Modul Ajar & RPP BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin Kelas IV
Wisata alam Sumatera Selatan
Modul ajar (RPP) BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin SD kelas IV materi Wisata alam Sumatera Selatan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, Lampiran III.A.5. Budaya Banyuasin. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Wisata alam Sumatera Selatan yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | Wisata alam Sumatera Selatan |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik eksplorasi |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik mengetahui beberapa nama tempat wisata di sekitar tempat tinggalnya.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kewargaan, kreativitas, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, Lampiran III.A.5. Budaya Banyuasin |
| Elemen / Domain | Mengenal dan Melestarikan Budaya Lokal |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan mendeskripsikan berbagai aspek budaya lokal Banyuasin dan Sumatera Selatan, serta menunjukkan sikap bangga dan keinginan untuk melestarikannya. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Sumatera Selatan memiliki banyak destinasi wisata alam seperti Danau Ranau, Gunung Dempo, dan Air Terjun Temam. |
| Konseptual | Wisata alam adalah kegiatan rekreasi yang memanfaatkan keindahan dan kekayaan alam suatu daerah. |
| Prosedural | Mempelajari cara mengidentifikasi potensi wisata alam, mendeskripsikan ciri-cirinya, dan menyusun rencana promosi sederhana. |
| Metakognitif | Menyadari pentingnya menjaga kelestarian alam agar tetap menjadi daya tarik wisata dan sumber kehidupan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi jenis-jenis wisata alam di Sumatera Selatan dengan benar.
- Menjelaskan ciri khas dan daya tarik dari beberapa lokasi wisata alam di Sumatera Selatan secara lisan maupun tulisan.
- Menyusun poster sederhana atau presentasi tentang salah satu wisata alam Sumatera Selatan.
- Menunjukkan sikap bangga dan peduli terhadap kelestarian wisata alam Sumatera Selatan.
Pemahaman bermakna: Memahami keindahan dan kekayaan wisata alam Sumatera Selatan adalah langkah awal untuk mencintai, menjaga, dan mempromosikannya sebagai bagian dari identitas lokal yang membanggakan.
Pertanyaan pemantik: "Menurut kalian, mengapa banyak orang suka berlibur ke tempat-tempat yang indah di alam terbuka?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik eksplorasi |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan mendeskripsikan dan mempresentasikan informasi secara lisan dan tulisan. Seni Budaya: Membuat poster atau media presentasi yang menarik secara visual. Ilmu Pengetahuan Alam: Memahami keanekaragaman hayati dan ekosistem di lokasi wisata alam. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang pengalaman liburan keluarga ke tempat wisata alam di Sumatera Selatan atau membantu siswa mencari informasi tentang wisata alam dari sumber terpercaya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk kerja kelompok dan presentasi, dengan akses ke area display hasil karya siswa; lingkungan sekolah dapat dimanfaatkan untuk observasi sederhana tentang keindahan alam sekitar. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan tablet atau komputer untuk mencari informasi tentang wisata alam Sumatera Selatan melalui mesin pencari atau melihat video edukasi, serta menggunakan aplikasi sederhana untuk membuat poster digital. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis wisata alam di Sumatera Selatan dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan bertanya pengalaman liburan siswa. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik: 'Menurut kalian, mengapa banyak orang suka berlibur ke tempat-tempat yang indah di alam terbuka?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati berbagai gambar dan video pendek tentang wisata alam Sumatera Selatan (misal: Danau Ranau, Gunung Dempo, Air Terjun Temam). Mereka diminta untuk mencatat apa saja yang mereka lihat dan diskusikan jenis-jenis wisata alam tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok kemudian mengisi lembar kerja untuk mengidentifikasi nama tempat, lokasi, dan jenis wisata alam dari gambar/video yang diamati, serta mencatat kesan pertama mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang keanekaragaman wisata alam di Sumatera Selatan, serta memfasilitasi diskusi singkat tentang pentingnya menjaga kebersihan di tempat wisata. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama siswa menyimpulkan jenis-jenis wisata alam yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif siswa dan memberikan pengantar untuk kegiatan pertemuan selanjutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan ciri khas dan daya tarik dari beberapa lokasi wisata alam di Sumatera Selatan secara lisan maupun tulisan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, presensi, dan mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang jenis-jenis wisata alam. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengaitkannya dengan proyek yang akan dibuat. