Modul Ajar SD

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti Kelas VI SD

2 modul ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti kelas VI SD (Fase C) siap unduh — Aku Mengasihi Teman, dan Toleransi Keberagaman. Word + PDF ber-kop.

2 modul siap pakaiFase CWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Toleransi Keberagaman, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Toleransi Keberagaman selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas VI ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti Kelas VI SD
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Toleransi Keberagaman
Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Kelas VI · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Toleransi Keberagaman
Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Fase C · Kelas VI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti
Fase / KelasC / VI
Materi PokokToleransi Keberagaman
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami adanya perbedaan antarindividu dalam lingkungan keluarga dan sekolah.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainTuhan dan ciptaan-Nya
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai toleransi serta menghargai keberagaman sebagai wujud kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualAda beragam suku, agama, dan budaya di Indonesia yang hidup berdampingan.
KonseptualToleransi adalah sikap menghargai dan menerima perbedaan tanpa memaksakan kehendak sendiri.
ProseduralMenerapkan toleransi dapat dilakukan dengan cara menghormati ibadah orang lain dan tidak mengejek perbedaan fisik.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa sikap toleran adalah kunci kerukunan hidup bermasyarakat.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaBersyukur atas keberagaman ciptaan Tuhan dan menghormati setiap manusia sebagai gambar Allah, tanpa memandang perbedaan suku, agama, atau latar belakang.
2. Cinta IlmuBersemangat mencari tahu dan memahami berbagai budaya serta keyakinan yang ada di Indonesia dan dunia untuk memperluas wawasan dan menghargai perbedaan.
3. Cinta LingkunganMenjaga kerukunan di lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menghormati hak setiap orang untuk menikmati lingkungan yang bersih dan damai.
4. Cinta Diri dan SesamaMengasihi diri sendiri dan sesama manusia dengan menunjukkan sikap hormat, tidak menghakimi, dan siap membantu siapa pun yang membutuhkan, regardless of their background.
5. Cinta Tanah AirMencintai Tanah Air Indonesia dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang mempererat kebhinekaan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk keberagaman di Indonesia dengan tepat.
  2. Setelah membaca teks cerita, peserta didik dapat menganalisis pentingnya sikap toleransi dalam menghadapi perbedaan dengan benar.
  3. Dengan simulasi peran, peserta didik dapat menunjukkan contoh perilaku toleran dalam kehidupan sehari-hari dengan percaya diri.
  4. Melalui proyek sederhana, peserta didik dapat merancang poster kampanye toleransi keberagaman dengan kreatif.
  5. Setelah presentasi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan manfaat toleransi bagi kerukunan umat beragama dengan runtut.
  6. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merumuskan komitmen pribadi untuk menerapkan toleransi di lingkungan sekitar dengan sungguh-sungguh.
Halaman 2 · Toleransi Keberagaman — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Toleransi keberagaman adalah kunci untuk menciptakan kerukunan dan kedamaian dalam masyarakat yang majemuk, sesuai dengan ajaran kasih Tuhan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita agar bisa hidup rukun dan damai meskipun kita semua berbeda-beda?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila: Memahami Bhinneka Tunggal Ika dan nilai-nilai persatuan dalam keberagaman.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyampaikan ide dan berdiskusi dengan baik dalam kelompok.
Seni Budaya: Membuat poster kampanye yang kreatif dan menarik secara visual.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berpartisipasi dengan menceritakan pengalaman toleransi dalam keluarga atau masyarakat kepada peserta didik.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan poster-poster inspiratif tentang keberagaman sebagai dekorasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek tentang keberagaman dan toleransi dari YouTube atau platform edukasi lainnya sebagai stimulus awal.
Halaman 3 · Toleransi Keberagaman — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk keberagaman di Indonesia dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu 'Satu Nusa Satu Bangsa' dan bertanya tentang makna keberagaman dalam lagu tersebut.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi bentuk keberagaman dan manfaat toleransi, serta mengajukan pertanyaan pemantik tentang cara hidup rukun dalam perbedaan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar-gambar keberagaman suku, agama, dan budaya di Indonesia, lalu meminta peserta didik mengamati dan menyebutkan apa saja yang mereka lihat.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil dan membagikan lembar kerja yang berisi pertanyaan-pertanyaan terkait gambar keberagaman.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk keberagaman yang ada dalam gambar dan pengalaman mereka sendiri.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil diskusinya tentang bentuk-bentuk keberagaman pada kertas flipchart atau papan tulis mini.
  2. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas secara bergantian, menyebutkan contoh keberagaman yang mereka temukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik positif terhadap presentasi setiap kelompok dan meluruskan jika ada miskonsepsi.
  2. Guru bersama peserta didik menyimpulkan bentuk-bentuk keberagaman yang ada di Indonesia dan mengapa penting untuk menghargainya.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya rasa syukur atas keberagaman sebagai anugerah Tuhan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali pembelajaran tentang keberagaman di Indonesia.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka melakukan refleksi singkat tentang hal baru yang dipelajari.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Toleransi Keberagaman — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah membaca teks cerita, peserta didik dapat menganalisis pentingnya sikap toleransi dalam menghadapi perbedaan dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru memulai pelajaran dengan salam dan doa, lalu memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengulas kembali materi tentang bentuk-bentuk keberagaman yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis pentingnya toleransi dan menunjukkan contoh perilakunya, serta mengaitkannya dengan pengalaman peserta didik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video pendek atau membacakan cerita tentang konflik yang muncul akibat ketidaktoleranan, lalu meminta peserta didik mengidentifikasi masalahnya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagikan lembar kerja yang berisi teks cerita tentang seorang anak yang belajar bertoleransi dengan teman-teman berbeda keyakinan.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara individu membaca teks cerita dan menjawab pertanyaan-pertanyaan analisis tentang sikap toleransi dan dampaknya dalam cerita.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk membandingkan jawaban mereka dan menemukan contoh-contoh sikap toleransi dalam cerita.
  2. Setiap kelompok memilih satu contoh perilaku toleran dari cerita dan mendiskusikan bagaimana mereka akan memerankan adegan tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok melakukan simulasi peran singkat di depan kelas, menunjukkan contoh perilaku toleran.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap simulasi peran dan mengaitkannya dengan nilai-nilai Kristiani tentang kasih dan persaudaraan.
  3. Guru menguatkan pemahaman bahwa toleransi adalah wujud nyata kasih Tuhan dalam hidup bermasyarakat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang pentingnya toleransi dan contoh penerapannya.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas partisipasi dan kreativitas mereka, serta mengajak mereka merenungkan manfaat toleransi.
  3. Guru memberikan tugas untuk mengamati contoh toleransi di lingkungan sekitar dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Toleransi Keberagaman — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengelompokkan bentuk-bentuk keberagaman di Indonesia.

