Modul Ajar & RPP Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku Kelas II
Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita
Modul ajar (RPP) Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku SDLB kelas II materi Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus (Permendikbudristek No. 12/2024).
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita yang Anda cari?
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku |
| Fase / Kelas | A / II |
| Materi Pokok | Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 30 menit = 60 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik mampu menunjuk atau merespons isyarat sederhana untuk menyampaikan kebutuhan dasar.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: komunikasi, kreativitas, kemandirian.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus (Permendikbudristek No. 12/2024) |
| Elemen / Domain | Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menggunakan berbagai cara untuk berkomunikasi secara ekspresif dalam konteks kehidupan sehari-hari, berinteraksi sosial secara sederhana, dan menunjukkan perilaku yang sesuai norma. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Komunikasi ekspresif dapat berupa mengucapkan 'minum' saat haus atau menunjuk gambar air. |
| Konseptual | Komunikasi ekspresif adalah cara menyampaikan perasaan atau kebutuhan kepada orang lain menggunakan kata, gambar, atau isyarat. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah menyampaikan keinginan dengan kata yang jelas atau menunjukkan gambar yang sesuai. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bahwa ada banyak cara untuk berkomunikasi dan setiap cara memiliki kegunaan berbeda. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan gambar kebutuhan, peserta didik dapat menyebutkan 3-4 kebutuhan dasar dengan ucapan atau isyarat yang jelas.
- Setelah mendengarkan contoh dari guru, peserta didik dapat mengucapkan 2-3 kata tunggal untuk menyampaikan keinginan secara tepat.
- Dengan bantuan kartu gambar, peserta didik dapat menunjuk 3-4 gambar yang sesuai dengan keinginan mereka secara mandiri.
- Melalui kegiatan role-play sederhana, peserta didik dapat menggunakan kata tunggal atau menunjuk gambar untuk menyampaikan 2-3 keinginan dalam situasi sehari-hari.
- Setelah praktik berulang, peserta didik dapat merespons pertanyaan sederhana 'apa yang kamu mau?' dengan menunjuk gambar atau mengucapkan kata dengan bantuan minimal.
Pemahaman bermakna: Memahami dan mampu menggunakan komunikasi ekspresif dengan kata dan gambar membantu peserta didik menyampaikan kebutuhan dan keinginan mereka sehingga dapat berinteraksi lebih baik dengan lingkungan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memberitahu Ibu kalau kita haus atau ingin bermain?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kosakata dan kemampuan berbicara sederhana. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Menyampaikan kebutuhan terkait kesehatan seperti ingin minum atau ke toilet. Seni Budaya: Membuat atau mewarnai kartu gambar sebagai alat komunikasi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk terus melatih anak menyampaikan keinginan dengan kata atau menunjuk gambar di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruangan kelas ditata agar nyaman dan aman, dengan kartu-kartu gambar kebutuhan dan keinginan mudah dijangkau peserta didik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Guru dapat menggunakan aplikasi sederhana di tablet untuk menampilkan gambar-gambar kebutuhan dan keinginan yang interaktif. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan gambar kebutuhan, peserta didik dapat menyebutkan 3-4 kebutuhan dasar dengan ucapan atau isyarat yang jelas. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah mendengarkan contoh dari guru, peserta didik dapat mengucapkan 2-3 kata tunggal untuk menyampaikan keinginan secara tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Dengan bantuan kartu gambar, peserta didik dapat menunjuk 3-4 gambar yang sesuai dengan keinginan mereka secara mandiri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menunjuk gambar yang sesuai dengan keinginan mereka.
Alat & bahan: Lembar kerja bergambar, pensil warna
Langkah kerja:
- Perhatikan gambar-gambar di bawah ini dengan seksama.
- Lingkari gambar yang kamu inginkan saat ini.
- Tunjukkan gambar yang kamu lingkari kepada gurumu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu lakukan kalau haus?
- Bagaimana caramu memberitahu Ibu kalau kamu mau permen?
- Bisakah kamu menunjuk gambar 'bola'?
Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi peserta didik dalam mengucapkan kata dan menunjuk gambar selama kegiatan belajar mengajar.
Sumatif (akhir): Penilaian performa peserta didik dalam menyampaikan 3-4 keinginan menggunakan kata atau gambar dalam skenario role-play sederhana.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengucapkan kata tunggal untuk menyampaikan keinginan | Pengucapan kata 'minum', 'makan', 'main' | 2 JP | Komunikasi, Kemandirian |
| 2 | Menunjuk gambar sesuai keinginan | Identifikasi dan penunjukan gambar kebutuhan | 2 JP | Komunikasi, Kreativitas |
| 3 | Menggunakan kata atau gambar dalam situasi sehari-hari | Praktik komunikasi ekspresif | 2 JP | Komunikasi, Kemandirian |
Komunikasi adalah cara kita memberitahu orang lain apa yang kita pikirkan atau rasakan. Untuk anak-anak di SDLB, belajar berkomunikasi dengan kata dan gambar sangat penting agar mereka bisa menyampaikan keinginan dan kebutuhan mereka dengan baik. Modul ini akan membantu peserta didik belajar cara-cara sederhana untuk berbicara dan menunjukkan gambar agar mereka mudah dimengerti oleh orang di sekitar mereka.
