Modul Ajar SMK

Modul Ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain Kelas XI SMK

1 modul ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain kelas XI SMK (Fase F) siap unduh — Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain. Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas XI ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain Kelas XI SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain
Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain
Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain
Fase / KelasF / XI
Materi PokokMengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang elemen-elemen desain seperti garis, bentuk, warna, dan tekstur.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi efektivitas penerapan prinsip desain dalam berbagai studi kasus untuk mengidentifikasi solusi terbaik.
  2. kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menghasilkan berbagai gagasan desain yang inovatif dan orisinal dengan menerapkan prinsip-prinsip desain secara fleksibel.
  3. kolaborasi — elemen: Kerja sama dan komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang dan mempresentasikan solusi desain, serta berkomunikasi efektif antaranggota tim.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainDesain dan Pengembangan Produk
Rumusan CP FasePada akhir Fase F, peserta didik mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip desain dalam membuat prototipe produk, layanan, atau proses, serta menganalisis dan mengevaluasi efektivitasnya untuk solusi inovatif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPrinsip-prinsip desain seperti keseimbangan, kontras, ritme, dan kesatuan dapat ditemukan dalam berbagai produk sehari-hari seperti poster, kemasan, atau antarmuka aplikasi.
KonseptualPrinsip-prinsip desain adalah pedoman yang digunakan untuk mengatur elemen-elemen desain agar menciptakan komposisi visual yang efektif, estetis, dan komunikatif.
ProseduralProsedur mengaplikasikan prinsip desain melibatkan identifikasi tujuan, pemilihan elemen, penataan komposisi, dan evaluasi hasil berdasarkan prinsip yang relevan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana keputusan desain mereka memengaruhi persepsi dan pengalaman pengguna, serta strategi untuk mengatasi tantangan desain.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis studi kasus desain, peserta didik dapat mengidentifikasi prinsip-prinsip desain (keseimbangan, kontras, ritme, kesatuan, proporsi, hirarki, fokus) yang diterapkan dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan fungsi dan dampak setiap prinsip desain dalam menyampaikan pesan atau menciptakan estetika secara runtut.
  3. Melalui praktik membuat sketsa desain, peserta didik dapat mengaplikasikan minimal tiga prinsip desain secara kreatif dan sesuai dengan tujuan desain.
  4. Dengan menggunakan perangkat lunak desain sederhana, peserta didik dapat membuat komposisi visual yang efektif berdasarkan prinsip desain dengan memperhatikan aspek estetika dan fungsional.
  5. Melalui presentasi hasil karya, peserta didik dapat mengevaluasi penerapan prinsip-prinsip desain pada karya teman sejawat secara objektif dan memberikan masukan konstruktif.
Halaman 2 · Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Prinsip-prinsip desain bukan sekadar aturan, melainkan alat untuk menciptakan karya yang efektif, estetis, dan mampu menyampaikan pesan dengan jelas, sehingga mampu memecahkan masalah visual secara kreatif.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa beberapa desain terlihat 'bagus' dan 'mudah dipahami', sementara yang lain terasa 'berantakan' atau 'membingungkan'?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis efektivitas pesan visual dan tekstual dalam desain, serta menyusun presentasi yang persuasif.
Seni Budaya: Mempelajari sejarah dan perkembangan gaya desain serta pengaruhnya terhadap prinsip-prinsip desain modern.
Informatika: Menggunakan perangkat lunak desain grafis dan memahami antarmuka pengguna untuk menciptakan karya digital.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang desain produk yang mereka gunakan sehari-hari, atau komunitas lokal dapat menjadi sumber inspirasi studi kasus desain.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang fleksibel dan akses mudah ke komputer atau perangkat desain, dengan pencahayaan yang cukup dan suasana inspiratif.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan perangkat lunak desain grafis sederhana (misal: Canva, Figma) untuk membuat komposisi visual, serta sumber daya daring (Pinterest, Behance) sebagai referensi dan inspirasi desain.
Halaman 3 · Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis studi kasus desain, peserta didik dapat mengidentifikasi prinsip-prinsip desain (keseimbangan, kontras, ritme, kesatuan, proporsi, hirarki, fokus) yang diterapkan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Tebak Desain: Guru menampilkan 5 gambar desain (logo, poster, kemasan) dan peserta didik menebak prinsip desain yang paling menonjol pada setiap gambar.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik melihat berbagai desain di sekitar mereka (misal: kemasan produk, poster film) dan meminta mereka menyebutkan desain yang menarik perhatian.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi prinsip-prinsip desain melalui analisis studi kasus, serta menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa contoh desain produk (misal: logo, poster, antarmuka aplikasi) yang dianggap baik dan kurang baik secara visual, lalu bertanya, 'Apa perbedaan mendasar antara desain yang baik dan kurang baik ini?'
