Modul Ajar SMK

Modul Ajar Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan Kelas X SMK

1 modul ajar Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan kelas X SMK (Fase E) siap unduh — Desain Pemodelan Bangunan. RPM deep learning, Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua mapel per kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Desain Pemodelan Bangunan, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Desain Pemodelan Bangunan selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan Kelas X SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Desain Pemodelan Bangunan
Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
MODUL AJAR
Desain Pemodelan Bangunan
Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDesain Pemodelan dan Informasi Bangunan
Fase / KelasE / X
Materi PokokDesain Pemodelan Bangunan
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang bentuk geometri dan penggunaan alat gambar sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainGambar Teknik
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan menerapkan prinsip dasar desain pemodelan bangunan, memahami jenis-jenis gambar teknik, serta menggunakan perangkat lunak untuk membuat model 2D dan 3D secara kolaboratif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualDesain pemodelan bangunan adalah representasi visual dari sebuah struktur bangunan yang dibuat sebelum konstruksi fisik dimulai.
KonseptualKonsep inti dalam desain pemodelan bangunan meliputi prinsip-prinsip gambar teknik, standar penggambaran, dan penggunaan perangkat lunak pemodelan.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah membuat sketsa bangunan, menyusun gambar kerja, dan memodelkan objek 3D menggunakan perangkat lunak.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dan pemahaman standar dalam proses desain untuk menghasilkan model yang akurat dan komunikatif.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui observasi contoh gambar bangunan, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis gambar teknik (denah, tampak, potongan) dengan tepat.
  2. Setelah mengikuti demonstrasi, peserta didik dapat menggunakan perangkat lunak CAD dasar untuk membuat sketsa 2D elemen bangunan (dinding, pintu, jendela) sesuai standar teknis.
  3. Melalui praktik kelompok, peserta didik dapat merancang model sederhana bangunan 3D dengan perangkat lunak pemodelan, menunjukkan kreativitas dan ketelitian.
  4. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis kelebihan dan kekurangan berbagai jenis perangkat lunak pemodelan bangunan untuk memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan proyek.
Halaman 2 · Desain Pemodelan Bangunan — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami desain pemodelan bangunan memungkinkan kita merencanakan dan memvisualisasikan ide arsitektur secara efektif, menghindari kesalahan konstruksi, dan mengkomunikasikan gagasan kepada tim proyek dengan jelas.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah bangunan besar bisa dibangun dengan presisi tanpa kesalahan jika tidak ada rancangan yang jelas sebelumnya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Penerapan konsep geometri, skala, dan perhitungan dimensi dalam penggambaran teknik.
Seni Budaya: Memahami estetika, proporsi, dan komposisi dalam desain bangunan.
Bahasa Indonesia: Menggunakan istilah teknis dan menyusun laporan desain dengan bahasa yang jelas dan baku.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas dapat diajak untuk berbagi pengalaman tentang proses pembangunan rumah atau gedung, atau mengizinkan peserta didik mengamati gambar kerja proyek mereka.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas atau laboratorium komputer yang dilengkapi perangkat lunak CAD, meja gambar, dan proyektor, serta lingkungan digital yang aman untuk berbagi file desain antar peserta didik.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan perangkat lunak CAD (misalnya AutoCAD, SketchUp Free), platform berbagi file (Google Drive), dan sumber daya tutorial online untuk belajar mandiri dan kolaborasi.
Halaman 3 · Desain Pemodelan Bangunan — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui observasi contoh gambar bangunan, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis gambar teknik (denah, tampak, potongan) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan gambar-gambar bangunan terkenal di Indonesia dan bertanya, 'Menurut kamu, bagaimana arsitek bisa membuat bangunan megah ini? Apa yang mereka buat sebelum membangunnya?'
  3. Penyampaian tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang identifikasi jenis gambar teknik dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana sebuah bangunan besar bisa dibangun dengan presisi tanpa kesalahan jika tidak ada rancangan yang jelas sebelumnya?' agar peserta didik memahami arah belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang proses pembangunan sebuah rumah dan menunjukkan beberapa contoh gambar kerja (denah, tampak, potongan) dari proyek tersebut, lalu meminta peserta didik mengamati perbedaannya.
