Modul Ajar SD

Modul Ajar Pendidikan Agama Buddha Kelas I SD

1 modul ajar Pendidikan Agama Buddha kelas I SD (Fase A) siap unduh — Berbakti kepada Orang Tua. Lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase AWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 8 materi kelas I & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua mapel per kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Berbakti kepada Orang Tua, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Berbakti kepada Orang Tua selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas I ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pendidikan Agama Buddha Kelas I SD
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Berbakti kepada Orang Tua
Pendidikan Agama Buddha · Kelas I · Fase A
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Berbakti kepada Orang Tua
Pendidikan Agama Buddha · Fase A · Kelas I · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha
Fase / KelasA / I
Materi PokokBerbakti kepada Orang Tua
Alokasi Waktu2 Pertemuan (6 JP: 3 JP × 35 menit = 105 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal anggota keluarga inti dan pentingnya saling menyayangi dalam keluarga.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BKPDM Nomor 020 Tahun 2026
Elemen / DomainBerbakti kepada Orang Tua
Rumusan CP FasePeserta didik menunjukkan sikap berbakti kepada orang tua dengan melaksanakan kewajiban sebagai anak dan menghormati orang tua sesuai ajaran Buddha.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBerbakti kepada orang tua dapat ditunjukkan dengan membantu pekerjaan rumah seperti merapikan mainan atau mengucapkan terima kasih.
KonseptualBerbakti kepada orang tua adalah kewajiban anak sebagai wujud rasa sayang dan terima kasih atas jasa-jasa orang tua.
ProseduralPeserta didik dapat menunjukkan cara-cara berbakti kepada orang tua melalui tindakan nyata di rumah dan di sekolah.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa berbakti kepada orang tua merupakan perilaku baik yang membawa kebahagiaan bagi diri sendiri dan keluarga.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengekspresikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia keluarga, khususnya orang tua, yang telah memberikan kehidupan dan kasih sayang.
2. Cinta IlmuMendorong peserta didik untuk belajar giat dan rajin sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua yang telah membiayai pendidikan mereka.
3. Cinta LingkunganMengajak peserta didik untuk menjaga kebersihan dan kerapian rumah sebagai wujud membantu pekerjaan orang tua dan menciptakan lingkungan yang nyaman.
4. Cinta Diri dan SesamaMembangun kesadaran akan pentingnya menyayangi dan menghormati orang tua, serta mengembangkan empati terhadap perasaan dan pengorbanan mereka.
5. Cinta Tanah AirMenumbuhkan rasa bangga menjadi bagian dari keluarga Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan dan bakti kepada orang tua.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui tayangan video, peserta didik dapat mengidentifikasi contoh-contoh perilaku berbakti kepada orang tua dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan alasan pentingnya berbakti kepada orang tua secara runtut.
  3. Melalui kegiatan simulasi, peserta didik dapat mempraktikkan cara berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari dengan santun.
  4. Setelah mengerjakan LKPD, peserta didik dapat membuat daftar perilaku berbakti kepada orang tua minimal tiga contoh.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mengaplikasikan sikap hormat dan patuh kepada orang tua di rumah dan di sekolah.
Halaman 2 · Berbakti kepada Orang Tua — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Berbakti kepada orang tua adalah kunci kebahagiaan dalam keluarga dan landasan untuk menjadi pribadi yang baik, karena orang tua telah berjuang membesarkan dan mendidik kita dengan penuh kasih sayang.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menunjukkan rasa sayang dan terima kasih kepada Ayah dan Ibu?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila: Menumbuhkan sikap gotong royong dan saling menghargai dalam keluarga sebagai wujud pengamalan sila Pancasila.
Bahasa Indonesia: Menggunakan kalimat-kalimat santun dan ungkapan terima kasih yang baik saat berkomunikasi dengan orang tua.
Seni Budaya: Membuat gambar atau kolase tentang kegiatan berbakti kepada orang tua sebagai ekspresi kreativitas.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak berkolaborasi dengan guru untuk mendukung praktik berbakti di rumah melalui kegiatan sederhana seperti membantu pekerjaan rumah atau mengucapkan terima kasih.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman dan inspiratif dengan poster-poster tentang perilaku berbakti, serta menyediakan area untuk simulasi peran.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video edukasi pendek tentang berbakti kepada orang tua sebagai stimulus awal pembelajaran.
Halaman 3 · Berbakti kepada Orang Tua — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 105 menit · awal 20 · inti 65 · penutup 20
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui tayangan video, peserta didik dapat mengidentifikasi contoh-contoh perilaku berbakti kepada orang tua dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menit
  1. Guru menyapa peserta didik dengan salam Buddhis (Namo Buddhaya) dan mengajak berdoa bersama sesuai keyakinan.
