Modul Ajar & RPP Sistem Sasis Kendaraan Ringan Kelas X
SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF
Modul ajar (RPP) Sistem Sasis Kendaraan Ringan SMK kelas X materi SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Sistem Sasis Kendaraan Ringan |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (12 JP: 4 JP × 45 menit = 180 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang komponen-komponen utama pada kendaraan bermotor roda empat.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kemandirian, Kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Perawatan dan Perbaikan Sistem Sasis Kendaraan Ringan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan menerapkan prinsip dasar sistem sasis kendaraan ringan, termasuk komponen-komponen utama dan fungsinya, serta menganalisis kerusakan awal pada sistem kemudi, rem, suspensi, dan transmisi. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Sasis kendaraan ringan adalah kerangka dasar yang menopang seluruh komponen kendaraan seperti mesin, bodi, dan sistem lainnya, contohnya sasis ladder frame pada truk atau monocoque pada mobil penumpang. |
| Konseptual | Sistem sasis kendaraan ringan mencakup berbagai subsistem seperti sistem kemudi, sistem rem, sistem suspensi, dan sistem pemindah tenaga yang bekerja secara terintegrasi untuk mendukung fungsi kendaraan. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari prosedur identifikasi komponen, pemeriksaan visual, dan analisis fungsi dasar sistem sasis kendaraan ringan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya pemahaman mendalam tentang sistem sasis untuk keselamatan berkendara dan keberlanjutan fungsi kendaraan, serta bagaimana pengetahuan ini dapat diterapkan dalam pemecahan masalah teknis. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi jenis-jenis sasis kendaraan ringan dan komponen utamanya dengan tepat.
- Menjelaskan fungsi masing-masing komponen sistem sasis kendaraan ringan (kemudi, rem, suspensi, pemindah tenaga) secara akurat.
- Menganalisis prinsip kerja sistem kemudi dan sistem rem pada kendaraan ringan.
- Menganalisis prinsip kerja sistem suspensi dan sistem pemindah tenaga pada kendaraan ringan.
- Menerapkan prosedur pemeriksaan visual komponen sistem sasis kendaraan ringan.
- Menyajikan hasil identifikasi dan analisis sistem sasis kendaraan ringan secara kolaboratif.
Pemahaman bermakna: Memahami sistem sasis kendaraan ringan tidak hanya tentang menghafal komponen, tetapi juga tentang bagaimana setiap bagian bekerja sama untuk menciptakan kendaraan yang aman, nyaman, dan efisien, serta bagaimana kita dapat menganalisis masalah awal berdasarkan pemahaman tersebut.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian bertanya-tanya mengapa mobil bisa berbelok, berhenti dengan aman, atau melaju mulus di jalan yang tidak rata?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Fisika: Aplikasi prinsip gaya, momen, gesekan, dan tekanan pada sistem kemudi, rem, dan suspensi. Matematika: Perhitungan rasio roda gigi pada sistem pemindah tenaga dan analisis data hasil pengukuran komponen sasis. Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3): Penerapan prosedur keselamatan saat melakukan pemeriksaan dan praktik di bengkel. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau komunitas dapat diajak untuk berbagi pengalaman tentang pentingnya perawatan sasis kendaraan atau memfasilitasi kunjungan ke bengkel terdekat. |
| Lingkungan Pembelajaran | Bengkel praktik sekolah yang dilengkapi dengan unit kendaraan riil atau mock-up sistem sasis, serta akses ke komputer/tablet dengan koneksi internet untuk mencari informasi dan video tutorial. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi simulasi sistem sasis, video tutorial pemeriksaan komponen, atau platform kolaborasi daring untuk berbagi hasil observasi dan analisis antar kelompok. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis sasis kendaraan ringan dan komponen utamanya dengan tepat serta menjelaskan fungsi masing-masing komponen sistem sasis kendaraan ringan secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru melakukan presensi. Guru menampilkan gambar atau video berbagai jenis sasis kendaraan dan mengajukan pertanyaan pemantik tentang apa yang mereka ketahui tentang 'rangka' mobil. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktivitas yang akan dilakukan, memastikan peserta didik memahami mengapa materi ini penting. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati berbagai gambar dan video tentang jenis-jenis sasis (ladder frame, monocoque, space frame) dan komponen-komponen utama sistem sasis (kemudi, rem, suspensi, transmisi). Mereka berdiskusi untuk mengidentifikasi perbedaan dan persamaan, serta mencoba mengaitkan bentuk sasis dengan fungsi kendaraan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit | Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi daftar komponen sasis dan fungsinya. Mereka diminta untuk mencocokkan komponen dengan fungsinya dan mengisi tabel identifikasi jenis sasis berdasarkan gambar yang diberikan. