Modul Ajar SMK

Modul Ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan Kelas X SMK

1 modul ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan kelas X SMK (Fase E) siap unduh — SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF. Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISSMK · Word + PDF ber-kop atas nama Anda

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

12 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Sistem Sasis Kendaraan Ringan Kelas X SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF
Sistem Sasis Kendaraan Ringan · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF
Sistem Sasis Kendaraan Ringan · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSistem Sasis Kendaraan Ringan
Fase / KelasE / X
Materi PokokSISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF
Alokasi Waktu3 Pertemuan (12 JP: 4 JP × 45 menit = 180 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang komponen-komponen utama pada kendaraan bermotor roda empat.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kemandirian, Kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainPerawatan dan Perbaikan Sistem Sasis Kendaraan Ringan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan menerapkan prinsip dasar sistem sasis kendaraan ringan, termasuk komponen-komponen utama dan fungsinya, serta menganalisis kerusakan awal pada sistem kemudi, rem, suspensi, dan transmisi.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSasis kendaraan ringan adalah kerangka dasar yang menopang seluruh komponen kendaraan seperti mesin, bodi, dan sistem lainnya, contohnya sasis ladder frame pada truk atau monocoque pada mobil penumpang.
KonseptualSistem sasis kendaraan ringan mencakup berbagai subsistem seperti sistem kemudi, sistem rem, sistem suspensi, dan sistem pemindah tenaga yang bekerja secara terintegrasi untuk mendukung fungsi kendaraan.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari prosedur identifikasi komponen, pemeriksaan visual, dan analisis fungsi dasar sistem sasis kendaraan ringan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya pemahaman mendalam tentang sistem sasis untuk keselamatan berkendara dan keberlanjutan fungsi kendaraan, serta bagaimana pengetahuan ini dapat diterapkan dalam pemecahan masalah teknis.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi jenis-jenis sasis kendaraan ringan dan komponen utamanya dengan tepat.
  2. Menjelaskan fungsi masing-masing komponen sistem sasis kendaraan ringan (kemudi, rem, suspensi, pemindah tenaga) secara akurat.
  3. Menganalisis prinsip kerja sistem kemudi dan sistem rem pada kendaraan ringan.
  4. Menganalisis prinsip kerja sistem suspensi dan sistem pemindah tenaga pada kendaraan ringan.
  5. Menerapkan prosedur pemeriksaan visual komponen sistem sasis kendaraan ringan.
  6. Menyajikan hasil identifikasi dan analisis sistem sasis kendaraan ringan secara kolaboratif.
Halaman 2 · SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami sistem sasis kendaraan ringan tidak hanya tentang menghafal komponen, tetapi juga tentang bagaimana setiap bagian bekerja sama untuk menciptakan kendaraan yang aman, nyaman, dan efisien, serta bagaimana kita dapat menganalisis masalah awal berdasarkan pemahaman tersebut.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian bertanya-tanya mengapa mobil bisa berbelok, berhenti dengan aman, atau melaju mulus di jalan yang tidak rata?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuFisika: Aplikasi prinsip gaya, momen, gesekan, dan tekanan pada sistem kemudi, rem, dan suspensi.
Matematika: Perhitungan rasio roda gigi pada sistem pemindah tenaga dan analisis data hasil pengukuran komponen sasis.
Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3): Penerapan prosedur keselamatan saat melakukan pemeriksaan dan praktik di bengkel.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas dapat diajak untuk berbagi pengalaman tentang pentingnya perawatan sasis kendaraan atau memfasilitasi kunjungan ke bengkel terdekat.
Lingkungan PembelajaranBengkel praktik sekolah yang dilengkapi dengan unit kendaraan riil atau mock-up sistem sasis, serta akses ke komputer/tablet dengan koneksi internet untuk mencari informasi dan video tutorial.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi simulasi sistem sasis, video tutorial pemeriksaan komponen, atau platform kolaborasi daring untuk berbagi hasil observasi dan analisis antar kelompok.
Halaman 3 · SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi jenis-jenis sasis kendaraan ringan dan komponen utamanya dengan tepat serta menjelaskan fungsi masing-masing komponen sistem sasis kendaraan ringan secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitPeserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru melakukan presensi. Guru menampilkan gambar atau video berbagai jenis sasis kendaraan dan mengajukan pertanyaan pemantik tentang apa yang mereka ketahui tentang 'rangka' mobil. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktivitas yang akan dilakukan, memastikan peserta didik memahami mengapa materi ini penting.