MI · Kelas II · Fase A · Semester 1

Modul Ajar & RPP Aswaja / Ke-NU-an Kelas II
Berdirinya Nahdlatul Ulama

Modul ajar (RPP) Aswaja / Ke-NU-an MI kelas II materi Berdirinya Nahdlatul Ulama, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Aswaja/Ke-NU-an Madrasah.

Sampul modul ajar Aswaja / Ke-NU-an kelas II materi Berdirinya Nahdlatul Ulama — siap cetak A412 lembar A4✨ Bisa sampai 18 lembar lebih3 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Nahdlatul Ulama didirikan oleh para ulama besar seperti K.H. Hasyim Asy'ari pada 31 Januari 1926 di Surabaya. Mereka ingin menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah dan berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Qanun Asasi menjadi pedoman utama organisasi ini. Berdirinya NU adalah bukti semangat persatuan dan perjuangan ulama dalam membela agama dan tanah air.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Berdirinya Nahdlatul Ulama
Aswaja / Ke-NU-an · Kelas II · Fase A
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Berdirinya Nahdlatul Ulama
Aswaja / Ke-NU-an · Fase A · Kelas II · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranAswaja / Ke-NU-an
Fase / KelasA / II
Materi PokokBerdirinya Nahdlatul Ulama
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik mengenal nama Nahdlatul Ulama dan K.H. Hasyim Asy'ari sebagai tokoh ulama.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kewargaan, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Aswaja/Ke-NU-an Madrasah
Elemen / DomainSejarah Nahdlatul Ulama
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengenal dan memahami peristiwa penting dalam sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualNahdlatul Ulama didirikan oleh para ulama pada tanggal 31 Januari 1926 di Surabaya.
KonseptualBerdirinya NU merupakan upaya para ulama untuk menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah dan kemerdekaan bangsa Indonesia.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi tokoh dan alasan utama berdirinya Nahdlatul Ulama.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya belajar sejarah untuk memahami identitas dan peran organisasi keagamaan dalam masyarakat.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati gambar tokoh ulama, peserta didik dapat menyebutkan minimal tiga nama pendiri Nahdlatul Ulama dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan dua alasan utama berdirinya Nahdlatul Ulama secara sederhana.
  3. Dengan menyimak cerita guru, peserta didik dapat mengidentifikasi waktu dan tempat berdirinya Nahdlatul Ulama dengan benar.
  4. Setelah mengerjakan lembar kerja, peserta didik dapat menyusun urutan peristiwa penting berdirinya Nahdlatul Ulama dengan runtut.
  5. Melalui kegiatan simulasi, peserta didik dapat menunjukkan sikap menghargai perjuangan para ulama pendiri NU dalam kehidupan sehari-hari.
Halaman 2 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menghargai perjuangan para ulama dalam menjaga agama serta bangsa.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa para ulama zaman dahulu bergotong royong mendirikan Nahdlatul Ulama?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan melalui perjuangan ulama.
Bahasa Indonesia: Melatih kemampuan menyimak cerita dan menceritakan kembali peristiwa sejarah secara sederhana.
Seni Budaya: Membuat gambar atau poster sederhana tentang tokoh dan peristiwa berdirinya NU.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk bercerita tentang pengalaman mereka dengan kegiatan Nahdlatul Ulama di lingkungan sekitar.
Lingkungan PembelajaranKelas dihias dengan poster sederhana berisi gambar tokoh pendiri NU dan peta Indonesia untuk menunjukkan tempat berdirinya.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek atau gambar digital tentang sejarah NU yang sesuai usia untuk memperkaya pemahaman visual peserta didik.
Halaman 3 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati gambar tokoh ulama, peserta didik dapat menyebutkan minimal tiga nama pendiri Nahdlatul Ulama dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan bertanya, "Siapa yang pernah dengar nama Nahdlatul Ulama atau K.H. Hasyim Asy'ari?" dan mengaitkannya dengan pengetahuan awal peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal para pendiri NU dan bertanya, "Mengapa kita perlu tahu siapa yang mendirikan NU?" untuk menumbuhkan kesadaran belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar beberapa tokoh ulama pendiri Nahdlatul Ulama dan bertanya, "Siapa saja ulama hebat yang ada di gambar ini? Apa saja yang kalian ketahui tentang mereka?"
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan setiap kelompok diberi kartu nama tokoh ulama (misalnya K.H. Hasyim Asy'ari, K.H. Wahab Chasbullah, K.H. Bisri Syansuri).
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta mencari informasi singkat tentang tokoh ulama yang mereka dapatkan dari bahan bacaan sederhana atau penjelasan guru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan nama tokoh, sedikit cerita tentang tokoh tersebut, dan perannya dalam berdirinya NU di depan kelas.
  2. Guru memberikan penguatan dengan menjelaskan secara ringkas peran penting setiap tokoh ulama dalam mendirikan Nahdlatul Ulama.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik diajak berdiskusi tentang pentingnya mengingat jasa para ulama dalam menjaga agama dan bangsa.
