Modul Ajar MA

Modul Ajar Matematika Kelas X MA

3 modul ajar Matematika kelas X MA (Fase E) siap unduh — Barisan dan Deret, Eksponen dan Logaritma, dan Trigonometri Dasar. Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

3 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 7 materi kelas X & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Barisan dan Deret, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Barisan dan Deret selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Matematika Kelas X MA
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Barisan dan Deret
Matematika · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Barisan dan Deret
Matematika · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasE / X
Materi PokokBarisan dan Deret
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pola bilangan dan operasi hitung bilangan bulat serta pecahan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainAljabar dan Fungsi
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan barisan dan deret aritmetika serta geometri, termasuk penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan konteks keuangan sederhana.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBarisan bilangan seperti pertumbuhan penduduk atau bunga tabungan adalah contoh nyata dari barisan dan deret.
KonseptualKonsep inti adalah hubungan antar suku dalam suatu barisan (aritmetika atau geometri) dan penjumlahan suku-suku tersebut (deret).
ProseduralLangkah-langkah yang dipelajari meliputi menentukan suku ke-n, jumlah n suku pertama, serta memecahkan masalah kontekstual menggunakan rumus barisan dan deret.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya mengidentifikasi pola dan menggunakan strategi yang tepat untuk memecahkan masalah matematika yang kompleks.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari bahwa keteraturan dalam barisan dan deret adalah cerminan kebesaran Allah SWT dalam menciptakan alam semesta.
2. Cinta IlmuTermotivasi untuk terus belajar dan mendalami ilmu matematika karena bermanfaat dalam memecahkan masalah kehidupan sehari-hari.
3. Cinta LingkunganMemahami bahwa pola pertumbuhan atau penyusutan dapat membantu dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
4. Cinta Diri dan SesamaMampu mengelola keuangan pribadi dengan baik berdasarkan pemahaman konsep bunga, sebagai bentuk tanggung jawab pada diri sendiri dan keluarga.
5. Cinta Tanah AirMenggunakan kemampuan analisis barisan dan deret untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional melalui perencanaan investasi yang cerdas.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri barisan aritmetika dan barisan geometri dengan tepat.
  2. Dengan menggunakan rumus yang diberikan, peserta didik dapat menentukan suku ke-n dari barisan aritmetika dan geometri secara akurat.
  3. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menghitung jumlah n suku pertama dari deret aritmetika dan deret geometri dengan benar.
  4. Setelah diberikan masalah kontekstual, peserta didik dapat menerapkan konsep barisan dan deret dalam menyelesaikan masalah bunga tunggal dan bunga majemuk secara mandiri.
Halaman 2 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Barisan dan deret membantu kita memahami serta memprediksi pola perubahan dalam berbagai fenomena alam dan sosial, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga perencanaan keuangan pribadi.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana matematika dapat membantu kita merencanakan tabungan masa depan agar terus bertambah secara teratur?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuEkonomi: Konsep bunga tunggal dan majemuk sangat relevan dalam perhitungan investasi dan pinjaman.
Fisika: Pola gerak benda yang dipercepat atau diperlambat secara konstan bisa dijelaskan dengan barisan aritmetika.
Biologi: Pertumbuhan populasi bakteri atau pembelahan sel mengikuti pola barisan geometri.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya perencanaan keuangan sederhana menggunakan konsep bunga bank yang dipelajari anak.
Lingkungan PembelajaranPemanfaatan perpustakaan sekolah atau sumber belajar daring untuk mencari contoh-contoh penerapan barisan dan deret dalam kehidupan nyata.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPenggunaan kalkulator ilmiah atau spreadsheet untuk mempercepat dan memvalidasi perhitungan suku ke-n atau jumlah deret yang kompleks.
Halaman 3 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri barisan aritmetika dan barisan geometri dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi dengan pengalaman peserta didik melalui pertanyaan: 'Pernahkah kalian melihat pola penataan kursi di bioskop atau susunan balok mainan yang bertingkat?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa memprediksi jumlah kursi di baris ke-10 atau total balok jika polanya terus berlanjut?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar pola penataan batu bata di taman yang membentuk barisan bilangan, lalu meminta peserta didik untuk mengamati dan mencoba menemukan pola keteraturannya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang) dan diberikan LKPD yang berisi masalah kontekstual tentang barisan bilangan.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru membimbing kelompok untuk mengidentifikasi pola penambahan atau perkalian yang konstan antar suku dalam barisan tersebut.
  4. Membimbing penyelidikan: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk membedakan barisan aritmetika (beda konstan) dan barisan geometri (rasio konstan) dari contoh-contoh yang diberikan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok diminta untuk membuat dua contoh barisan, satu aritmetika dan satu geometri, beserta penjelasan ciri-cirinya pada lembar kerja.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik mengaplikasikan pemahaman mereka untuk menentukan tiga suku berikutnya dari barisan yang telah mereka identifikasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri-ciri barisan aritmetika dan geometri di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan jawaban kelompok, serta memfasilitasi diskusi antar kelompok.
  3. Guru memberikan penguatan konsep tentang perbedaan dan persamaan barisan aritmetika dan geometri berdasarkan diskusi kelas.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan ciri-ciri utama barisan aritmetika dan geometri.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menumbuhkan semangat belajar untuk materi berikutnya.
  3. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari di pertemuan selanjutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah diberikan masalah kontekstual, peserta didik dapat menerapkan konsep barisan dan deret dalam menyelesaikan masalah bunga tunggal dan bunga majemuk secara mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kembali konsep barisan aritmetika dan geometri dari pertemuan sebelumnya, lalu mengaitkannya dengan konsep bunga bank.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menerapkan barisan dan deret untuk menghitung bunga, serta memotivasi peserta didik agar sadar akan manfaat materi ini dalam kehidupan finansial.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan skenario investasi sederhana di bank dengan bunga tunggal dan bunga majemuk, lalu menanyakan 'Bagaimana cara menghitung total uang kita setelah beberapa tahun?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik bekerja dalam kelompok yang sama dan menerima LKPD yang berfokus pada perhitungan bunga tunggal dan bunga majemuk.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru membimbing peserta didik untuk mengidentifikasi bahwa bunga tunggal membentuk barisan aritmetika dan bunga majemuk membentuk barisan geometri.
  4. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara mandiri mencari rumus suku ke-n dan jumlah n suku pertama untuk barisan aritmetika dan geometri dari berbagai sumber (buku atau internet).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik menerapkan rumus-rumus tersebut untuk menyelesaikan masalah perhitungan bunga tunggal dan bunga majemuk yang ada di LKPD.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat presentasi singkat tentang perbandingan hasil akhir investasi dengan bunga tunggal dan bunga majemuk dalam periode waktu yang sama.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok mempresentasikan hasil perhitungan bunga dan perbandingan investasi di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik lain memberikan pertanyaan dan umpan balik terhadap presentasi, mengoreksi bila ada kesalahan konsep atau perhitungan.
  3. Guru memberikan penguatan mengenai pentingnya memahami konsep bunga tunggal dan majemuk dalam perencanaan keuangan pribadi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum konsep penerapan barisan dan deret dalam masalah bunga.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan diskusi yang konstruktif, menciptakan suasana belajar yang positif.
  3. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal dan menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKPola Angka di Sekitar KitaNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Menganalisis dan menerapkan konsep barisan aritmetika dan geometri pada masalah kontekstual.