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menitPeserta didik secara berkelompok mengamati berbagai gambar dan video tentang jenis-jenis sasis (ladder frame, monocoque, space frame) dan komponen-komponen utama sistem sasis (kemudi, rem, suspensi, transmisi). Mereka berdiskusi untuk mengidentifikasi perbedaan dan persamaan, serta mencoba mengaitkan bentuk sasis dengan fungsi kendaraan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menitSetiap kelompok menerima LKPD yang berisi daftar komponen sasis dan fungsinya. Mereka diminta untuk mencocokkan komponen dengan fungsinya dan mengisi tabel identifikasi jenis sasis berdasarkan gambar yang diberikan. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan klarifikasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi dan pencocokan mereka di depan kelas. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep, mengoreksi miskonsepsi yang mungkin muncul. Diskusi kelas dipimpin untuk menyimpulkan jenis-jenis sasis dan fungsi dasar komponennya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memberikan tugas rumah untuk mencari informasi lebih lanjut tentang inovasi sasis terbaru. Pertemuan diakhiri dengan doa dan salam penutup yang hangat.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis prinsip kerja sistem kemudi dan sistem rem pada kendaraan ringan serta menganalisis prinsip kerja sistem suspensi dan sistem pemindah tenaga pada kendaraan ringan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitPeserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru melakukan presensi. Guru mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan materi hari ini. Guru menyajikan studi kasus sederhana tentang 'mobil tidak dapat berbelok sempurna' atau 'rem terasa blong', memicu rasa ingin tahu peserta didik tentang prinsip kerja sistem sasis. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menitPeserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok menerima materi ajar (modul atau tautan video) tentang prinsip kerja sistem kemudi, rem, suspensi, dan pemindah tenaga. Mereka menganalisis diagram, animasi, dan teks untuk memahami bagaimana setiap sistem bekerja, serta berdiskusi tentang potensi masalah yang dapat terjadi pada masing-masing sistem.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menitKelompok-kelompok diberikan 'masalah' yang berkaitan dengan fungsi salah satu sistem sasis (misalnya, 'mengapa mobil oleng saat melewati tikungan cepat?' atau 'bagaimana sistem ABS mencegah roda terkunci?'). Mereka diminta untuk menganalisis masalah tersebut menggunakan pemahaman prinsip kerja yang telah dipelajari dan mengusulkan solusi atau penjelasan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menitSetiap kelompok mempresentasikan analisis masalah dan solusi/penjelasan mereka. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memfasilitasi diskusi, memberikan klarifikasi, dan menguatkan pemahaman peserta didik tentang prinsip kerja sistem sasis yang kompleks, mengaitkannya dengan keselamatan berkendara.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menitGuru menyimpulkan poin-poin penting tentang prinsip kerja sistem sasis. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan pemikiran kritis peserta didik. Guru memberikan pengantar untuk praktik di pertemuan berikutnya, menumbuhkan antusiasme. Pertemuan diakhiri dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Tujuan Pertemuan 3Menerapkan prosedur pemeriksaan visual komponen sistem sasis kendaraan ringan dan menyajikan hasil identifikasi dan analisis sistem sasis kendaraan ringan secara kolaboratif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitPeserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru melakukan presensi. Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya dan mengaitkannya dengan kegiatan praktik hari ini. Guru menjelaskan prosedur dan keselamatan kerja dalam melakukan pemeriksaan visual sistem sasis pada kendaraan riil atau mock-up. Guru memotivasi peserta didik bahwa hari ini mereka akan menjadi 'detektif' otomotif.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menitPeserta didik dibagi menjadi kelompok. Setiap kelompok diberikan checklist pemeriksaan visual sistem sasis (misalnya, kondisi ban, kebocoran oli suspensi, kondisi selang rem, keausan kampas rem) pada unit kendaraan praktik atau mock-up. Mereka mempelajari kembali bagian-bagian yang akan diperiksa dan potensi indikasi kerusakan yang harus dicari.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menitDengan bimbingan guru, setiap kelompok melakukan pemeriksaan visual pada komponen sistem sasis kendaraan yang telah disediakan. Mereka mencatat temuan mereka, mengidentifikasi kondisi komponen, dan mendiskusikan potensi implikasi dari temuan tersebut. Peserta didik berkolaborasi dalam mengamati dan mencatat data.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menitSetiap kelompok menyajikan hasil pemeriksaan visual mereka, termasuk temuan, analisis, dan rekomendasi awal. Guru memfasilitasi sesi tanya jawab dan diskusi antar kelompok. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan menguatkan pemahaman praktis peserta didik tentang pentingnya pemeriksaan rutin sistem sasis.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh rangkaian materi tentang sistem sasis, dari teori hingga praktik. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi dan semangat belajar peserta didik. Guru memberikan refleksi akhir tentang pentingnya kompetensi ini bagi karir mereka dan menutup dengan doa serta pesan positif.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · Pertemuan 3
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis jenis-jenis sasis serta fungsi komponen utamanya pada kendaraan ringan.

