Modul Ajar MA

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas X MA

1 modul ajar Pendidikan Pancasila kelas X MA (Fase E) siap unduh — Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa. Lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 4 materi kelas X & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pendidikan Pancasila Kelas X MA
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Pendidikan Pancasila · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Pendidikan Pancasila · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasE / X
Materi PokokPancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami keberagaman masyarakat Indonesia dan pentingnya persatuan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  3. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila
Elemen / DomainPancasila
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi terbuka yang mampu mempersatukan bangsa Indonesia yang beragam.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPancasila lahir dari gagasan para pendiri bangsa dan disahkan pada 18 Agustus 1945.
KonseptualPancasila memiliki kedudukan sebagai dasar negara, ideologi nasional, dan pemersatu bangsa Indonesia.
ProseduralPeserta didik akan menganalisis dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa pemahaman mendalam tentang Pancasila penting untuk menjaga persatuan bangsa.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari bahwa Pancasila dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa mengajarkan toleransi beragama sebagai bentuk cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
2. Cinta IlmuMempelajari sejarah perumusan Pancasila dan gagasan para pendiri bangsa sebagai bentuk cinta ilmu untuk memahami fondasi negara.
3. Cinta LingkunganMengamalkan nilai-nilai Pancasila untuk menjaga keharmonisan lingkungan masyarakat yang beragam sebagai wujud cinta lingkungan sosial.
4. Cinta Diri dan SesamaMenerapkan musyawarah mufakat dan keadilan sosial dalam interaksi sehari-hari sebagai bentuk cinta diri dan sesama manusia.
5. Cinta Tanah AirMenjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui pengamalan Pancasila sebagai bentuk nyata cinta tanah air Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan foto tokoh pendiri bangsa, peserta didik dapat mengidentifikasi gagasan-gagasan dasar negara yang disampaikan oleh Moh. Yamin, Mr. Supomo, dan Ir. Soekarno dengan tepat.
  2. Melalui analisis kronologi peristiwa, peserta didik dapat menjelaskan dinamika proses perumusan dan pengesahan Pancasila sebagai dasar negara secara runtut.
  3. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa dengan memberikan minimal tiga contoh relevan.
  4. Melalui studi kasus, peserta didik dapat merumuskan contoh aktualisasi nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu bangsa dalam konteks kehidupan sehari-hari secara kontekstual.
  5. Dengan membuat infografis, peserta didik dapat mempresentasikan pentingnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa dengan argumen yang kuat dan visual yang menarik.
Halaman 2 · Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pancasila bukan hanya sekadar teori, melainkan nilai-nilai luhur yang menjadi perekat keberagaman dan fondasi persatuan bangsa Indonesia yang harus diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan, Indonesia tetap bisa bersatu hingga kini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSejarah Indonesia: memahami kronologi peristiwa dan peran tokoh dalam perumusan Pancasila.
Bahasa Indonesia: menyusun argumen yang koheren dan efektif dalam presentasi dan penulisan infografis.
Seni Budaya: merancang infografis dengan komposisi visual yang menarik dan komunikatif.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak berdiskusi dengan peserta didik di rumah mengenai contoh aktualisasi Pancasila dalam keluarga dan lingkungan sekitar.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata agar memudahkan diskusi kelompok dan akses ke sumber belajar digital, serta tersedia papan pajangan untuk infografis.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan perangkat gawai atau komputer untuk mencari informasi, menonton video edukasi, dan membuat infografis menggunakan aplikasi presentasi atau desain grafis sederhana.
Halaman 3 · Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan foto tokoh pendiri bangsa, peserta didik dapat mengidentifikasi gagasan-gagasan dasar negara yang disampaikan oleh Moh. Yamin, Mr. Supomo, dan Ir. Soekarno dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Guru menayangkan foto-foto Moh. Yamin, Mr. Supomo, dan Ir. Soekarno, lalu bertanya: 'Siapa saja tokoh yang kalian kenal dari foto ini? Apa peran mereka dalam sejarah Indonesia?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengidentifikasi gagasan dasar negara dari para pendiri bangsa, dan melontarkan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana gagasan-gagasan awal para tokoh pendiri bangsa mampu menjadi fondasi persatuan?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah video singkat tentang suasana sidang BPUPKI dan bertanya: 'Apa tantangan terbesar para pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara untuk Indonesia yang beragam?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil beranggotakan 4-5 orang untuk mendiskusikan tantangan perumusan dasar negara.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi data singkat tentang gagasan dasar negara dari Moh. Yamin, Mr. Supomo, dan Ir. Soekarno. Peserta didik menganalisis perbedaan dan persamaan gagasan tersebut.
  2. Peserta didik mencari informasi tambahan dari buku teks atau sumber digital yang disediakan guru mengenai latar belakang dan pokok-pokok pikiran dari ketiga tokoh tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis gagasan dasar negara dari ketiga tokoh, menyoroti esensi pemersatu dari setiap gagasan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, sementara guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya keragaman gagasan dalam mencapai konsensus nasional.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama tentang kontribusi gagasan para pendiri bangsa dalam membentuk dasar negara yang mempersatukan.
  2. Peserta didik melakukan refleksi singkat mengenai pembelajaran hari ini: 'Apa hal baru yang kalian pelajari hari ini? Bagaimana perasaan kalian setelah mengetahui perjuangan para pendiri bangsa?'
  3. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan membuat infografis, peserta didik dapat mempresentasikan pentingnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa dengan argumen yang kuat dan visual yang menarik.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang gagasan para pendiri bangsa dan bertanya: 'Setelah gagasan-gagasan itu disampaikan, bagaimana prosesnya hingga Pancasila resmi menjadi dasar negara kita?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis dinamika kelahiran Pancasila dan membuat infografis tentang pentingnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa, serta menanyakan: 'Mengapa memahami sejarah kelahiran Pancasila penting untuk menghargai perannya sebagai pemersatu?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah infografis sederhana tentang kronologi perumusan Pancasila dan bertanya: 'Peristiwa penting apa saja yang terjadi dalam perumusan Pancasila? Mengapa setiap tahapannya krusial?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi kembali menjadi kelompok kerja yang sama seperti pertemuan sebelumnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menerima LKPD berisi studi kasus tentang dinamika kelahiran Pancasila, termasuk perdebatan dan kompromi yang terjadi.
  2. Peserta didik menganalisis studi kasus tersebut untuk mengidentifikasi nilai-nilai persatuan yang muncul dari proses perumusan Pancasila.
  3. Peserta didik mulai merancang infografis yang menggambarkan kronologi kelahiran Pancasila dan menyoroti perannya sebagai pemersatu bangsa, menggunakan aplikasi digital atau manual.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyajikan infografis yang telah dibuat di depan kelas, menjelaskan kronologi dan argumen tentang pentingnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik terhadap infografis dan presentasi, termasuk aspek visual dan kekuatan argumen.
  3. Guru memberikan penguatan mengenai kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi yang mampu mengakomodasi keberagaman.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan esensi Pancasila sebagai pemersatu bangsa yang lahir dari proses panjang dan penuh perjuangan.
  2. Peserta didik melakukan refleksi akhir: 'Apa hikmah yang bisa diambil dari sejarah kelahiran Pancasila untuk kehidupan kita saat ini?' dan 'Bagaimana kalian akan mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?'
  3. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas kerja keras dan kreativitas mereka, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKPancasila: Perekat Bangsaku!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis gagasan para pendiri bangsa dan merumuskan aktualisasi Pancasila sebagai pemersatu.

