Modul Ajar MI

Modul Ajar Aswaja / Ke-NU-an Kelas II MI

1 modul ajar Aswaja / Ke-NU-an kelas II MI (Fase A) siap unduh — Berdirinya Nahdlatul Ulama. RPM deep learning lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase AWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 7 materi kelas II & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Berdirinya Nahdlatul Ulama, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

12 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Berdirinya Nahdlatul Ulama selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas II ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Aswaja / Ke-NU-an Kelas II MI
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Berdirinya Nahdlatul Ulama
Aswaja / Ke-NU-an · Kelas II · Fase A
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Berdirinya Nahdlatul Ulama
Aswaja / Ke-NU-an · Fase A · Kelas II · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranAswaja / Ke-NU-an
Fase / KelasA / II
Materi PokokBerdirinya Nahdlatul Ulama
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik mengenal nama Nahdlatul Ulama dan K.H. Hasyim Asy'ari sebagai tokoh ulama.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kewargaan, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Aswaja/Ke-NU-an Madrasah
Elemen / DomainSejarah Nahdlatul Ulama
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengenal dan memahami peristiwa penting dalam sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualNahdlatul Ulama didirikan oleh para ulama pada tanggal 31 Januari 1926 di Surabaya.
KonseptualBerdirinya NU merupakan upaya para ulama untuk menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah dan kemerdekaan bangsa Indonesia.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi tokoh dan alasan utama berdirinya Nahdlatul Ulama.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya belajar sejarah untuk memahami identitas dan peran organisasi keagamaan dalam masyarakat.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati gambar tokoh ulama, peserta didik dapat menyebutkan minimal tiga nama pendiri Nahdlatul Ulama dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan dua alasan utama berdirinya Nahdlatul Ulama secara sederhana.
  3. Dengan menyimak cerita guru, peserta didik dapat mengidentifikasi waktu dan tempat berdirinya Nahdlatul Ulama dengan benar.
  4. Setelah mengerjakan lembar kerja, peserta didik dapat menyusun urutan peristiwa penting berdirinya Nahdlatul Ulama dengan runtut.
  5. Melalui kegiatan simulasi, peserta didik dapat menunjukkan sikap menghargai perjuangan para ulama pendiri NU dalam kehidupan sehari-hari.
Halaman 2 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menghargai perjuangan para ulama dalam menjaga agama serta bangsa.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa para ulama zaman dahulu bergotong royong mendirikan Nahdlatul Ulama?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan melalui perjuangan ulama.
Bahasa Indonesia: Melatih kemampuan menyimak cerita dan menceritakan kembali peristiwa sejarah secara sederhana.
Seni Budaya: Membuat gambar atau poster sederhana tentang tokoh dan peristiwa berdirinya NU.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk bercerita tentang pengalaman mereka dengan kegiatan Nahdlatul Ulama di lingkungan sekitar.
Lingkungan PembelajaranKelas dihias dengan poster sederhana berisi gambar tokoh pendiri NU dan peta Indonesia untuk menunjukkan tempat berdirinya.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek atau gambar digital tentang sejarah NU yang sesuai usia untuk memperkaya pemahaman visual peserta didik.
Halaman 3 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati gambar tokoh ulama, peserta didik dapat menyebutkan minimal tiga nama pendiri Nahdlatul Ulama dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan bertanya, "Siapa yang pernah dengar nama Nahdlatul Ulama atau K.H. Hasyim Asy'ari?" dan mengaitkannya dengan pengetahuan awal peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal para pendiri NU dan bertanya, "Mengapa kita perlu tahu siapa yang mendirikan NU?" untuk menumbuhkan kesadaran belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar beberapa tokoh ulama pendiri Nahdlatul Ulama dan bertanya, "Siapa saja ulama hebat yang ada di gambar ini? Apa saja yang kalian ketahui tentang mereka?"
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan setiap kelompok diberi kartu nama tokoh ulama (misalnya K.H. Hasyim Asy'ari, K.H. Wahab Chasbullah, K.H. Bisri Syansuri).
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta mencari informasi singkat tentang tokoh ulama yang mereka dapatkan dari bahan bacaan sederhana atau penjelasan guru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan nama tokoh, sedikit cerita tentang tokoh tersebut, dan perannya dalam berdirinya NU di depan kelas.
  2. Guru memberikan penguatan dengan menjelaskan secara ringkas peran penting setiap tokoh ulama dalam mendirikan Nahdlatul Ulama.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik diajak berdiskusi tentang pentingnya mengingat jasa para ulama dalam menjaga agama dan bangsa.