  2. Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar peserta didik, kemudian mengaitkan dengan pengalaman mereka saat membantu orang tua di rumah.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang pentingnya berbakti kepada orang tua dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita menunjukkan rasa sayang dan terima kasih kepada Ayah dan Ibu?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video pendek tentang anak yang berbakti kepada orang tua dan anak yang tidak berbakti, lalu meminta peserta didik mengamati perbedaan perilaku dalam video tersebut.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang) dan membagikan lembar kerja yang berisi pertanyaan-pertanyaan terkait video.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi contoh-contoh perilaku berbakti dan tidak berbakti dari video, serta mendiskusikan perasaan anak dan orang tua dalam setiap situasi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat daftar contoh perilaku berbakti yang mereka temukan dan menuliskannya di kertas karton kecil.
  2. Setiap kelompok memilih satu contoh perilaku berbakti dan menirukan gerakannya di depan kelas.
  3. Guru memberikan kesempatan kelompok lain untuk menanggapi hasil identifikasi dan peragaan temannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan daftar contoh perilaku berbakti dan menjelaskan mengapa perilaku tersebut penting dilakukan.
  2. Guru memberikan umpan balik positif atas presentasi peserta didik dan meluruskan jika ada pemahaman yang kurang tepat.
  3. Guru melakukan penguatan materi dengan menjelaskan kembali pentingnya berbakti kepada orang tua sesuai ajaran Buddha.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan contoh-contoh perilaku berbakti kepada orang tua yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktif dan semangat belajarnya, serta mengajak mereka untuk selalu berbakti kepada orang tua di rumah.
  3. Guru memberikan tugas rumah untuk menceritakan satu pengalaman berbakti kepada orang tua dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Berbakti kepada Orang Tua — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 105 menit · awal 20 · inti 65 · penutup 20
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui kegiatan simulasi, peserta didik dapat mempraktikkan cara berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari dengan santun.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menit
  1. Guru menyapa peserta didik dengan salam Buddhis dan mengajak berdoa bersama.
  2. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang contoh-contoh berbakti kepada orang tua dan menanyakan pengalaman peserta didik dalam berbakti di rumah.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mempraktikkan cara berbakti kepada orang tua dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita menunjukkan rasa sayang dan terima kasih kepada Ayah dan Ibu?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menunjukkan beberapa gambar yang menggambarkan situasi anak berbakti kepada orang tua, misalnya membantu ibu memasak, merapikan kamar, atau mengucapkan terima kasih.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru meminta peserta didik untuk memilih satu gambar yang paling mereka sukai dan menjelaskan mengapa mereka memilih gambar tersebut.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru memfasilitasi diskusi singkat tentang bagaimana mereka bisa meniru perilaku baik yang ada di gambar dalam kehidupan sehari-hari.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik secara berpasangan atau berkelompok kecil melakukan simulasi peran tentang situasi berbakti kepada orang tua, misalnya 'Anak membantu Ibu merapikan meja makan' atau 'Anak mengucapkan terima kasih kepada Ayah karena telah dibelikan mainan'.
  2. Setiap kelompok menampilkan hasil simulasi peran mereka di depan kelas dengan bimbingan guru.
  3. Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap simulasi yang ditampilkan, menekankan pada sikap santun dan tulus.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik dan guru bersama-sama mengevaluasi praktik simulasi, mengidentifikasi hal-hal baik yang sudah dilakukan dan hal-hal yang perlu ditingkatkan.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada setiap kelompok atas usaha dan kreativitas mereka dalam melakukan simulasi.
  3. Guru menguatkan pemahaman bahwa berbakti kepada orang tua tidak hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan tindakan nyata dan tulus.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya mempraktikkan berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik dan memotivasi mereka untuk selalu menjadi anak yang berbakti dan membanggakan orang tua.
  3. Guru menutup pelajaran dengan doa dan mengingatkan untuk selalu menyayangi orang tua.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Berbakti kepada Orang Tua — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Aku Sayang Ayah Ibu!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 30 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menuliskan contoh perilaku berbakti kepada orang tua.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Anak-anak yang baik, tahukah kalian bahwa orang tua kita adalah orang yang paling berjasa dalam hidup? Mereka telah merawat, melindungi, dan menyayangi kita sejak lahir.