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dalam kelompok yang sama memilih satu lokasi wisata alam Sumatera Selatan yang paling menarik bagi mereka. Mereka mencari informasi lebih lanjut dari berbagai sumber (buku, internet dengan bimbingan, atau wawancara singkat jika memungkinkan) untuk menggali ciri khas dan daya tarik lokasi tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dengan bimbingan guru, setiap kelompok mulai merencanakan pembuatan poster sederhana atau presentasi digital (menggunakan aplikasi sederhana seperti Paint atau Google Slides) yang berisi informasi tentang lokasi wisata pilihan mereka, termasuk gambar, ciri khas, dan alasan mengapa tempat itu menarik. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok berbagi kemajuan proyek mereka dengan kelompok lain. Guru memberikan saran konstruktif untuk perbaikan dan memastikan setiap kelompok memahami tugas mereka untuk pertemuan berikutnya. Guru juga mengingatkan tentang pentingnya kerja sama. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama siswa menyimpulkan pentingnya menggali informasi secara mandiri. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan semangat kolaborasi siswa, serta memberikan tugas untuk melengkapi bahan proyek di rumah. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning + Praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menyusun poster sederhana atau presentasi tentang salah satu wisata alam Sumatera Selatan dan menunjukkan sikap bangga dan peduli terhadap kelestarian wisata alam Sumatera Selatan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengingatkan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa untuk menyelesaikan proyek mereka dengan hasil terbaik. Guru menekankan pentingnya menyampaikan informasi dengan jelas dan menarik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dalam kelompok melanjutkan penyelesaian poster atau presentasi mereka, memastikan semua informasi penting sudah tercantum dan tampilan menarik. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan bantuan jika diperlukan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil proyek mereka di depan kelas. Kelompok lain memberikan pertanyaan dan masukan. Setelah presentasi, siswa secara individu menuliskan satu kalimat tentang mengapa mereka bangga dengan wisata alam Sumatera Selatan dan bagaimana cara menjaganya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Guru dan siswa melakukan refleksi bersama mengenai proses pembuatan proyek, tantangan yang dihadapi, dan pembelajaran yang didapat. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan bangga terhadap kekayaan lokal. Guru memberikan umpan balik positif kepada setiap kelompok. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama siswa menyimpulkan keseluruhan materi dan kegiatan. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras, kreativitas, dan partisipasi seluruh siswa. Guru mengajak siswa untuk terus menjaga dan mempromosikan wisata alam. Doa penutup dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan mendeskripsikan ciri khas wisata alam Sumatera Selatan.
Alat & bahan: Gambar/video wisata alam Sumatera Selatan, alat tulis, lembar kerja, kertas gambar, pensil warna/spidol
Langkah kerja:
- Amati gambar atau video wisata alam Sumatera Selatan yang ditampilkan guru.
- Pilih satu lokasi wisata alam yang paling menarik perhatianmu.
- Carilah informasi tentang lokasi tersebut (nama, letak, ciri khas, daya tarik).
- Buatlah sketsa atau gambar sederhana lokasi tersebut di kertas gambar.
- Tuliskan deskripsi singkat tentang lokasi tersebut di bawah gambarmu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja tempat wisata yang pernah kalian kunjungi?
- Apakah kalian tahu ada tempat wisata alam di Sumatera Selatan?
- Sebutkan satu nama tempat wisata alam yang kalian ketahui!
- Menurut kalian, apa yang membuat suatu tempat disebut 'wisata alam'?
Formatif (proses): Observasi partisipasi siswa dalam diskusi kelompok dan proses pembuatan proyek poster/presentasi, serta penilaian sikap kolaborasi dan kepedulian.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek (poster/presentasi) dan jawaban esai tentang kebanggaan dan upaya pelestarian wisata alam Sumatera Selatan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis wisata alam di Sumatera Selatan. | Jenis-jenis wisata alam di Sumatera Selatan. | 2 JP | Kewargaan |
| 2 | Menjelaskan ciri khas dan daya tarik dari beberapa lokasi wisata alam di Sumatera Selatan. | Ciri khas dan daya tarik wisata alam Sumsel. | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Menyusun poster sederhana atau presentasi tentang salah satu wisata alam Sumatera Selatan. | Proyek poster/presentasi wisata alam. | 2 JP | Kolaborasi, Kreativitas |
Selamat datang di petualangan kita menjelajahi keindahan alam Sumatera Selatan! Provinsi kita ini kaya akan pemandangan alam yang menakjubkan, mulai dari danau yang luas, gunung yang menjulang, hingga air terjun yang memukau. Mari kita kenali lebih dekat potensi wisata alam yang ada di sekitar kita agar kita semakin bangga dan mau ikut menjaganya.
