BerandaModul AjarPaket BBahasa Indonesia › Kelas VII
Modul Ajar Paket B

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas VII Paket B

1 modul ajar Bahasa Indonesia kelas VII Paket B (Fase D) siap unduh — Analisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel). Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISPaket B · Word + PDF ber-kop atas nama Anda

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Analisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel), salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

12 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas VII ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Indonesia Kelas VII Paket B
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Analisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel)
Bahasa Indonesia · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Analisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel)
Bahasa Indonesia · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasD / VII
Materi PokokAnalisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel)
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL) + Studi Kasus
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Warga belajar telah memiliki kemampuan dasar membaca dan memahami isi cerita sederhana serta mengidentifikasi tokoh dan latar dalam teks cerita.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kolaborasi, Komunikasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainMenyimak; Membaca dan Memirsa
Rumusan CP FaseWarga belajar mampu mengidentifikasi ide pokok, ide pendukung, dan informasi penting dalam berbagai jenis teks, serta menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik teks cerita (fiksi maupun nonfiksi) untuk memahami makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKonflik adalah pertentangan atau masalah yang terjadi antara dua pihak atau lebih dalam sebuah cerita, seperti pertengkaran suami-istri atau persaingan bisnis.
KonseptualKonflik adalah unsur intrinsik penting yang menggerakkan alur cerita, menciptakan ketegangan, dan memengaruhi karakter tokoh.
ProseduralMenganalisis konflik melibatkan langkah-langkah mengidentifikasi jenis konflik, penyebab, akibat, dan cara penyelesaiannya dalam teks cerita.
MetakognitifDengan menganalisis konflik, warga belajar menyadari bagaimana masalah dan penyelesaiannya dalam cerita dapat merefleksikan dinamika kehidupan nyata dan memperkaya pemahaman mereka tentang manusia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi definisi dan jenis-jenis konflik (internal, eksternal) dalam teks cerita.
  2. Menganalisis penyebab dan akibat konflik yang dialami tokoh dalam teks cerita.
  3. Menjelaskan cara penyelesaian konflik oleh tokoh dalam teks cerita.
  4. Menganalisis keterkaitan konflik dengan perkembangan karakter tokoh dan alur cerita.
  5. Mengaitkan konflik dalam teks cerita dengan pengalaman hidup warga belajar atau isu-isu sosial di sekitar mereka.
Halaman 2 · Analisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel) — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Menganalisis konflik dalam teks cerita membantu warga belajar memahami motivasi dan perubahan karakter tokoh, serta nilai-nilai moral yang ingin disampaikan penulis, yang dapat diterapkan dalam menghadapi konflik di kehidupan pribadi dan sosial.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah Anda merasa bingung atau kesal saat membaca cerita karena tokohnya terus-menerus bertengkar atau menghadapi masalah tanpa henti? Mengapa penulis suka membuat tokohnya punya masalah?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem-Based Learning (PBL) + Studi Kasus
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: menganalisis konflik sosial atau politik dalam cerita dan mengaitkannya dengan nilai-nilai Pancasila dalam penyelesaian masalah.
Sejarah: mengidentifikasi konflik yang terjadi dalam narasi sejarah atau biografi tokoh dan memahami dampaknya terhadap peristiwa besar.
Sosiologi: mengkaji konflik antarkelompok atau antarkelas sosial dalam cerita dan menghubungkannya dengan teori-teori konflik sosial.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat diajak berdiskusi tentang konflik yang pernah mereka alami dan cara menyelesaikannya, untuk memperkaya pemahaman warga belajar tentang konflik di dunia nyata.
Lingkungan PembelajaranRuang belajar di PKBM/SKB yang nyaman dengan meja dan kursi yang fleksibel untuk diskusi kelompok; dapat memanfaatkan perpustakaan mini atau pojok baca untuk mengakses buku cerita.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform berbagi dokumen online (misalnya Google Docs) untuk kolaborasi kelompok dalam menyusun peta konflik, serta penggunaan video pendek atau film adaptasi cerita untuk memvisualisasikan konflik.
Halaman 3 · Analisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel) — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi definisi dan jenis-jenis konflik (internal, eksternal) dalam teks cerita.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitTutor menyapa warga belajar, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi konflik dan jenisnya. Tutor mengajukan pertanyaan pemantik: 'Coba ingat, apa masalah utama yang pernah dialami tokoh di cerita favorit Anda?' Warga belajar diajak menyadari pentingnya memahami konflik dalam cerita.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitWarga belajar diajak membaca sebuah cerpen singkat (atau cuplikan novel) yang telah disiapkan tutor. Setelah membaca, warga belajar secara mandiri mengidentifikasi masalah-masalah yang muncul dalam cerita tersebut dan mencatatnya. Tutor memfasilitasi diskusi singkat untuk mengumpulkan temuan awal warga belajar.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok kecil, warga belajar menganalisis masalah yang mereka temukan dan mengategorikannya menjadi konflik 'dalam diri' tokoh (internal) atau 'dengan pihak luar' (eksternal: tokoh lain, alam, masyarakat). Mereka mengisi tabel identifikasi konflik. Tutor berkeliling memberikan bimbingan dan memastikan pemahaman konsep.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil kategorisasi konflik mereka. Tutor memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang jenis-jenis konflik, memberikan contoh konflik yang relevan dengan kehidupan sehari-hari warga belajar (misalnya konflik batin memilih pekerjaan atau konflik dengan tetangga).
