Modul Ajar MTs

Modul Ajar Bahasa sunda MTs

9 modul ajar Bahasa sunda MTs untuk kelas IX, dan VII — mulai Babasan Paribasa, biantara, kampung adat, tradisi sunda, pakeman basa, dan DRAMA.

9 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Babasan Paribasa, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Babasan Paribasa selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Bahasa sunda MTs ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa sunda MTs
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Babasan Paribasa
Bahasa Sunda · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Babasan Paribasa
Bahasa Sunda · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Sunda
Fase / KelasD / IX
Materi PokokBabasan Paribasa
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang kosakata bahasa Sunda dan mampu menyusun kalimat sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  3. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenulis dan Berbicara (Bahasa Sunda)
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menulis dan menyajikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan, atau pesan yang akurat, berstruktur, dan informatif secara lisan dan tertulis dengan menggunakan kaidah kebahasaan Sunda yang benar dalam berbagai konteks sosial.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBabasan paribasa sering digunakan dalam percakapan sehari-hari masyarakat Sunda untuk menyampaikan pesan secara tersirat.
KonseptualBabasan adalah ungkapan kiasan yang terdiri dari dua kata atau lebih, sedangkan paribasa adalah peribahasa atau pepatah yang mengandung nasihat atau perbandingan.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi, menganalisis makna, dan menggunakan babasan paribasa dalam konteks kalimat atau paragraf.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami budaya dan nilai-nilai lokal melalui penggunaan babasan paribasa dalam berkomunikasi.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaBersyukur atas keindahan bahasa Sunda sebagai karunia-Nya, serta menghargai nilai-nilai luhur yang terkandung dalam babasan paribasa sebagai wujud keimanan.
2. Cinta IlmuAntusias menggali dan menganalisis makna babasan paribasa untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan berbahasa, serta menjadi pembelajar sejati.
3. Cinta LingkunganMelestarikan babasan paribasa sebagai warisan budaya leluhur dengan menggunakannya secara bijak dalam komunikasi sehari-hari, menjaga kelestarian bahasa ibu.
4. Cinta Diri dan SesamaBerkomunikasi dengan santun dan efektif menggunakan babasan paribasa, menghargai perbedaan ekspresi, serta membangun empati melalui pemahaman bahasa kiasan.
5. Cinta Tanah AirMencintai bahasa Sunda sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia, serta turut serta mempromosikan kekayaan babasan paribasa kepada generasi muda.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan contoh babasan paribasa, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri babasan paribasa dengan tepat.
  2. Dengan membaca teks berbahasa Sunda, peserta didik dapat menganalisis makna babasan paribasa yang terdapat dalam teks secara kontekstual.
  3. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengelompokkan babasan dan paribasa berdasarkan ciri-cirinya dengan benar.
  4. Setelah berdiskusi, peserta didik dapat membuat kalimat menggunakan babasan paribasa yang tepat sesuai dengan konteksnya.
  5. Melalui simulasi percakapan, peserta didik dapat menerapkan penggunaan babasan paribasa dalam komunikasi lisan secara santun.
Halaman 2 · Babasan Paribasa — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami babasan paribasa Sunda akan membantu peserta didik dalam menafsirkan pesan tersirat, memperkaya ekspresi berbahasa, dan melestarikan kearifan lokal dalam komunikasi sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa orang Sunda sering menggunakan ungkapan-ungkapan kiasan seperti 'amis budi' atau 'gede hulu' dalam percakapan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang terkandung dalam babasan paribasa dapat dikaitkan dengan pembentukan karakter dan jati diri bangsa.
Seni Budaya: Babasan paribasa dapat ditemukan dalam lirik lagu daerah Sunda, cerita pantun, atau pertunjukan seni tradisional lainnya.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat diajak berdiskusi tentang babasan paribasa yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan berbagi cerita rakyat yang mengandung ungkapan tersebut.
Lingkungan PembelajaranDinding kelas dapat dihias dengan poster contoh babasan paribasa dan maknanya, serta sudut baca yang menyediakan buku-buku cerita berbahasa Sunda.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat menggunakan kamus daring Bahasa Sunda atau aplikasi pembelajaran bahasa untuk mencari makna babasan paribasa dan menonton video pendek tentang penggunaannya.
Halaman 3 · Babasan Paribasa — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan contoh babasan paribasa, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri babasan paribasa dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam, menanyakan kabar, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengajak peserta didik untuk menyanyikan lagu daerah Sunda yang mengandung kearifan lokal, misalnya 'Manuk Dadali', untuk membangkitkan semangat dan nuansa budaya.
  3. Guru mengaitkan materi babasan paribasa dengan kehidupan sehari-hari dan pentingnya memahami nilai-nilai luhur budaya Sunda.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa gambar atau ilustrasi yang merepresentasikan babasan atau paribasa Sunda, misalnya gambar orang yang 'amis budi' atau 'gede hulu', lalu bertanya kepada peserta didik apakah mereka familiar dengan ungkapan-ungkapan tersebut.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil yang heterogen (4-5 orang) dan membagikan lembar kerja yang berisi beberapa contoh babasan dan paribasa dalam bahasa Sunda.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengamati contoh-contoh babasan dan paribasa yang diberikan, mencari tahu makna literal dan makna kiasannya, serta mencoba mengidentifikasi ciri-ciri umum dari babasan dan paribasa berdasarkan contoh tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil identifikasi ciri-ciri babasan dan paribasa di kertas plano atau papan tulis mini, kemudian salah satu perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan terkait presentasi yang disampaikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membandingkan temuan dari setiap kelompok, meluruskan pemahaman yang keliru, dan menyimpulkan ciri-ciri babasan dan paribasa secara komprehensif.
  2. Guru memberikan penguatan terhadap konsep ciri-ciri babasan dan paribasa yang telah diidentifikasi peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran hari ini.
  2. Guru menginformasikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya, yaitu menganalisis makna babasan paribasa dalam teks.
  3. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Babasan Paribasa — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan membaca teks berbahasa Sunda, peserta didik dapat menganalisis makna babasan paribasa yang terdapat dalam teks secara kontekstual.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak peserta didik untuk mengingat kembali ciri-ciri babasan paribasa yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
  2. Guru memberikan sebuah teka-teki singkat atau kuis lisan yang berkaitan dengan babasan paribasa untuk memancing fokus peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menganalisis makna babasan paribasa dalam teks berbahasa Sunda.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah teks pendek berbahasa Sunda (misalnya, cerita rakyat atau petikan berita) yang di dalamnya terdapat beberapa babasan dan paribasa, lalu meminta peserta didik untuk membaca teks tersebut secara seksama.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi kembali peserta didik ke dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan membagikan lembar kerja yang berisi teks serta tabel untuk menganalisis babasan paribasa.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mengidentifikasi babasan dan paribasa yang ada dalam teks, kemudian menganalisis maknanya berdasarkan konteks kalimat dan keseluruhan isi teks.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil analisis makna babasan paribasa pada lembar kerja, kemudian mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas dengan menjelaskan alasan di balik interpretasi makna tersebut.
  2. Kelompok lain memberikan masukan, pertanyaan, atau perbandingan hasil analisis mereka.
  3. Guru memberikan penguatan dan klarifikasi terhadap makna babasan paribasa yang telah dianalisis oleh peserta didik.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru mengajak peserta didik untuk merefleksikan proses analisis yang telah dilakukan, tantangan yang dihadapi, dan bagaimana mereka mengatasi tantangan tersebut.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap hasil kerja kelompok dan individu, serta mengaitkan kembali dengan tujuan pembelajaran.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran hari ini mengenai analisis makna babasan paribasa dalam teks.
  2. Guru memberikan tugas mandiri berupa mencari dan menganalisis makna 3 babasan atau paribasa lain dari sumber berbeda.
  3. Guru menutup pembelajaran dengan motivasi untuk terus melestarikan budaya Sunda dan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Babasan Paribasa — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKNgaguar Babasan Paribasa SundaNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis makna babasan paribasa dalam teks dan mengelompokkannya dengan tepat.