Alat & bahan: Modul ajar, pensil, penggaris, gambar/diagram sistem sasis kendaraan ringan, unit kendaraan praktik/mock-up (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati berbagai gambar jenis sasis kendaraan ringan yang disediakan guru.
  2. Identifikasi dan tuliskan nama jenis sasis (ladder frame, monocoque, space frame) di bawah setiap gambar.
  3. Pelajari diagram sistem sasis kendaraan ringan dan daftar komponen yang diberikan.
  4. Cocokkan setiap komponen dengan fungsinya yang benar pada tabel yang tersedia.
  5. Diskusikan hasil identifikasi dan pencocokan dengan kelompok Anda.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang 'rangka' pada sebuah mobil?
  2. Menurut Anda, mengapa mobil bisa berbelok?
  3. Bagaimana cara kerja rem pada sepeda motor atau mobil?
  4. Sebutkan minimal 2 komponen yang ada di bawah mobil!

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan pengisian LKPD, dan kemampuan presentasi kelompok.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep serta penilaian praktik pemeriksaan visual sistem sasis.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis sasis kendaraan ringan dan komponen utamanya.Jenis-jenis sasis (ladder frame, monocoque, space frame) dan komponen dasar (rangka, poros, roda, suspensi).4 JPPenalaran Kritis, Kemandirian
2Menjelaskan fungsi masing-masing komponen sistem sasis kendaraan ringan.Fungsi sistem kemudi, rem, suspensi, dan pemindah tenaga.4 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
3Menganalisis prinsip kerja sistem kemudi, rem, suspensi, dan pemindah tenaga.Mekanisme kerja sistem kemudi, hidrolik rem, peredam kejut, transmisi manual/otomatis.4 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
4Menerapkan prosedur pemeriksaan visual komponen sistem sasis.Prosedur pemeriksaan ban, rem, suspensi, sambungan kemudi secara visual.4 JPKemandirian, Kolaborasi
Halaman 9 · SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Sistem sasis kendaraan ringan merupakan fondasi utama sebuah kendaraan. Sama seperti tulang pada tubuh manusia, sasis memberikan kekuatan struktural, menopang semua komponen lainnya, dan memastikan kendaraan dapat bergerak, berbelok, dan berhenti dengan aman. Pemahaman mendalam tentang sasis sangat penting bagi setiap teknisi otomotif untuk melakukan identifikasi, perawatan, dan perbaikan yang efektif.

1. Jenis-jenis Sasis Kendaraan Ringan
Ada beberapa jenis sasis yang umum digunakan pada kendaraan ringan, masing-masing dengan karakteristik dan keunggulan tersendiri. Sasis 'ladder frame' menyerupai tangga, kuat untuk menahan beban berat, sering ditemukan pada truk pikap dan SUV. Sasis 'monocoque' terintegrasi dengan bodi, ringan, dan memberikan kekakuan torsional yang baik, umum pada mobil penumpang modern. Sasis 'space frame' menggunakan pipa-pipa kecil yang dilas membentuk kerangka ruang, menawarkan kekuatan tinggi dengan bobot ringan, biasa pada mobil sport. Pemilihan jenis sasis sangat tergantung pada fungsi dan performa kendaraan yang diinginkan.