Alat & bahan: Alat tulis, kalkulator, lembar kerja peserta didik

Langkah kerja:

  1. Lengkapi dua bilangan berikutnya pada pola bilangan berikut, lalu jelaskan aturannya.
    9162330??
    Gambar 1. Pola
  2. Amati barisan bunga di bawah ini dan tentukan pola pertambahannya.
  3. Diskusikan dalam kelompok Anda, apakah barisan tersebut termasuk aritmetika atau geometri? Jelaskan alasannya.
  4. Tentukan rumus suku ke-n dan hitunglah suku ke-10 dari barisan bunga tersebut.
  5. Selesaikan masalah investasi berikut dengan menghitung total uang setelah 3 tahun untuk bunga tunggal dan bunga majemuk.
  6. Buatlah kesimpulan tentang perbedaan hasil akhir antara bunga tunggal dan bunga majemuk.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang pola bilangan?
  2. Bagaimana cara menentukan beda antara dua bilangan berurutan?
  3. Apa perbedaan antara penjumlahan berulang dan perkalian?
  4. Berikan satu contoh pola dalam kehidupan sehari-hari!

Formatif (proses): Pengamatan keaktifan diskusi kelompok, ketepatan identifikasi pola, dan kelengkapan penyelesaian LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa soal pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan aplikasi barisan dan deret.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri barisan aritmetika dan geometriCiri-ciri barisan aritmetika (beda konstan) dan geometri (rasio konstan)2 JPpenalaran kritis
2Menentukan suku ke-n dari barisan aritmetika dan geometriRumus suku ke-n barisan aritmetika (Un = a + (n-1)b) dan geometri (Un = ar^(n-1))2 JPpenalaran kritis
3Menghitung jumlah n suku pertama dari deret aritmetika dan geometriRumus jumlah n suku pertama deret aritmetika (Sn = n/2(a + Un)) dan geometri (Sn = a(r^n - 1)/(r - 1))2 JPkolaborasi
4Menerapkan konsep barisan dan deret dalam masalah bungaPenerapan barisan dan deret pada bunga tunggal dan bunga majemuk2 JPkeimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Barisan dan deret adalah salah satu materi fundamental dalam matematika yang memiliki banyak aplikasi di kehidupan sehari-hari. Mulai dari perhitungan pertumbuhan penduduk, perencanaan keuangan, hingga pola dalam seni dan arsitektur, konsep ini membantu kita memahami dan memodelkan fenomena yang menunjukkan keteraturan. Modul ini akan membimbing Anda untuk mengidentifikasi pola, menghitung nilai, dan menerapkan barisan serta deret dalam berbagai konteks.

