Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Buddha Kelas I
Berbakti kepada Orang Tua
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Buddha |
| Fase / Kelas | A / I |
| Materi Pokok | Berbakti kepada Orang Tua |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (6 JP: 3 JP × 35 menit = 105 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal anggota keluarga inti dan pentingnya saling menyayangi dalam keluarga. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BKPDM Nomor 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Berbakti kepada Orang Tua |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menunjukkan sikap berbakti kepada orang tua dengan melaksanakan kewajiban sebagai anak dan menghormati orang tua sesuai ajaran Buddha. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Berbakti kepada orang tua dapat ditunjukkan dengan membantu pekerjaan rumah seperti merapikan mainan atau mengucapkan terima kasih. |
| Konseptual | Berbakti kepada orang tua adalah kewajiban anak sebagai wujud rasa sayang dan terima kasih atas jasa-jasa orang tua. |
| Prosedural | Peserta didik dapat menunjukkan cara-cara berbakti kepada orang tua melalui tindakan nyata di rumah dan di sekolah. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa berbakti kepada orang tua merupakan perilaku baik yang membawa kebahagiaan bagi diri sendiri dan keluarga. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengekspresikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia keluarga, khususnya orang tua, yang telah memberikan kehidupan dan kasih sayang. |
| 2. Cinta Ilmu | Mendorong peserta didik untuk belajar giat dan rajin sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua yang telah membiayai pendidikan mereka. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mengajak peserta didik untuk menjaga kebersihan dan kerapian rumah sebagai wujud membantu pekerjaan orang tua dan menciptakan lingkungan yang nyaman. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membangun kesadaran akan pentingnya menyayangi dan menghormati orang tua, serta mengembangkan empati terhadap perasaan dan pengorbanan mereka. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menumbuhkan rasa bangga menjadi bagian dari keluarga Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan dan bakti kepada orang tua. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui tayangan video, peserta didik dapat mengidentifikasi contoh-contoh perilaku berbakti kepada orang tua dengan tepat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan alasan pentingnya berbakti kepada orang tua secara runtut.
- Melalui kegiatan simulasi, peserta didik dapat mempraktikkan cara berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari dengan santun.
- Setelah mengerjakan LKPD, peserta didik dapat membuat daftar perilaku berbakti kepada orang tua minimal tiga contoh.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mengaplikasikan sikap hormat dan patuh kepada orang tua di rumah dan di sekolah.
Pemahaman bermakna: Berbakti kepada orang tua adalah kunci kebahagiaan dalam keluarga dan landasan untuk menjadi pribadi yang baik, karena orang tua telah berjuang membesarkan dan mendidik kita dengan penuh kasih sayang.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menunjukkan rasa sayang dan terima kasih kepada Ayah dan Ibu?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Menumbuhkan sikap gotong royong dan saling menghargai dalam keluarga sebagai wujud pengamalan sila Pancasila. Bahasa Indonesia: Menggunakan kalimat-kalimat santun dan ungkapan terima kasih yang baik saat berkomunikasi dengan orang tua. Seni Budaya: Membuat gambar atau kolase tentang kegiatan berbakti kepada orang tua sebagai ekspresi kreativitas. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak berkolaborasi dengan guru untuk mendukung praktik berbakti di rumah melalui kegiatan sederhana seperti membantu pekerjaan rumah atau mengucapkan terima kasih. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman dan inspiratif dengan poster-poster tentang perilaku berbakti, serta menyediakan area untuk simulasi peran. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi pendek tentang berbakti kepada orang tua sebagai stimulus awal pembelajaran. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui tayangan video, peserta didik dapat mengidentifikasi contoh-contoh perilaku berbakti kepada orang tua dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui kegiatan simulasi, peserta didik dapat mempraktikkan cara berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari dengan santun. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 30 menit
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menuliskan contoh perilaku berbakti kepada orang tua.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Anak-anak yang baik, tahukah kalian bahwa orang tua kita adalah orang yang paling berjasa dalam hidup? Mereka telah merawat, melindungi, dan menyayangi kita sejak lahir.
Alat & bahan: kertas LKPD, pensil warna, lembar gambar (gambar 1)
Langkah kerja:
- Temukan kata-kata berikut di kotak huruf, lalu lingkari: BERBAKTI, JASA, HORMAT, PATUH, MULIA.
Gambar 1. Cari kata - Perhatikan gambar berikut yang menunjukkan anak sedang membantu orang tua.
- Warnai gambar anak yang sedang berbakti kepada orang tua dengan rapi.
- Tuliskan 3 contoh perbuatan baik yang bisa kamu lakukan untuk Ayah dan Ibu.
- Tempelkan hasil karyamu di papan pajangan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa saja anggota keluargamu di rumah?
- Apa yang sering kamu lakukan bersama Ayah atau Ibu?
- Pernahkah kamu membantu Ayah atau Ibu di rumah? Coba ceritakan!
Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok dan simulasi peran, serta penilaian hasil LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian unjuk kerja simulasi dan evaluasi hasil LKPD serta jawaban soal esai.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi contoh-contoh perilaku berbakti kepada orang tua dengan tepat. | Contoh perilaku berbakti | 3 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Menjelaskan alasan pentingnya berbakti kepada orang tua secara runtut. | Pentingnya berbakti | 3 JP | kewargaan |
| 3 | Mempraktikkan cara berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari dengan santun. | Praktik berbakti | 3 JP | kolaborasi |
| 4 | Membuat daftar perilaku berbakti kepada orang tua minimal tiga contoh. | Daftar perilaku berbakti | 3 JP | kemandirian |
Anak-anak yang baik, tahukah kalian bahwa orang tua kita adalah orang yang paling berjasa dalam hidup? Mereka telah merawat, melindungi, dan menyayangi kita sejak lahir. Oleh karena itu, kita harus selalu berbakti kepada mereka. Berbakti kepada orang tua adalah perbuatan mulia yang diajarkan dalam agama Buddha dan akan membuat kita bahagia.