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitWarga belajar bersama-sama menyimpulkan definisi dan jenis-jenis konflik. Tutor memberikan apresiasi atas partisipasi aktif warga belajar dan mengingatkan untuk mempersiapkan diri pada pertemuan selanjutnya. Doa penutup dipimpin oleh salah satu warga belajar.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Analisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel) — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis penyebab dan akibat konflik yang dialami tokoh dalam teks cerita serta menjelaskan cara penyelesaian konflik oleh tokoh.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitTutor menyapa warga belajar dan mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang jenis konflik. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis penyebab, akibat, dan penyelesaian konflik. Tutor bertanya: 'Menurut Anda, apa yang menyebabkan konflik muncul dalam cerita, dan bagaimana biasanya tokoh menyelesaikannya?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitWarga belajar membaca teks cerita (cerpen atau cuplikan novel) yang berbeda dari pertemuan sebelumnya, yang menampilkan konflik yang lebih kompleks. Mereka diminta fokus pada 'mengapa' konflik itu terjadi dan 'apa' dampaknya bagi tokoh dan cerita.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok, warga belajar menganalisis teks cerita tersebut untuk mengidentifikasi penyebab konflik, dampak atau akibat yang ditimbulkan, dan bagaimana tokoh-tokoh dalam cerita tersebut berusaha menyelesaikan konfliknya. Mereka mencatat temuan dalam lembar kerja, berdiskusi dan berkolaborasi untuk menemukan solusi atau cara penyelesaian yang dilakukan tokoh.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan analisis mereka mengenai penyebab, akibat, dan penyelesaian konflik. Tutor memfasilitasi diskusi kelas, membandingkan berbagai cara penyelesaian konflik yang ditemukan, dan mengaitkannya dengan strategi penyelesaian masalah dalam kehidupan nyata warga belajar (misalnya negosiasi di tempat kerja atau mediasi konflik keluarga).
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitTutor dan warga belajar merangkum poin-poin penting tentang analisis penyebab, akibat, dan penyelesaian konflik. Tutor memberikan tugas mandiri untuk membaca satu cerpen/novel dan mengidentifikasi unsur-unsur konflik di dalamnya sebagai persiapan pertemuan berikutnya. Tutor menutup pelajaran dengan apresiasi dan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Analisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel) — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranStudi Kasus & Project-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Menganalisis keterkaitan konflik dengan perkembangan karakter tokoh dan alur cerita serta mengaitkan konflik dalam teks cerita dengan pengalaman hidup warga belajar atau isu-isu sosial di sekitar mereka.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitTutor menyapa warga belajar, mengulas tugas mandiri, dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis keterkaitan konflik dengan karakter dan alur, serta menghubungkan dengan kehidupan nyata. Tutor bertanya: 'Bagaimana sebuah masalah bisa mengubah seseorang atau alur cerita? Pernahkah Anda merasakan hal itu?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitWarga belajar secara individu mempresentasikan hasil identifikasi konflik dari tugas mandiri mereka. Tutor memilih beberapa contoh konflik untuk didiskusikan secara mendalam, menyoroti bagaimana konflik tersebut memengaruhi perkembangan karakter tokoh dan arah alur cerita.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok, warga belajar memilih satu konflik dari cerita yang sudah dibahas atau dari cerita pilihan mereka. Mereka kemudian membuat 'peta konflik' yang menggambarkan: jenis konflik, penyebab, akibat, penyelesaian, serta bagaimana konflik tersebut mengubah tokoh dan apa pesan moral yang bisa dipetik. Mereka juga diminta mengaitkan konflik ini dengan isu sosial atau pengalaman hidup mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan 'peta konflik' mereka, menjelaskan analisis mendalam dan relevansinya dengan kehidupan nyata. Tutor memberikan umpan balik konstruktif, mengapresiasi kreativitas, dan menguatkan pemahaman bahwa konflik dalam cerita adalah cerminan kehidupan. Warga belajar diajak merefleksikan pelajaran yang bisa diambil dari konflik-konflik tersebut.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitTutor bersama warga belajar menyimpulkan seluruh materi analisis konflik, menekankan pentingnya kemampuan ini untuk memahami cerita dan kehidupan. Tutor memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan partisipasi warga belajar, memberikan motivasi untuk terus membaca dan menganalisis. Doa penutup dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Analisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel) — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · Pertemuan 3
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis jenis, penyebab, akibat, dan penyelesaian konflik dalam teks cerita 'Cincin Emas' serta mengaitkannya dengan perubahan karakter tokoh.