2. Sistem Kemudi
Sistem kemudi berfungsi untuk mengarahkan laju kendaraan sesuai keinginan pengemudi. Komponen utamanya meliputi roda kemudi, poros kemudi, kotak kemudi (steering gear), dan batang penghubung (tie rod). Saat roda kemudi diputar, gerakan ini diteruskan melalui poros kemudi ke kotak kemudi yang mengubah gerakan putar menjadi gerakan linier. Gerakan linier ini kemudian menggerakkan roda depan melalui batang penghubung, sehingga kendaraan dapat berbelok. Ada dua tipe utama: rack and pinion (umum) dan recirculating ball (pada kendaraan berat).

3. Sistem Rem
Sistem rem berfungsi untuk mengurangi kecepatan atau menghentikan kendaraan secara aman. Komponen utamanya meliputi pedal rem, master silinder, booster rem, selang rem, kaliper (untuk rem cakram) atau silinder roda (untuk rem tromol), dan kampas rem. Ketika pedal rem diinjak, tekanan hidrolik dihasilkan oleh master silinder, yang kemudian disalurkan melalui selang rem ke kaliper atau silinder roda. Tekanan ini mendorong kampas rem untuk menjepit cakram atau menekan tromol, menciptakan gesekan yang memperlambat putaran roda.

4. Sistem Suspensi
Sistem suspensi berfungsi untuk meredam guncangan dari permukaan jalan, menjaga kontak roda dengan jalan, dan meningkatkan kenyamanan berkendara. Komponen utamanya meliputi pegas (coil spring, leaf spring), peredam kejut (shock absorber), dan lengan ayun (control arm). Pegas menyerap energi guncangan, sedangkan peredam kejut meredam osilasi pegas agar tidak berlebihan. Lengan ayun menghubungkan roda ke sasis dan memungkinkan pergerakan vertikal roda. Kombinasi komponen ini bekerja sama untuk menjaga stabilitas dan kenyamanan.

5. Sistem Pemindah Tenaga (Transmisi)
Sistem pemindah tenaga, atau transmisi, berfungsi untuk menyalurkan dan mengubah putaran serta torsi mesin ke roda penggerak sesuai dengan kondisi jalan dan kecepatan yang diinginkan. Komponen utamanya meliputi kopling (pada manual), transmisi (manual atau otomatis), poros propeller, differential, dan poros roda. Transmisi mengubah rasio putaran mesin ke roda, memungkinkan kendaraan bergerak dari kecepatan rendah ke tinggi. Differential memungkinkan roda kiri dan kanan berputar dengan kecepatan berbeda saat berbelok, menjaga stabilitas kendaraan.

Rangkuman: Sistem sasis kendaraan ringan adalah struktur fundamental yang menopang seluruh komponen kendaraan dan memastikan fungsinya berjalan optimal. Ini mencakup berbagai subsistem seperti kemudi, rem, suspensi, dan pemindah tenaga. Setiap subsistem memiliki komponen dan prinsip kerja spesifik yang saling terintegrasi untuk menciptakan kendaraan yang aman, nyaman, dan efisien. Memahami interaksi ini krusial untuk diagnosis dan perawatan yang tepat.

Halaman 10 · SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SasisKerangka dasar kendaraan yang menopang bodi, mesin, dan komponen lainnya.
MonocoqueJenis sasis yang menyatu dengan bodi kendaraan, membentuk struktur tunggal.
Ladder FrameJenis sasis yang berbentuk seperti tangga, kuat menahan beban berat.
Rack and PinionJenis mekanisme kotak kemudi yang umum pada kendaraan ringan.
DifferentialKomponen sistem pemindah tenaga yang memungkinkan roda kiri dan kanan berputar dengan kecepatan berbeda.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF" mata pelajaran Sistem Sasis Kendaraan Ringan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF — pratinjau tuntas.org
Lembar 12 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 12 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Sistem Sasis Kendaraan Ringan Kelas X SMK — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di SMK berada di Fase E.

Yang disusun di sini perangkat ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan kelas X (kelas 10) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Sistem Sasis Kendaraan Ringan kelas X (kelas 10) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan kelas X (kelas 10) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan Kelas X SMK

Apakah modul ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Kelas X (kelas 10) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Sistem Sasis Kendaraan Ringan?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.