Alat & bahan: Kertas HVS, spidol warna, gunting, lem, gawai/komputer (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati peta pikiran 'Gagasan Dasar Negara' berikut, lalu identifikasi poin-poin penting dari setiap tokoh.
    Gagasan DasarNegaraMoh. Yamin (29Mei 1945)Mr. Supomo (31Mei 1945)Ir. Soekarno (1Juni 1945)
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Diskusikan dalam kelompok, bagaimana gagasan ketiga tokoh tersebut saling melengkapi untuk membentuk dasar negara yang kokoh.
  3. Cari minimal tiga contoh nyata aktualisasi Pancasila sebagai pemersatu bangsa dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar kalian (sekolah, masyarakat, atau keluarga).
  4. Buatlah infografis sederhana yang menunjukkan gagasan para pendiri bangsa, dinamika kelahiran Pancasila, dan contoh aktualisasinya sebagai pemersatu bangsa.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian ketahui tentang Pancasila?
  2. Sebutkan sila-sila dalam Pancasila!
  3. Menurut kalian, mengapa Indonesia memiliki banyak suku dan budaya?
  4. Bagaimana cara kita menjaga persatuan di tengah perbedaan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kualitas infografis yang dibuat.

Sumatif (akhir): Penilaian infografis dan presentasi kelompok mengenai Pancasila sebagai pemersatu bangsa.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi gagasan-gagasan dasar negara dari para pendiri bangsa.Gagasan Moh. Yamin, Mr. Supomo, Ir. Soekarno.2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan dinamika proses perumusan dan pengesahan Pancasila.Kronologi sidang BPUPKI dan PPKI.2 JPkewargaan
3Menganalisis kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa.Fungsi dan peran Pancasila.2 JPkewargaan
4Merumuskan contoh aktualisasi nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu bangsa.Penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.2 JPkeimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pancasila adalah dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia yang lahir dari pemikiran para pendiri bangsa. Ia bukan sekadar simbol, melainkan nilai-nilai luhur yang menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman. Memahami dan mengaktualisasikan Pancasila adalah kunci untuk menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa.

