Modul Ajar SMP

Modul Ajar Bimbingan konseling Kelas VIII SMP

2 modul ajar Bimbingan konseling kelas VIII SMP (Fase D) siap unduh — Kelola Emosi, dan mengatasi bulying ( perundungan). RPM deep learning, Word + PDF ber-kop.

2 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Kelola Emosi, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Kelola Emosi selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas VIII ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bimbingan konseling Kelas VIII SMP
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kelola Emosi
Bimbingan konseling · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kelola Emosi
Bimbingan konseling · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBimbingan konseling
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokKelola Emosi
Alokasi Waktu2 Pertemuan (2 JP: 1 JP × 40 menit = 40 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang berbagai jenis emosi dan pengalaman merasakan emosi dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainPengembangan Diri
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami berbagai aspek perkembangan diri, termasuk emosi, serta mengidentifikasi strategi untuk mengelola emosi secara positif guna mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan pribadi.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPeserta didik seringkali menghadapi situasi yang memicu emosi kuat seperti marah, sedih, atau senang dalam interaksi sosial di sekolah atau di rumah.
KonseptualPengelolaan emosi melibatkan pengenalan emosi, pemahaman penyebabnya, dan penerapan strategi yang konstruktif untuk merespons emosi tersebut.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah praktis untuk mengidentifikasi emosi, mengekspresikannya secara sehat, dan menggunakan teknik relaksasi atau pemecahan masalah.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana pilihan strategi pengelolaan emosi memengaruhi hasil dan kesejahteraan dirinya, serta mampu mengevaluasi efektivitas strategi yang digunakan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis emosi dan pemicunya dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan dampak positif dan negatif dari cara mengelola emosi yang berbeda secara runtut.
  3. Setelah menyaksikan tayangan video, peserta didik dapat menganalisis strategi pengelolaan emosi yang efektif untuk situasi tertentu dengan benar.
  4. Melalui praktik simulasi, peserta didik dapat menerapkan minimal tiga teknik pengelolaan emosi dalam menghadapi situasi menantang dengan percaya diri.
  5. Dengan menyusun rencana aksi, peserta didik dapat merumuskan langkah-langkah konkret untuk mengelola emosi diri secara mandiri dan bertanggung jawab.
Halaman 2 · Kelola Emosi — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Mengelola emosi adalah keterampilan penting yang membantu peserta didik menghadapi tantangan hidup, membangun hubungan positif, dan menjaga kesehatan mental mereka.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana perasaanmu saat menghadapi situasi yang membuatmu sangat marah atau sangat sedih, dan apa yang biasanya kamu lakukan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Keterkaitan antara pengelolaan emosi dengan etika berkomunikasi dan menjaga kerukunan dalam masyarakat.
Bahasa Indonesia: Penggunaan bahasa yang efektif dan santun dalam mengungkapkan perasaan dan kebutuhan diri kepada orang lain.
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Hubungan antara aktivitas fisik dan teknik relaksasi dengan kesehatan mental dan pengelolaan stres.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang cara membimbing anak mengelola emosi di rumah dan memberikan dukungan positif.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang nyaman dan bebas dari gangguan, serta akses ke area tenang untuk meredakan emosi, mendukung proses pembelajaran.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi relaksasi atau video edukasi tentang pengelolaan emosi sebagai sumber belajar tambahan yang interaktif.
Halaman 3 · Kelola Emosi — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 40 menit · awal 10 · inti 20 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis emosi dan pemicunya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Apa saja emosi yang pernah kalian rasakan hari ini? Bagaimana rasanya?' untuk mengaitkan dengan pengalaman peserta didik.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan, 'Mengapa penting bagi kita untuk mengenali emosi yang kita rasakan?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video pendek tentang seorang remaja yang kesulitan mengelola emosi marahnya di sekolah, lalu bertanya 'Apa masalah utama yang terlihat dalam video ini?'
  2. Guru membagikan lembar kasus singkat kepada setiap kelompok yang berisi skenario pemicu emosi berbeda (misalnya, kecewa, takut, bahagia berlebihan).
  3. Peserta didik dalam kelompok kecil mengidentifikasi jenis emosi yang muncul pada kasus dan kemungkinan pemicunya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru meminta setiap kelompok untuk mencatat hasil identifikasi emosi dan pemicunya pada lembar kerja yang disediakan.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menganalisis lebih dalam mengapa emosi tersebut muncul dan bagaimana reaksi awal karakter dalam kasus tersebut.
  3. Setiap kelompok mencatat setidaknya tiga jenis emosi dan pemicu yang berbeda dari kasus yang diberikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya tentang identifikasi emosi dan pemicunya di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan terkait hasil presentasi.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap identifikasi emosi dan pemicu yang tepat serta meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan pentingnya mengenali emosi dan pemicunya sebagai langkah awal pengelolaan emosi.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengajak peserta didik merefleksikan pembelajaran hari ini dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif setiap kelompok.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas untuk mengamati emosi diri sendiri di rumah dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kelola Emosi — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 40 menit · awal 10 · inti 20 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah menyaksikan tayangan video, peserta didik dapat menganalisis strategi pengelolaan emosi yang efektif untuk situasi tertentu dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengajak peserta didik mengingat kembali emosi yang telah mereka identifikasi pada pertemuan sebelumnya dan bertanya 'Menurut kalian, apa yang bisa kita lakukan saat merasakan emosi-emosi tersebut?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan, 'Bagaimana cara kita bisa mengelola emosi agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Guru menayangkan video yang menampilkan berbagai strategi pengelolaan emosi (misalnya, teknik pernapasan, bercerita, mencari solusi).
  2. Peserta didik mencatat strategi-strategi yang ditampilkan dalam video dan manfaatnya.
  3. Guru membagikan lembar kerja yang berisi beberapa situasi pemicu emosi dan meminta peserta didik secara individu memilih strategi yang paling cocok untuk setiap situasi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik dalam kelompok kecil mendiskusikan pilihan strategi mereka untuk setiap situasi dan alasan di baliknya.
  2. Setiap kelompok memilih satu situasi dan mendemonstrasikan (melalui role play singkat) bagaimana mereka akan menerapkan strategi pengelolaan emosi yang dipilih.
  3. Guru berkeliling untuk memfasilitasi diskusi dan memberikan bimbingan kepada kelompok.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan demonstrasi role play mereka di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan masukan konstruktif tentang efektivitas strategi yang dipilih dan cara penerapannya.
  3. Guru bersama peserta didik mengevaluasi strategi yang telah didemonstrasikan dan memberikan penguatan tentang pentingnya memilih strategi yang tepat sesuai konteks.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan berbagai strategi efektif untuk mengelola emosi dan pentingnya latihan berkelanjutan.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu komitmen pribadi tentang pengelolaan emosi dan memberikan apresiasi atas keberanian mereka dalam praktik.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru mengingatkan untuk mempraktikkan strategi yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kelola Emosi — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi emosi dan pemicunya, serta merancang strategi pengelolaan emosi.

