MAKelas XFase ESemester 1

Modul Ajar & RPP Matematika Kelas X
Barisan dan Deret

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Barisan adalah urutan bilangan berpola, terbagi menjadi aritmetika (beda konstan) dan geometri (rasio konstan). Deret adalah penjumlahan suku-suku barisan. Konsep ini vital dalam berbagai aplikasi, seperti perhitungan bunga tunggal (aritmetika) dan bunga majemuk (geometri), membantu perencanaan keuangan dan pemahaman pertumbuhan atau penyusutan nilai secara teratur.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Barisan dan Deret
Matematika · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Barisan dan Deret
Matematika · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasE / X
Materi PokokBarisan dan Deret
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pola bilangan dan operasi hitung bilangan bulat serta pecahan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainAljabar dan Fungsi
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan barisan dan deret aritmetika serta geometri, termasuk penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan konteks keuangan sederhana.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBarisan bilangan seperti pertumbuhan penduduk atau bunga tabungan adalah contoh nyata dari barisan dan deret.
KonseptualKonsep inti adalah hubungan antar suku dalam suatu barisan (aritmetika atau geometri) dan penjumlahan suku-suku tersebut (deret).
ProseduralLangkah-langkah yang dipelajari meliputi menentukan suku ke-n, jumlah n suku pertama, serta memecahkan masalah kontekstual menggunakan rumus barisan dan deret.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya mengidentifikasi pola dan menggunakan strategi yang tepat untuk memecahkan masalah matematika yang kompleks.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari bahwa keteraturan dalam barisan dan deret adalah cerminan kebesaran Allah SWT dalam menciptakan alam semesta.
2. Cinta IlmuTermotivasi untuk terus belajar dan mendalami ilmu matematika karena bermanfaat dalam memecahkan masalah kehidupan sehari-hari.
3. Cinta LingkunganMemahami bahwa pola pertumbuhan atau penyusutan dapat membantu dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
4. Cinta Diri dan SesamaMampu mengelola keuangan pribadi dengan baik berdasarkan pemahaman konsep bunga, sebagai bentuk tanggung jawab pada diri sendiri dan keluarga.
5. Cinta Tanah AirMenggunakan kemampuan analisis barisan dan deret untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional melalui perencanaan investasi yang cerdas.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri barisan aritmetika dan barisan geometri dengan tepat.
  2. Dengan menggunakan rumus yang diberikan, peserta didik dapat menentukan suku ke-n dari barisan aritmetika dan geometri secara akurat.
  3. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menghitung jumlah n suku pertama dari deret aritmetika dan deret geometri dengan benar.
  4. Setelah diberikan masalah kontekstual, peserta didik dapat menerapkan konsep barisan dan deret dalam menyelesaikan masalah bunga tunggal dan bunga majemuk secara mandiri.
Halaman 2 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Barisan dan deret membantu kita memahami serta memprediksi pola perubahan dalam berbagai fenomena alam dan sosial, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga perencanaan keuangan pribadi.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana matematika dapat membantu kita merencanakan tabungan masa depan agar terus bertambah secara teratur?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuEkonomi: Konsep bunga tunggal dan majemuk sangat relevan dalam perhitungan investasi dan pinjaman.
Fisika: Pola gerak benda yang dipercepat atau diperlambat secara konstan bisa dijelaskan dengan barisan aritmetika.
Biologi: Pertumbuhan populasi bakteri atau pembelahan sel mengikuti pola barisan geometri.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya perencanaan keuangan sederhana menggunakan konsep bunga bank yang dipelajari anak.
Lingkungan PembelajaranPemanfaatan perpustakaan sekolah atau sumber belajar daring untuk mencari contoh-contoh penerapan barisan dan deret dalam kehidupan nyata.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPenggunaan kalkulator ilmiah atau spreadsheet untuk mempercepat dan memvalidasi perhitungan suku ke-n atau jumlah deret yang kompleks.
Halaman 3 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri barisan aritmetika dan barisan geometri dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi dengan pengalaman peserta didik melalui pertanyaan: 'Pernahkah kalian melihat pola penataan kursi di bioskop atau susunan balok mainan yang bertingkat?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa memprediksi jumlah kursi di baris ke-10 atau total balok jika polanya terus berlanjut?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar pola penataan batu bata di taman yang membentuk barisan bilangan, lalu meminta peserta didik untuk mengamati dan mencoba menemukan pola keteraturannya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang) dan diberikan LKPD yang berisi masalah kontekstual tentang barisan bilangan.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru membimbing kelompok untuk mengidentifikasi pola penambahan atau perkalian yang konstan antar suku dalam barisan tersebut.
  4. Membimbing penyelidikan: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk membedakan barisan aritmetika (beda konstan) dan barisan geometri (rasio konstan) dari contoh-contoh yang diberikan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok diminta untuk membuat dua contoh barisan, satu aritmetika dan satu geometri, beserta penjelasan ciri-cirinya pada lembar kerja.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik mengaplikasikan pemahaman mereka untuk menentukan tiga suku berikutnya dari barisan yang telah mereka identifikasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri-ciri barisan aritmetika dan geometri di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan jawaban kelompok, serta memfasilitasi diskusi antar kelompok.
  3. Guru memberikan penguatan konsep tentang perbedaan dan persamaan barisan aritmetika dan geometri berdasarkan diskusi kelas.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan ciri-ciri utama barisan aritmetika dan geometri.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menumbuhkan semangat belajar untuk materi berikutnya.
  3. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari di pertemuan selanjutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah diberikan masalah kontekstual, peserta didik dapat menerapkan konsep barisan dan deret dalam menyelesaikan masalah bunga tunggal dan bunga majemuk secara mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kembali konsep barisan aritmetika dan geometri dari pertemuan sebelumnya, lalu mengaitkannya dengan konsep bunga bank.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menerapkan barisan dan deret untuk menghitung bunga, serta memotivasi peserta didik agar sadar akan manfaat materi ini dalam kehidupan finansial.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan skenario investasi sederhana di bank dengan bunga tunggal dan bunga majemuk, lalu menanyakan 'Bagaimana cara menghitung total uang kita setelah beberapa tahun?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik bekerja dalam kelompok yang sama dan menerima LKPD yang berfokus pada perhitungan bunga tunggal dan bunga majemuk.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru membimbing peserta didik untuk mengidentifikasi bahwa bunga tunggal membentuk barisan aritmetika dan bunga majemuk membentuk barisan geometri.
  4. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara mandiri mencari rumus suku ke-n dan jumlah n suku pertama untuk barisan aritmetika dan geometri dari berbagai sumber (buku atau internet).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik menerapkan rumus-rumus tersebut untuk menyelesaikan masalah perhitungan bunga tunggal dan bunga majemuk yang ada di LKPD.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat presentasi singkat tentang perbandingan hasil akhir investasi dengan bunga tunggal dan bunga majemuk dalam periode waktu yang sama.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok mempresentasikan hasil perhitungan bunga dan perbandingan investasi di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik lain memberikan pertanyaan dan umpan balik terhadap presentasi, mengoreksi bila ada kesalahan konsep atau perhitungan.
  3. Guru memberikan penguatan mengenai pentingnya memahami konsep bunga tunggal dan majemuk dalam perencanaan keuangan pribadi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum konsep penerapan barisan dan deret dalam masalah bunga.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan diskusi yang konstruktif, menciptakan suasana belajar yang positif.
  3. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal dan menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKPola Angka di Sekitar KitaNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Menganalisis dan menerapkan konsep barisan aritmetika dan geometri pada masalah kontekstual.