Alat & bahan: Teks cerita pendek berbahasa Sunda, alat tulis, kamus Bahasa Sunda

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1233Mendatar3. Gaya bahasa yang menggunakanperbandingan atau persamaan.Menurun1. Pepatah atau peribahasa dalambahasa Sunda.2. Ungkapan kiasan pendek dalambahasa Sunda.3. Makna tidak langsung ataumakna tambahan.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Bacalah teks cerita pendek berbahasa Sunda berikut ini dengan saksama.
  3. Identifikasi babasan atau paribasa yang terdapat dalam teks cerita tersebut, lalu tuliskan pada kolom 'Ungkapan'.
  4. Diskusikan dalam kelompok untuk menganalisis makna dari setiap ungkapan berdasarkan konteks kalimatnya.
  5. Kelompokkan setiap ungkapan ke dalam kategori 'Babasan' atau 'Paribasa' pada kolom yang tersedia.
  6. Tuliskan makna yang telah kalian analisis pada kolom 'Makna' dan berikan contoh penggunaan dalam kalimat baru.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Babasan Paribasa — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang ungkapan kiasan?
  2. Pernahkah kamu mendengar pepatah atau peribahasa dalam bahasa Sunda?
  3. Bisakah kamu menyebutkan satu contoh ungkapan dalam bahasa Sunda yang memiliki makna tersembunyi?

Formatif (proses): Observasi guru terhadap keaktifan peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi hasil analisis babasan paribasa.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil kerja peserta didik pada LKPD dan tugas membuat cerita singkat menggunakan babasan paribasa.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Babasan Paribasa — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri babasan paribasa.Ciri-ciri babasan dan paribasa.2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis makna babasan paribasa dalam teks.Makna kontekstual babasan paribasa.2 JPpenalaran kritis, komunikasi
3Menggunakan babasan paribasa dalam komunikasi lisan dan tertulis.Penerapan babasan paribasa.2 JPkomunikasi, kreativitas
Halaman 8 · Babasan Paribasa — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Babasan paribasa adalah kekayaan bahasa Sunda yang mengandung nilai-nilai luhur dan kearifan lokal. Mempelajari babasan paribasa tidak hanya memperkaya kosakata, tetapi juga membantu kita memahami cara berpikir dan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh masyarakat Sunda. Ungkapan-ungkapan ini seringkali digunakan untuk menyampaikan nasihat, sindiran, atau perbandingan secara halus dan bermakna.