  2. Guru memberikan umpan balik positif atas partisipasi peserta didik dan mengoreksi pemahaman yang kurang tepat.
  3. Guru menayangkan kembali gambar tokoh ulama dan meminta peserta didik menyebutkan nama-nama pendiri NU secara klasikal.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan nama-nama pendiri Nahdlatul Ulama yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas semangat belajar dan kerja sama mereka, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari tahu lebih lanjut tentang tanggal berdirinya NU di rumah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan dua alasan utama berdirinya Nahdlatul Ulama secara sederhana.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan mengajak peserta didik berdoa bersama.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan bertanya, "Siapa yang masih ingat nama-nama pendiri Nahdlatul Ulama?" dan menanyakan hasil tugas mencari tahu tanggal berdirinya NU.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami alasan berdirinya NU dan bertanya, "Mengapa para ulama merasa perlu mendirikan sebuah organisasi seperti NU?" untuk membangkitkan rasa ingin tahu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah video pendek atau gambar ilustrasi tentang kondisi masyarakat dan tantangan ulama di masa lalu (misalnya, perbedaan pendapat keagamaan, penjajahan, upaya menjaga tradisi keagamaan).
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil dan diberikan kartu berisi potongan kalimat yang menjelaskan alasan berdirinya NU (misalnya: 'Menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah', 'Melawan penjajah', 'Membantu umat').
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta untuk mendiskusikan kartu yang mereka dapatkan dan menghubungkannya dengan tayangan video/gambar atau cerita guru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan dua alasan utama berdirinya NU di kertas karton dan mempresentasikannya di depan kelas.
  2. Guru mengklarifikasi dan memberikan penjelasan lebih lanjut tentang alasan-alasan tersebut, seperti pentingnya menjaga paham Ahlussunnah wal Jama'ah dan peran ulama dalam membela bangsa.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik bersama guru merangkum alasan-alasan berdirinya NU dan mendiskusikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
  2. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya menjaga persatuan umat dan cinta tanah air seperti yang dicontohkan para pendiri NU.
  3. Guru meminta peserta didik untuk menyebutkan kembali dua alasan utama berdirinya NU secara berpasangan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan dua alasan utama berdirinya Nahdlatul Ulama.
  2. Guru memberikan pujian atas kerja sama dan pemahaman peserta didik, menciptakan suasana yang positif dan menggembirakan.
  3. Guru memberikan pengantar untuk pertemuan berikutnya tentang waktu dan tempat berdirinya NU, dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Dengan menyimak cerita guru, peserta didik dapat mengidentifikasi waktu dan tempat berdirinya Nahdlatul Ulama dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan mengajak peserta didik berdoa bersama.
  2. Guru mengulang sedikit materi sebelumnya dengan bertanya, "Siapa yang masih ingat mengapa NU didirikan?"
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengetahui kapan dan di mana NU didirikan, serta bertanya, "Menurut kalian, pentingkah kita tahu tanggal dan tempat lahirnya sebuah organisasi?" untuk membangun kesadaran belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menceritakan kisah singkat tentang suasana pertemuan para ulama di Surabaya yang melahirkan Nahdlatul Ulama, termasuk tanggal 31 Januari 1926 M / 16 Rajab 1344 H dan tempatnya di Surabaya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi dalam kelompok dan diberikan lembar kerja bergambar peta sederhana Surabaya atau kalender.
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta untuk menandai atau menuliskan tanggal dan tempat berdirinya NU berdasarkan cerita guru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil penandaan atau tulisan mereka di depan kelas.
  2. Guru mengoreksi dan menguatkan informasi tentang waktu dan tempat berdirinya NU, serta menjelaskan arti penting Qanun Asasi sebagai dasar organisasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik diajak untuk merangkai seluruh informasi yang telah dipelajari (tokoh, alasan, waktu, tempat) menjadi sebuah cerita singkat.
  2. Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan terhadap pemahaman peserta didik, serta mengaitkannya dengan semangat hubbul wathan minal iman.
  3. Guru meminta peserta didik untuk secara individu menuliskan tiga fakta penting tentang berdirinya NU yang paling mereka ingat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan seluruh materi tentang berdirinya Nahdlatul Ulama.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan pemahaman peserta didik, menciptakan suasana yang menginspirasi dan menggembirakan.
  3. Guru memberikan pesan untuk selalu menghargai jasa para ulama dan menutup pelajaran dengan doa serta salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh, waktu, dan tempat berdirinya Nahdlatul Ulama.

