Modul Ajar SD

Modul Ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin Kelas IV SD

1 modul ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin kelas IV SD (Fase B) siap unduh — Wisata alam Sumatera Selatan. Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase BWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISSD · Word + PDF ber-kop atas nama Anda

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Wisata alam Sumatera Selatan, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

12 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas IV ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin Kelas IV SD
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Wisata alam Sumatera Selatan
BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin · Kelas IV · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Wisata alam Sumatera Selatan
BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin · Fase B · Kelas IV · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin
Fase / KelasB / IV
Materi PokokWisata alam Sumatera Selatan
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik eksplorasi
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik mengetahui beberapa nama tempat wisata di sekitar tempat tinggalnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kewargaan, kreativitas, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, Lampiran III.A.5. Budaya Banyuasin
Elemen / DomainMengenal dan Melestarikan Budaya Lokal
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan mendeskripsikan berbagai aspek budaya lokal Banyuasin dan Sumatera Selatan, serta menunjukkan sikap bangga dan keinginan untuk melestarikannya.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSumatera Selatan memiliki banyak destinasi wisata alam seperti Danau Ranau, Gunung Dempo, dan Air Terjun Temam.
KonseptualWisata alam adalah kegiatan rekreasi yang memanfaatkan keindahan dan kekayaan alam suatu daerah.
ProseduralMempelajari cara mengidentifikasi potensi wisata alam, mendeskripsikan ciri-cirinya, dan menyusun rencana promosi sederhana.
MetakognitifMenyadari pentingnya menjaga kelestarian alam agar tetap menjadi daya tarik wisata dan sumber kehidupan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi jenis-jenis wisata alam di Sumatera Selatan dengan benar.
  2. Menjelaskan ciri khas dan daya tarik dari beberapa lokasi wisata alam di Sumatera Selatan secara lisan maupun tulisan.
  3. Menyusun poster sederhana atau presentasi tentang salah satu wisata alam Sumatera Selatan.
  4. Menunjukkan sikap bangga dan peduli terhadap kelestarian wisata alam Sumatera Selatan.
Halaman 2 · Wisata alam Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami keindahan dan kekayaan wisata alam Sumatera Selatan adalah langkah awal untuk mencintai, menjaga, dan mempromosikannya sebagai bagian dari identitas lokal yang membanggakan.

