Modul Ajar SDLB

Modul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku Kelas II SDLB

1 modul ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas II SDLB (Fase A) siap unduh — Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar …

1 modul siap pakaiFase AWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 8 materi kelas II & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

12 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas II ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku Kelas II SDLB
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita
Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Kelas II · Fase A
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita
Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Fase A · Kelas II · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku
Fase / KelasA / II
Materi PokokKomunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 30 menit = 60 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik mampu menunjuk atau merespons isyarat sederhana untuk menyampaikan kebutuhan dasar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: komunikasi, kreativitas, kemandirian.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanCapaian Pembelajaran Pendidikan Khusus (Permendikbudristek No. 12/2024)
Elemen / DomainPengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menggunakan berbagai cara untuk berkomunikasi secara ekspresif dalam konteks kehidupan sehari-hari, berinteraksi sosial secara sederhana, dan menunjukkan perilaku yang sesuai norma.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKomunikasi ekspresif dapat berupa mengucapkan 'minum' saat haus atau menunjuk gambar air.
KonseptualKomunikasi ekspresif adalah cara menyampaikan perasaan atau kebutuhan kepada orang lain menggunakan kata, gambar, atau isyarat.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah menyampaikan keinginan dengan kata yang jelas atau menunjukkan gambar yang sesuai.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bahwa ada banyak cara untuk berkomunikasi dan setiap cara memiliki kegunaan berbeda.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar kebutuhan, peserta didik dapat menyebutkan 3-4 kebutuhan dasar dengan ucapan atau isyarat yang jelas.
  2. Setelah mendengarkan contoh dari guru, peserta didik dapat mengucapkan 2-3 kata tunggal untuk menyampaikan keinginan secara tepat.
  3. Dengan bantuan kartu gambar, peserta didik dapat menunjuk 3-4 gambar yang sesuai dengan keinginan mereka secara mandiri.
  4. Melalui kegiatan role-play sederhana, peserta didik dapat menggunakan kata tunggal atau menunjuk gambar untuk menyampaikan 2-3 keinginan dalam situasi sehari-hari.
  5. Setelah praktik berulang, peserta didik dapat merespons pertanyaan sederhana 'apa yang kamu mau?' dengan menunjuk gambar atau mengucapkan kata dengan bantuan minimal.
Halaman 2 · Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan mampu menggunakan komunikasi ekspresif dengan kata dan gambar membantu peserta didik menyampaikan kebutuhan dan keinginan mereka sehingga dapat berinteraksi lebih baik dengan lingkungan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memberitahu Ibu kalau kita haus atau ingin bermain?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kosakata dan kemampuan berbicara sederhana.
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Menyampaikan kebutuhan terkait kesehatan seperti ingin minum atau ke toilet.
Seni Budaya: Membuat atau mewarnai kartu gambar sebagai alat komunikasi.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk terus melatih anak menyampaikan keinginan dengan kata atau menunjuk gambar di rumah.
Lingkungan PembelajaranRuangan kelas ditata agar nyaman dan aman, dengan kartu-kartu gambar kebutuhan dan keinginan mudah dijangkau peserta didik.
Pemanfaatan Teknologi DigitalGuru dapat menggunakan aplikasi sederhana di tablet untuk menampilkan gambar-gambar kebutuhan dan keinginan yang interaktif.
Halaman 3 · Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 60 menit · awal 10 · inti 40 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar kebutuhan, peserta didik dapat menyebutkan 3-4 kebutuhan dasar dengan ucapan atau isyarat yang jelas.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru menunjukkan benda-benda di sekitar kelas (misal: botol minum, biskuit, buku) dan bertanya 'Apa ini? Untuk apa?' untuk mengaitkan dengan kebutuhan sehari-hari.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu belajar menyampaikan apa yang kita mau dengan kata atau gambar, serta mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita memberitahu Ibu kalau kita haus atau ingin bermain?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan kartu gambar kebutuhan dasar (minum, makan, tidur, main) dan bertanya 'Apa yang mereka lakukan di gambar ini? Mengapa?'
  2. Guru meminta peserta didik menunjuk atau menyebutkan gambar yang paling mereka butuhkan saat ini.
  3. Guru memberikan contoh pengucapan kata-kata kebutuhan dasar dengan artikulasi yang jelas: 'minum', 'makan', 'tidur', 'main'.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (2-3 orang) dan membagikan set kartu gambar kebutuhan dasar yang sama.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta untuk berlatih mengucapkan atau menunjuk gambar kebutuhan dasar secara bergantian, dengan pendampingan guru.
  3. Guru berkeliling membimbing, memberikan umpan balik positif, dan membantu peserta didik yang kesulitan mengucapkan atau menunjuk.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok secara bergantian menunjukkan satu gambar kebutuhan dan mencoba mengucapkannya atau menunjuk dengan tepat di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan penguatan kepada setiap kelompok, memuji usaha mereka dalam berkomunikasi.