Alat & bahan: kertas LKPD, pensil warna, lembar gambar (gambar 1)

Langkah kerja:

  1. Temukan kata-kata berikut di kotak huruf, lalu lingkari: BERBAKTI, JASA, HORMAT, PATUH, MULIA.
    HESJASAHBNMULIAGNTEOPGNJTBEORLAMDPBOOPBLTTGPPETMASUHORMATBKTHKIDDUMSTBLKJAPCDEICSLNMTBBKUABRDAHLONHJTemukan kata:BERBAKTIJASAHORMATPATUHMULIAarah: mendatar →dan menurun ↓
    Gambar 1. Cari kata
  2. Perhatikan gambar berikut yang menunjukkan anak sedang membantu orang tua.
  3. Warnai gambar anak yang sedang berbakti kepada orang tua dengan rapi.
  4. Tuliskan 3 contoh perbuatan baik yang bisa kamu lakukan untuk Ayah dan Ibu.
  5. Tempelkan hasil karyamu di papan pajangan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Berbakti kepada Orang Tua — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Siapa saja anggota keluargamu di rumah?
  2. Apa yang sering kamu lakukan bersama Ayah atau Ibu?
  3. Pernahkah kamu membantu Ayah atau Ibu di rumah? Coba ceritakan!

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok dan simulasi peran, serta penilaian hasil LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian unjuk kerja simulasi dan evaluasi hasil LKPD serta jawaban soal esai.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Berbakti kepada Orang Tua — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi contoh-contoh perilaku berbakti kepada orang tua dengan tepat.Contoh perilaku berbakti3 JPkeimanan dan ketakwaan
2Menjelaskan alasan pentingnya berbakti kepada orang tua secara runtut.Pentingnya berbakti3 JPkewargaan
3Mempraktikkan cara berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari dengan santun.Praktik berbakti3 JPkolaborasi
4Membuat daftar perilaku berbakti kepada orang tua minimal tiga contoh.Daftar perilaku berbakti3 JPkemandirian
Halaman 8 · Berbakti kepada Orang Tua — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Anak-anak yang baik, tahukah kalian bahwa orang tua kita adalah orang yang paling berjasa dalam hidup? Mereka telah merawat, melindungi, dan menyayangi kita sejak lahir. Oleh karena itu, kita harus selalu berbakti kepada mereka. Berbakti kepada orang tua adalah perbuatan mulia yang diajarkan dalam agama Buddha dan akan membuat kita bahagia.

1. Siapa Orang Tua Kita?
Orang tua kita adalah Ayah dan Ibu. Mereka adalah orang yang paling menyayangi kita di dunia ini. Ayah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sedangkan Ibu merawat kita di rumah dengan penuh kasih sayang. Keduanya selalu ingin yang terbaik untuk kita. Kita harus selalu menghormati dan menyayangi mereka, karena merekalah yang telah memberikan kehidupan dan pendidikan terbaik untuk kita.

2. Mengapa Kita Harus Berbakti?
Kita harus berbakti kepada orang tua karena banyak sekali jasa mereka. Sejak kita kecil, orang tua selalu menjaga dan merawat kita tanpa lelah. Mereka mengajari kita berjalan, berbicara, makan, dan banyak hal lainnya. Orang tua juga selalu memberikan nasihat baik agar kita tumbuh menjadi anak yang pintar dan berbudi luhur. Berbakti kepada orang tua adalah cara kita membalas kebaikan mereka.