Alat & bahan: Teks cerita 'Cincin Emas', alat tulis, kertas flipchart/papan tulis mini

Langkah kerja:

  1. Baca teks cerita 'Cincin Emas' dengan saksama.
  2. Identifikasi semua konflik yang terjadi dalam cerita, baik internal maupun eksternal.
  3. Tuliskan penyebab utama setiap konflik dan akibat yang ditimbulkannya bagi tokoh utama.
  4. Jelaskan bagaimana tokoh utama menyelesaikan konflik-konflik tersebut.
  5. Diskusikan dalam kelompok, bagaimana konflik-konflik tersebut memengaruhi perubahan sifat atau pandangan tokoh utama dari awal hingga akhir cerita.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Analisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel) — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa itu konflik dalam sebuah cerita?
  2. Sebutkan satu contoh konflik yang pernah Anda baca atau tonton!
  3. Menurut Anda, mengapa konflik itu penting dalam sebuah cerita?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif warga belajar dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan ketepatan analisis pada LKPD.

Sumatif (akhir): Penyusunan 'peta konflik' yang komprehensif oleh kelompok, yang mencakup identifikasi, analisis, dan relevansi konflik dengan kehidupan nyata.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Analisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel) — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi definisi dan jenis-jenis konflik (internal, eksternal) dalam teks cerita.Definisi dan jenis konflik2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis penyebab dan akibat konflik serta cara penyelesaiannya.Penyebab, akibat, dan penyelesaian konflik2 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
3Menganalisis keterkaitan konflik dengan perkembangan karakter dan alur, serta relevansi dengan kehidupan nyata.Konflik, karakter, alur, dan relevansi sosial2 JPPenalaran Kritis, Komunikasi
Halaman 9 · Analisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel) — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Analisis konflik dalam teks cerita adalah keterampilan penting untuk memahami lebih dalam alur dan karakter tokoh. Konflik bukan hanya sekadar masalah, melainkan motor penggerak cerita yang membuat pembaca penasaran dan terlibat emosi. Memahami konflik membantu kita melihat bagaimana tokoh berkembang dan bagaimana sebuah cerita menyampaikan pesan moral yang relevan dengan kehidupan kita sehari-hari, termasuk dalam menghadapi masalah di lingkungan kerja atau keluarga.

1. Pengertian Konflik dalam Cerita
Konflik dalam teks cerita adalah pertentangan atau masalah yang dihadapi oleh tokoh. Ini adalah elemen kunci yang menciptakan ketegangan, membangun drama, dan mendorong alur cerita bergerak maju. Tanpa konflik, sebuah cerita akan terasa datar dan kurang menarik. Konflik bisa muncul dari berbagai sumber dan memengaruhi tokoh secara fisik maupun mental. Misalnya, seorang warga belajar yang berkonflik batin antara melanjutkan pendidikan atau fokus bekerja.

2. Jenis-jenis Konflik
Konflik dapat dibedakan menjadi dua jenis utama: konflik internal dan konflik eksternal. Konflik internal terjadi di dalam diri tokoh, berupa pergulatan batin, dilema, atau pertentangan nilai-nilai. Contohnya, seorang tokoh yang harus memilih antara kejujuran atau keuntungan pribadi. Konflik eksternal adalah pertentangan yang terjadi antara tokoh dengan pihak di luar dirinya, seperti tokoh dengan tokoh lain, tokoh dengan alam, atau tokoh dengan masyarakat/lingkungan. Misalnya, seorang pengusaha kecil yang bersaing dengan perusahaan besar.