Alat & bahan: Alat tulis, kalkulator, lembar kerja peserta didik

Langkah kerja:

  1. Lengkapi dua bilangan berikutnya pada pola bilangan berikut, lalu jelaskan aturannya.
    9162330??
    Gambar 1. Pola
  2. Amati barisan bunga di bawah ini dan tentukan pola pertambahannya.
  3. Diskusikan dalam kelompok Anda, apakah barisan tersebut termasuk aritmetika atau geometri? Jelaskan alasannya.
  4. Tentukan rumus suku ke-n dan hitunglah suku ke-10 dari barisan bunga tersebut.
  5. Selesaikan masalah investasi berikut dengan menghitung total uang setelah 3 tahun untuk bunga tunggal dan bunga majemuk.
  6. Buatlah kesimpulan tentang perbedaan hasil akhir antara bunga tunggal dan bunga majemuk.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang pola bilangan?
  2. Bagaimana cara menentukan beda antara dua bilangan berurutan?
  3. Apa perbedaan antara penjumlahan berulang dan perkalian?
  4. Berikan satu contoh pola dalam kehidupan sehari-hari!

Formatif (proses): Pengamatan keaktifan diskusi kelompok, ketepatan identifikasi pola, dan kelengkapan penyelesaian LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa soal pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan aplikasi barisan dan deret.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri barisan aritmetika dan geometriCiri-ciri barisan aritmetika (beda konstan) dan geometri (rasio konstan)2 JPpenalaran kritis
2Menentukan suku ke-n dari barisan aritmetika dan geometriRumus suku ke-n barisan aritmetika (Un = a + (n-1)b) dan geometri (Un = ar^(n-1))2 JPpenalaran kritis
3Menghitung jumlah n suku pertama dari deret aritmetika dan geometriRumus jumlah n suku pertama deret aritmetika (Sn = n/2(a + Un)) dan geometri (Sn = a(r^n - 1)/(r - 1))2 JPkolaborasi
4Menerapkan konsep barisan dan deret dalam masalah bungaPenerapan barisan dan deret pada bunga tunggal dan bunga majemuk2 JPkeimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Barisan dan deret adalah salah satu materi fundamental dalam matematika yang memiliki banyak aplikasi di kehidupan sehari-hari. Mulai dari perhitungan pertumbuhan penduduk, perencanaan keuangan, hingga pola dalam seni dan arsitektur, konsep ini membantu kita memahami dan memodelkan fenomena yang menunjukkan keteraturan. Modul ini akan membimbing Anda untuk mengidentifikasi pola, menghitung nilai, dan menerapkan barisan serta deret dalam berbagai konteks.