3. Contoh Berbakti di Rumah
Ada banyak cara untuk berbakti kepada orang tua di rumah. Misalnya, membantu Ibu merapikan mainan setelah bermain, membersihkan kamar sendiri, atau membantu Ayah menyiram tanaman. Kita juga bisa berbakti dengan mengucapkan 'terima kasih' saat diberi sesuatu, meminta izin sebelum bermain, dan selalu berbicara sopan. Patuh pada nasihat baik orang tua juga termasuk berbakti.

4. Contoh Berbakti di Sekolah
Berbakti kepada orang tua juga bisa dilakukan di sekolah. Caranya adalah dengan belajar giat dan rajin, mengerjakan tugas sekolah dengan baik, dan tidak membuat masalah. Ketika kita berprestasi, orang tua pasti akan sangat senang dan bangga. Selain itu, selalu menjaga nama baik keluarga juga merupakan bentuk berbakti kepada orang tua. Jangan lupa, selalu sampaikan salam dari guru kepada orang tua.

5. Berbakti Membawa Kebahagiaan
Anak yang berbakti akan selalu disayangi oleh orang tua, guru, dan teman-teman. Hati orang tua akan senang dan bahagia melihat anaknya berbakti. Berbakti kepada orang tua juga akan membuat hidup kita lebih berkah dan damai. Dalam ajaran Buddha, berbakti kepada orang tua adalah salah satu perbuatan baik yang akan membawa kebahagiaan di dunia dan akhirat. Mari kita selalu berbakti kepada Ayah dan Ibu.

Rangkuman: Berbakti kepada orang tua adalah wujud rasa sayang dan terima kasih kita atas jasa-jasa mereka. Orang tua telah merawat dan mendidik kita dengan penuh kasih. Kita bisa berbakti dengan membantu pekerjaan rumah, berbicara sopan, patuh pada nasihat, dan belajar giat. Berbakti akan membawa kebahagiaan bagi diri sendiri dan orang tua, serta sesuai dengan ajaran Buddha.

Halaman 9 · Berbakti kepada Orang Tua — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BerbaktiMelakukan perbuatan baik sebagai wujud hormat dan terima kasih.
JasaKebaikan atau pengorbanan yang telah dilakukan seseorang.
HormatSikap menghargai dan menghargai orang lain, terutama yang lebih tua.
PatuhMenurut dan menuruti perintah atau nasihat.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Berbakti kepada Orang Tua — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Berbakti kepada Orang Tua" mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Berbakti kepada Orang Tua — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Pendidikan Agama Buddha Kelas I SD — Fase A

Kelas I — ditulis juga kelas 1 — di SD berada di Fase A, dan 8 materi Pendidikan Agama Buddha setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar.

Di sekolah, Pendidikan Agama Buddha juga dipanggil budha, buddha, agama budha, dan agama buddha — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pendidikan Agama Buddha kelas I (kelas 1) SD — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pendidikan Agama Buddha kelas I (kelas 1) SD mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pendidikan Agama Buddha kelas I (kelas 1) SD yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase A beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pendidikan Agama Buddha bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IPeta Konsep
Berbakti kepada Orang TuaSiapa Orang Tua Kita?Mengapa Kita Harus Berbakti?Contoh Berbakti di RumahContoh Berbakti di SekolahBerbakti Membawa Kebahagiaan
Dari sub-bab Berbakti kepada Orang TuaLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas ILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKewargaanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Riwayat Pangeran Siddharta2Berbakti kepada Orang Tua3Cinta Kasih (Metta)4Perbuatan Baik dan Buruk5Hari Raya Waisak…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pendidikan Agama Buddha Kelas I SD

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Buddha ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas I (kelas 1) SD masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase A. Kelas I dan kelas 1 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase A beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Pendidikan Agama Buddha kelas I SD?

8 materi, urut mengajar dari Riwayat Pangeran Siddharta hingga Sahabat yang Baik. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pendidikan Agama Buddha?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Pendidikan Agama Buddha sering disebut apa lagi?

Nama resminya Pendidikan Agama Buddha, tetapi di sekolah ia juga dipanggil budha, buddha, agama budha, agama buddha. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.