1. Gagasan Para Pendiri Bangsa
Perumusan dasar negara Indonesia dimulai dalam sidang BPUPKI. Moh. Yamin pada 29 Mei 1945 mengusulkan lima dasar, yaitu Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat. Mr. Supomo pada 31 Mei 1945 menyampaikan gagasan tentang negara integralistik yang meliputi persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir batin, musyawarah, dan keadilan sosial. Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945 mengemukakan Pancasila yang terdiri dari Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Perikemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa.

2. Dinamika Kelahiran Pancasila
Setelah gagasan-gagasan disampaikan, dibentuklah Panitia Sembilan untuk merumuskan dasar negara. Hasilnya adalah Piagam Jakarta yang mencantumkan 'Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya'. Namun, untuk menjaga persatuan, sila pertama diubah menjadi 'Ketuhanan Yang Maha Esa' pada 18 Agustus 1945 oleh PPKI. Perubahan ini menunjukkan semangat musyawarah dan kompromi demi persatuan bangsa yang majemuk, menjadikannya fondasi yang dapat diterima semua golongan.

3. Kedudukan Pancasila
Pancasila memiliki kedudukan yang sangat penting. Sebagai dasar negara, Pancasila menjadi sumber dari segala sumber hukum di Indonesia, mengatur seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai pandangan hidup bangsa, Pancasila menjadi pedoman bagi seluruh rakyat Indonesia dalam bersikap dan bertindak, mencerminkan nilai-nilai luhur budaya bangsa. Ia juga berfungsi sebagai ideologi terbuka yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan jati dirinya, sekaligus sebagai pemersatu bangsa yang beragam.

4. Aktualisasi Pancasila
Aktualisasi Pancasila berarti menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, saling menghormati antarumat beragama (Sila 1), menjunjung tinggi hak asasi manusia (Sila 2), menjaga persatuan dan kesatuan bangsa (Sila 3), mengutamakan musyawarah mufakat dalam pengambilan keputusan (Sila 4), serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (Sila 5). Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai ini, kita turut serta menjaga Pancasila sebagai pemersatu bangsa yang kokoh.

Rangkuman: Pancasila lahir dari gagasan para pendiri bangsa seperti Moh. Yamin, Mr. Supomo, dan Ir. Soekarno, melalui proses perumusan yang dinamis. Pancasila memiliki kedudukan fundamental sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi terbuka yang mampu mempersatukan keberagaman Indonesia. Mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari adalah kunci untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Halaman 9 · Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BPUPKIBadan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia
PPKIPanitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia
Piagam JakartaRumusan dasar negara sebelum disahkannya Pancasila
AktualisasiPenerapan atau perwujudan nilai-nilai dalam tindakan nyata
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh

2 materi Pendidikan Pancasila MA, urut mengajar dari Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa hingga Membangun Budaya Taat Hukum.

Pancasila sebagai Pemersatu BangsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMembangun Budaya Taat Hukum

Semester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan

2 materi Pendidikan Pancasila MA, urut mengajar dari Mengelola Kebinekaan sebagai Modal Sosial Pembangunan Nasional hingga Menjadi Warga Negara yang Baik.

Mengelola Kebinekaan sebagai Modal Sosial Pembangunan NasionalMenjadi Warga Negara yang Baik

Pendidikan Pancasila Kelas X MA — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di MA berada di Fase E, dan 4 materi Pendidikan Pancasila setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Pendidikan Pancasila juga dipanggil PKn dan PPKn — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pendidikan Pancasila kelas X (kelas 10) MA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas X (kelas 10) MA mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pendidikan Pancasila kelas X (kelas 10) MA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pendidikan Pancasila bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XPeta Konsep
Pancasila sebagai Pemersatu BangsaGagasan Para Pendiri BangsaDinamika Kelahiran PancasilaKedudukan PancasilaAktualisasi Pancasila
Dari sub-bab Pancasila sebagai Pemersatu BangsaLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKewargaanPenalaran kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa1Membangun Budaya Taat Hukum2Mengelola Kebinekaan sebagai Modal Sosial Pembangunan Nasional2Menjadi Warga Negara yang Baik
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDPancasila sebagai Pemersatu BangsaMembangun Budaya Taat Hukum
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas X MA

Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Kelas X (kelas 10) MA masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Pendidikan Pancasila kelas X MA?

4 materi, urut mengajar dari Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa hingga Menjadi Warga Negara yang Baik. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pendidikan Pancasila?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Pendidikan Pancasila sering disebut apa lagi?

Nama resminya Pendidikan Pancasila, tetapi di sekolah ia juga dipanggil PKn, PPKn. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.