  3. Guru mengulang pengucapan kata-kata kebutuhan dasar dan mengajak peserta didik menirukan bersama.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa ada banyak cara untuk menyampaikan apa yang kita mau, salah satunya dengan kata dan gambar.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas partisipasi aktif mereka hari ini dan mengingatkan untuk terus berlatih di rumah, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru menyampaikan kegiatan untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 60 menit · awal 10 · inti 40 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah mendengarkan contoh dari guru, peserta didik dapat mengucapkan 2-3 kata tunggal untuk menyampaikan keinginan secara tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru mengulang kembali materi pertemuan sebelumnya dengan menunjukkan kartu gambar kebutuhan dan meminta peserta didik menunjuk atau mengucapkan kata yang sesuai.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu berlatih mengucapkan kata-kata keinginan agar lebih mudah dimengerti orang lain, dan mengingatkan pentingnya belajar ini untuk berkomunikasi sehari-hari.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar berbagai benda yang sering diinginkan anak (misal: bola, pensil warna, boneka, roti) dan bertanya 'Siapa yang mau ini? Bagaimana cara bilangnya?'
  2. Guru memberikan contoh pengucapan kata tunggal untuk setiap benda dengan jelas: 'bola', 'pensil', 'boneka', 'roti'.
  3. Guru menjelaskan bahwa mengucapkan kata dengan jelas membantu orang lain mengerti keinginan kita.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagikan lembar kerja berisi gambar-gambar benda dan meminta peserta didik secara individu untuk menunjuk gambar yang mereka inginkan.
  2. Membimbing penyelidikan: Guru mendampingi setiap peserta didik, meminta mereka mengucapkan nama benda yang ditunjuk. Guru memberikan bantuan lisan atau isyarat jika diperlukan.
  3. Peserta didik berlatih berulang kali mengucapkan kata-kata benda dengan bimbingan dan koreksi dari guru.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik secara bergantian maju ke depan, memilih satu kartu gambar benda, dan mencoba mengucapkan namanya di hadapan teman-teman.
  2. Guru memberikan umpan balik positif dan mengoreksi pengucapan yang kurang tepat dengan sabar dan berulang.
  3. Guru mengajak peserta didik untuk bertepuk tangan memberikan semangat kepada teman yang berhasil mengucapkan kata.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya mengucapkan kata dengan jelas untuk menyampaikan keinginan.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas semangat belajar mereka dan mengingatkan untuk terus berlatih mengucapkan kata-kata di rumah, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru menyampaikan kegiatan untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 60 menit · awal 10 · inti 40 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Dengan bantuan kartu gambar, peserta didik dapat menunjuk 3-4 gambar yang sesuai dengan keinginan mereka secara mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru menunjukkan beberapa kartu gambar (misal: apel, jeruk, buku) dan meminta peserta didik untuk menunjuk gambar yang mereka tahu namanya, sebagai apersepsi materi hari ini.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu berlatih menyampaikan keinginan dengan menunjuk gambar agar semua orang mengerti, dan menekankan bahwa ini penting untuk berkomunikasi sehari-hari.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menunjukkan beberapa kartu gambar (misal: 'mau minum', 'mau makan', 'mau main') dan bertanya 'Bagaimana cara kita memberitahu kalau kita mau ini tanpa bicara?'
  2. Guru mendemonstrasikan cara menunjuk gambar dengan jari telunjuk secara jelas dan meminta peserta didik menirukan.
  3. Guru menjelaskan bahwa menunjuk gambar adalah cara lain yang baik untuk menyampaikan keinginan, terutama jika sulit mengucapkan kata.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagikan LKPD 'Ayo Tunjuk Gambarmu!' dan set kartu gambar keinginan (misal: 'mau ke toilet', 'mau istirahat', 'mau buku').
  2. Membimbing penyelidikan: Guru meminta peserta didik untuk menunjuk gambar yang sesuai dengan keinginan mereka pada LKPD atau kartu gambar yang dipegang guru. Guru membimbing setiap peserta didik secara individu.
  3. Peserta didik berlatih berulang kali menunjuk gambar yang diminta guru atau yang sesuai dengan keinginan mereka sendiri.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik secara bergantian maju ke depan, guru menyebutkan suatu keinginan (misal: 'mau pensil'), dan peserta didik menunjuk gambar pensil dengan tepat.
  2. Guru memberikan umpan balik dan penguatan, memuji ketepatan peserta didik dalam menunjuk gambar.
  3. Guru mengajak peserta didik untuk bertepuk tangan memberikan semangat kepada teman yang berhasil menunjuk gambar.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa menunjuk gambar adalah cara yang efektif untuk menyampaikan keinginan.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas kerja keras mereka hari ini dan mengingatkan untuk terus berlatih berkomunikasi dengan kata atau gambar, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru menyampaikan kegiatan untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · Pertemuan 3
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat menunjuk gambar yang sesuai dengan keinginan mereka.