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan klarifikasi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi dan pencocokan mereka di depan kelas. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep, mengoreksi miskonsepsi yang mungkin muncul. Diskusi kelas dipimpin untuk menyimpulkan jenis-jenis sasis dan fungsi dasar komponennya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memberikan tugas rumah untuk mencari informasi lebih lanjut tentang inovasi sasis terbaru. Pertemuan diakhiri dengan doa dan salam penutup yang hangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis prinsip kerja sistem kemudi dan sistem rem pada kendaraan ringan serta menganalisis prinsip kerja sistem suspensi dan sistem pemindah tenaga pada kendaraan ringan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru melakukan presensi. Guru mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan materi hari ini. Guru menyajikan studi kasus sederhana tentang 'mobil tidak dapat berbelok sempurna' atau 'rem terasa blong', memicu rasa ingin tahu peserta didik tentang prinsip kerja sistem sasis. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok menerima materi ajar (modul atau tautan video) tentang prinsip kerja sistem kemudi, rem, suspensi, dan pemindah tenaga. Mereka menganalisis diagram, animasi, dan teks untuk memahami bagaimana setiap sistem bekerja, serta berdiskusi tentang potensi masalah yang dapat terjadi pada masing-masing sistem. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit | Kelompok-kelompok diberikan 'masalah' yang berkaitan dengan fungsi salah satu sistem sasis (misalnya, 'mengapa mobil oleng saat melewati tikungan cepat?' atau 'bagaimana sistem ABS mencegah roda terkunci?'). Mereka diminta untuk menganalisis masalah tersebut menggunakan pemahaman prinsip kerja yang telah dipelajari dan mengusulkan solusi atau penjelasan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Setiap kelompok mempresentasikan analisis masalah dan solusi/penjelasan mereka. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memfasilitasi diskusi, memberikan klarifikasi, dan menguatkan pemahaman peserta didik tentang prinsip kerja sistem sasis yang kompleks, mengaitkannya dengan keselamatan berkendara. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit | Guru menyimpulkan poin-poin penting tentang prinsip kerja sistem sasis. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan pemikiran kritis peserta didik. Guru memberikan pengantar untuk praktik di pertemuan berikutnya, menumbuhkan antusiasme. Pertemuan diakhiri dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menerapkan prosedur pemeriksaan visual komponen sistem sasis kendaraan ringan dan menyajikan hasil identifikasi dan analisis sistem sasis kendaraan ringan secara kolaboratif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru melakukan presensi. Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya dan mengaitkannya dengan kegiatan praktik hari ini. Guru menjelaskan prosedur dan keselamatan kerja dalam melakukan pemeriksaan visual sistem sasis pada kendaraan riil atau mock-up. Guru memotivasi peserta didik bahwa hari ini mereka akan menjadi 'detektif' otomotif. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok. Setiap kelompok diberikan checklist pemeriksaan visual sistem sasis (misalnya, kondisi ban, kebocoran oli suspensi, kondisi selang rem, keausan kampas rem) pada unit kendaraan praktik atau mock-up. Mereka mempelajari kembali bagian-bagian yang akan diperiksa dan potensi indikasi kerusakan yang harus dicari. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit | Dengan bimbingan guru, setiap kelompok melakukan pemeriksaan visual pada komponen sistem sasis kendaraan yang telah disediakan. Mereka mencatat temuan mereka, mengidentifikasi kondisi komponen, dan mendiskusikan potensi implikasi dari temuan tersebut. Peserta didik berkolaborasi dalam mengamati dan mencatat data. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Setiap kelompok menyajikan hasil pemeriksaan visual mereka, termasuk temuan, analisis, dan rekomendasi awal. Guru memfasilitasi sesi tanya jawab dan diskusi antar kelompok. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan menguatkan pemahaman praktis peserta didik tentang pentingnya pemeriksaan rutin sistem sasis. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh rangkaian materi tentang sistem sasis, dari teori hingga praktik. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi dan semangat belajar peserta didik. Guru memberikan refleksi akhir tentang pentingnya kompetensi ini bagi karir mereka dan menutup dengan doa serta pesan positif. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis jenis-jenis sasis serta fungsi komponen utamanya pada kendaraan ringan.