  2. Guru memberikan umpan balik positif atas partisipasi peserta didik dan mengoreksi pemahaman yang kurang tepat.
  3. Guru menayangkan kembali gambar tokoh ulama dan meminta peserta didik menyebutkan nama-nama pendiri NU secara klasikal.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan nama-nama pendiri Nahdlatul Ulama yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas semangat belajar dan kerja sama mereka, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari tahu lebih lanjut tentang tanggal berdirinya NU di rumah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan dua alasan utama berdirinya Nahdlatul Ulama secara sederhana.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan mengajak peserta didik berdoa bersama.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan bertanya, "Siapa yang masih ingat nama-nama pendiri Nahdlatul Ulama?" dan menanyakan hasil tugas mencari tahu tanggal berdirinya NU.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami alasan berdirinya NU dan bertanya, "Mengapa para ulama merasa perlu mendirikan sebuah organisasi seperti NU?" untuk membangkitkan rasa ingin tahu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah video pendek atau gambar ilustrasi tentang kondisi masyarakat dan tantangan ulama di masa lalu (misalnya, perbedaan pendapat keagamaan, penjajahan, upaya menjaga tradisi keagamaan).
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil dan diberikan kartu berisi potongan kalimat yang menjelaskan alasan berdirinya NU (misalnya: 'Menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah', 'Melawan penjajah', 'Membantu umat').
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta untuk mendiskusikan kartu yang mereka dapatkan dan menghubungkannya dengan tayangan video/gambar atau cerita guru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan dua alasan utama berdirinya NU di kertas karton dan mempresentasikannya di depan kelas.
  2. Guru mengklarifikasi dan memberikan penjelasan lebih lanjut tentang alasan-alasan tersebut, seperti pentingnya menjaga paham Ahlussunnah wal Jama'ah dan peran ulama dalam membela bangsa.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik bersama guru merangkum alasan-alasan berdirinya NU dan mendiskusikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
  2. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya menjaga persatuan umat dan cinta tanah air seperti yang dicontohkan para pendiri NU.
  3. Guru meminta peserta didik untuk menyebutkan kembali dua alasan utama berdirinya NU secara berpasangan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan dua alasan utama berdirinya Nahdlatul Ulama.
  2. Guru memberikan pujian atas kerja sama dan pemahaman peserta didik, menciptakan suasana yang positif dan menggembirakan.
  3. Guru memberikan pengantar untuk pertemuan berikutnya tentang waktu dan tempat berdirinya NU, dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Dengan menyimak cerita guru, peserta didik dapat mengidentifikasi waktu dan tempat berdirinya Nahdlatul Ulama dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan mengajak peserta didik berdoa bersama.
  2. Guru mengulang sedikit materi sebelumnya dengan bertanya, "Siapa yang masih ingat mengapa NU didirikan?"
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengetahui kapan dan di mana NU didirikan, serta bertanya, "Menurut kalian, pentingkah kita tahu tanggal dan tempat lahirnya sebuah organisasi?" untuk membangun kesadaran belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menceritakan kisah singkat tentang suasana pertemuan para ulama di Surabaya yang melahirkan Nahdlatul Ulama, termasuk tanggal 31 Januari 1926 M / 16 Rajab 1344 H dan tempatnya di Surabaya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi dalam kelompok dan diberikan lembar kerja bergambar peta sederhana Surabaya atau kalender.
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta untuk menandai atau menuliskan tanggal dan tempat berdirinya NU berdasarkan cerita guru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil penandaan atau tulisan mereka di depan kelas.
  2. Guru mengoreksi dan menguatkan informasi tentang waktu dan tempat berdirinya NU, serta menjelaskan arti penting Qanun Asasi sebagai dasar organisasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik diajak untuk merangkai seluruh informasi yang telah dipelajari (tokoh, alasan, waktu, tempat) menjadi sebuah cerita singkat.
  2. Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan terhadap pemahaman peserta didik, serta mengaitkannya dengan semangat hubbul wathan minal iman.
  3. Guru meminta peserta didik untuk secara individu menuliskan tiga fakta penting tentang berdirinya NU yang paling mereka ingat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan seluruh materi tentang berdirinya Nahdlatul Ulama.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan pemahaman peserta didik, menciptakan suasana yang menginspirasi dan menggembirakan.
  3. Guru memberikan pesan untuk selalu menghargai jasa para ulama dan menutup pelajaran dengan doa serta salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · Pertemuan 3
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh, waktu, dan tempat berdirinya Nahdlatul Ulama.