Alat & bahan: Lembar kerja bergambar, pensil warna

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar-gambar di bawah ini dengan seksama.
  2. Lingkari gambar yang kamu inginkan saat ini.
  3. Tunjukkan gambar yang kamu lingkari kepada gurumu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu lakukan kalau haus?
  2. Bagaimana caramu memberitahu Ibu kalau kamu mau permen?
  3. Bisakah kamu menunjuk gambar 'bola'?

Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi peserta didik dalam mengucapkan kata dan menunjuk gambar selama kegiatan belajar mengajar.

Sumatif (akhir): Penilaian performa peserta didik dalam menyampaikan 3-4 keinginan menggunakan kata atau gambar dalam skenario role-play sederhana.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengucapkan kata tunggal untuk menyampaikan keinginanPengucapan kata 'minum', 'makan', 'main'2 JPKomunikasi, Kemandirian
2Menunjuk gambar sesuai keinginanIdentifikasi dan penunjukan gambar kebutuhan2 JPKomunikasi, Kreativitas
3Menggunakan kata atau gambar dalam situasi sehari-hariPraktik komunikasi ekspresif2 JPKomunikasi, Kemandirian
Halaman 9 · Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Komunikasi adalah cara kita memberitahu orang lain apa yang kita pikirkan atau rasakan. Untuk anak-anak di SDLB, belajar berkomunikasi dengan kata dan gambar sangat penting agar mereka bisa menyampaikan keinginan dan kebutuhan mereka dengan baik. Modul ini akan membantu peserta didik belajar cara-cara sederhana untuk berbicara dan menunjukkan gambar agar mereka mudah dimengerti oleh orang di sekitar mereka.

1. Apa Itu Komunikasi Ekspresif?
Komunikasi ekspresif adalah cara kita menyampaikan apa yang ada di dalam hati atau pikiran kita kepada orang lain. Ini bisa berupa keinginan, kebutuhan, atau perasaan. Contohnya, saat kamu haus, kamu bisa bilang 'minum'. Atau saat kamu ingin bermain, kamu bisa menunjuk bola. Dengan komunikasi ekspresif, orang lain akan lebih mudah mengerti apa yang kamu butuhkan dan bisa membantu kamu.

2. Berkomunikasi dengan Kata
Salah satu cara berkomunikasi ekspresif adalah dengan menggunakan kata. Kita bisa mengucapkan kata-kata sederhana yang jelas. Misalnya, 'lapar' saat ingin makan, 'sakit' saat merasa tidak enak badan, atau 'tolong' saat butuh bantuan. Penting untuk mengucapkan kata dengan suara yang cukup jelas dan melihat ke arah orang yang diajak bicara agar mereka mudah mengerti pesan kita. Berlatih mengucapkan kata-kata ini setiap hari akan membuat kita semakin pandai berkomunikasi.