Alat & bahan: kertas A3, spidol warna, gunting, lem, gambar ikon keberagaman

Langkah kerja:

  1. Amati gambar-gambar ikon keberagaman yang disediakan oleh guru, lalu diskusikan dalam kelompok.
  2. Identifikasi jenis keberagaman (misalnya: suku, agama, budaya, fisik) dari setiap gambar.
  3. Kelompokkan gambar-gambar tersebut berdasarkan jenis keberagamannya dan tempelkan pada kertas A3.
  4. Tuliskan nama jenis keberagaman di samping setiap kelompok gambar yang telah ditempel.
  5. Pilih satu ikon keberagaman yang paling menarik bagimu dan tuliskan satu kalimat mengapa itu penting.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Toleransi Keberagaman — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa saja perbedaan yang kamu lihat pada teman-teman di kelas ini?
  2. Menurutmu, mengapa kita tidak boleh mengejek teman yang berbeda?
  3. Apa arti kata 'toleransi' bagimu?
  4. Sebutkan satu contoh keberagaman yang kamu ketahui di Indonesia!

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan simulasi peran, serta penilaian hasil poster kampanye.

Sumatif (akhir): Penilaian performa presentasi poster dan komitmen pribadi peserta didik terhadap toleransi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Toleransi Keberagaman — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi bentuk-bentuk keberagaman di Indonesia dengan tepat.Pengenalan keberagaman suku, agama, dan budaya.2 JPkeimanan dan ketakwaan, kewargaan
2Menganalisis pentingnya sikap toleransi dan menunjukkan contoh perilaku toleran.Pentingnya toleransi dan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.2 JPkewargaan, kolaborasi
3Merancang poster kampanye toleransi keberagaman dan merumuskan komitmen pribadi.Proyek pembuatan poster kampanye toleransi dan komitmen pribadi.2 JPkreativitas, kolaborasi, keimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Toleransi Keberagaman — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman. Mulai dari suku, bahasa, agama, hingga adat istiadat, semuanya berbeda. Keberagaman ini adalah anugerah Tuhan yang harus kita syukuri dan jaga. Untuk itu, kita perlu memiliki sikap toleransi agar bisa hidup rukun dan damai bersama saudara-saudari sebangsa dan setanah air.