3. Penyebab dan Akibat Konflik
Konflik tidak muncul begitu saja, melainkan memiliki penyebab yang jelas. Penyebab bisa berupa perbedaan pendapat, kesalahpahaman, ambisi, kepentingan yang bertabrakan, atau kondisi lingkungan. Setiap konflik pasti memiliki akibat, baik bagi tokoh yang terlibat maupun bagi keseluruhan alur cerita. Akibat ini bisa berupa perubahan sikap tokoh, munculnya masalah baru, atau bahkan mencapai titik balik dalam cerita. Misalnya, konflik akibat perbedaan prinsip dalam sebuah organisasi.

4. Penyelesaian Konflik
Setiap konflik dalam cerita biasanya menuju pada suatu penyelesaian, meskipun tidak selalu berakhir bahagia. Cara tokoh menyelesaikan konflik sangat bervariasi, mulai dari negosiasi, kompromi, pengorbanan, pertarungan, hingga menerima takdir. Penyelesaian konflik ini sering kali mengungkapkan pesan moral atau pelajaran hidup yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca. Memahami bagaimana tokoh menyelesaikan masalah dapat memberi inspirasi bagi kita dalam menghadapi tantangan di kehidupan nyata, baik di rumah maupun di tempat kerja.

5. Keterkaitan Konflik dengan Karakter dan Alur
Konflik memiliki peran krusial dalam membentuk dan mengembangkan karakter tokoh. Melalui konflik, sifat asli tokoh terungkap, dan mereka sering kali mengalami perubahan atau pertumbuhan. Konflik juga merupakan tulang punggung alur cerita; ia membangun ketegangan, mencapai klimaks, dan akhirnya menuju resolusi. Tanpa konflik, tidak ada perjalanan yang menarik bagi tokoh maupun pembaca, dan cerita kehilangan daya tariknya. Konflik yang relevan dengan isu sosial juga dapat meningkatkan kesadaran warga belajar.

Rangkuman: Konflik adalah elemen vital dalam cerita yang menggerakkan alur dan mengembangkan karakter. Ada konflik internal (dalam diri) dan eksternal (dengan pihak luar). Memahami penyebab, akibat, dan cara penyelesaian konflik membantu kita menyelami pesan moral cerita. Analisis konflik juga mengajarkan kita tentang dinamika kehidupan, membantu kita mengaitkan cerita dengan pengalaman pribadi dan isu-isu sosial di sekitar kita, serta memberikan inspirasi dalam menghadapi masalah.

Halaman 10 · Analisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel) — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Konflik InternalPertentangan dalam diri tokoh, seperti dilema atau pergulatan batin.
Konflik EksternalPertentangan antara tokoh dengan pihak luar (tokoh lain, alam, masyarakat).
AlurRangkaian peristiwa dalam cerita yang saling berhubungan.
Karakter TokohSifat, watak, dan perilaku yang dimiliki oleh tokoh dalam cerita.
ResolusiPenyelesaian atau akhir dari suatu konflik dalam cerita.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Analisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel) — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Analisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel)" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
( …………………………… )
NIP. ……………………
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Analisis Konflik dalam Teks Cerita (Cerpen/Novel) — pratinjau tuntas.org
Lembar 12 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 12 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil5 materi · siap dibuatkan

5 materi Bahasa Indonesia Paket B, urut mengajar dari Teks Deskripsi hingga Puisi Rakyat.

Teks DeskripsiCerita Fantasi (Narasi)Teks ProsedurTeks Laporan Hasil ObservasiPuisi Rakyat

Semester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan

4 materi Bahasa Indonesia Paket B, urut mengajar dari Fabel hingga Buku Fiksi dan Nonfiksi.

FabelSurat Pribadi dan DinasBerkorespondensi (Surat Pribadi dan Dinas)Buku Fiksi dan Nonfiksi

Bahasa Indonesia Kelas VII Paket B — Fase D

Kelas VII — ditulis juga kelas 7 — di Paket B berada di Fase D, dan 9 materi Bahasa Indonesia setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Bahasa Indonesia juga dipanggil bindo dan b indonesia — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Indonesia kelas VII (kelas 7) Paket B — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VII (kelas 7) Paket B mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Indonesia kelas VII (kelas 7) Paket B yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas VII Paket B

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Kelas VII (kelas 7) Paket B masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase D. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Bahasa Indonesia kelas VII Paket B?

9 materi, urut mengajar dari Teks Deskripsi hingga Buku Fiksi dan Nonfiksi. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Indonesia?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Bahasa Indonesia sering disebut apa lagi?

Nama resminya Bahasa Indonesia, tetapi di sekolah ia juga dipanggil bindo, b indonesia. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.