Modul Ajar MTs

Modul Ajar Bahasa sunda Kelas VIII MTs

1 modul ajar Bahasa sunda kelas VIII MTs (Fase D) siap unduh — Paguneman (Percakapan / Dialog). Lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua mapel per kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Paguneman (Percakapan / Dialog), salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Paguneman (Percakapan / Dialog) selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas VIII ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa sunda Kelas VIII MTs
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Paguneman (Percakapan / Dialog)
Bahasa sunda · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Paguneman (Percakapan / Dialog)
Bahasa sunda · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa sunda
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokPaguneman (Percakapan / Dialog)
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki kemampuan dasar berkomunikasi lisan dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainBerbicara dan Mempresentasikan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menganalisis informasi, gagasan, pikiran, perasaan, dan pesan dalam paguneman, serta mampu menyajikan paguneman dengan kaidah kebahasaan dan etika yang tepat.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPaguneman dapat ditemukan dalam percakapan sehari-hari, wawancara, atau drama pendek.
KonseptualPaguneman adalah komunikasi dua arah yang melibatkan pertukaran informasi, pikiran, dan perasaan antara dua orang atau lebih.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah menyusun naskah paguneman dan mempraktikkannya dengan memperhatikan intonasi serta ekspresi.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya paguneman yang efektif dan santun dalam membangun hubungan interpersonal yang baik.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMempelajari paguneman dengan sungguh-sungguh sebagai wujud rasa syukur atas karunia lisan untuk berkomunikasi.
2. Cinta IlmuMengembangkan keterampilan berbahasa Sunda yang baik dan benar melalui paguneman untuk memperkaya khazanah ilmu.
3. Cinta LingkunganMenggunakan paguneman sebagai sarana untuk menyampaikan pesan-pesan positif tentang menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
4. Cinta Diri dan SesamaMembangun komunikasi yang santun dan efektif dalam paguneman untuk mempererat tali silaturahmi dan menghargai sesama.
5. Cinta Tanah AirMelestarikan bahasa Sunda melalui praktik paguneman yang aktif sebagai bagian dari identitas budaya bangsa Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan contoh paguneman, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri paguneman yang efektif dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis struktur dan unsur kebahasaan paguneman sesuai kaidah bahasa Sunda.
  3. Setelah menganalisis masalah, peserta didik dapat menyusun naskah paguneman sederhana dengan topik relevan secara runtut.
Halaman 2 · Paguneman (Percakapan / Dialog) — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Paguneman yang efektif dan santun adalah kunci untuk berinteraksi dengan orang lain, menyampaikan gagasan, dan menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara agar percakapan kita dengan orang lain bisa berjalan lancar dan menyenangkan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Penerapan adab berbicara dan pentingnya tutur kata yang baik dalam Islam.
Pendidikan Pancasila: Diskusi tentang nilai-nilai musyawarah dan mufakat dalam paguneman untuk mencapai kesepakatan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya komunikasi santun dalam keluarga, dan mendorong peserta didik mempraktikkan paguneman yang baik di rumah.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memungkinkan formasi kelompok diskusi yang fleksibel dan nyaman, serta tersedia area untuk praktik paguneman di depan kelas.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video contoh paguneman dari platform berbagi video atau rekaman suara paguneman untuk analisis intonasi dan ekspresi.
Halaman 3 · Paguneman (Percakapan / Dialog) — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan contoh paguneman, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri paguneman yang efektif dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, "Siapa di antara kamu yang pernah kesulitan saat berbicara dengan orang lain? Apa yang menyebabkan kesulitan itu?" lalu mengaitkannya dengan pentingnya paguneman yang baik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ciri-ciri paguneman yang efektif dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video pendek paguneman yang kurang efektif dan paguneman yang efektif, lalu meminta peserta didik mengamati perbedaan keduanya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan membagikan LKPD "Ciri Paguneman Efektif".
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi ciri-ciri paguneman efektif berdasarkan video yang diamati dan pengalaman pribadi mereka, kemudian mencatatnya di LKPD.
  2. Peserta didik mencari contoh kalimat atau ekspresi yang mendukung ciri-ciri paguneman efektif dari video atau bahan ajar yang disediakan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri-ciri paguneman efektif di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan terkait presentasi.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap ciri-ciri paguneman efektif yang telah diidentifikasi dan meluruskan konsep yang kurang tepat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan ciri-ciri paguneman yang efektif dan pentingnya dalam berkomunikasi.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, menanyakan perasaan mereka setelah belajar paguneman hari ini, dan memberikan semangat untuk pertemuan berikutnya.
  3. Guru menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya akan membahas struktur dan unsur kebahasaan paguneman, kemudian menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Paguneman (Percakapan / Dialog) — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah menganalisis masalah, peserta didik dapat menyusun naskah paguneman sederhana dengan topik relevan secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengingatkan kembali materi ciri-ciri paguneman efektif dan bertanya, "Apa saja yang harus diperhatikan agar paguneman kita tidak hanya efektif tapi juga santun?"
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis struktur, unsur kebahasaan, dan menyusun naskah paguneman.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan contoh naskah paguneman sederhana dan meminta peserta didik mengidentifikasi bagian-bagiannya (pembukaan, isi, penutup) serta kata-kata yang digunakan.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagikan bahan ajar tentang struktur dan unsur kebahasaan paguneman dalam bahasa Sunda (misalnya penggunaan undak-usuk basa).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok yang sama menganalisis naskah paguneman yang diberikan, mengidentifikasi struktur dan unsur kebahasaan yang ada, serta mencatatnya di LKPD.
  2. Peserta didik berdiskusi untuk menentukan topik paguneman yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka di sekolah atau rumah.
  3. Peserta didik mulai menyusun draf naskah paguneman sederhana berdasarkan topik yang dipilih, dengan memperhatikan struktur dan unsur kebahasaan yang telah dipelajari.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok saling bertukar draf naskah paguneman dengan kelompok lain untuk mendapatkan masukan dan koreksi.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik merevisi naskah paguneman mereka berdasarkan umpan balik yang diterima.
  3. Beberapa kelompok secara sukarela membacakan sebagian naskah paguneman yang sudah direvisi di depan kelas.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya struktur dan unsur kebahasaan dalam menyusun paguneman yang baik.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru memberikan apresiasi atas kerja keras peserta didik dalam menyusun naskah paguneman, menanyakan tantangan yang dihadapi, dan memberikan semangat untuk terus berlatih.
  3. Guru menyampaikan bahwa naskah paguneman akan dipraktikkan pada pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Paguneman (Percakapan / Dialog) — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Paguneman Efektif
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Menganalisis contoh paguneman untuk mengidentifikasi ciri-ciri, struktur, dan unsur kebahasaan yang efektif.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Paguneman, atau percakapan, adalah bagian penting dari kehidupan kita sehari-hari. Melalui paguneman, kita bisa berbagi cerita, menyampaikan ide, bahkan menyelesaikan masalah.