1. Mengenal Barisan Bilangan
Barisan bilangan adalah urutan bilangan yang disusun berdasarkan pola atau aturan tertentu. Setiap bilangan dalam barisan disebut suku. Contoh barisan adalah 2, 4, 6, 8, ... di mana setiap suku berikutnya didapat dengan menambahkan 2. Pola ini bisa berupa penambahan, pengurangan, perkalian, atau pembagian yang konstan. Memahami pola adalah kunci untuk memprediksi suku-suku selanjutnya dalam sebuah barisan. Barisan dapat berhingga atau tak berhingga.

2. Barisan Aritmetika dan Geometri
Barisan aritmetika adalah barisan yang memiliki beda atau selisih yang konstan antara dua suku berurutan. Rumus suku ke-n (Un) adalah Un = a + (n-1)b, dengan a adalah suku pertama dan b adalah beda. Sementara itu, barisan geometri adalah barisan yang memiliki rasio atau perbandingan yang konstan antara dua suku berurutan. Rumus suku ke-n (Un) adalah Un = ar^(n-1), dengan a adalah suku pertama dan r adalah rasio. Kedua jenis barisan ini memiliki karakteristik pola yang jelas.

3. Memahami Deret Bilangan
Deret bilangan adalah hasil penjumlahan suku-suku dari suatu barisan bilangan. Jika barisan tersebut adalah aritmetika, maka penjumlahannya disebut deret aritmetika. Rumus jumlah n suku pertama (Sn) deret aritmetika adalah Sn = n/2 (a + Un) atau Sn = n/2 (2a + (n-1)b). Jika barisan tersebut adalah geometri, maka penjumlahannya disebut deret geometri. Rumus jumlah n suku pertama (Sn) deret geometri adalah Sn = a(r^n - 1)/(r - 1) untuk r > 1 atau Sn = a(1 - r^n)/(1 - r) untuk r < 1.

4. Aplikasi dalam Bunga Tunggal dan Majemuk
Konsep barisan dan deret sangat relevan dalam perhitungan keuangan, khususnya bunga. Bunga tunggal adalah bunga yang dihitung dari modal awal saja, sehingga pertambahan uangnya membentuk pola barisan aritmetika. Setiap periode, bunga yang diperoleh sama besar. Sebaliknya, bunga majemuk adalah bunga yang dihitung dari modal awal ditambah bunga periode sebelumnya (bunga berbunga), sehingga pertambahan uangnya membentuk pola barisan geometri. Bunga majemuk lebih menguntungkan untuk investasi jangka panjang karena pertumbuhannya eksponensial.

Rangkuman: Barisan adalah urutan bilangan berpola, terbagi menjadi aritmetika (beda konstan) dan geometri (rasio konstan). Deret adalah penjumlahan suku-suku barisan. Konsep ini vital dalam berbagai aplikasi, seperti perhitungan bunga tunggal (aritmetika) dan bunga majemuk (geometri), membantu perencanaan keuangan dan pemahaman pertumbuhan atau penyusutan nilai secara teratur.

Halaman 9 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BarisanUrutan bilangan yang memiliki pola tertentu.
DeretPenjumlahan suku-suku dalam sebuah barisan.
BedaSelisih konstan antar suku pada barisan aritmetika.
RasioPerbandingan konstan antar suku pada barisan geometri.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Barisan dan Deret" mata pelajaran Matematika Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Barisan dan Deret — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Barisan dan Deret ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XPeta Konsep
Barisan dan DeretMengenal Barisan BilanganBarisan Aritmetika dan GeometriMemahami Deret BilanganAplikasi dalam Bunga Tunggal dan Majemuk
Dari sub-bab Barisan dan DeretHalaman 12
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Barisan dan Deret yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Matematika kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Barisan dan Deret pada Matematika MA, Fase E, elemen Aljabar dan Fungsi.

Modul Barisan dan Deret ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Matematika kelas X MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Matematika materi Barisan dan Deret ini gratis?

Ya. Modul Barisan dan Deret untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Barisan dan Deret ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Barisan dan Deret ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Barisan dan Deret dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Matematika kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Barisan dan Deret ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Barisan dan Deret tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Barisan dan Deret untuk Matematika kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Barisan dan Deret ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Barisan dan Deret beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Matematika ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Barisan dan Deret yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Matematika MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.