1. Apa Itu Komunikasi Ekspresif?
Komunikasi ekspresif adalah cara kita menyampaikan apa yang ada di dalam hati atau pikiran kita kepada orang lain. Ini bisa berupa keinginan, kebutuhan, atau perasaan. Contohnya, saat kamu haus, kamu bisa bilang 'minum'. Atau saat kamu ingin bermain, kamu bisa menunjuk bola. Dengan komunikasi ekspresif, orang lain akan lebih mudah mengerti apa yang kamu butuhkan dan bisa membantu kamu.
2. Berkomunikasi dengan Kata
Salah satu cara berkomunikasi ekspresif adalah dengan menggunakan kata. Kita bisa mengucapkan kata-kata sederhana yang jelas. Misalnya, 'lapar' saat ingin makan, 'sakit' saat merasa tidak enak badan, atau 'tolong' saat butuh bantuan. Penting untuk mengucapkan kata dengan suara yang cukup jelas dan melihat ke arah orang yang diajak bicara agar mereka mudah mengerti pesan kita. Berlatih mengucapkan kata-kata ini setiap hari akan membuat kita semakin pandai berkomunikasi.
3. Berkomunikasi dengan Gambar
Selain kata, kita juga bisa berkomunikasi dengan gambar. Gambar sangat membantu jika kita belum bisa mengucapkan banyak kata. Contohnya, kita bisa menunjuk gambar gelas berisi air saat haus, atau menunjuk gambar tempat tidur saat mengantuk. Kartu-kartu gambar yang berisi berbagai benda atau kegiatan bisa menjadi alat komunikasi yang sangat baik. Dengan menunjuk gambar yang tepat, orang lain akan tahu apa yang kita inginkan atau butuhkan.
4. Menggabungkan Kata dan Gambar
Terkadang, kita bisa menggabungkan kata dan gambar untuk membuat komunikasi menjadi lebih jelas. Misalnya, saat kamu menunjuk gambar apel dan mengucapkan 'apel', orang akan langsung tahu kamu ingin apel. Menggunakan kedua cara ini akan membuat kita lebih percaya diri dalam menyampaikan pesan. Teruslah berlatih menggunakan kata dan gambar dalam kehidupan sehari-hari.
5. Manfaat Komunikasi Ekspresif
Belajar komunikasi ekspresif punya banyak manfaat. Kita jadi lebih mudah mendapatkan apa yang kita inginkan, seperti makanan atau mainan. Kita juga bisa memberitahu orang lain saat kita butuh bantuan. Ini membuat kita tidak mudah frustrasi dan bisa berinteraksi lebih baik dengan keluarga dan teman. Dengan komunikasi yang baik, kita juga bisa merasa lebih senang dan mandiri.
Rangkuman: Komunikasi ekspresif adalah cara kita menyampaikan keinginan dan kebutuhan kepada orang lain. Kita bisa melakukannya dengan mengucapkan kata-kata sederhana secara jelas, atau dengan menunjuk gambar yang sesuai. Menggabungkan kata dan gambar membuat pesan kita semakin mudah dimengerti. Belajar berkomunikasi ekspresif sangat penting agar kita bisa berinteraksi dengan baik, mendapatkan bantuan, dan merasa lebih mandiri dalam kehidupan sehari-hari.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Ekspresif | Menyampaikan perasaan atau keinginan. |
| Komunikasi | Cara menyampaikan pesan kepada orang lain. |
| Isyarat | Gerakan tubuh untuk menyampaikan pesan. |
| Kebutuhan | Hal yang diperlukan untuk hidup. |
| Keinginan | Hal yang disukai atau ingin dimiliki. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita" mata pelajaran Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Peta Materi Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku Kelas II Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Kontak Mata dan Atensi BersamaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengikuti Instruksi SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Bermain Bersama Teman SebayaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengelola Emosi dan PerilakuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisRutinitas dan Transisi AntarkegiatanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKeterampilan Sosial di Tempat UmumBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku di kelas lain
Kontak Mata dan Atensi Bersama — AutisPengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku Kelas IV SDLBLihat semua Modul Ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku Kelas II →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas 2 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas II dan kelas 2 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita pada Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku SDLB, Fase A, elemen Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku.
Modul Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita untuk Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas II.
Apakah modul ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku materi Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita ini gratis?
Ya. Modul Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita untuk kelas II SDLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas II ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas II langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita dapat Anda sesuaikan dengan murid Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas II di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas II ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita ini mengikuti Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus (Permendikbudristek No. 12/2024), pada Fase A untuk kelas II SDLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita untuk Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas II di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas II SDLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku kelas II berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku ini cocok untuk SDLB negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SDLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Komunikasi Ekspresif dengan Kata dan Gambar — Tunagrahita disusun untuk SDLB dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.