Alat & bahan: Pensil, krayon, gunting, lem, gambar tokoh ulama, peta sederhana Surabaya

Langkah kerja:

  1. Amati gambar tokoh ulama yang diberikan oleh gurumu. Tuliskan nama-nama ulama tersebut di bawah gambar.
  2. Gunting gambar peta Surabaya dan tempelkan di kolom 'Tempat Berdiri NU'.
  3. Tuliskan tanggal berdirinya Nahdlatul Ulama pada kolom 'Waktu Berdiri NU'.
  4. Warnai gambar dengan rapi dan ceritakan hasilnya kepada teman-temanmu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Siapa yang tahu nama organisasi Nahdlatul Ulama?
  2. Siapa nama kiai besar yang mendirikan NU?
  3. Apakah kalian tahu kapan NU didirikan?
  4. Di kota mana NU pertama kali didirikan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi hasil lembar kerja.

Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman peserta didik tentang tokoh, waktu, dan tempat berdirinya NU.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Setelah mengamati gambar tokoh ulama, peserta didik dapat menyebutkan minimal tiga nama pendiri Nahdlatul Ulama dengan tepat.Tokoh pendiri NU2 JPkeimanan dan ketakwaan, kolaborasi
2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan dua alasan utama berdirinya Nahdlatul Ulama secara sederhana.Alasan berdirinya NU2 JPkewargaan, penalaran kritis
3Dengan menyimak cerita guru, peserta didik dapat mengidentifikasi waktu dan tempat berdirinya Nahdlatul Ulama dengan benar.Waktu dan tempat berdirinya NU2 JPkewargaan, keimanan dan ketakwaan

Integrasi Panca Cinta (KBC):

Nilai CintaWujud dalam Pembelajaran
1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenghayati perjuangan para ulama pendiri NU yang dilandasi kecintaan mendalam kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, serta berpegang teguh pada ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah.
2. Cinta IlmuMembangun semangat untuk terus belajar dan mencari ilmu pengetahuan, terutama ilmu agama, meneladani para ulama yang gigih dalam menuntut dan menyebarkan ilmu.
3. Cinta LingkunganMenghargai lingkungan sekitar dengan menjaga kebersihan dan ketertiban, meneladani para ulama yang selalu mengajarkan kebaikan dan kedamaian di tengah masyarakat.
4. Cinta Diri dan SesamaMenumbuhkan rasa persaudaraan dan saling tolong-menolong antar sesama, mengamalkan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah yang diajarkan oleh Nahdlatul Ulama.
5. Cinta Tanah AirMemupuk rasa cinta dan bangga terhadap tanah air Indonesia, dengan memahami bahwa berdirinya NU adalah bagian dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
Halaman 9 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Adik-adik, tahukah kalian bahwa di Indonesia ada sebuah organisasi Islam besar bernama Nahdlatul Ulama? NU didirikan oleh para ulama hebat yang ingin menjaga ajaran Islam yang benar dan ikut berjuang untuk kemerdekaan bangsa kita. Yuk, kita belajar bersama tentang kisah berdirinya organisasi mulia ini!

1. Siapa Pendiri Nahdlatul Ulama?
Nahdlatul Ulama didirikan oleh banyak ulama besar Indonesia. Tokoh utama yang menjadi Rais Akbar atau pemimpin tertinggi pertama adalah Hadratussyekh K.H. Hasyim Asy'ari. Beliau adalah seorang ulama yang sangat alim dan bijaksana. Selain itu, ada juga K.H. Wahab Chasbullah yang berperan penting dalam menggerakkan para ulama, serta K.H. Bisri Syansuri, K.H. As'ad Syamsul Arifin, dan banyak ulama lainnya yang berjuang bersama. Mereka semua adalah pahlawan agama dan bangsa kita.

2. Mengapa Nahdlatul Ulama Didirikan?
Ada dua alasan utama mengapa para ulama mendirikan Nahdlatul Ulama. Pertama, mereka ingin menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama'ah agar tidak tercampur dengan pemahaman yang kurang tepat. Kedua, pada masa itu banyak penjajah yang ingin menguasai Indonesia. Para ulama ingin bersatu dan berjuang bersama rakyat untuk meraih kemerdekaan dan menjaga agama dari campur tangan pihak luar. Mereka juga ingin membantu umat Islam dalam berbagai bidang kehidupan.

