung atau salah langkah dalam melakukan suatu kegiatan. Misalnya, saat kita ingin membuat jus buah, teks prosedur akan memberitahu kita bahan apa saja yang diperlukan dan langkah-langkahnya dari awal hingga akhir.
3. Ciri-ciri Teks Prosedur
Teks prosedur memiliki beberapa ciri khas. Pertama, menggunakan kalimat perintah atau imperatif, seperti 'masukkan', 'aduk', 'potong'. Kedua, menggunakan kata kerja aktif yang menunjukkan tindakan. Ketiga, menggunakan konjungsi urutan (misalnya, 'pertama', 'kemudian', 'selanjutnya') untuk menunjukkan langkah-langkah yang berurutan. Keempat, mengandung informasi mengenai alat, bahan, atau waktu yang dibutuhkan. Kelima, disajikan secara sistematis dan mudah dipahami, seringkali dengan penomoran atau poin-poin. Keenam, bersifat objektif dan tidak bertele-tele.
4. Struktur Teks Prosedur
Teks prosedur umumnya memiliki struktur yang terdiri dari tiga bagian utama. Pertama, bagian tujuan, yang berisi pengantar atau hasil akhir yang ingin dicapai. Kedua, bagian alat dan bahan, yang menjelaskan semua perlengkapan dan material yang diperlukan. Ketiga, bagian langkah-langkah, yang merupakan inti dari teks prosedur, berisi urutan instruksi yang harus diikuti secara berurutan untuk mencapai tujuan. Setiap bagian ini penting agar teks prosedur menjadi lengkap dan mudah diikuti.
5. Unsur Kebahasaan Teks Prosedur
Selain kalimat perintah, teks prosedur juga kaya akan unsur kebahasaan lain. Penggunaan kata keterangan cara (misalnya, 'perlahan', 'hati-hati'), kata keterangan alat (misalnya, 'dengan pisau'), dan kata keterangan tujuan (misalnya, 'agar matang sempurna') sering ditemukan. Angka atau penomoran juga umum digunakan untuk menandai urutan langkah. Pilihan kata yang lugas dan jelas sangat penting agar tidak menimbulkan salah paham. Contoh: 'Tuangkan air panas perlahan ke dalam cangkir'.
6. Menyusun Teks Prosedur Sederhana
Untuk menyusun teks prosedur, mulailah dengan menentukan topik atau kegiatan yang ingin dijelaskan. Kemudian, catat semua alat dan bahan yang dibutuhkan. Setelah itu, susun langkah-langkah secara berurutan dari awal hingga akhir. Gunakan kalimat perintah yang singkat, jelas, dan mudah dipahami. Tambahkan gambar atau ilustrasi untuk membantu pembaca memahami setiap langkah. Terakhir, periksa kembali apakah semua langkah sudah lengkap dan berurutan dengan benar.
7. Contoh Teks Prosedur Visual
Bagi peserta didik dengan kebutuhan khusus, terutama tunarungu, teks prosedur visual sangatlah membantu. Teks prosedur jenis ini menggunakan banyak gambar, infografis, atau video dengan subtitle dan bahasa isyarat untuk menjelaskan langkah-langkah. Misalnya, infografis 'Cara Membuat Teh Manis' akan menampilkan gambar cangkir, teh, gula, air panas, dan sendok, diikuti dengan gambar-gambar langkah demi langkah yang jelas. Ini memudahkan pemahaman tanpa bergantung pada instruksi lisan.
Rangkuman: Teks prosedur adalah panduan langkah demi langkah untuk melakukan atau membuat sesuatu. Tujuannya adalah agar kita bisa melakukan suatu kegiatan dengan benar dan tepat. Ciri-cirinya meliputi penggunaan kalimat perintah, urutan yang jelas, serta informasi alat dan bahan. Memahami dan menyusun teks prosedur sangat penting untuk kegiatan sehari-hari, dan dapat disajikan secara visual agar lebih mudah dipahami oleh semua orang.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Prosedur | Urutan tindakan atau langkah-langkah untuk mencapai tujuan tertentu. |
| Imperatif | Kalimat perintah atau instruksi. |
| Konjungsi | Kata penghubung, misalnya 'kemudian', 'selanjutnya'. |
| Visual | Berhubungan dengan penglihatan; menggunakan gambar atau tayangan. |
| Subtitel | Teks yang ditampilkan di layar untuk menerjemahkan atau menjelaskan dialog. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Teks Prosedur — Tunarungu" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.