Alat & bahan: Lembar Kerja Peserta Didik, alat tulis, video paguneman, naskah paguneman.

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234Mendatar4. Gerakan tubuh saat berbicara.Menurun1. Nada suara saat berbicara.2. Mimik wajah yang menunjukkanperasaan.3. Percakapan atau dialog.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati percakapan dengan saksama dan diskusikan apa yang kamu lihat.
  3. Tontonlah dua video paguneman yang ditayangkan guru. Video 1 adalah paguneman yang kurang efektif, dan Video 2 adalah paguneman yang efektif.
  4. Identifikasi perbedaan antara kedua video tersebut, khususnya pada cara berbicara, intonasi, ekspresi, dan isi percakapan.
  5. Baca naskah paguneman yang disediakan guru. Tandai bagian pembukaan, isi, dan penutup pada naskah tersebut.
  6. Diskusikan dalam kelompok kamu, ciri-ciri paguneman yang efektif, struktur paguneman, dan contoh unsur kebahasaan yang baik (misalnya penggunaan ragam basa hormat).
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Paguneman (Percakapan / Dialog) — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang percakapan atau dialog?
  2. Pernahkah kamu melakukan percakapan dalam bahasa Sunda? Dengan siapa?
  3. Menurutmu, apa yang membuat sebuah percakapan menjadi menarik?

Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik saat berdiskusi kelompok dan menyusun naskah paguneman.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap naskah paguneman yang telah disusun dan praktik paguneman yang diperankan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Paguneman (Percakapan / Dialog) — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri paguneman yang efektif.Ciri-ciri paguneman efektif.2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis struktur dan unsur kebahasaan paguneman.Struktur dan unsur kebahasaan paguneman.2 JPpenalaran kritis
3Menyusun naskah paguneman sederhana dengan topik relevan.Penyusunan naskah paguneman.2 JPkreativitas
Halaman 8 · Paguneman (Percakapan / Dialog) — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Paguneman, atau percakapan, adalah bagian penting dari kehidupan kita sehari-hari. Melalui paguneman, kita bisa berbagi cerita, menyampaikan ide, bahkan menyelesaikan masalah. Dalam bahasa Sunda, paguneman memiliki keunikan tersendiri, terutama dalam penggunaan ragam bahasanya. Mari kita selami lebih jauh tentang paguneman agar komunikasi kita semakin lancar dan bermakna.