1. Siapa Orang Tua Kita?
Orang tua kita adalah Ayah dan Ibu. Mereka adalah orang yang paling menyayangi kita di dunia ini. Ayah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sedangkan Ibu merawat kita di rumah dengan penuh kasih sayang. Keduanya selalu ingin yang terbaik untuk kita. Kita harus selalu menghormati dan menyayangi mereka, karena merekalah yang telah memberikan kehidupan dan pendidikan terbaik untuk kita.
2. Mengapa Kita Harus Berbakti?
Kita harus berbakti kepada orang tua karena banyak sekali jasa mereka. Sejak kita kecil, orang tua selalu menjaga dan merawat kita tanpa lelah. Mereka mengajari kita berjalan, berbicara, makan, dan banyak hal lainnya. Orang tua juga selalu memberikan nasihat baik agar kita tumbuh menjadi anak yang pintar dan berbudi luhur. Berbakti kepada orang tua adalah cara kita membalas kebaikan mereka.
3. Contoh Berbakti di Rumah
Ada banyak cara untuk berbakti kepada orang tua di rumah. Misalnya, membantu Ibu merapikan mainan setelah bermain, membersihkan kamar sendiri, atau membantu Ayah menyiram tanaman. Kita juga bisa berbakti dengan mengucapkan 'terima kasih' saat diberi sesuatu, meminta izin sebelum bermain, dan selalu berbicara sopan. Patuh pada nasihat baik orang tua juga termasuk berbakti.
4. Contoh Berbakti di Sekolah
Berbakti kepada orang tua juga bisa dilakukan di sekolah. Caranya adalah dengan belajar giat dan rajin, mengerjakan tugas sekolah dengan baik, dan tidak membuat masalah. Ketika kita berprestasi, orang tua pasti akan sangat senang dan bangga. Selain itu, selalu menjaga nama baik keluarga juga merupakan bentuk berbakti kepada orang tua. Jangan lupa, selalu sampaikan salam dari guru kepada orang tua.
5. Berbakti Membawa Kebahagiaan
Anak yang berbakti akan selalu disayangi oleh orang tua, guru, dan teman-teman. Hati orang tua akan senang dan bahagia melihat anaknya berbakti. Berbakti kepada orang tua juga akan membuat hidup kita lebih berkah dan damai. Dalam ajaran Buddha, berbakti kepada orang tua adalah salah satu perbuatan baik yang akan membawa kebahagiaan di dunia dan akhirat. Mari kita selalu berbakti kepada Ayah dan Ibu.
Rangkuman: Berbakti kepada orang tua adalah wujud rasa sayang dan terima kasih kita atas jasa-jasa mereka. Orang tua telah merawat dan mendidik kita dengan penuh kasih. Kita bisa berbakti dengan membantu pekerjaan rumah, berbicara sopan, patuh pada nasihat, dan belajar giat. Berbakti akan membawa kebahagiaan bagi diri sendiri dan orang tua, serta sesuai dengan ajaran Buddha.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Berbakti | Melakukan perbuatan baik sebagai wujud hormat dan terima kasih. |
| Jasa | Kebaikan atau pengorbanan yang telah dilakukan seseorang. |
| Hormat | Sikap menghargai dan menghargai orang lain, terutama yang lebih tua. |
| Patuh | Menurut dan menuruti perintah atau nasihat. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Berbakti kepada Orang Tua" mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Berbakti kepada Orang Tua yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Buddha Kelas I Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Riwayat Pangeran SiddhartaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Hari Raya WaisakBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBerdana dan BerbagiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeditasi Sederhana (Ketenangan)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSahabat yang BaikBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pendidikan Agama Buddha di kelas lain
Riwayat Pangeran SiddhartaPendidikan Agama Buddha Kelas VI SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Buddha Kelas I →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Buddha kelas 1 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas I dan kelas 1 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Berbakti kepada Orang Tua pada Pendidikan Agama Buddha SD, Fase A, elemen Berbakti kepada Orang Tua.
Modul Berbakti kepada Orang Tua ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Berbakti kepada Orang Tua untuk Pendidikan Agama Buddha kelas I.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Buddha materi Berbakti kepada Orang Tua ini gratis?
Ya. Modul Berbakti kepada Orang Tua untuk kelas I SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Berbakti kepada Orang Tua ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Buddha kelas I ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Buddha kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Berbakti kepada Orang Tua ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Berbakti kepada Orang Tua dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Buddha kelas I di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Buddha kelas I ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Berbakti kepada Orang Tua ini mengikuti Keputusan Kepala BKPDM Nomor 020 Tahun 2026, pada Fase A untuk kelas I SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Berbakti kepada Orang Tua tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Berbakti kepada Orang Tua untuk Pendidikan Agama Buddha kelas I di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Berbakti kepada Orang Tua ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Buddha kelas I SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Berbakti kepada Orang Tua beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Buddha kelas I berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Buddha ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Berbakti kepada Orang Tua yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.