1. Mengenal Wisata Alam Sumatera Selatan
Sumatera Selatan adalah provinsi yang memiliki banyak sekali potensi wisata alam. Wisata alam adalah kegiatan rekreasi yang memanfaatkan keindahan dan kekayaan alam, seperti gunung, pantai, danau, hutan, atau air terjun. Berwisata alam bukan hanya menyenangkan, tetapi juga bisa membuat kita belajar banyak tentang lingkungan dan keunikan suatu daerah. Di Sumatera Selatan, kita bisa menemukan berbagai jenis wisata alam yang siap untuk dijelajahi.
2. Danau Ranau: Permata di Perbatasan
Danau Ranau adalah danau terbesar kedua di Pulau Sumatera dan menjadi salah satu destinasi wisata alam paling terkenal di Sumatera Selatan. Danau ini terletak di perbatasan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dan Kabupaten Lampung Barat. Air danau yang jernih, dikelilingi perbukitan hijau, serta adanya Gunung Seminung yang menjulang tinggi, membuat pemandangan di Danau Ranau sangat indah. Pengunjung bisa menikmati perahu, memancing, atau sekadar bersantai menikmati suasana.
3. Pesona Gunung Dempo di Pagar Alam
Gunung Dempo adalah gunung berapi aktif tertinggi di Sumatera Selatan, terletak di Kota Pagar Alam. Selain cocok untuk pendakian, lereng Gunung Dempo juga terkenal dengan perkebunan teh yang luas dan hijau membentang. Udara sejuk dan segar di sana sangat cocok untuk berlibur. Dari puncak gunung, kita bisa melihat pemandangan kota Pagar Alam yang menawan. Gunung Dempo menjadi ikon wisata alam yang sangat dibanggakan oleh masyarakat Sumatera Selatan.
4. Air Terjun Temam: Niagara Mini Sumatera
Air Terjun Temam sering disebut sebagai 'Niagara Mini' karena bentuknya yang melebar seperti tirai air, mirip dengan Air Terjun Niagara di luar negeri. Air terjun ini berlokasi di Kota Lubuklinggau. Dengan ketinggian sekitar 25 meter dan lebar sekitar 25 meter, Air Terjun Temam menawarkan pemandangan yang spektakuler. Pengunjung bisa menikmati segarnya air terjun dan keindahan alam di sekitarnya. Tempat ini sangat cocok untuk berfoto dan bersantai bersama keluarga.
5. Menjaga Kelestarian Wisata Alam
Kekayaan wisata alam Sumatera Selatan ini adalah anugerah yang harus kita jaga bersama. Untuk melestarikannya, kita harus selalu menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak tanaman atau mengambil bagian dari alam, serta menghormati lingkungan sekitar. Dengan menjaga kelestarian alam, kita memastikan keindahan ini dapat dinikmati oleh generasi kita dan generasi yang akan datang.
Rangkuman: Sumatera Selatan kaya akan wisata alam yang indah dan beragam, seperti Danau Ranau, Gunung Dempo, dan Air Terjun Temam. Setiap tempat memiliki ciri khas dan daya tarik tersendiri yang patut dibanggakan. Sebagai warga daerah, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam ini agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh semua orang. Mari kita cintai dan lestarikan wisata alam Sumatera Selatan!
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Wisata alam | Kegiatan rekreasi yang memanfaatkan keindahan dan kekayaan alam. |
| Destinasi | Tempat tujuan, terutama untuk pariwisata. |
| Ekosistem | Komunitas makhluk hidup dan lingkungan fisiknya yang saling berinteraksi. |
| Lestari | Tetap seperti keadaannya semula, tidak berubah atau rusak. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Wisata alam Sumatera Selatan" mata pelajaran BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin Wisata alam Sumatera Selatan ini gratis?
Ya. Modul Wisata alam Sumatera Selatan untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Wisata alam Sumatera Selatan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, Lampiran III.A.5. Budaya Banyuasin, pada Fase B untuk kelas IV SD.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Wisata alam Sumatera Selatan untuk BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Wisata alam Sumatera Selatan ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin kelas IV SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin kelas 4 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Wisata alam Sumatera Selatan pada BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin SD, Fase B, elemen Mengenal dan Melestarikan Budaya Lokal.
Bisakah modul Wisata alam Sumatera Selatan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Wisata alam Sumatera Selatan dapat Anda sesuaikan dengan murid BUDAYA BANYUASIN/muatan lokal banyuasin kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.