Alat & bahan: Modul ajar, pensil, penggaris, gambar/diagram sistem sasis kendaraan ringan, unit kendaraan praktik/mock-up (opsional)
Langkah kerja:
- Amati berbagai gambar jenis sasis kendaraan ringan yang disediakan guru.
- Identifikasi dan tuliskan nama jenis sasis (ladder frame, monocoque, space frame) di bawah setiap gambar.
- Pelajari diagram sistem sasis kendaraan ringan dan daftar komponen yang diberikan.
- Cocokkan setiap komponen dengan fungsinya yang benar pada tabel yang tersedia.
- Diskusikan hasil identifikasi dan pencocokan dengan kelompok Anda.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang 'rangka' pada sebuah mobil?
- Menurut Anda, mengapa mobil bisa berbelok?
- Bagaimana cara kerja rem pada sepeda motor atau mobil?
- Sebutkan minimal 2 komponen yang ada di bawah mobil!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan pengisian LKPD, dan kemampuan presentasi kelompok.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep serta penilaian praktik pemeriksaan visual sistem sasis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis sasis kendaraan ringan dan komponen utamanya. | Jenis-jenis sasis (ladder frame, monocoque, space frame) dan komponen dasar (rangka, poros, roda, suspensi). | 4 JP | Penalaran Kritis, Kemandirian |
| 2 | Menjelaskan fungsi masing-masing komponen sistem sasis kendaraan ringan. | Fungsi sistem kemudi, rem, suspensi, dan pemindah tenaga. | 4 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 3 | Menganalisis prinsip kerja sistem kemudi, rem, suspensi, dan pemindah tenaga. | Mekanisme kerja sistem kemudi, hidrolik rem, peredam kejut, transmisi manual/otomatis. | 4 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 4 | Menerapkan prosedur pemeriksaan visual komponen sistem sasis. | Prosedur pemeriksaan ban, rem, suspensi, sambungan kemudi secara visual. | 4 JP | Kemandirian, Kolaborasi |
Sistem sasis kendaraan ringan merupakan fondasi utama sebuah kendaraan. Sama seperti tulang pada tubuh manusia, sasis memberikan kekuatan struktural, menopang semua komponen lainnya, dan memastikan kendaraan dapat bergerak, berbelok, dan berhenti dengan aman. Pemahaman mendalam tentang sasis sangat penting bagi setiap teknisi otomotif untuk melakukan identifikasi, perawatan, dan perbaikan yang efektif.
1. Jenis-jenis Sasis Kendaraan Ringan
Ada beberapa jenis sasis yang umum digunakan pada kendaraan ringan, masing-masing dengan karakteristik dan keunggulan tersendiri. Sasis 'ladder frame' menyerupai tangga, kuat untuk menahan beban berat, sering ditemukan pada truk pikap dan SUV. Sasis 'monocoque' terintegrasi dengan bodi, ringan, dan memberikan kekakuan torsional yang baik, umum pada mobil penumpang modern. Sasis 'space frame' menggunakan pipa-pipa kecil yang dilas membentuk kerangka ruang, menawarkan kekuatan tinggi dengan bobot ringan, biasa pada mobil sport. Pemilihan jenis sasis sangat tergantung pada fungsi dan performa kendaraan yang diinginkan.
2. Sistem Kemudi
Sistem kemudi berfungsi untuk mengarahkan laju kendaraan sesuai keinginan pengemudi. Komponen utamanya meliputi roda kemudi, poros kemudi, kotak kemudi (steering gear), dan batang penghubung (tie rod). Saat roda kemudi diputar, gerakan ini diteruskan melalui poros kemudi ke kotak kemudi yang mengubah gerakan putar menjadi gerakan linier. Gerakan linier ini kemudian menggerakkan roda depan melalui batang penghubung, sehingga kendaraan dapat berbelok. Ada dua tipe utama: rack and pinion (umum) dan recirculating ball (pada kendaraan berat).