1. Babasan: Ungkapan Kiasan
Babasan adalah ungkapan kiasan dalam bahasa Sunda yang terdiri dari dua kata atau lebih, namun tidak membentuk kalimat lengkap dan maknanya tidak dapat diartikan secara harfiah. Babasan memiliki makna konotatif yang mendalam dan seringkali menggambarkan sifat atau perilaku seseorang. Contoh: 'amis budi' (ramah), 'gede hulu' (sombong), 'panjang leungeun' (suka mencuri), 'laer gado' (cerewet). Memahami babasan memerlukan pemahaman konteks dan budaya lokal agar tidak salah mengartikan.

2. Paribasa: Pepatah dan Peribahasa
Paribasa adalah peribahasa atau pepatah dalam bahasa Sunda yang berupa kalimat lengkap, mengandung nasihat, perbandingan, atau sindiran. Paribasa biasanya memiliki makna filosofis yang dalam dan sering digunakan sebagai pedoman hidup. Contoh: 'kawas kacang ninggang kajang' (cepat mengerti), 'ulah ngaliarkeun taleus ateul' (jangan menyebarkan kabar bohong), 'cai diwadahan kana beusi' (sesuatu yang tidak mungkin). Paribasa sering digunakan untuk memberikan pelajaran atau peringatan secara tidak langsung.

3. Perbedaan Babasan dan Paribasa
Meskipun keduanya adalah ungkapan kiasan, babasan dan paribasa memiliki perbedaan mendasar. Babasan cenderung lebih pendek, tidak membentuk kalimat sempurna, dan lebih sering menggambarkan sifat atau keadaan. Sementara itu, paribasa lebih panjang, membentuk kalimat lengkap, dan berfungsi sebagai pepatah atau nasihat hidup. Memahami perbedaan ini akan memudahkan kita dalam mengidentifikasi dan menggunakan keduanya dengan tepat dalam komunikasi sehari-hari berbahasa Sunda.

4. Penggunaan Babasan Paribasa dalam Konteks
Babasan paribasa sering digunakan dalam berbagai konteks komunikasi, baik lisan maupun tulisan. Dalam percakapan, penggunaannya dapat membuat bahasa lebih indah dan bermakna. Dalam karya sastra seperti cerita pendek atau puisi, babasan paribasa dapat memperkaya ekspresi dan memberikan nuansa lokal yang kuat. Penting untuk menggunakan babasan paribasa sesuai dengan konteks agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh lawan bicara atau pembaca.

Rangkuman: Babasan paribasa merupakan kekayaan bahasa Sunda yang penting untuk dilestarikan. Babasan adalah ungkapan kiasan pendek yang menggambarkan sifat, sementara paribasa adalah pepatah atau nasihat panjang yang berfungsi sebagai pedoman hidup. Keduanya memiliki makna tersirat yang mendalam dan memperkaya komunikasi. Memahami dan menggunakan babasan paribasa dengan tepat akan membantu kita dalam melestarikan budaya dan berkomunikasi secara efektif dalam bahasa Sunda.

Halaman 9 · Babasan Paribasa — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BabasanUngkapan kiasan pendek dalam bahasa Sunda.
ParibasaPepatah atau peribahasa dalam bahasa Sunda.
KiasanGaya bahasa yang menggunakan perbandingan atau persamaan.
KonotatifMakna tidak langsung atau makna tambahan.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Babasan Paribasa — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Babasan Paribasa" mata pelajaran Bahasa Sunda Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Babasan Paribasa — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Modul Ajar Bahasa sunda di MTs

Peta di halaman ini memuat Bahasa sunda di MTs, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase D, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk madrasah di bawah Kementerian Agama, mengikuti Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025): memakai 8 Dimensi Profil Lulusan nasional yang sama, sementara kekhasan madrasah dijaga lewat nilai Panca Cinta, dan P5RA/PPRA berada di kokurikuler. Kop dan identitasnya kop madrasah, bukan kop sekolah.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa sunda MTs — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa sunda MTs mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa sunda MTs yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa sunda bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas IXPeta Konsep
Babasan ParibasaBabasan: Ungkapan KiasanParibasa: Pepatah dan PeribahasaPerbedaan Babasan dan ParibasaPenggunaan Babasan Paribasa dalam Konteks
Dari sub-bab Babasan ParibasaLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas IXProfil Lulusan
Penalaran kritisKomunikasiKeimanan dan ketakwaan
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa sunda MTs

Apakah modul ajar Bahasa sunda ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa sunda?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.