  2. Guru memfasilitasi diskusi singkat mengenai jawaban peserta didik, menyoroti bahwa ada 'aturan' tak tertulis yang membuat desain terlihat harmonis atau tidak.
  3. Guru menyajikan materi tentang pengertian dan macam-macam prinsip desain (keseimbangan, kontras, ritme, kesatuan, proporsi, hirarki, fokus) melalui presentasi interaktif dan contoh visual.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil yang beranggotakan 4-5 orang secara heterogen.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi 3-4 studi kasus desain (gambar poster, brosur, atau layout website) yang berbeda, serta diminta untuk menganalisis dan mengidentifikasi prinsip-prinsip desain yang diterapkan pada setiap studi kasus tersebut.
  3. Peserta didik dalam kelompok berdiskusi intensif, mengidentifikasi setiap prinsip yang ada, dan mencatat alasannya pada LKPD, didukung dengan referensi bahan ajar.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis studi kasus desain mereka di depan kelas, menjelaskan prinsip-prinsip yang ditemukan dan argumentasinya.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan terhadap presentasi, lalu guru memfasilitasi diskusi untuk membandingkan temuan antar kelompok.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep prinsip-prinsip desain yang telah dibahas, mengoreksi miskonsepsi, dan menyimpulkan poin-poin penting dari setiap prinsip.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan bersama tentang pentingnya prinsip desain dalam menciptakan karya visual yang efektif.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka untuk merefleksikan 'apa yang paling menarik dari prinsip desain yang baru dipelajari hari ini?' untuk menumbuhkan motivasi.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya mengenai fungsi dan dampak prinsip desain, serta menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan fungsi dan dampak setiap prinsip desain dalam menyampaikan pesan atau menciptakan estetika secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Prinsip Berantai: Guru menyebutkan satu prinsip desain (misal: Keseimbangan), lalu peserta didik secara bergiliran menyebutkan satu kata kunci terkait fungsi atau dampaknya.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kembali prinsip-prinsip desain yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya, dan mengaitkannya dengan pentingnya memahami 'mengapa' prinsip tersebut digunakan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menjelaskan fungsi dan dampak prinsip desain, serta tahapan kegiatan yang akan dilaksanakan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan dua versi desain yang sama (misal: brosur), satu dengan penerapan prinsip kontras yang baik dan satu lagi yang kurang baik, lalu bertanya, 'Bagaimana perbedaan penerapan kontras ini memengaruhi pemahaman dan minat kalian terhadap brosur?'
  2. Guru memfasilitasi diskusi singkat tentang dampak visual dari perbedaan tersebut, mengarahkan pada pentingnya fungsi dan dampak prinsip desain.
  3. Guru membagikan bahan ajar tambahan yang menjelaskan secara detail fungsi dan dampak dari setiap prinsip desain (keseimbangan, kontras, ritme, kesatuan, proporsi, hirarki, fokus) dalam konteks komunikasi visual dan estetika.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok yang sama dari pertemuan sebelumnya.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi skenario desain (misal: membuat poster kampanye sosial, mendesain sampul buku) dan diminta untuk menganalisis bagaimana setiap prinsip desain dapat digunakan untuk mencapai tujuan komunikasi tertentu dan dampak estetika yang diinginkan.
  3. Peserta didik dalam kelompok berdiskusi, mencatat fungsi dan dampak spesifik dari setiap prinsip dalam konteks skenario tersebut, serta menyiapkan contoh visual atau deskripsi untuk mendukung argumen mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka, menjelaskan fungsi dan dampak prinsip desain yang relevan dengan skenario yang diberikan, serta memberikan contoh konkret.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, serta guru memfasilitasi diskusi untuk mengevaluasi pemahaman fungsi dan dampak prinsip desain.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman fungsi dan dampak prinsip desain, menekankan bahwa setiap prinsip memiliki peran spesifik dalam menciptakan desain yang efektif dan bermakna.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan bersama tentang bagaimana pemahaman fungsi dan dampak prinsip desain dapat membantu mereka menjadi desainer yang lebih baik.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja sama dan diskusi yang aktif, serta menanyakan 'bagaimana pemahaman ini mengubah cara kalian melihat desain di sekitar?'
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya yaitu praktik membuat sketsa desain dengan menerapkan prinsip-prinsip desain, serta menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis dan mengidentifikasi prinsip-prinsip desain pada contoh karya visual yang diberikan.