3. Berkomunikasi dengan Gambar
Selain kata, kita juga bisa berkomunikasi dengan gambar. Gambar sangat membantu jika kita belum bisa mengucapkan banyak kata. Contohnya, kita bisa menunjuk gambar gelas berisi air saat haus, atau menunjuk gambar tempat tidur saat mengantuk. Kartu-kartu gambar yang berisi berbagai benda atau kegiatan bisa menjadi alat komunikasi yang sangat baik. Dengan menunjuk gambar yang tepat, orang lain akan tahu apa yang kita inginkan atau butuhkan.

4. Menggabungkan Kata dan Gambar
Terkadang, kita bisa menggabungkan kata dan gambar untuk membuat komunikasi menjadi lebih jelas. Misalnya, saat kamu menunjuk gambar apel dan mengucapkan 'apel', orang akan langsung tahu kamu ingin apel. Menggunakan kedua cara ini akan membuat kita lebih percaya diri dalam menyampaikan pesan. Teruslah berlatih menggunakan kata dan gambar dalam kehidupan sehari-hari.

5. Manfaat Komunikasi Ekspresif
Belajar komunikasi ekspresif punya banyak manfaat. Kita jadi lebih mudah mendapatkan apa yang kita inginkan, seperti makanan atau mainan. Kita juga bisa memberitahu orang lain saat kita butuh bantuan. Ini membuat kita tidak mudah frustrasi dan bisa berinteraksi lebih baik dengan keluarga dan teman. Dengan komunikasi yang baik, kita juga bisa merasa lebih senang dan mandiri.

Rangkuman: Komunikasi ekspresif adalah cara kita menyampaikan keinginan dan kebutuhan kepada orang lain. Kita bisa melakukannya dengan mengucapkan kata-kata sederhana secara jelas, atau dengan menunjuk gambar yang sesuai. Menggabungkan kata dan gambar membuat pesan kita semakin mudah dimengerti. Belajar berkomunikasi ekspresif sangat penting agar kita bisa berinteraksi dengan baik, mendapatkan bantuan, dan merasa lebih mandiri dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman 10 · Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
EkspresifMenyampaikan perasaan atau keinginan.
KomunikasiCara menyampaikan pesan kepada orang lain.
IsyaratGerakan tubuh untuk menyampaikan pesan.
KebutuhanHal yang diperlukan untuk hidup.
KeinginanHal yang disukai atau ingin dimiliki.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita" mata pelajaran Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 12 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 12 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Materi setahun8 materi · siap dibuatkan

8 materi Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku SDLB, urut mengajar dari Kontak Mata dan Atensi Bersama hingga Keterampilan Sosial di Tempat Umum.

Kontak Mata dan Atensi BersamaMengikuti Instruksi SederhanaKomunikasi Ekspresif dengan Kata dan GambarBergiliran dan MenungguBermain Bersama Teman SebayaMengelola Emosi dan PerilakuRutinitas dan Transisi AntarkegiatanKeterampilan Sosial di Tempat Umum

Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku Kelas II SDLB — Fase A

Kelas II — ditulis juga kelas 2 — di SDLB berada di Fase A, dan 8 materi Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas II (kelas 2) SDLB — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas II (kelas 2) SDLB mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas II (kelas 2) SDLB yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase A beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Kelas IIPeta Konsep
Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — TunagrahitaApa Itu Komunikasi Ekspresif?Berkomunikasi dengan KataBerkomunikasi dengan GambarMenggabungkan Kata dan GambarManfaat Komunikasi Ekspresif
Dari sub-bab Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — TunagrahitaLembar tambahan
Nama sekolah AndaPengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Kelas IIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Kelas IILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Kelas IIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Kelas IIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku · Kelas IIProfil Lulusan
KomunikasiKreativitasKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Kontak Mata dan Atensi Bersama2Mengikuti Instruksi Sederhana3Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar4Bergiliran dan Menunggu5Bermain Bersama Teman Sebaya…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku Kelas II SDLB

Apakah modul ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Kelas II (kelas 2) SDLB masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase A. Kelas II dan kelas 2 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase A beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas II SDLB?

8 materi, urut mengajar dari Kontak Mata dan Atensi Bersama hingga Keterampilan Sosial di Tempat Umum. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.