  2. Guru meminta peserta didik mengidentifikasi masalah: 'Apa perbedaan mendasar dari setiap gambar yang kalian amati? Mengapa ada banyak jenis gambar untuk satu bangunan?'
  3. Guru membagikan LKPD 1 yang berisi beberapa gambar teknik bangunan dan meminta peserta didik untuk mengidentifikasi jenis-jenis gambar tersebut dan menuliskan fungsinya secara singkat.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok mendapatkan satu set gambar teknik (denah, tampak, potongan) dari proyek yang berbeda. Mereka diminta untuk menganalisis gambar-gambar tersebut, berdiskusi tentang karakteristik masing-masing jenis gambar, dan mencatat hasil identifikasi di LKPD 1.
  3. Guru berkeliling membimbing kelompok, memberikan klarifikasi, dan memastikan setiap anggota kelompok berpartisipasi aktif dalam diskusi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi jenis gambar teknik dan fungsinya di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan. Guru memfasilitasi diskusi untuk menyamakan persepsi dan mengoreksi jika ada kekeliruan konsep.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap materi yang telah dibahas, menggarisbawahi pentingnya setiap jenis gambar teknik dalam desain bangunan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan jenis-jenis gambar teknik dan fungsinya.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif mereka dengan tepuk tangan bersama.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh gambar teknik bangunan lain di internet dan menjelaskan fungsinya, serta menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Desain Pemodelan Bangunan — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah mengikuti demonstrasi, peserta didik dapat menggunakan perangkat lunak CAD dasar untuk membuat sketsa 2D elemen bangunan (dinding, pintu, jendela) sesuai standar teknis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menampilkan kembali beberapa gambar teknik dan bertanya, 'Setelah kita tahu jenis-jenis gambar ini, bagaimana cara kita membuatnya dengan cepat dan akurat di era digital ini?'
  3. Penyampaian tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat sketsa 2D elemen bangunan menggunakan perangkat lunak CAD dan mengaitkannya dengan pentingnya efisiensi dalam proses desain, agar peserta didik siap belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video tutorial singkat tentang penggunaan perangkat lunak CAD dasar untuk membuat garis, persegi, dan lingkaran. Guru menjelaskan bahwa membuat gambar teknik secara manual memakan waktu, sehingga perangkat lunak sangat membantu.
  2. Guru menjelaskan fitur-fitur dasar perangkat lunak CAD yang akan digunakan untuk membuat elemen bangunan seperti dinding, pintu, dan jendela, serta menunjukkan standar penggambaran yang berlaku.
  3. Guru membagikan LKPD 2 yang berisi panduan langkah demi langkah untuk membuat sketsa 2D elemen bangunan di perangkat lunak CAD.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik duduk di depan komputer masing-masing atau berkelompok jika fasilitas terbatas.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara mandiri atau berkelompok mengikuti instruksi di LKPD 2 untuk mempraktikkan pembuatan sketsa 2D dinding, pintu, dan jendela menggunakan perangkat lunak CAD. Guru berkeliling untuk memberikan bimbingan individu atau kelompok, memastikan semua peserta didik dapat mengikuti langkah-langkah dengan benar.
  3. Peserta didik mencoba membuat variasi ukuran dan bentuk elemen bangunan, memastikan mereka memahami fungsi setiap perintah di perangkat lunak CAD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Beberapa peserta didik secara acak diminta untuk menunjukkan hasil sketsa 2D yang telah mereka buat di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap hasil kerja peserta didik, menyoroti aspek ketepatan dan efisiensi penggunaan perangkat lunak. Peserta didik lain juga diajak untuk memberikan masukan.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya ketelitian dalam menggunakan perangkat lunak CAD untuk menghasilkan gambar yang akurat dan sesuai standar.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan manfaat penggunaan perangkat lunak CAD dalam desain pemodelan bangunan.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memotivasi peserta didik untuk terus berlatih menggunakan perangkat lunak CAD dan memberikan apresiasi atas usaha dan semangat belajar mereka.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk membuat sketsa denah ruangan sederhana menggunakan perangkat lunak CAD, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Desain Pemodelan Bangunan — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Gambar Bangunan!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi jenis-jenis gambar teknik berdasarkan karakteristiknya dengan tepat.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Desain Pemodelan Bangunan adalah fondasi utama dalam setiap proyek konstruksi. Modul ini akan membimbing kamu memahami dasar-dasar gambar teknik, jenis-jenisnya, hingga penggunaan perangkat lunak untuk membuat model 2D dan 3D.