Alat & bahan: Lembar LKPD, alat tulis, bahan ajar, gawai (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati gambar desain di bawah ini dengan saksama. Perhatikan elemen-elemen visual seperti garis, bentuk, warna, dan tekstur yang digunakan.
  2. Identifikasi minimal tiga prinsip desain (keseimbangan, kontras, ritme, kesatuan, proporsi, hirarki, fokus) yang paling menonjol pada masing-masing desain.
  3. Jelaskan secara singkat bagaimana prinsip-prinsip tersebut diterapkan dan apa dampaknya terhadap keseluruhan tampilan desain.
  4. Diskusikan hasil analisis Anda dengan teman kelompok dan siapkan untuk dipresentasikan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang elemen-elemen desain seperti garis, bentuk, dan warna?
  2. Menurut Anda, apa yang membuat sebuah gambar atau poster terlihat 'bagus' atau 'menarik'?
  3. Pernahkah Anda mencoba membuat desain sederhana? Jika ya, apa yang Anda rasakan saat membuatnya?
  4. Sebutkan satu contoh desain yang menurut Anda efektif dalam menyampaikan pesan!

Formatif (proses): Asesmen formatif melalui observasi partisipasi diskusi kelompok, kelengkapan dan ketepatan analisis LKPD, serta keaktifan dalam sesi presentasi dan umpan balik.

Sumatif (akhir): Asesmen sumatif melalui penilaian hasil praktik sketsa desain dan portofolio desain digital, serta tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep prinsip desain.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi prinsip-prinsip desain (keseimbangan, kontras, ritme, kesatuan, proporsi, hirarki, fokus) yang diterapkan pada studi kasus.Pengertian dan jenis prinsip-prinsip desain.4 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan fungsi dan dampak setiap prinsip desain dalam menyampaikan pesan atau menciptakan estetika.Fungsi dan dampak prinsip desain dalam komunikasi visual.4 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Mengaplikasikan minimal tiga prinsip desain secara kreatif dan sesuai dengan tujuan desain dalam membuat sketsa.Praktik sketsa dengan aplikasi prinsip desain.4 JPkreativitas, penalaran kritis
Halaman 8 · Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Desain bukan hanya tentang membuat sesuatu terlihat cantik, tetapi juga tentang bagaimana elemen-elemen visual diatur untuk menyampaikan pesan, menciptakan suasana, dan memecahkan masalah. Di balik setiap karya desain yang efektif, ada prinsip-prinsip dasar yang menjadi panduan. Memahami dan menguasai prinsip-prinsip ini akan membekali Anda untuk menciptakan karya visual yang tidak hanya estetis, tetapi juga fungsional dan komunikatif.

1. Pengertian Prinsip Desain
Prinsip desain adalah pedoman atau aturan dasar yang digunakan untuk mengatur elemen-elemen desain (seperti garis, bentuk, warna, tekstur, ruang) dalam sebuah komposisi visual. Prinsip ini membantu desainer menciptakan karya yang harmonis, menarik, dan efektif dalam menyampaikan pesan. Tanpa prinsip, elemen-elemen desain akan terlihat acak dan tidak terarah, sehingga sulit dipahami oleh audiens. Prinsip desain berfungsi sebagai kerangka kerja untuk mencapai tujuan desain, baik itu untuk menarik perhatian, mengarahkan pandangan, atau membangun emosi tertentu pada audiens.

2. Keseimbangan (Balance)
Keseimbangan dalam desain mengacu pada distribusi visual berat elemen-elemen dalam sebuah komposisi. Keseimbangan dapat bersifat simetris (elemen yang sama di kedua sisi sumbu), asimetris (elemen berbeda namun memiliki berat visual yang setara), atau radial (elemen menyebar dari titik pusat). Penerapan keseimbangan yang baik menciptakan rasa stabilitas dan harmoni, membuat desain terasa nyaman untuk dilihat. Sebaliknya, desain yang tidak seimbang dapat terasa gelisah atau tidak lengkap, sehingga mengganggu pandangan.

3. Kontras (Contrast)
Kontras adalah perbedaan yang mencolok antara elemen-elemen desain. Ini bisa berupa kontras warna (terang vs. gelap, hangat vs. dingin), ukuran (besar vs. kecil), bentuk (geometris vs. organik), atau tekstur (halus vs. kasar). Kontras berfungsi untuk menarik perhatian, menciptakan hirarki visual, dan menambahkan dinamika pada desain. Tanpa kontras, desain akan terlihat monoton dan sulit dibaca, karena semua elemen memiliki kepentingan yang sama.