Alat & bahan: Pensil, krayon, gunting, lem, gambar tokoh ulama, peta sederhana Surabaya

Langkah kerja:

  1. Amati gambar tokoh ulama yang diberikan oleh gurumu. Tuliskan nama-nama ulama tersebut di bawah gambar.
  2. Gunting gambar peta Surabaya dan tempelkan di kolom 'Tempat Berdiri NU'.
  3. Tuliskan tanggal berdirinya Nahdlatul Ulama pada kolom 'Waktu Berdiri NU'.
  4. Warnai gambar dengan rapi dan ceritakan hasilnya kepada teman-temanmu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Siapa yang tahu nama organisasi Nahdlatul Ulama?
  2. Siapa nama kiai besar yang mendirikan NU?
  3. Apakah kalian tahu kapan NU didirikan?
  4. Di kota mana NU pertama kali didirikan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi hasil lembar kerja.

Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman peserta didik tentang tokoh, waktu, dan tempat berdirinya NU.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Setelah mengamati gambar tokoh ulama, peserta didik dapat menyebutkan minimal tiga nama pendiri Nahdlatul Ulama dengan tepat.Tokoh pendiri NU2 JPkeimanan dan ketakwaan, kolaborasi
2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan dua alasan utama berdirinya Nahdlatul Ulama secara sederhana.Alasan berdirinya NU2 JPkewargaan, penalaran kritis
3Dengan menyimak cerita guru, peserta didik dapat mengidentifikasi waktu dan tempat berdirinya Nahdlatul Ulama dengan benar.Waktu dan tempat berdirinya NU2 JPkewargaan, keimanan dan ketakwaan

Integrasi Panca Cinta (KBC):

Nilai CintaWujud dalam Pembelajaran
1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenghayati perjuangan para ulama pendiri NU yang dilandasi kecintaan mendalam kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, serta berpegang teguh pada ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah.
2. Cinta IlmuMembangun semangat untuk terus belajar dan mencari ilmu pengetahuan, terutama ilmu agama, meneladani para ulama yang gigih dalam menuntut dan menyebarkan ilmu.
3. Cinta LingkunganMenghargai lingkungan sekitar dengan menjaga kebersihan dan ketertiban, meneladani para ulama yang selalu mengajarkan kebaikan dan kedamaian di tengah masyarakat.
4. Cinta Diri dan SesamaMenumbuhkan rasa persaudaraan dan saling tolong-menolong antar sesama, mengamalkan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah yang diajarkan oleh Nahdlatul Ulama.
5. Cinta Tanah AirMemupuk rasa cinta dan bangga terhadap tanah air Indonesia, dengan memahami bahwa berdirinya NU adalah bagian dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
Halaman 9 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Adik-adik, tahukah kalian bahwa di Indonesia ada sebuah organisasi Islam besar bernama Nahdlatul Ulama? NU didirikan oleh para ulama hebat yang ingin menjaga ajaran Islam yang benar dan ikut berjuang untuk kemerdekaan bangsa kita. Yuk, kita belajar bersama tentang kisah berdirinya organisasi mulia ini!

1. Siapa Pendiri Nahdlatul Ulama?
Nahdlatul Ulama didirikan oleh banyak ulama besar Indonesia. Tokoh utama yang menjadi Rais Akbar atau pemimpin tertinggi pertama adalah Hadratussyekh K.H. Hasyim Asy'ari. Beliau adalah seorang ulama yang sangat alim dan bijaksana. Selain itu, ada juga K.H. Wahab Chasbullah yang berperan penting dalam menggerakkan para ulama, serta K.H. Bisri Syansuri, K.H. As'ad Syamsul Arifin, dan banyak ulama lainnya yang berjuang bersama. Mereka semua adalah pahlawan agama dan bangsa kita.

2. Mengapa Nahdlatul Ulama Didirikan?
Ada dua alasan utama mengapa para ulama mendirikan Nahdlatul Ulama. Pertama, mereka ingin menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama'ah agar tidak tercampur dengan pemahaman yang kurang tepat. Kedua, pada masa itu banyak penjajah yang ingin menguasai Indonesia. Para ulama ingin bersatu dan berjuang bersama rakyat untuk meraih kemerdekaan dan menjaga agama dari campur tangan pihak luar. Mereka juga ingin membantu umat Islam dalam berbagai bidang kehidupan.