Alat & bahan: Lembar kasus, alat tulis, kertas warna

Langkah kerja:

  1. Amati gambar situasi yang diberikan dan diskusikan dengan kelompokmu.
  2. Identifikasi emosi apa saja yang mungkin dirasakan oleh karakter dalam gambar dan apa yang menjadi pemicunya.
  3. Tuliskan minimal tiga strategi berbeda yang dapat digunakan karakter untuk mengelola emosi tersebut.
  4. Pilih satu strategi terbaik dan buatlah simulasi singkat bagaimana karakter tersebut menggunakannya.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kelola Emosi — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa itu emosi?
  2. Sebutkan tiga emosi yang sering kamu rasakan!
  3. Bagaimana perasaanmu saat kamu marah?
  4. Apa yang biasanya kamu lakukan saat merasa sedih?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil analisis kasus dan rancangan strategi pengelolaan emosi pada LKPD.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kelola Emosi — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi berbagai jenis emosi dan pemicunya dengan tepat.Pengenalan emosi dan pemicu.2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan dampak positif dan negatif dari cara mengelola emosi yang berbeda secara runtut.Dampak pengelolaan emosi.2 JPkomunikasi
3Menganalisis strategi pengelolaan emosi yang efektif untuk situasi tertentu dengan benar.Strategi pengelolaan emosi.2 JPpenalaran kritis
4Menerapkan teknik pengelolaan emosi dalam menghadapi situasi menantang dengan percaya diri.Praktik pengelolaan emosi.2 JPkemandirian
Halaman 8 · Kelola Emosi — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Emosi adalah bagian alami dari kehidupan kita. Mengenali dan mengelola emosi dengan baik adalah keterampilan penting yang membantu kita menjalani hidup lebih seimbang. Modul ini akan membimbingmu untuk memahami berbagai emosi, pemicunya, dan cara-cara efektif untuk mengelolanya agar kamu dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh dan bahagia.