4. Ritme (Rhythm)
Ritme dalam desain adalah pengulangan elemen-elemen visual secara teratur atau bervariasi untuk menciptakan gerakan terarah atau pola yang menarik. Ritme dapat diciptakan melalui pengulangan bentuk, warna, atau ukuran. Ada beberapa jenis ritme, seperti ritme berulang, ritme progresif, dan ritme acak. Ritme yang efektif dapat memandu mata audiens melintasi desain, menciptakan aliran visual yang menyenangkan dan memberikan rasa keteraturan atau energi.

5. Kesatuan (Unity/Harmony)
Kesatuan adalah prinsip yang memastikan bahwa semua elemen dalam desain bekerja sama sebagai satu kesatuan yang kohesif. Ini berarti elemen-elemen tersebut harus saling melengkapi dan tidak terasa terpisah. Kesatuan dapat dicapai melalui kedekatan, pengulangan, keselarasan, atau penggunaan warna dan gaya yang konsisten. Desain yang memiliki kesatuan kuat akan terasa utuh dan mudah dipahami, sementara desain tanpa kesatuan akan terlihat berantakan dan tidak terhubung.

6. Proporsi (Proportion)
Proporsi berkaitan dengan hubungan ukuran antara satu elemen desain dengan elemen lainnya, atau antara satu bagian dengan keseluruhan. Proporsi yang baik menciptakan rasa keseimbangan dan estetika yang menyenangkan. Misalnya, penggunaan rasio emas sering diterapkan untuk mencapai proporsi yang dianggap ideal secara visual. Proporsi membantu menentukan seberapa besar atau kecil suatu elemen seharusnya agar terlihat harmonis dalam komposisi.

7. Hirarki (Hierarchy)
Hirarki visual adalah pengaturan elemen-elemen desain sedemikian rupa sehingga menunjukkan tingkat kepentingan yang berbeda. Ini memandu mata audiens untuk terlebih dahulu melihat informasi yang paling penting, kemudian beralih ke informasi yang kurang penting. Hirarki dapat diciptakan melalui ukuran, warna, kontras, penempatan, atau tipografi. Hirarki yang jelas sangat penting untuk desain yang informatif agar pesan utama tersampaikan dengan cepat dan efektif.

8. Fokus (Emphasis)
Fokus atau penekanan adalah prinsip di mana satu elemen atau area tertentu dalam desain dibuat menonjol untuk menarik perhatian utama audiens. Ini bisa dicapai dengan menggunakan ukuran yang lebih besar, warna yang cerah, kontras yang kuat, atau penempatan yang strategis. Adanya fokus membantu mengarahkan pandangan audiens ke titik penting dalam desain, memastikan pesan kunci tidak terlewatkan. Desain yang terlalu banyak fokus justru akan kehilangan fokusnya.

Rangkuman: Prinsip-prinsip desain adalah pedoman penting untuk mengatur elemen visual agar menciptakan karya yang efektif dan estetis. Prinsip seperti keseimbangan, kontras, ritme, kesatuan, proporsi, hirarki, dan fokus membantu desainer mengarahkan pandangan audiens, menyampaikan pesan dengan jelas, dan menghasilkan komposisi yang harmonis. Penguasaan prinsip-prinsip ini esensial untuk menciptakan desain yang kuat dan bermakna.

Halaman 9 · Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KeseimbanganDistribusi visual berat elemen dalam komposisi.
KontrasPerbedaan mencolok antara elemen desain.
RitmePengulangan elemen untuk menciptakan gerakan atau pola.
KesatuanSemua elemen bekerja sama sebagai satu kesatuan yang kohesif.
ProporsiHubungan ukuran antara elemen dalam desain.
HirarkiPengaturan elemen berdasarkan tingkat kepentingannya.
FokusElemen yang dibuat menonjol untuk menarik perhatian utama.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain" mata pelajaran Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain Kelas XI SMK — Fase F

Kelas XI — ditulis juga kelas 11 — di SMK berada di Fase F.

Yang disusun di sini perangkat ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain kelas XI (kelas 11) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain kelas XI (kelas 11) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain kelas XI (kelas 11) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Kelas XIPeta Konsep
Mengaplikasikan Prinsip-prinsip DesainPengertian Prinsip DesainKeseimbangan (Balance)Kontras (Contrast)Ritme (Rhythm)Kesatuan (Unity/Harmony)
Dari sub-bab Mengaplikasikan Prinsip-prinsip DesainLembar tambahan
Nama sekolah AndaMengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaMengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaMengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaMengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaMengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain Kelas XI SMK

Apakah modul ajar Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Kelas XI (kelas 11) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase F. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Desain?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.