1. Mengenal Barisan Bilangan
Barisan bilangan adalah urutan bilangan yang disusun berdasarkan pola atau aturan tertentu. Setiap bilangan dalam barisan disebut suku. Contoh barisan adalah 2, 4, 6, 8, ... di mana setiap suku berikutnya didapat dengan menambahkan 2. Pola ini bisa berupa penambahan, pengurangan, perkalian, atau pembagian yang konstan. Memahami pola adalah kunci untuk memprediksi suku-suku selanjutnya dalam sebuah barisan. Barisan dapat berhingga atau tak berhingga.

2. Barisan Aritmetika dan Geometri
Barisan aritmetika adalah barisan yang memiliki beda atau selisih yang konstan antara dua suku berurutan. Rumus suku ke-n (Un) adalah Un = a + (n-1)b, dengan a adalah suku pertama dan b adalah beda. Sementara itu, barisan geometri adalah barisan yang memiliki rasio atau perbandingan yang konstan antara dua suku berurutan. Rumus suku ke-n (Un) adalah Un = ar^(n-1), dengan a adalah suku pertama dan r adalah rasio. Kedua jenis barisan ini memiliki karakteristik pola yang jelas.

3. Memahami Deret Bilangan
Deret bilangan adalah hasil penjumlahan suku-suku dari suatu barisan bilangan. Jika barisan tersebut adalah aritmetika, maka penjumlahannya disebut deret aritmetika. Rumus jumlah n suku pertama (Sn) deret aritmetika adalah Sn = n/2 (a + Un) atau Sn = n/2 (2a + (n-1)b). Jika barisan tersebut adalah geometri, maka penjumlahannya disebut deret geometri. Rumus jumlah n suku pertama (Sn) deret geometri adalah Sn = a(r^n - 1)/(r - 1) untuk r > 1 atau Sn = a(1 - r^n)/(1 - r) untuk r < 1.

4. Aplikasi dalam Bunga Tunggal dan Majemuk
Konsep barisan dan deret sangat relevan dalam perhitungan keuangan, khususnya bunga. Bunga tunggal adalah bunga yang dihitung dari modal awal saja, sehingga pertambahan uangnya membentuk pola barisan aritmetika. Setiap periode, bunga yang diperoleh sama besar. Sebaliknya, bunga majemuk adalah bunga yang dihitung dari modal awal ditambah bunga periode sebelumnya (bunga berbunga), sehingga pertambahan uangnya membentuk pola barisan geometri. Bunga majemuk lebih menguntungkan untuk investasi jangka panjang karena pertumbuhannya eksponensial.

Rangkuman: Barisan adalah urutan bilangan berpola, terbagi menjadi aritmetika (beda konstan) dan geometri (rasio konstan). Deret adalah penjumlahan suku-suku barisan. Konsep ini vital dalam berbagai aplikasi, seperti perhitungan bunga tunggal (aritmetika) dan bunga majemuk (geometri), membantu perencanaan keuangan dan pemahaman pertumbuhan atau penyusutan nilai secara teratur.

Halaman 9 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BarisanUrutan bilangan yang memiliki pola tertentu.
DeretPenjumlahan suku-suku dalam sebuah barisan.
BedaSelisih konstan antar suku pada barisan aritmetika.
RasioPerbandingan konstan antar suku pada barisan geometri.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Barisan dan Deret" mata pelajaran Matematika Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh

4 materi Matematika MA, urut mengajar dari Eksponen hingga Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear.

EksponenBarisan dan DeretModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerbandingan TrigonometriSistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear

Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan

3 materi Matematika MA, urut mengajar dari Persamaan dan Fungsi Kuadrat hingga Peluang.

Persamaan dan Fungsi KuadratRepresentasi dan Interpretasi DataPeluang

Matematika Kelas X MA — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di MA berada di Fase E, dan 7 materi Matematika setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Yang disusun di sini perangkat ajar Matematika kelas X (kelas 10) MA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Matematika kelas X (kelas 10) MA mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Matematika kelas X (kelas 10) MA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Matematika bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XPeta Konsep
Barisan dan DeretMengenal Barisan BilanganBarisan Aritmetika dan GeometriMemahami Deret BilanganAplikasi dalam Bunga Tunggal dan Majemuk
Dari sub-bab Barisan dan DeretLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Eksponen1Barisan dan Deret1Perbandingan Trigonometri1Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear2Persamaan dan Fungsi Kuadrat…+2 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDEksponenBarisan dan DeretPerbandingan TrigonometriSistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Matematika Kelas X MA

Apakah modul ajar Matematika ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas X (kelas 10) MA masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Matematika kelas X MA?

7 materi, urut mengajar dari Eksponen hingga Peluang. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Matematika?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.