Alat & bahan: Alat tulis, lembar kerja, gambar contoh bangunan

Langkah kerja:

  1. Amati dengan saksama Gambar 1 yang menunjukkan berbagai jenis gambar teknik bangunan.
    Jenis Gambar Teknik BangunanDenah LantaiTampak DepanPotongan Bangunan
    Gambar 1. Kartu gambar
  2. Identifikasi setiap gambar dan tentukan apakah itu denah, tampak, atau potongan.
  3. Tuliskan ciri-ciri utama yang membedakan setiap jenis gambar pada kolom yang tersedia di tabel.
  4. Diskusikan hasil pengamatanmu dengan teman kelompok dan pastikan semua anggota memahami perbedaannya.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Desain Pemodelan Bangunan — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang denah rumah?
  2. Pernahkah kamu melihat gambar bangunan sebelum dibangun?
  3. Menurutmu, apa saja yang perlu digambar agar sebuah rumah bisa dibangun dengan benar?
  4. Apakah kamu pernah menggunakan aplikasi menggambar di komputer?

Formatif (proses): Observasi aktivitas kelompok saat mengidentifikasi jenis gambar teknik dan praktik penggunaan perangkat lunak CAD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengidentifikasi jenis gambar teknik dan jobsheet praktik membuat model dinding dan pintu 3D.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Desain Pemodelan Bangunan — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis gambar teknik (denah, tampak, potongan) dengan tepat.Jenis-jenis gambar teknik, fungsi, dan karakteristik.2 JPpenalaran kritis
2Menggunakan perangkat lunak CAD dasar untuk membuat sketsa 2D elemen bangunan (dinding, pintu, jendela) sesuai standar teknis.Pengenalan perangkat lunak CAD, fitur dasar, dan standar penggambaran 2D.1 JPkreativitas
3Merancang model sederhana bangunan 3D dengan perangkat lunak pemodelan, menunjukkan kreativitas dan ketelitian.Prinsip pemodelan 3D, penggunaan perangkat lunak 3D.1 JPkreativitas, kolaborasi
Halaman 8 · Desain Pemodelan Bangunan — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
BAHAN AJAR

Desain Pemodelan Bangunan adalah fondasi utama dalam setiap proyek konstruksi. Modul ini akan membimbing kamu memahami dasar-dasar gambar teknik, jenis-jenisnya, hingga penggunaan perangkat lunak untuk membuat model 2D dan 3D. Dengan menguasai materi ini, kamu akan memiliki keterampilan esensial untuk merencanakan dan memvisualisasikan ide arsitektur secara efektif, serta berkomunikasi dengan tim proyek secara profesional.

1. Pengertian Desain Pemodelan Bangunan
Desain Pemodelan Bangunan adalah proses pembuatan representasi visual dari suatu struktur bangunan sebelum konstruksi fisik dilakukan. Ini mencakup pembuatan gambar teknik 2D seperti denah, tampak, dan potongan, serta model 3D interaktif. Tujuan utamanya adalah untuk memvisualisasikan ide, mengidentifikasi potensi masalah desain, mengkomunikasikan rencana kepada semua pihak terkait, dan memastikan akurasi serta efisiensi dalam proses pembangunan. Pemodelan ini menjadi 'cetak biru' yang memandu seluruh tahapan proyek konstruksi.

2. Jenis-jenis Gambar Teknik Bangunan
Gambar teknik bangunan dibagi menjadi beberapa jenis, masing-masing dengan fungsi spesifik. Denah adalah pandangan dari atas yang menunjukkan tata letak ruangan, dimensi, dan posisi elemen seperti dinding, pintu, dan jendela. Tampak adalah pandangan eksterior bangunan dari berbagai sisi (depan, samping, belakang), menunjukkan fasad dan elemen arsitektural. Potongan adalah gambar yang menunjukkan bagian dalam bangunan seolah-olah dipotong vertikal, memperlihatkan struktur, ketinggian lantai, dan detail interior. Memahami perbedaan ini krusial untuk interpretasi gambar yang benar.

3. Fungsi dan Tujuan Desain Pemodelan
Fungsi utama desain pemodelan adalah sebagai alat komunikasi yang universal dalam industri konstruksi. Ini memungkinkan arsitek, insinyur, kontraktor, dan klien memahami rencana proyek secara detail tanpa ambiguitas. Tujuannya meliputi: 1) Visualisasi ide, membantu mengubah konsep abstrak menjadi bentuk konkret; 2) Deteksi dini masalah, mengidentifikasi konflik desain sebelum konstruksi dimulai; 3) Perencanaan yang akurat, memastikan dimensi dan material sesuai; 4) Estimasi biaya yang lebih tepat; dan 5) Mempercepat proses persetujuan proyek dengan pihak berwenang.