3. Sistem Rem
Sistem rem berfungsi untuk mengurangi kecepatan atau menghentikan kendaraan secara aman. Komponen utamanya meliputi pedal rem, master silinder, booster rem, selang rem, kaliper (untuk rem cakram) atau silinder roda (untuk rem tromol), dan kampas rem. Ketika pedal rem diinjak, tekanan hidrolik dihasilkan oleh master silinder, yang kemudian disalurkan melalui selang rem ke kaliper atau silinder roda. Tekanan ini mendorong kampas rem untuk menjepit cakram atau menekan tromol, menciptakan gesekan yang memperlambat putaran roda.
4. Sistem Suspensi
Sistem suspensi berfungsi untuk meredam guncangan dari permukaan jalan, menjaga kontak roda dengan jalan, dan meningkatkan kenyamanan berkendara. Komponen utamanya meliputi pegas (coil spring, leaf spring), peredam kejut (shock absorber), dan lengan ayun (control arm). Pegas menyerap energi guncangan, sedangkan peredam kejut meredam osilasi pegas agar tidak berlebihan. Lengan ayun menghubungkan roda ke sasis dan memungkinkan pergerakan vertikal roda. Kombinasi komponen ini bekerja sama untuk menjaga stabilitas dan kenyamanan.
5. Sistem Pemindah Tenaga (Transmisi)
Sistem pemindah tenaga, atau transmisi, berfungsi untuk menyalurkan dan mengubah putaran serta torsi mesin ke roda penggerak sesuai dengan kondisi jalan dan kecepatan yang diinginkan. Komponen utamanya meliputi kopling (pada manual), transmisi (manual atau otomatis), poros propeller, differential, dan poros roda. Transmisi mengubah rasio putaran mesin ke roda, memungkinkan kendaraan bergerak dari kecepatan rendah ke tinggi. Differential memungkinkan roda kiri dan kanan berputar dengan kecepatan berbeda saat berbelok, menjaga stabilitas kendaraan.
Rangkuman: Sistem sasis kendaraan ringan adalah struktur fundamental yang menopang seluruh komponen kendaraan dan memastikan fungsinya berjalan optimal. Ini mencakup berbagai subsistem seperti kemudi, rem, suspensi, dan pemindah tenaga. Setiap subsistem memiliki komponen dan prinsip kerja spesifik yang saling terintegrasi untuk menciptakan kendaraan yang aman, nyaman, dan efisien. Memahami interaksi ini krusial untuk diagnosis dan perawatan yang tepat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Sasis | Kerangka dasar kendaraan yang menopang bodi, mesin, dan komponen lainnya. |
| Monocoque | Jenis sasis yang menyatu dengan bodi kendaraan, membentuk struktur tunggal. |
| Ladder Frame | Jenis sasis yang berbentuk seperti tangga, kuat menahan beban berat. |
| Rack and Pinion | Jenis mekanisme kotak kemudi yang umum pada kendaraan ringan. |
| Differential | Komponen sistem pemindah tenaga yang memungkinkan roda kiri dan kanan berputar dengan kecepatan berbeda. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF" mata pelajaran Sistem Sasis Kendaraan Ringan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Materi Sistem Sasis Kendaraan Ringan Terkait
Melakukan perawatan dan overhaul sistem remSistem Sasis Kendaraan Ringan Kelas XI SMKPERAWATAN TRASMISIS DAN PERAWATAN BAN MOBILSistem Sasis Kendaraan Ringan Kelas XI SMK2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF ini gratis?
Ya. Modul SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sistem Sasis Kendaraan Ringan kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase E untuk kelas X SMK.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF untuk Sistem Sasis Kendaraan Ringan kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sistem Sasis Kendaraan Ringan kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Sistem Sasis Kendaraan Ringan kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF pada Sistem Sasis Kendaraan Ringan SMK, Fase E, elemen Perawatan dan Perbaikan Sistem Sasis Kendaraan Ringan.
Bisakah modul SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan SISTIM SHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF dapat Anda sesuaikan dengan murid Sistem Sasis Kendaraan Ringan kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.