1. Mengenal Keberagaman di Indonesia
Indonesia memiliki lebih dari 1.300 suku bangsa, 700 lebih bahasa daerah, dan enam agama yang diakui secara resmi. Keberagaman ini terlihat dari pakaian adat, rumah adat, tarian tradisional, makanan khas, hingga cara beribadah. Setiap daerah memiliki keunikan yang membuatnya istimewa. Misalnya, ada suku Jawa, Sunda, Batak, Dayak, dan masih banyak lagi, masing-masing dengan budayanya sendiri. Semua ini adalah kekayaan yang tak ternilai harganya.

2. Pentingnya Toleransi
Toleransi adalah sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan. Tanpa toleransi, keberagaman bisa menjadi sumber perpecahan. Dengan toleransi, kita bisa hidup berdampingan dengan damai, meskipun kita berbeda. Toleransi membuat kita memahami bahwa setiap orang berhak memiliki keyakinan, pendapat, dan cara hidupnya sendiri, selama tidak merugikan orang lain. Ini adalah fondasi kerukunan dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia.

3. Bentuk-bentuk Sikap Toleran
Ada banyak cara menunjukkan sikap toleran. Misalnya, menghargai teman yang sedang beribadah sesuai agamanya, tidak mengolok-olok teman yang memiliki warna kulit atau bentuk rambut berbeda, mendengarkan pendapat orang lain meskipun berbeda dengan kita, dan tidak memaksakan kehendak. Di sekolah, kita bisa berteman dengan siapa saja tanpa memandang latar belakang. Di masyarakat, kita bisa ikut menjaga ketertiban saat ada perayaan agama lain.

4. Manfaat Toleransi dalam Kehidupan
Sikap toleran membawa banyak manfaat. Pertama, menciptakan kerukunan dan kedamaian di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Kedua, mempererat tali persaudaraan antarwarga negara. Ketiga, menghindarkan kita dari konflik dan perpecahan. Keempat, membuat kita lebih kaya wawasan karena belajar dari perbedaan. Dengan toleransi, kita dapat membangun Indonesia yang lebih maju dan harmonis, sesuai dengan ajaran Kristus.

5. Toleransi dalam Ajaran Kristen
Alkitab mengajarkan kita untuk mengasihi sesama manusia, tanpa memandang latar belakang mereka. Yesus Kristus mengajarkan kasih yang universal, bahkan kepada musuh sekalipun. Roma 12:10 mengatakan, 'Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.' Ini berarti kita harus menghargai dan menghormati setiap orang, termasuk mereka yang berbeda keyakinan, sebagai sesama ciptaan Tuhan.

Rangkuman: Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman suku, agama, dan budaya. Toleransi adalah sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan yang sangat penting untuk menciptakan kerukunan dan kedamaian. Dengan bertoleransi, kita dapat hidup berdampingan secara harmonis, menghindari konflik, dan mempererat persaudaraan. Ajaran Kristen juga menekankan pentingnya mengasihi dan menghormati sesama sebagai wujud kasih Tuhan.

Halaman 9 · Toleransi Keberagaman — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KeberagamanKondisi banyak macam; beranekaragam.
ToleransiSikap saling menghargai, menghormati, dan menerima perbedaan.
KerukunanKeadaan hidup damai dan tenteram, tidak bertengkar.
MajemukTerdiri atas beberapa bagian yang merupakan satu kesatuan.
AnugerahPemberian atau karunia Tuhan.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Toleransi Keberagaman — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Toleransi Keberagaman" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Toleransi Keberagaman — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti Kelas VI SD — Fase C

Kelas VI — ditulis juga kelas 6 — di SD berada di Fase C.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti kelas VI (kelas 6) SD — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti kelas VI (kelas 6) SD mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti kelas VI (kelas 6) SD yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase C beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Kelas VIPeta Konsep
Toleransi KeberagamanMengenal Keberagaman di IndonesiaPentingnya ToleransiBentuk-bentuk Sikap ToleranManfaat Toleransi dalam KehidupanToleransi dalam Ajaran Kristen
Dari sub-bab Toleransi KeberagamanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Kelas VIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Kelas VILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Kelas VIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Kelas VIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti · Kelas VIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKewargaanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti Kelas VI SD

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas VI (kelas 6) SD masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase C. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase C beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi pekerti?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.