1. Mengenali Ragam Emosi
Emosi adalah perasaan intens yang muncul sebagai respons terhadap sesuatu yang terjadi. Ada banyak jenis emosi, seperti senang, sedih, marah, takut, kecewa, terkejut, dan jijik. Setiap emosi memiliki fungsi dan memberikan informasi tentang diri kita dan lingkungan. Misalnya, rasa takut mengingatkan kita akan bahaya, sementara rasa senang menandakan kepuasan. Penting untuk dapat mengidentifikasi emosi yang kita rasakan dengan tepat agar bisa meresponsnya secara sehat.

2. Memahami Pemicu Emosi
Pemicu emosi adalah situasi, peristiwa, pikiran, atau bahkan ingatan yang menyebabkan suatu emosi muncul. Pemicu bisa internal (dari dalam diri, seperti pikiran negatif) atau eksternal (dari luar diri, seperti perkataan teman). Mengenali pemicu emosi membantu kita memahami akar masalah dan dapat mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Contoh pemicu marah bisa karena merasa tidak adil, pemicu sedih karena kehilangan, dan pemicu senang karena mencapai tujuan.

3. Dampak Pengelolaan Emosi
Cara kita mengelola emosi memiliki dampak besar pada diri sendiri dan orang lain. Pengelolaan emosi yang buruk (misalnya, marah-marah, menyalahkan orang lain) dapat merusak hubungan, menimbulkan stres, dan mengganggu kesehatan fisik. Sebaliknya, pengelolaan emosi yang baik (misalnya, berbicara tenang, mencari solusi) dapat membangun hubungan yang harmonis, meningkatkan kesejahteraan, dan membantu kita mengatasi masalah secara konstruktif. Penting untuk memilih cara yang positif.

4. Strategi Efektif Mengelola Emosi
Ada berbagai strategi yang dapat digunakan untuk mengelola emosi. Beberapa di antaranya adalah teknik relaksasi seperti pernapasan dalam atau meditasi singkat, berbicara dengan orang yang dipercaya, menulis jurnal, melakukan aktivitas fisik, mencari solusi masalah, atau mengubah cara pandang terhadap situasi. Pilihlah strategi yang paling cocok dengan dirimu dan situasi yang sedang dihadapi. Latihan rutin akan membuatmu semakin terampil dalam mengelola emosi.

5. Membangun Ketahanan Emosional
Ketahanan emosional adalah kemampuan untuk bangkit kembali setelah menghadapi kesulitan atau pengalaman emosional yang menantang. Ini bukan berarti tidak merasakan emosi negatif, melainkan bagaimana kita meresponsnya. Membangun ketahanan emosional melibatkan pengembangan strategi coping yang sehat, membangun dukungan sosial, dan memiliki pola pikir yang positif. Dengan ketahanan emosional yang baik, kita dapat menghadapi tekanan hidup dengan lebih tenang dan efektif.

Rangkuman: Mengelola emosi adalah kunci untuk hidup bahagia dan sehat. Dimulai dengan mengenali berbagai emosi dan pemicunya, kita dapat memilih strategi yang tepat untuk meresponsnya. Baik melalui teknik relaksasi, komunikasi efektif, maupun mencari solusi, setiap langkah membantu kita membangun ketahanan emosional. Latihan berkelanjutan akan menjadikan kita pribadi yang lebih tangguh dalam menghadapi tantangan hidup.

Halaman 9 · Kelola Emosi — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
EmosiPerasaan intens yang muncul sebagai respons terhadap suatu peristiwa.
Pemicu EmosiSituasi atau peristiwa yang menyebabkan suatu emosi muncul.
Regulasi EmosiProses memengaruhi emosi yang kita rasakan dan bagaimana kita mengekspresikannya.
Ketahanan EmosionalKemampuan untuk beradaptasi dan bangkit kembali dari kesulitan emosional.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kelola Emosi — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kelola Emosi" mata pelajaran Bimbingan konseling Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Kelola Emosi — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Bimbingan konseling Kelas VIII SMP — Fase D

Kelas VIII — ditulis juga kelas 8 — di SMP berada di Fase D.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bimbingan konseling kelas VIII (kelas 8) SMP — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bimbingan konseling kelas VIII (kelas 8) SMP mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bimbingan konseling kelas VIII (kelas 8) SMP yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bimbingan konseling bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIIIPeta Konsep
Kelola EmosiMengenali Ragam EmosiMemahami Pemicu EmosiDampak Pengelolaan EmosiStrategi Efektif Mengelola EmosiMembangun Ketahanan Emosional
Dari sub-bab Kelola EmosiLembar tambahan
Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKemandirianKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bimbingan konseling Kelas VIII SMP

Apakah modul ajar Bimbingan konseling ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas VIII (kelas 8) SMP masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase D. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bimbingan konseling?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.