1. Pengertian dan Ciri-ciri Paguneman
Paguneman adalah kegiatan komunikasi dua arah antara dua orang atau lebih yang saling bertukar pikiran, informasi, atau perasaan. Ciri-ciri paguneman yang efektif meliputi adanya interaksi timbal balik, penggunaan bahasa yang mudah dipahami, topik yang relevan, serta adanya tujuan yang jelas. Selain itu, intonasi, ekspresi wajah, dan gestur tubuh juga sangat mempengaruhi keberhasilan sebuah paguneman. Paguneman yang baik akan menciptakan suasana komunikasi yang nyaman dan produktif bagi semua pihak yang terlibat, sehingga pesan dapat tersampaikan dengan baik.

2. Struktur Paguneman
Sebuah paguneman umumnya memiliki struktur yang teratur, meskipun seringkali tidak disadari dalam percakapan sehari-hari. Struktur ini meliputi pembukaan, isi, dan penutup. Pembukaan paguneman biasanya berisi sapaan, salam, atau pengenalan topik. Bagian isi adalah inti dari percakapan, tempat pertukaran informasi dan gagasan terjadi. Sedangkan penutup paguneman berisi rangkuman, kesimpulan, atau ucapan perpisahan. Memahami struktur ini membantu kita menyusun paguneman yang lebih terarah dan mudah diikuti, baik saat berbicara maupun menulis naskah paguneman.

3. Unsur Kebahasaan dalam Paguneman Sunda
Dalam paguneman bahasa Sunda, unsur kebahasaan yang sangat penting adalah penggunaan 'undak-usuk basa' atau tingkatan bahasa. Ada beberapa tingkatan bahasa yang digunakan tergantung siapa lawan bicara dan dalam situasi apa. Misalnya, bahasa lemes (halus) digunakan untuk berbicara dengan orang yang lebih tua atau dihormati, sedangkan bahasa loma (biasa) digunakan untuk teman sebaya atau dalam situasi santai. Pemilihan kata sapaan, kata kerja, dan kata benda juga disesuaikan dengan tingkatan bahasa ini. Kesalahan dalam memilih 'undak-usuk basa' dapat menimbulkan kesan tidak sopan atau kurang menghargai lawan bicara.

4. Etika Berpaguneman
Selain aspek kebahasaan, etika juga memegang peranan penting dalam paguneman. Etika berpaguneman mencakup mendengarkan dengan saksama saat orang lain berbicara, tidak memotong pembicaraan, berbicara dengan intonasi yang ramah, serta menjaga kontak mata. Menghargai pendapat orang lain, meskipun berbeda, juga merupakan bagian dari etika yang baik. Dengan mempraktikkan etika ini, paguneman tidak hanya menjadi efektif tetapi juga menyenangkan dan membangun hubungan yang positif. Etika yang baik mencerminkan kepribadian seseorang yang santun dan berbudaya.

Rangkuman: Paguneman adalah komunikasi dua arah yang memerlukan interaksi, bahasa yang jelas, dan tujuan. Struktur paguneman meliputi pembukaan, isi, dan penutup. Dalam bahasa Sunda, penting untuk memperhatikan undak-usuk basa. Etika berpaguneman, seperti mendengarkan dan menghargai, juga krusial untuk menciptakan komunikasi yang efektif dan positif. Dengan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip ini, kita dapat menjadi komunikator yang lebih baik.

Halaman 9 · Paguneman (Percakapan / Dialog) — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PagunemanPercakapan atau dialog.
Undak-usuk basaTingkatan bahasa dalam bahasa Sunda.
IntonasiNada suara saat berbicara.
EkspresiMimik wajah yang menunjukkan perasaan.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Paguneman (Percakapan / Dialog) — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Paguneman (Percakapan / Dialog)" mata pelajaran Bahasa sunda Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Paguneman (Percakapan / Dialog) — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Bahasa sunda Kelas VIII MTs — Fase D

Kelas VIII — ditulis juga kelas 8 — di MTs berada di Fase D.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa sunda kelas VIII (kelas 8) MTs — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa sunda kelas VIII (kelas 8) MTs mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025 (mapel umum madrasah). Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa sunda kelas VIII (kelas 8) MTs yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa sunda bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIIPeta Konsep
Paguneman (Percakapan / Dialog)Pengertian dan Ciri-ciri PagunemanStruktur PagunemanUnsur Kebahasaan dalam Paguneman SundaEtika Berpaguneman
Dari sub-bab Paguneman (Percakapan / Dialog)Lembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIIProfil Lulusan
KomunikasiKolaborasiPenalaran kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketPPT Bahan Tayang
Satu berkas per pertemuanTujuan, materi, kuisKesimpulan & refleksi
Siap tayang, bisa disunting
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa sunda Kelas VIII MTs

Apakah modul ajar Bahasa sunda ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap atas nama Anda: modul pertama Word + PDF, dua berikutnya PDF; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas VIII (kelas 8) MTs masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase D. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa sunda?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.