3. Kapan dan Dimana NU Berdiri?
Nahdlatul Ulama didirikan pada tanggal 16 Rajab 1344 Hijriah, yang bertepatan dengan tanggal 31 Januari 1926 Masehi. Pertemuan penting para ulama ini dilaksanakan di Kota Surabaya, Jawa Timur. Di sanalah para ulama berkumpul, berdiskusi, dan akhirnya sepakat untuk membentuk sebuah organisasi yang akan menjadi wadah perjuangan mereka. Tempat ini menjadi saksi sejarah lahirnya sebuah organisasi yang besar dan bermanfaat bagi umat.

4. Qanun Asasi: Pedoman NU
Ketika Nahdlatul Ulama didirikan, para ulama menyusun sebuah pedoman penting yang disebut Qanun Asasi. Qanun Asasi ini adalah semacam undang-undang dasar atau aturan utama bagi NU. Di dalamnya tertulis tujuan, dasar-dasar, dan cara kerja organisasi. Dengan adanya Qanun Asasi, NU memiliki arah yang jelas dalam menjalankan perjuangan agama dan bangsa. Ini menunjukkan bahwa para ulama sangat serius dan terencana dalam mendirikan organisasi ini.

Rangkuman: Nahdlatul Ulama didirikan oleh para ulama besar seperti K.H. Hasyim Asy'ari pada 31 Januari 1926 di Surabaya. Mereka ingin menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah dan berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Qanun Asasi menjadi pedoman utama organisasi ini. Berdirinya NU adalah bukti semangat persatuan dan perjuangan ulama dalam membela agama dan tanah air.

Halaman 10 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Ahlussunnah wal Jama'ahGolongan yang mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya.
Qanun AsasiAnggaran Dasar Nahdlatul Ulama yang disusun oleh K.H. Hasyim Asy'ari.
Rais AkbarPimpinan tertinggi Nahdlatul Ulama pertama, yaitu K.H. Hasyim Asy'ari.
UlamaOrang yang ahli dalam ilmu agama Islam.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Berdirinya Nahdlatul Ulama" mata pelajaran Aswaja / Ke-NU-an Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 12 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
Lembar 12 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 12 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh

4 materi Aswaja / Ke-NU-an MI, urut mengajar dari Berdirinya Nahdlatul Ulama hingga Amaliyah Yaumiyah NU.

Berdirinya Nahdlatul UlamaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKH Hasyim Asy'ari Pendiri NUAmaliyah Harian Warga NUAmaliyah Yaumiyah NU

Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan

3 materi Aswaja / Ke-NU-an MI, urut mengajar dari Tradisi Maulid Nabi hingga Hormat kepada Guru.

Tradisi Maulid NabiShalawat dan PujianHormat kepada Guru

Aswaja / Ke-NU-an Kelas II MI — Fase A

Kelas II — ditulis juga kelas 2 — di MI berada di Fase A, dan 7 materi Aswaja / Ke-NU-an setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Aswaja / Ke-NU-an juga dipanggil aswaja, ke-nu-an, dan ahlussunnah wal jama'ah — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Aswaja / Ke-NU-an kelas II (kelas 2) MI — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Aswaja / Ke-NU-an kelas II (kelas 2) MI mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Aswaja / Ke-NU-an kelas II (kelas 2) MI yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase A beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Ambil dulu yang gratis. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Ambil yang Gratis DuluTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Aswaja / Ke-NU-an bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas IIPeta Konsep
Berdirinya Nahdlatul UlamaSiapa Pendiri Nahdlatul Ulama?Mengapa Nahdlatul Ulama Didirikan?Kapan dan Dimana NU Berdiri?Qanun Asasi: Pedoman NU
Dari sub-bab Berdirinya Nahdlatul UlamaLembar tambahan
Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas IIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas IILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas IIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas IIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas IIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKewargaanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Berdirinya Nahdlatul Ulama1KH Hasyim Asy'ari Pendiri NU1Amaliyah Harian Warga NU1Amaliyah Yaumiyah NU2Tradisi Maulid Nabi…+2 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDBerdirinya Nahdlatul UlamaKH Hasyim Asy'ari Pendiri NUAmaliyah Harian Warga NUAmaliyah Yaumiyah NU
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Aswaja / Ke-NU-an Kelas II MI

Apakah modul ajar Aswaja / Ke-NU-an ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Kelas II (kelas 2) MI masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase A. Kelas II dan kelas 2 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase A beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Aswaja / Ke-NU-an kelas II MI?

7 materi, urut mengajar dari Berdirinya Nahdlatul Ulama hingga Hormat kepada Guru. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Aswaja / Ke-NU-an?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Aswaja / Ke-NU-an sering disebut apa lagi?

Nama resminya Aswaja / Ke-NU-an, tetapi di sekolah ia juga dipanggil aswaja, ke-nu-an, ahlussunnah wal jama'ah. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.