3. Kapan dan Dimana NU Berdiri?
Nahdlatul Ulama didirikan pada tanggal 16 Rajab 1344 Hijriah, yang bertepatan dengan tanggal 31 Januari 1926 Masehi. Pertemuan penting para ulama ini dilaksanakan di Kota Surabaya, Jawa Timur. Di sanalah para ulama berkumpul, berdiskusi, dan akhirnya sepakat untuk membentuk sebuah organisasi yang akan menjadi wadah perjuangan mereka. Tempat ini menjadi saksi sejarah lahirnya sebuah organisasi yang besar dan bermanfaat bagi umat.

4. Qanun Asasi: Pedoman NU
Ketika Nahdlatul Ulama didirikan, para ulama menyusun sebuah pedoman penting yang disebut Qanun Asasi. Qanun Asasi ini adalah semacam undang-undang dasar atau aturan utama bagi NU. Di dalamnya tertulis tujuan, dasar-dasar, dan cara kerja organisasi. Dengan adanya Qanun Asasi, NU memiliki arah yang jelas dalam menjalankan perjuangan agama dan bangsa. Ini menunjukkan bahwa para ulama sangat serius dan terencana dalam mendirikan organisasi ini.

Rangkuman: Nahdlatul Ulama didirikan oleh para ulama besar seperti K.H. Hasyim Asy'ari pada 31 Januari 1926 di Surabaya. Mereka ingin menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah dan berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Qanun Asasi menjadi pedoman utama organisasi ini. Berdirinya NU adalah bukti semangat persatuan dan perjuangan ulama dalam membela agama dan tanah air.

Halaman 10 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Ahlussunnah wal Jama'ahGolongan yang mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya.
Qanun AsasiAnggaran Dasar Nahdlatul Ulama yang disusun oleh K.H. Hasyim Asy'ari.
Rais AkbarPimpinan tertinggi Nahdlatul Ulama pertama, yaitu K.H. Hasyim Asy'ari.
UlamaOrang yang ahli dalam ilmu agama Islam.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Aswaja / Ke-NU-an · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Berdirinya Nahdlatul Ulama" mata pelajaran Aswaja / Ke-NU-an Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 12 · Berdirinya Nahdlatul Ulama — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Ambil dulu yang gratis. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Ambil yang Gratis DuluTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 13–18

Modul Berdirinya Nahdlatul Ulama ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas IIPeta Konsep
Berdirinya Nahdlatul UlamaSiapa Pendiri Nahdlatul Ulama?Mengapa Nahdlatul Ulama Didirikan?Kapan dan Dimana NU Berdiri?Qanun Asasi: Pedoman NU
Dari sub-bab Berdirinya Nahdlatul UlamaHalaman 13
Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas IIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas IILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas IIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas IIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaAswaja / Ke-NU-an · Kelas IIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKewargaanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Berdirinya Nahdlatul Ulama1KH Hasyim Asy'ari Pendiri NU1Amaliyah Harian Warga NU1Amaliyah Yaumiyah NU2Tradisi Maulid Nabi…+2 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDBerdirinya Nahdlatul UlamaKH Hasyim Asy'ari Pendiri NUAmaliyah Harian Warga NUAmaliyah Yaumiyah NU
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Aswaja / Ke-NU-an kelas 2 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas II dan kelas 2 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Berdirinya Nahdlatul Ulama pada Aswaja / Ke-NU-an MI, Fase A, elemen Sejarah Nahdlatul Ulama.

Modul Berdirinya Nahdlatul Ulama ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Aswaja / Ke-NU-an kelas II MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Aswaja / Ke-NU-an materi Berdirinya Nahdlatul Ulama ini gratis?

Ya. Modul Berdirinya Nahdlatul Ulama untuk kelas II MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Berdirinya Nahdlatul Ulama ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Aswaja / Ke-NU-an kelas II ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Aswaja / Ke-NU-an kelas II langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Berdirinya Nahdlatul Ulama ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Berdirinya Nahdlatul Ulama dapat Anda sesuaikan dengan murid Aswaja / Ke-NU-an kelas II di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Aswaja / Ke-NU-an kelas II ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Berdirinya Nahdlatul Ulama ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Aswaja/Ke-NU-an Madrasah, pada Fase A untuk kelas II MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Berdirinya Nahdlatul Ulama tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Berdirinya Nahdlatul Ulama untuk Aswaja / Ke-NU-an kelas II di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Berdirinya Nahdlatul Ulama ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Aswaja / Ke-NU-an kelas II MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Berdirinya Nahdlatul Ulama beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Aswaja / Ke-NU-an kelas II berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Aswaja / Ke-NU-an ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?

Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Berdirinya Nahdlatul Ulama yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Aswaja / Ke-NU-an MISemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.