Pertanyaan pemantik: "Menurut kalian, mengapa banyak orang suka berlibur ke tempat-tempat yang indah di alam terbuka?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik eksplorasi
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan mendeskripsikan dan mempresentasikan informasi secara lisan dan tulisan.
Seni Budaya: Membuat poster atau media presentasi yang menarik secara visual.
Ilmu Pengetahuan Alam: Memahami keanekaragaman hayati dan ekosistem di lokasi wisata alam.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang pengalaman liburan keluarga ke tempat wisata alam di Sumatera Selatan atau membantu siswa mencari informasi tentang wisata alam dari sumber terpercaya.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk kerja kelompok dan presentasi, dengan akses ke area display hasil karya siswa; lingkungan sekolah dapat dimanfaatkan untuk observasi sederhana tentang keindahan alam sekitar.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan tablet atau komputer untuk mencari informasi tentang wisata alam Sumatera Selatan melalui mesin pencari atau melihat video edukasi, serta menggunakan aplikasi sederhana untuk membuat poster digital.
Halaman 3 · Wisata alam Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi jenis-jenis wisata alam di Sumatera Selatan dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan bertanya pengalaman liburan siswa. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik: 'Menurut kalian, mengapa banyak orang suka berlibur ke tempat-tempat yang indah di alam terbuka?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik secara berkelompok mengamati berbagai gambar dan video pendek tentang wisata alam Sumatera Selatan (misal: Danau Ranau, Gunung Dempo, Air Terjun Temam). Mereka diminta untuk mencatat apa saja yang mereka lihat dan diskusikan jenis-jenis wisata alam tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok kemudian mengisi lembar kerja untuk mengidentifikasi nama tempat, lokasi, dan jenis wisata alam dari gambar/video yang diamati, serta mencatat kesan pertama mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang keanekaragaman wisata alam di Sumatera Selatan, serta memfasilitasi diskusi singkat tentang pentingnya menjaga kebersihan di tempat wisata.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama siswa menyimpulkan jenis-jenis wisata alam yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif siswa dan memberikan pengantar untuk kegiatan pertemuan selanjutnya. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Wisata alam Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menjelaskan ciri khas dan daya tarik dari beberapa lokasi wisata alam di Sumatera Selatan secara lisan maupun tulisan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa, berdoa, presensi, dan mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang jenis-jenis wisata alam. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengaitkannya dengan proyek yang akan dibuat.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik dalam kelompok yang sama memilih satu lokasi wisata alam Sumatera Selatan yang paling menarik bagi mereka. Mereka mencari informasi lebih lanjut dari berbagai sumber (buku, internet dengan bimbingan, atau wawancara singkat jika memungkinkan) untuk menggali ciri khas dan daya tarik lokasi tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDengan bimbingan guru, setiap kelompok mulai merencanakan pembuatan poster sederhana atau presentasi digital (menggunakan aplikasi sederhana seperti Paint atau Google Slides) yang berisi informasi tentang lokasi wisata pilihan mereka, termasuk gambar, ciri khas, dan alasan mengapa tempat itu menarik.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok berbagi kemajuan proyek mereka dengan kelompok lain. Guru memberikan saran konstruktif untuk perbaikan dan memastikan setiap kelompok memahami tugas mereka untuk pertemuan berikutnya. Guru juga mengingatkan tentang pentingnya kerja sama.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama siswa menyimpulkan pentingnya menggali informasi secara mandiri. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan semangat kolaborasi siswa, serta memberikan tugas untuk melengkapi bahan proyek di rumah. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Wisata alam Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning + Praktik
Tujuan Pertemuan 3Menyusun poster sederhana atau presentasi tentang salah satu wisata alam Sumatera Selatan dan menunjukkan sikap bangga dan peduli terhadap kelestarian wisata alam Sumatera Selatan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengingatkan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa untuk menyelesaikan proyek mereka dengan hasil terbaik. Guru menekankan pentingnya menyampaikan informasi dengan jelas dan menarik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik dalam kelompok melanjutkan penyelesaian poster atau presentasi mereka, memastikan semua informasi penting sudah tercantum dan tampilan menarik. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan bantuan jika diperlukan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil proyek mereka di depan kelas. Kelompok lain memberikan pertanyaan dan masukan. Setelah presentasi, siswa secara individu menuliskan satu kalimat tentang mengapa mereka bangga dengan wisata alam Sumatera Selatan dan bagaimana cara menjaganya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitGuru dan siswa melakukan refleksi bersama mengenai proses pembuatan proyek, tantangan yang dihadapi, dan pembelajaran yang didapat. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan bangga terhadap kekayaan lokal. Guru memberikan umpan balik positif kepada setiap kelompok.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama siswa menyimpulkan keseluruhan materi dan kegiatan. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras, kreativitas, dan partisipasi seluruh siswa. Guru mengajak siswa untuk terus menjaga dan mempromosikan wisata alam. Doa penutup dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Wisata alam Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · Pertemuan 3
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Mengidentifikasi dan mendeskripsikan ciri khas wisata alam Sumatera Selatan.

Alat & bahan: Gambar/video wisata alam Sumatera Selatan, alat tulis, lembar kerja, kertas gambar, pensil warna/spidol

Langkah kerja:

  1. Amati gambar atau video wisata alam Sumatera Selatan yang ditampilkan guru.
  2. Pilih satu lokasi wisata alam yang paling menarik perhatianmu.
  3. Carilah informasi tentang lokasi tersebut (nama, letak, ciri khas, daya tarik).
  4. Buatlah sketsa atau gambar sederhana lokasi tersebut di kertas gambar.
  5. Tuliskan deskripsi singkat tentang lokasi tersebut di bawah gambarmu.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Wisata alam Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa saja tempat wisata yang pernah kalian kunjungi?
  2. Apakah kalian tahu ada tempat wisata alam di Sumatera Selatan?
  3. Sebutkan satu nama tempat wisata alam yang kalian ketahui!
  4. Menurut kalian, apa yang membuat suatu tempat disebut 'wisata alam'?

Formatif (proses): Observasi partisipasi siswa dalam diskusi kelompok dan proses pembuatan proyek poster/presentasi, serta penilaian sikap kolaborasi dan kepedulian.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek (poster/presentasi) dan jawaban esai tentang kebanggaan dan upaya pelestarian wisata alam Sumatera Selatan.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Wisata alam Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis wisata alam di Sumatera Selatan.Jenis-jenis wisata alam di Sumatera Selatan.2 JPKewargaan
2Menjelaskan ciri khas dan daya tarik dari beberapa lokasi wisata alam di Sumatera Selatan.Ciri khas dan daya tarik wisata alam Sumsel.2 JPKreativitas
3Menyusun poster sederhana atau presentasi tentang salah satu wisata alam Sumatera Selatan.Proyek poster/presentasi wisata alam.2 JPKolaborasi, Kreativitas
Halaman 9 · Wisata alam Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Selamat datang di petualangan kita menjelajahi keindahan alam Sumatera Selatan! Provinsi kita ini kaya akan pemandangan alam yang menakjubkan, mulai dari danau yang luas, gunung yang menjulang, hingga air terjun yang memukau. Mari kita kenali lebih dekat potensi wisata alam yang ada di sekitar kita agar kita semakin bangga dan mau ikut menjaganya.