4. Pengenalan Perangkat Lunak CAD Dasar
Computer-Aided Design (CAD) adalah perangkat lunak yang digunakan untuk membuat gambar dan model teknik secara digital. Perangkat lunak CAD dasar seperti AutoCAD atau SketchUp memungkinkan pengguna untuk menggambar garis, bentuk geometris, dan objek 2D dengan presisi tinggi. Fitur-fitur umum meliputi alat gambar (line, circle, rectangle), alat modifikasi (trim, extend, move, copy), dan pengaturan lapisan (layer) untuk mengorganisasi objek. Menguasai dasar CAD sangat penting untuk efisiensi dan akurasi dalam desain pemodelan bangunan modern.

5. Prinsip Dasar Pemodelan 3D Bangunan
Pemodelan 3D adalah representasi tiga dimensi dari objek bangunan, memberikan pandangan yang lebih realistis dan imersif. Prinsip dasarnya melibatkan pembuatan objek 2D terlebih dahulu, kemudian 'menarik' atau 'mendorong'nya menjadi bentuk 3D. Ini juga mencakup penambahan detail seperti tekstur, material, pencahayaan, dan komponen pra-desain (misalnya, furnitur, pohon). Pemodelan 3D membantu dalam visualisasi ruang, analisis bayangan, dan presentasi proyek yang lebih menarik kepada klien. Ketelitian dimensi sangat vital dalam pemodelan 3D.

Rangkuman: Desain pemodelan bangunan adalah inti dari proyek konstruksi, melibatkan pembuatan gambar teknik 2D (denah, tampak, potongan) dan model 3D untuk visualisasi, komunikasi, dan deteksi masalah. Perangkat lunak CAD menjadi alat esensial untuk efisiensi dan akurasi, memungkinkan para profesional merancang dan mempresentasikan ide bangunan secara komprehensif. Memahami prinsip dan alat ini sangat penting untuk menciptakan bangunan yang fungsional, estetis, dan aman.

Halaman 9 · Desain Pemodelan Bangunan — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
GLOSARIUM
IstilahArti
DenahGambar pandangan atas bangunan yang menunjukkan tata letak ruangan.
TampakGambar pandangan eksterior bangunan dari berbagai sisi.
PotonganGambar yang menunjukkan bagian dalam bangunan seolah dipotong vertikal.
CADComputer-Aided Design, perangkat lunak untuk menggambar dan memodelkan secara digital.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Desain Pemodelan Bangunan — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
PENGESAHAN

Modul ajar "Desain Pemodelan Bangunan" mata pelajaran Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Desain Pemodelan Bangunan — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan Kelas X SMK — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di SMK berada di Fase E.

Di sekolah, Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan juga dipanggil konsentrasi DPIB — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan kelas X (kelas 10) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan kelas X (kelas 10) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan kelas X (kelas 10) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaDesain Pemodelan dan Informasi Bangunan · Kelas XPeta Konsep
Desain Pemodelan BangunanPengertian Desain Pemodelan BangunanJenis-jenis Gambar Teknik BangunanFungsi dan Tujuan Desain PemodelanPengenalan Perangkat Lunak CAD DasarPrinsip Dasar Pemodelan 3D Bangunan
Dari sub-bab Desain Pemodelan BangunanLembar tambahan
Nama sekolah AndaDesain Pemodelan dan Informasi Bangunan · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaDesain Pemodelan dan Informasi Bangunan · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaDesain Pemodelan dan Informasi Bangunan · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaDesain Pemodelan dan Informasi Bangunan · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaDesain Pemodelan dan Informasi Bangunan · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketPPT Bahan Tayang
Satu berkas per pertemuanTujuan, materi, kuisKesimpulan & refleksi
Siap tayang, bisa disunting
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan Kelas X SMK

Apakah modul ajar Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap atas nama Anda: modul pertama Word + PDF, dua berikutnya PDF; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas X (kelas 10) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan sering disebut apa lagi?

Nama resminya Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, tetapi di sekolah ia juga dipanggil konsentrasi DPIB. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.