1. Mengenal Wisata Alam Sumatera Selatan
Sumatera Selatan adalah provinsi yang memiliki banyak sekali potensi wisata alam. Wisata alam adalah kegiatan rekreasi yang memanfaatkan keindahan dan kekayaan alam, seperti gunung, pantai, danau, hutan, atau air terjun. Berwisata alam bukan hanya menyenangkan, tetapi juga bisa membuat kita belajar banyak tentang lingkungan dan keunikan suatu daerah. Di Sumatera Selatan, kita bisa menemukan berbagai jenis wisata alam yang siap untuk dijelajahi.

2. Danau Ranau: Permata di Perbatasan
Danau Ranau adalah danau terbesar kedua di Pulau Sumatera dan menjadi salah satu destinasi wisata alam paling terkenal di Sumatera Selatan. Danau ini terletak di perbatasan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dan Kabupaten Lampung Barat. Air danau yang jernih, dikelilingi perbukitan hijau, serta adanya Gunung Seminung yang menjulang tinggi, membuat pemandangan di Danau Ranau sangat indah. Pengunjung bisa menikmati perahu, memancing, atau sekadar bersantai menikmati suasana.

3. Pesona Gunung Dempo di Pagar Alam
Gunung Dempo adalah gunung berapi aktif tertinggi di Sumatera Selatan, terletak di Kota Pagar Alam. Selain cocok untuk pendakian, lereng Gunung Dempo juga terkenal dengan perkebunan teh yang luas dan hijau membentang. Udara sejuk dan segar di sana sangat cocok untuk berlibur. Dari puncak gunung, kita bisa melihat pemandangan kota Pagar Alam yang menawan. Gunung Dempo menjadi ikon wisata alam yang sangat dibanggakan oleh masyarakat Sumatera Selatan.

4. Air Terjun Temam: Niagara Mini Sumatera
Air Terjun Temam sering disebut sebagai 'Niagara Mini' karena bentuknya yang melebar seperti tirai air, mirip dengan Air Terjun Niagara di luar negeri. Air terjun ini berlokasi di Kota Lubuklinggau. Dengan ketinggian sekitar 25 meter dan lebar sekitar 25 meter, Air Terjun Temam menawarkan pemandangan yang spektakuler. Pengunjung bisa menikmati segarnya air terjun dan keindahan alam di sekitarnya. Tempat ini sangat cocok untuk berfoto dan bersantai bersama keluarga.

5. Menjaga Kelestarian Wisata Alam
Kekayaan wisata alam Sumatera Selatan ini adalah anugerah yang harus kita jaga bersama. Untuk melestarikannya, kita harus selalu menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak tanaman atau mengambil bagian dari alam, serta menghormati lingkungan sekitar. Dengan menjaga kelestarian alam, kita memastikan keindahan ini dapat dinikmati oleh generasi kita dan generasi yang akan datang.

Rangkuman: Sumatera Selatan kaya akan wisata alam yang indah dan beragam, seperti Danau Ranau, Gunung Dempo, dan Air Terjun Temam. Setiap tempat memiliki ciri khas dan daya tarik tersendiri yang patut dibanggakan. Sebagai warga daerah, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam ini agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh semua orang. Mari kita cintai dan lestarikan wisata alam Sumatera Selatan!

Halaman 10 · Wisata alam Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Wisata alamKegiatan rekreasi yang memanfaatkan keindahan dan kekayaan alam.
DestinasiTempat tujuan, terutama untuk pariwisata.
EkosistemKomunitas makhluk hidup dan lingkungan fisiknya yang saling berinteraksi.
LestariTetap seperti keadaannya semula, tidak berubah atau rusak.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Wisata alam Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Wisata alam Sumatera Selatan" mata pelajaran BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
( …………………………… )
NIP. ……………………
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Wisata alam Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
Lembar 12 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 12 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin Kelas IV SD — Fase B

Kelas IV — ditulis juga kelas 4 — di SD berada di Fase B.

Yang disusun di sini perangkat ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin kelas IV (kelas 4) SD — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin kelas IV (kelas 4) SD mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin kelas IV (kelas 4) SD yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase B beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin Kelas IV SD

Apakah modul ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Kelas IV (kelas 4) SD masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase B. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase B beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.